0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan50 halaman

Pengelolaan Administrasi Umum SMK XI

Dokumen ini adalah modul ajar untuk pengelolaan administrasi umum di SMK Negeri Blambangan Umpu, ditujukan untuk siswa kelas XI. Modul ini mencakup informasi umum, kompetensi awal, dan komponen inti yang berkaitan dengan manajemen perkantoran dan layanan bisnis, serta metode pembelajaran yang digunakan. Tujuan pembelajaran meliputi pemahaman tentang administrasi umum, korespondensi, dan keterampilan menulis surat dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Diunggah oleh

whinae050111
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan50 halaman

Pengelolaan Administrasi Umum SMK XI

Dokumen ini adalah modul ajar untuk pengelolaan administrasi umum di SMK Negeri Blambangan Umpu, ditujukan untuk siswa kelas XI. Modul ini mencakup informasi umum, kompetensi awal, dan komponen inti yang berkaitan dengan manajemen perkantoran dan layanan bisnis, serta metode pembelajaran yang digunakan. Tujuan pembelajaran meliputi pemahaman tentang administrasi umum, korespondensi, dan keterampilan menulis surat dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Diunggah oleh

whinae050111
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SMK NEGERI BLAMBANGAN UMPU

Modul Ajar
Pengelolaan administrasi umum

Pengelolaan Administrasi

MANAJEMEN PERKANTORAN DAN LAYANAN BISNIS

SMK
FASE F
1

Kelompok 2 Modul Ajar 1 @arif_rus


KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN,RISET DAN
TEKNOLOGI BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAN
PERBUKUAN
PUSAT ASESMEN DAN PEMBELAJARAN

Pengelolaan administrasi Umum

Untuk SMK Kelas XI

Penyusun

Widi Haniah, [Link]

2024

Fase F
8

DAFTAR ISI

Halaman
A INFORMASI UMUM...................................................................
1. Identitas Modul.................................................................................................1
2. Kompetensi Awal.............................................................................................1
3. Profil Pelajar Pancasila.....................................................................................1
4. Sarana dan prasarana.........................................................................................1
5. Bahan Bacaan untuk Siswa...............................................................................2
6. Moda pembelajaran yang digunakan................................................................2
7. Kata Kunci........................................................................................................2
8. Ketersediaan Materi..........................................................................................2
9. Persiapan Pembelajaran....................................................................................3
B KOMPONEN INTI....................................................................................................5
ELEMEN 1 PROSES BISNIS MANAJEMEN PERKANTORAN
DAN LAYANAN BISNIS DI DUNIA KERJA........................................................
1 Tujuan Pembelajaran.........................................................................................5
2. Pemahaman bermakna......................................................................................5
3. Pertanyaan Pemantik.........................................................................................6
4. Kegiatan Pembelajaran......................................................................................8
Pertemuan 1.......................................................................................................8
Pertemuan 2......................................................................................................9
Pertemuan 3....................................................................................................10
Pertemuan 4......................................................................................................11
5. Asesmen...........................................................................................................12
6. Pengayaan dan remedial...................................................................................19
7. Refleksi siswa dan guru....................................................................................21
C LAMPIRAN...............................................................................................................23
1. Lembar Kerja Peserta Didik.............................................................................25
2. Bahan Bacaan untuk Siswa...............................................................................38
3. Bahan bacaan siswa dan guru...........................................................................38
4. Glosarium..........................................................................................................67
5. Daftar Pustaka...................................................................................................68
8
9

INFORMASI UMUM

IDENTITAS MATA PELAJARAN


Satuan Pendidikan : SMK N Blambangan Umum
Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen
Program Keahlian : Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis
Mata Pelajaran : Pengelolaan Administrasi Umum
Kelas XI
Fase :F
Guru/Fasilitator : Widi Haniah, [Link]
Tahun Pelajaran : 2024-2025
Alokasi Waktu : 5 x 4 Jam Pelajaran ( 20 jam x 45 menit)

KOMPETENSI AWAL
Kemampuan awal yang dipersyaratkan untuk mempelajari modul ini
Peserta didik Sudah memiliki kemampuan dasar tentang materi Manajemen
Perkantoran dan Layanan Bisnis.

PROFIL PELAJAR PANCASILA


 Dimensi 1. Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan
Berakhlak Mulia.
 Dimensi 2. Mandiri
 Dimensi 3. Bergotong Royong
 Dimensi 4. Bernalar Kritis
 Dimensi 5. Kreatif

9
10

SARANA/PRASARANA
 Sumber Belajar : Lingkungan Belajar terdekat
 Alat : Smartphone, LCD, Laptop, Kertas A4, Amplop Besar,
 Bahan : Jaringan Internet, Form Pengamatan, Daftar Pertanyaan
Lisan/Tulis

TARGET PESERTA DIDIK


Perangkat ajar ini dapat digunakan guru untuk mengajar di Kelas XI (Sebelas )
maksimal 36 peserta didik Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan
Layanan Bisnis, pada bidang keahlian SMK Bisnis dan Manajemen. Terdapat 2
target peserta didik, yaitu :
1. Peserta didik dengan kesulitan belajar (hanya menonjol pada salah satu
gaya belajar saja)
2. Peserta didik dengan pencapaian tinggi

MODA PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran :
Discovery Learning Project based learning

Moda Pembelajaran :

Paduan antara tatap muka dan PJJ (blended learning)

 Metode Pembelajaran :
Ceramah
Tanya jawab
Diskusi
Observasi
Peragaan atau demonstrasi

10
11

KETERSEDIAAN MATERI
Materi disajikan dalam bentuk aktivitas pembelajaran (mengamati, menyimak,
membaca, bertanya, mencoba, berlatih, berdiskusi, presentasi, bermain peran, menulis,
atau lainnya) sehingga menghasil proses kognitif, afektif dan psikomotorik
yang membentuk karakter teRdiri:
 Membaca buku dan dokumen , menuliskan hasilnya secara mandiri melalui proses daring
atau luring
 Mengamati Proses bisnis (dalam berita, jurnal, Tayangan media,) dan menuliskan dalam
dokumen
 Mengobservasi , mengamati , menanyakan pemasaran konvensional
dan modern, melalui Kunjungan Belajar di IDUKA
 Penugasan proyek sederhana secara berkelompok
 Materi disajikan tidak hanya dalam bentuk teks, tetapi juga dalam gambar

KATA KUNCI
 administrasi
 Korespondensi

11
12

PERSIAPAN PEMBELAJARAN

N Materi Strategi Tempat Alat Bantu Waktu Asesmen


O Pembelajara Diagnostik formatif Sumatif
n
1 Administra Penugasan kelas Alat : 20 JP Mengukur Sambil Di akhir
si umum mencari  Smartp aejauh mana peserta didik kompetensi
dan innforasi hone pemahaman melakukan /tengah
korespode tentang  LCD peserta proses KBM semester/ak
nsi administrasi  Laptop didik guru hir semester
umum dan  AT tentang menanyakan dilakukan
koresponden K sarana dan secara acak asesmen
si Bahan: prasana tentang secara
Jaringa n pemahaman holistic
materi dengan
menentukan
peserta
didik
kompeten,
belum
kompeten

KOMPONEN INTI 1222


13

TUJUAN PEMBELAJARAN
a. Fase “F”
b. Rumusan Capaian Pembelajaran masng-masing elemen adalah sebagai berikut :

Elemen Capaian Pembelajaran


Pengelolaan administrasi umum Pada akhir Fase F peserta didik mampu memahami
pengelolaan administrasi umum mulai dari
melaksanakan korespondensi menggunakan bahasa
Indonesia dan bahasa Inggris, menerapkan
penanganan surat (mail handling), memproses
dokumen perjalanan dinas, akomodasi dan
transportasi perjalanan dinas (business travelling
arrangement), serta melakukan pengelolaan jadwal
kegiatan pimpinan (daily agenda).

c. Tujuan Pembelajaran yang Ingin Dicapai


• mengemukakan Pengertian Administrasi
• mengemukakan Pengertian surat
• mengemukakan Fungsi surat
• Menguraikan Bagian bagian surat
• Menguraikan Bentuk-bentuk surat

PEMAHAMAN BERMAKNA
 Menjadi administrator dalam kehidupan masyarakat sekitar
 Membantu masyarakat dalam Membuat surat

PERTANYAAN PEMANTIK

13
14

Berikan komentar

Gambar 1 Apa yang anda pikirkan

Gambar diambil dari


[Link]

Gambar 2 Apa yang anda pikirkan

Gambar diambil dari


[Link]

Gambar 3 Apa yang anda pikirkan 14


15

Gambar diambil dari


[Link]
kerja-1-biro.1489939

Gambar 4 Apa yang anda pikirkan

Gambar diambil dari


[Link]
[Link]

15
16

Gambar 5 Apa yang anda pikirkan

Gambar diambil dari


[Link]
[Link]

Gambar 6 Apa yang anda pikirkan

Gambar diambil dari


[Link]
[Link]

16
17

Tes Pemahaman awal

No Pertanyaan Kemampuan
Bisa Tidak
1. Apa itu surat ?
2. Apa itu menulis ?
3. C contoh surat yang pernah siswa baut?

4 K apa yang dirasakan orang ketika menerima kabar


baik lewat surat?
5 A komunikasi?

17
18

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 : 4 JP x 45 Menit/180 menit


Administrasi umum dan korespondensi

Pendahuluan (45 Menit)


1 Guru membuka kegiatan dengan aktivitas rutin seperti, salam, berdoa, mengecek
kehadiran peserta didik, dan menyampaikan bahwa tujuan belajar
2 Peserta didik menyiapkan diri (berdoa kelas dilanjutkan dengan do’a di pimpin oleh
salah seorang peserta didik
3 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, manfaat dan asesmen yang digunakan
4 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik memahami pentingnya
keterampilan sofskill bagi seorang yang bekerja di bidang manajemen dan layanan
bisnis dengan melakukan apersepsi melalui pengamatan gambar
Inti (100 Menit)
1 Peserta didik mengamati video Pembelajaran Administrasi umum dan korespondensi
sebagai salah satu kompetensi pemahaman masuk ke SMK Manajemen Perkantoran
dan Layanan Bisnis.
2 Guru meminta peserta didik mencari informasi mengenai Administrasi umum dan
korespondensi di internet
3 Guru meminta peserta didik mencari informasi mengenai Administrasi umum dan
korespondensi individu
4 Guru meminta peserta didik mencari informasi mengenai Administrasi umum dan
korespondensi individu
5 Guru mengamati proses peserta didik mencari informasi individu

6 Berdiskusi mencari bahan informasi

Penutup (35 Menit)


1 Refleksi belajar: guru meminta peserta didik untuk mengisi lembar pengenalan diri
2 guru membimbing peserta didik dalam merangkum materi yang telah dipelajari
denganmengacu pada indicator pencapaian kompetensi.
3 Pengayaan: tugas menulis narasi singkat tentang Administrasi umum dan

18
19

korespondensi
pertemuan 2 : 4 JP x 45 Menit/180 menit
Administrasi umum dan korespondensi

Pendahuluan (30 Menit)


1 Guru membuka kegiatan dengan aktivitas rutin seperti, salam, berdoa, mengecek
kehadiran peserta didik, dan menyampaikan bahwa tujuan belajar
2 Peserta didik menyiapkan diri (berdoa kelas dilanjutkan dengan do’a di pimpin oleh salah
seorang peserta didik
3 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, manfaat dan asesmen yang digunakan
4 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik memahami pentingnya
keterampilan sofskill bagi seorang yang bekerja di bidang manajemen dan layanan
bisnis dengan melakukan apersepsi melalui pengamatan gambar
5 Guru mereflesikan kegiatan pembelajaran sebelumnya
Inti (110 Menit)
1 Peserta didik membuat kelompok dengan anggota 6 .

2 Setiap kelompok dibnetuk kepengurusan ada ketua, sekretaris dan juru bicara

3 Setiap kelompok berdiskusi tentang materi yang sudah dicari dalam pertemuan
sebelumnya sebagai tugas individu, diskusinya interaktif antar anggota kelompok
4 Kelompok 1. Berdiskusi tentang administrasi, contoh dan kelengkapannya (LKPD 1)
Kelompok 2 berdisuksi tentang cara menulis/konsep surat Bahasa Indonesia dan Bahasa
inggris contoh dan kelengkapannya (LKPD 2)
Kelompok 3 berdiskusi tentang perbedaan surat dan media komunikasi lainya (LKPD 3)
Kelompok 4 berdiskusi tentang bagian-bagian, jenis, bentuk, fungsi surat Bahasa
Indonesia dan Bahasa inggris (LKPD 4)
Kelompok 5 berdiskusi tentang membuat surat Bahasa Indonesia dan Bahasa inggris yang
baik dan benar serta kelengkapannya (LKPD 5)
Kelompok 6 berdiskusi manfaat dari administrasi umum dan korespondensi (LKPD 6)
5 Guru membimbing dan membantu jalannya diskusi
Penutup (25 Menit)
1 Refleksi belajar: guru meminta peserta didik untuk mengisi lembar pengenalan diri
2 guru membimbing peserta didik dalam merangkum materi yang telah dipelajari
dengan mengacu pada indicator pencapaian kompetensi.
3 Pengayaan: tugas menulis narasi singkat tentang Administrasi umum dan korespondensi
per kelompok

19
20

4 Assemen formatif

Pertemuan 3 : 4 JP x 45 Menit/180 menit


Administrasi umum dan korespondensi

Pendahuluan (30 Menit)


1 Guru membuka kegiatan dengan aktivitas rutin seperti, salam, berdoa, mengecek
kehadiran peserta didik, dan menyampaikan bahwa tujuan belajar
2 Peserta didik menyiapkan diri (berdoa kelas dilanjutkan dengan do’a di pimpin oleh
salah seorang peserta didik
3 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, manfaat dan asesmen yang digunakan
4 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik memahami pentingnya
keterampilan sofskill bagi seorang yang bekerja di bidang manajemen dan layanan
bisnis dengan melakukan apersepsi melalui pengamatan gambar
5 Guru mereflesikan kegiatan pembelajaran sebelumnya

Inti (110 Menit)


1 LKPD 1, 2, 3 menyampaikan/mempaparkan hasil diskusi di depan kelas

2 Teman teman dalam satu kelas mengajukan pertanyaan

3 Peserta LKPD memberikan jawaban

4 Teman teman memberikan sanggahan atau menerima jawaban

5 Guru membimbing berjalanya pemaparan hasil diskusi

Penutup (25 Menit)


1 Refleksi belajar: guru meminta peserta didik untuk mengisi lembar pengenalan diri
2 guru membimbing peserta didik dalam merangkum materi yang telah dipelajari
dengan mengacu pada indicator pencapaian kompetensi.
3 Pengayaan: tugas menulis narasi singkat tentang diskusi yang telah berjalan

4 Assemen formatif materi yang telah disampaikan LKPD 1,2,3

20
21

Pertemuan 4 : 4 JP x 45 Menit/180 menit


Administrasi umum dan korespondensi

Pendahuluan (30 Menit)


1 Guru membuka kegiatan dengan aktivitas rutin seperti, salam, berdoa, mengecek
kehadiran peserta didik, dan menyampaikan bahwa tujuan belajar
2 Peserta didik menyiapkan diri (berdoa kelas dilanjutkan dengan do’a di pimpin oleh
salah seorang peserta didik
3 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, manfaat dan asesmen yang digunakan
4 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik memahami pentingnya
keterampilan sofskill bagi seorang yang bekerja di bidang manajemen dan layanan
bisnis dengan melakukan apersepsi melalui pengamatan gambar
5 Guru mereflesikan kegiatan pembelajaran sebelumnya

Inti (110 Menit)


1 LKPD 4, 5, 6 menyampaikan/mempaparkan hasil diskusi di depan kelas

2 Teman teman dalam satu kelas mengajukan pertanyaan

3 Peserta LKPD memberikan jawaban

4 Teman teman memberikan sanggahan atau menerima jawaban

5 Guru membimbing berjalanya pemaparan hasil diskusi

Penutup (25 Menit)


1 Refleksi belajar: guru meminta peserta didik untuk mengisi lembar pengenalan diri
2 guru membimbing peserta didik dalam merangkum materi yang telah dipelajari
dengan mengacu pada indicator pencapaian kompetensi.
3 Pengayaan: tugas menulis narasi singkat tentang berjalannya diskusi LKPD

4 Assemen formatif materi yang telah disampaikan LKPD 4.5.6

21
22

Pertemuan 5 : 4 JP x 45 Menit/180 menit


Administrasi umum dan korespondensi

Pendahuluan (30 Menit)


1 Guru membuka kegiatan dengan aktivitas rutin seperti, salam, berdoa, mengecek
kehadiran peserta didik, dan menyampaikan bahwa tujuan belajar
2 Peserta didik menyiapkan diri (berdoa kelas dilanjutkan dengan do’a di pimpin oleh
salah seorang peserta didik
3 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, manfaat dan asesmen yang digunakan
4 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik memahami pentingnya
keterampilan sofskill bagi seorang yang bekerja di bidang manajemen dan layanan
bisnis dengan melakukan apersepsi melalui pengamatan gambar
5 Guru mereflesikan kegiatan pembelajaran sebelumnya

Inti (110 Menit)


1 Melakukan asessmen formatif secara lisan

2 Melakukan asessmen formatif secara tertulis

3 Melakuan remedial

4 Melakukan pengayaan

5 Peserta didik membuat contoh regulasi penggunaan sarana prasarna

6 Melakukan tanya jawab atas semua materi yang disampaikan dalam 4 pertemuan
sebelumnya
Penutup (25 Menit)
1 Refleksi belajar: guru meminta peserta didik untuk mengisi lembar pengenalan diri
2 guru membimbing peserta didik dalam merangkum materi yang telah dipelajari
dengan mengacu pada indicator pencapaian kompetensi.
3 Pengayaan: tugas menulis narasi singkat tentang regulasi dan kesimpulan per LKPD

22
23

4 Assemen formatif

ASSESMENT/PENILAIAN PEMBELAJARAN

Tertulis

Menggunakan penilian
yang dilakukan langsung
menggunakan kerta atau
dengan online google form

Keterampilan/performa

Dengan menggunakan
tekhnik mengamati
kinerja, maupun hasil
sebagai aspek
keterampilan peserta didik
dilihat dari hasil pekerjaan
dan kelengkapannya
/protofolio

Sikap

1. Dimensi 1. Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang


Maha Esa, dan Berakhlak Mulia.
2. Dimensi 2. Mandiri
3. Dimensi 3. Bergotong Royong
4. Dimensi 4. Bernalar Kritis
24
23
25

5. Dimensi 5. Kreatif

Asesmen Diagnostik

1. Asesmen Diagnostik Non-Kognitif


Asesment diagnostik yang digali informasi tentang,
1. kehidupan/kebiasaan di dalam keluarga/teman/sahabat
2. Gaya belajar,
3. karakter
4. minat peserta didik
Berilah skor 1 bila jawabanmu “YA” dan 0 bila “TIDAK” pada kotak dibawah ini!

Penilaian dari Faktor eksternal

No Pernyataan Ya Tidak
1. Saya lebih suka lama di rumah dari pada di luar rumah
2. Saya lebih nyaman tinggal di rumah Bersama keluarga

3. Apakah Sikap anggota Keluarga /anggota cukup harmonis


4. Apakah anggota keluarga di rumah membantu dalam
kehidupan sehari hari
5. Apakah anggota keluarga biasa membantu/memberikan
solusi jika ada permasalahan
6.

7.
8.
9.

10.

24
26
Penilaian Faktor Internal

No Pernyataan Ya Tidak
1. Saya lebih suka banyak ilustrasi (gambar-gambar) saat
belajar
2. Saya lebih mudah memahami pelajaran dengan bantak
ilustrasi gambar
3. Saya sangat menyukai obyek yang warna warni
4. Saya sering mengantuk dan susah focus kalau guru
menerangkan atau berbicara
5. Saya lebih mudah mengingat materi tayangan film dari
pada penjelasan guru
6. Saya lebih mudah mengingat dari penjelasan atau
pemapaparan guru
7. Saya lebih mudah hafal apabila diucapkan berulangkali
8. Saya lebih nyaman melafalkan dengan keras saat belajar
9. Saya merasa asik kalau mendengarkan orang yang sedang
Berbicara
10. Saya lebih suka mendengarkan rekaman daripada
membaca buku
Teks
11. Bongkar pasang peralatan adalah kegemaranku
12. Saya lebih menyukai pembelajaran yang banyak
melibatkan gerak badan
13. Saya kurang suka diam lama dikit
14. Saya lebih suka banyak gerak mesti saat belajar
15. Saya lebih mudah belajar melalui praktik daripada
mendengarkan

2. Asesmen Diagnostik Kognitif


Untuk memperjelas pemahaman terhadap konsep administrasi
dan korespondensi maka perlu lakukan terlebih dahulu
asesmen mandiri sebagai berikut :

Menjawab dengan jujur dari pernyataan berikut dengan


memberi tanda ceklis pada kolom benar atau salah

25
27

Asesmen Diagnostik

3. Asesmen Diagnostik Non-Kognitif


Asesment diagnostik yang digali informasi tentang,
1. kehidupan/kebiasaan di dalam keluarga/teman/sahabat
2. Gaya belajar,
3. karakter
4. minat peserta didik

Menjawab dengan jujur dari pernyataan berikut dengan


memberi tanda ceklis pada kolom Ya atau Tidak

Penilaian dari Faktor eksternal

No Pernyataan Ya Tidak
1. Saya lebih suka lama di rumah dari pada di luar rumah
2. Saya lebih nyaman tinggal di rumah Bersama keluarga

3. Apakah Sikap anggota Keluarga /anggota cukup harmonis


4. Apakah anggota keluarga di rumah membantu dalam
kehidupan sehari hari
5. Apakah anggota keluarga biasa membantu/memberikan
solusi jika ada permasalahan

Penilaian Faktor Internal


No Pernyataan Ya Tidak
1. Saya lebih suka banyak ilustrasi (gambar-gambar) saat
belajar
2. Saya lebih mudah memahami pelajaran dengan bantak
ilustrasi gambar
3. Saya sangat menyukai obyek yang warna warni

26
28

4. Saya sering mengantuk dan susah focus kalau guru


menerangkan atau berbicara
5. Saya lebih mudah mengingat materi tayangan film dari pada
penjelasan guru
6. Saya lebih mudah mengingat dari penjelasan atau
pemapaparan guru
7. Saya lebih mudah hafal apabila diucapkan berulangkali
8. Saya lebih nyaman melafalkan dengan keras saat belajar
9. Saya merasa asik kalau mendengarkan orang yang sedang
Berbicara
10. Saya lebih suka mendengarkan rekaman daripada membaca
buku Teks
11. Bongkar pasang peralatan adalah kegemaranku
12. Saya lebih menyukai pembelajaran yang banyak melibatkan
gerak badan
13. Saya kurang suka diam lama dikit
14. Saya lebih suka banyak gerak mesti saat belajar
15. Saya lebih mudah belajar melalui praktik daripada
mendengarkan

5. Asesmen Diagnostik Kognitif


Untuk memperjelas pemahaman terhadap konsep administrasi
umum dan korespondensi maka perlu lakukan terlebih dahulu
asesmen mandiri sebagai berikut :

Menjawab dengan jujur dari pernyataan berikut dengan


memberi tanda ceklis pada kolom benar atau salah

No Pernyataan Benar salah


1 Jelaskan Pengertian Administrasi

2 Jelaskan Pengertian surat

3 Jabarkan Fungsi-fungsi surat

28
29

4 Uraikan Bagian bagian surat

5 Uraikan Bentuk bentuk surat

Asesmen Formatif

Menilai lembar kerja peserta didik (melalui diskusi) dan observasi saat diskusi

1. LKPD 1. administrasi, contoh dan kelengkapannya


2. LKPD 2 cara menulis/konsep surat Bahasa Indonesia dan Bahasa inggris contoh dan
kelengkapannya
3. LKPD 3 perbedaan surat dan media komunikasi lainya
4. LKPD 4 bagian-bagian, jenis, bentuk, fungsi surat Bahasa Indonesia dan
Bahasa inggris
5. LKPD 5 membuat surat Bahasa Indonesia dan Bahasa inggris yang baik dan
benar serta kelengkapannya
6. LKPD 6 manfaat dari administrasi umum dan korespondensi

Lembar Kerja Peserta didik

28
30

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) 1


sarana dan prasarana contoh dan kelengkapannya.

Langkah kerja:
1. Bentuk kelompok kerja terdiri dari 6 orang.
2. Lakukan koordinasi untuk menentukan rencana dan pembagian tugas pelaksanaan
project. Hal yang dikoordinasikan meliputi:
a. Pembagian tugas kelompok terdiri dari ketua, sekretaris, dan 4 anggota.
b. Diskusikan rencana observasi dengan memilih tempat /kantor / unit kerja
sebagai object observasi .
c. Membuat daftar pertanyaan atau caklis yang akan digunakan untuk
observasi untuk mengetahui
a. Pemahaman tentang administrasi dan korespondensi
b. Pemahaman tentang surat
c. Contoh surat sertakan dengan gambar
d. Contoh korespondensi sertakan dengan gambar
3. Lakukan observasi sesuai rencana kerja kelompok
4. Diskusikan hasil observasi.
Dari hasil diskusi akan dapat menyimpulkan administrasi dan korespondensi
mendetail dan lengkap
5. Presentasikan hasil observasi di depan kelas

29
31

Lembar Kerja Peserta Didik 1


Pembagian Tugas Kelas : XI MPLB 1 /2
Ketua : Objek Observasi
…………………………………………
…………..
Sekretaris :
…………………………………………
…………..
Anggota :
…………………………………………
…………..
: Tanggal Observasi
………………………………………
……………..
:
………………………………………
……………..

Diskusikan dan susunlah Pertanyaan Kesimpulan Hasil Observasi


Untuk
administrasi, contoh dan kelengkapannya

30
32

b. pemahaman tentang administrasi, contoh dan


kelengkapannya

C. contoh /gambar administrasi, contoh dan


kelengkapannya

Kesimpulan

Dokumentasi

31
33

Foto 1 Foto 2

Foto 3 Foto 4

Way Kanan, Juli 2024


Mengetahui Guru Mata Pelajaran
Kepala Sekolah

Hidayat, [Link],. M.M Widi Haniah, [Link]


NIP. 196807181995011001

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) 2


perbedaan sarana dan prasarana.

Langkah kerja:

1. Bentuk kelompok kerja terdiri dari 6 orang.


2. Lakukan koordinasi untuk menentukan rencana dan pembagian tugas
pelaksanaan project. Hal yang dikoordinasikan meliputi:

32
34

a. Pembagian tugas kelompok terdiri dari ketua, sekretaris, dan 4 anggota.


b. Diskusikan rencana observasi dengan memilih tempat /kantor / unit kerja sebagai
object observasi .

c. Membuat daftar pertanyaan atau caklis yang akan digunakan


untuk observasi untuk mengetahui

1. A

2. B

3. c

3. Lakukan observasi sesuai rencana kerja kelompok


4. Diskusikan hasil observasi.
Dari hasil diskusi akan dapat menyimpulkan perbedaan sarana dengan prasarana

5. Presentasikan hasil observasi di depan kelas


35

33

Lembar Kerja Peserta Didik 1


Pembagian Tugas Kelas : XI MPLB 1 /2
Ketua : Objek Observasi
…………………………………………
…………..
Sekretaris :
…………………………………………
…………..
Anggota :
…………………………………………
…………..
: Tanggal Observasi
………………………………………
……………..
:
………………………………………
……………..

Diskusikan dan susunlah Pertanyaan Kesimpulan Hasil Observasi


Untuk
36
34
37

Kesimpulan

Dokumentasi
Foto 1 Foto 2

35
38

Foto 3 Foto 4

Mengetahui Guru Mata Pelajaran


Kepala Sekolah

Hidayat, [Link],. M.M Widi Haniah, [Link]


NIP. 196807181995011001

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) 3


reguliasi, penngertian, manfaat, tujuan

Langkah kerja:

1. Bentuk kelompok kerja terdiri dari 6 orang.

2. Lakukan koordinasi untuk menentukan rencana dan pembagian tugas


pelaksanaan project. Hal yang dikoordinasikan meliputi:

1. Pembagian tugas kelompok terdiri dari ketua, sekretaris, dan 4 anggota.

2. Diskusikan rencana observasi dengan memilih tempat /kantor / unit


kerja sebagai object observasi .

3. Membuat daftar pertanyaan atau caklis yang akan digunakan


untuk observasi untuk mengetahui
39

36
40

a. A

b. B

c. C

2. Lakukan observasi sesuai rencana kerja kelompok


3. Diskusikan hasil observasi.
Dari hasil diskusi akan dapat menyimpulkan pemahaman terntang regulasi sarana
prasana

4. Presentasikan hasil observasi di depan kelas

Lembar Kerja Peserta Didik 1


Pembagian Tugas Kelas : XI MPLB 1 /2
Ketua : Objek Observasi
…………………………………………
…………..
Sekretaris :
…………………………………………
…………..
Anggota :
…………………………………………
…………..

37
41

: Tanggal Observasi
………………………………………
……………..
:
………………………………………
……………..

Diskusikan dan susunlah Pertanyaan Kesimpulan Hasil Observasi


Untuk

Kesimpulan

38
42

Dokumentasi
Foto 1 Foto 2

Foto 3 Foto 4

Mengetahui Guru Mata Pelajaran


Kepala Sekolah

Hidayat, [Link],. M.M Widi Haniah, [Link]


NIP. 196807181995011001

39
43

Asesmen Formatif
1. Asessmen sumatif penagihan kompetensi secara kognitif berupa pemahaman materi

No Pernyataan Benar salah


1 Jelaskan Pengertian Administrasi

2 Jelaskan Pengertian surat

3 Jabarkan Fungsi-fungsi surat

4 Uraikan Bagian bagian surat

5 Uraikan Bentuk bentuk surat

2. Asessmen sumatif penagihan kompetensi kogniti berupa study kasus


1. Tn Alfath akan membuka sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha
administrasi perkantoran, setelah tersedianya tempat/kantor, untuk
memperlancar usahanya tn alfath akan membutuhkan staff yang memahami
persuratan Sebutkan langkah-langka dalam memproduksi sebuah surat

2. Dalam pemakaian surat oleh kantor supaya dapat digunakan secara maksimal, akan
dibuat Surat yang baik dan benar baik dari aspek isi, penampilan
Jabarkan surat yang baik dan benar serta menarik

Remedial

Pengayaan

40
44

Materi
Pengertian Korespondensi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Korespondensi


Mempunyai makna Perihal Surat Menyurat atau Perihal Berkirim-kirim Surat.
Secara etimologi, korespondensi berasal dari bahasa Inggris, yakni kata
corresponcence atau dari bahasa Belanda yakni correspondentie. (WPQA, 2015,
[Link] 2
Juni 2017).
Menurut Finoza (2009:4), Kegiatan saling berkirim surat oleh perseorangan
atau oleh organisasi disebut surat – menyurat atau korespondensi.

Menurut Nuraeni (2008:42) Dalam bidang korespondensi tentunya berkaitan


dengan pekerjaan sekretaris yang meliputi hal-hal sebagai berikut:
a. Menerima dan menyortir surat masuk, baik yang datang melalui kurir,
tukang pos, maupun email.
b. Menindaklanjuti surat masuk dengan menyampaikan langsung kepada
pimpinan atau kepada orang yang bisa mendapat izin mewakili
pimpinan.
c. Membuat dan menyusun surat keluar yang sesuai dengan konsep atau
petunjuk pimpinan

Menurut Djuharie et al., (2001:10) Kegiatan surat menyurat sebagai salah


satu sarana komunikasi tertulis banyak dilakukan orang, sebab berkomunikasi
melalui surat memiliki beberapa faktor yang memudahkan manusia untuk
berkomunikasi.

Faktor-faktor kemudahan yang dimaksud adalah sebagai berikut:


a. Biaya relatif murah
b. Tidak terikat waktu dan tempat
45
41
46

c. Jangkauan lebih luas


d. Dapat diarsipkan sebagai tanda bukti
e. Pesan sampai ketujuan sesuai dengan sumbernya
f. Pesan dapat dibaca berulang-ulang

Oleh karena kemudahan itulah pada akhirnya surat menyurat merupakan


kegiatan yang penting dalam berkomunikasi. Namun kenyataannya, berkomunikasi
melalui surat masih banyak ditemui kesulitan oleh pemakainya, terutama dalam
penggunaan aturan surat menyurat yang umum, baik dari segi bahasa maupun
bentuknya. Keuslitan yang ada pada umumnya diungkapkan oleh penulis surat di
antaranya dalam beberapa hal, yaitu;
a. Bagaimana penggunaan bentuk surat yang tepat;
b. Bagaimana menyusun bagian-bagian surat secara cermat
c. Bagaimana menggunakan EYD dalam surat
d. Bagaimana menggunakan kalimat efektif dalam surat;

Dari kesulitan-kesulitan di atas, sebagiknya dalam menyusun surat harus


memperhatikan ketentuan pembuatan surat yang baik agar tujuan yang diinginkan
dan pesan yang disampaikan dapat mencapai sasaran. Tidak jarang surat yang dibuat
seseorang atau instansi tidak beroleh jawaban yang dikehendaki. Hal itu mungkin
salah satu akibat kurang tepat di dalam penyusunan bentuk dan bahasa surat
sehingga pesan yang ingin disampaikan melalui surat tidak tercapai.
Oleh karena itu untuk menulis surat yang baik setidaknya dibutuhkan:
1. Wawasan (schemata) tentang surat-menyurat dan administrasi
2. Penguasaan bahasa tulis yang memadai
3. Penguasaan lingkup permasalahan yang hendak ditulis atau
permasalahan yang dibicarakan dalam surat
4. Adab sopan-santun surat
5. Konten surat yang layak
6. Objektivitas
7. Keefektifan kata

42
Pengelolaan Sarana dan Prasarana

8. Keruntutan kalimat (koheren), dan keruntutan gagasan (kohesif)


9. Pengindahan terhadap kaidah korespondensi.

2.2 Pengertian Surat


Surat merupakan suatu sarana komunikasi tertulis untuk menyampaikan
informasi, pernyataan, atau pesan kepada pihak lain yang mempunyai keperluan
kegiatan dengan bentuk tertentu (Djuharie et al.,
,2001:11).
Dengan demikian surat membawa informasi, pernyataan atau pesan yang
diharapkan informasi itu akan tersampaikan kepada yang dituju oleh penulis surat.
Apabila ditinjau dari sifat isinya, surat adalah jenis karangan paparan, sebab
pengirim surat mengemukakan maksud dan tujuannya, menjelaskan apa yang
dipikirkan dari wujud penuturannya, surat merupakan percakapan tertulis, dari
seseorang kepada seseorang, dari seseorang kepada lembaga, dari lembaga kepada
seseorang, atau dari lembaga ke lembaga. Apabila ditinjau dari fungsinya, surat
merupakan sarana komunikasi tertulis. Komunikasi tersebut dapat berupa
pengumuman, pemberitahuan, keterangan, dan sebagainya.

2.2.1 Fungsi Surat


Menurut Djuharie (2001:12), Dari berbagai jenis surat yang biasa digunakan
dapat dikelompokkan ke dalam beberapa fungsi surat sebagai salah satu sarana dalam
kegiatan berbahasa tulis, sebagai berikut:

1. Sebagai alat komunikasi


Dalam hal ini surat dapat berfungsi untuk menyampaikan informasi-informasi
yang dimaksud dapat berpa pemberitahuan, pernyataan, permintaan, penawaran,
laporan usulan, dan sejenisnya.

2. Sebagai wakil penulis


Pada fungsi ini, surat dapat mewakili keinginan penulis, sehingga penulis tidak
perlu bersusah payah untuk bertemu degnan penerima
surat, yang mungkin jarak tinggalnya cukup jauh. Harapan dan keinginan
penulis cukup diungkapkan dan diwakili oleh surat tersebut.

43
3. Sebagai alat bukti historis.
Pengelolaan Sarana dan Prasarana

Surat merupakan wujud kegiatan berbagasat tertulis, seingga dapat diabadikan


sebagai bukti historis, contohnya ialah surat-surat pada arsip lama yand apat
digunakan sebagai bahan penelitian atau pengkajian guna mengetahui kegiatan
atau keadaan suatu instansi atau sesuatu hal pada masa yang lampau.

4. Sebagai pedoman pelaksanaan kerja.


Sebagai wujud tertulis, surat dapat berpa ketentuan atau pedoman bagi pelaksanaan
sesuatu. Surat-surat yang dimaksud pada fungsi ini, misalnya surat keputusan,
intruksi, surat edaran, dan sebaginya
.
5. Sebagai alat pengingat
Surat dapat disimpan dan diamankan , sehingga dapat dijadikan sebagai pengingat
apabila terdapat kekhilapan terhadap pesan surat. Contoh-contoh surat dalam
fungsi ini ialah surat-surat yang diarsipkan dan sewaktu-waktu dapat dibuka
lagi untuk mempermudah penyelesaian suatu masalah atau pekerjaan.

6. Sebagai alat bukti tertulis


Surat dapat dijadikan sebagai bukti tertulis dari sesuatu urusan, Sehingga jika terjadi
kekeliruan atau kesalahpahama surat merupakan bukti tertulis. Contohnya, surat
perjanjian, surat sewa menyewa, surat jual beli, surat wasiat, dan sebagainya.

7. Sebagai alat untuk memperpendek jarak dan penghemat tenaga


Surat dapat dijadikan media hantar informasi yang tidak terhambat oleh jarak,
dengan surat hambatan jarak tidak menjadi alasan pemborosan energi dan
waktu.

2.2.2 Ciri-ciri surat


Ciri-ciri surat menurut Ramelan (2005:5) terdiri atas 6 (enam) macam, yaitu
sebagai berikut:
4
a. Surat merupakan pesan tertulis
Pengelolaan Sarana dan Prasarana

Surat merupakan sarana tertulis untuk menyampaikan pesan. Meskipun tidak semua
pesan tertulis bisa disebut surat, namu pesan yang disampaikan secara verbal jelas
tidak bisa disebut sebagai surat. Karena perkembangan teknoogi, kita mengenal
voice mail. Voice mail adalah pesan yang disampaikan melalui telepon dan
diterima dengan
alat perekam. Penerima yang ingin mengetahui isi pesan ini tidak tertulis, walaupun ada
istilah mail (surat) di dalamnya, tidak kita masukkan dalam kategori surat. Kita juga
mengenal istilah electronic mail, suatu pesan tertulis yang disampaikan melalui
jaringan komputer. Meskipun pesan tersebut tidak tertulis di atas kertas, tetapi
karena disampaikan melalui tulisan, bisa disebut sebagai surat.

b. Isi pesan dalam surat berupa informasi atau persuasi


Secara garis besar dalam surat dibagi menjadi dua golongan, yaitu informasi dan
persuasi. Pesan disebut sebagai informasi jika isinya adalah menyampaikan fakta
(atau bukan fakta) yang dikathui oleh penulis kepada pembacanya. Pesan disebut
persuasi jika isinya merupakan unkapan keinginan atau pikiran penulis kepada
pembacanya dengan harapan pmbaanya bisa berpikir atau bertindak sesuai dengan
keinginannya.

c. Surat memiliki bagian-bagian yang standar


Ciri khas surat yang emmbedakannya dengan pesan tertulis lain adalah bagian- bagian
yang membentuknya. Namun dengan demikian, secara singkat bisa disampaikan
bahwa bagian-bagian yang membentuk surat adalah kepala surat, nomor surat,
tanggal surat, lampiran, perihal, alamat surat, salam pembuka, isi surat (tubuh
surat), salam penutup, nama organisasi/perusahaan, nama terang dan tanda tangan,
tembusan, dan inisial.

d. Surat memiliki bentuk yang standar


Faktor yang membedakan surat dengan jenis pesan tertulis lain bukan hanya isinya,
tetapi juga bentuk tempilannya. Surat memiliki bentuk standar yang sudah
disepakati di di antara para pemakainya. Kesepakatan ini merupakan hasil dari
praktek korespondensi yang telah berlangsung sangat lama. Bentuk standar
tersebut bisa merupakan kesepakatan dalam organisasi tertentu, dalam negara
4
tertentu, dan kesepakatan internasional. Kesepakatan internasional merupakan
Pengelolaan Sarana dan Prasarana

kesepakatan dasar; kesepakatan dalam negara tertentu biasanya merupakan variasi


atau modifikasi dari standar internasiona; demikian pula standar dalam suatu
organiasasi merupakan modifikasi atau variasi dari standar nasional. Dalam tradisi
surat-menyurat di Indonesia (nasional) dikenal tiga bentuk utama surat dengan
variasi, yaitu:
 Bentuk resmi dengan variasi bentuk resmi Indonesia lama dan bentuk
resmi Indonesia baru.
 Bentuk Lurus dengan variasinya bentuk lurus penuh, bentuk lurus,
dan bentuk setengah lurus.
 Bentuk bertakuk dengan variasinya bentuk bertakukndan bentuk
alinea menggantung.

e. Surat memiliki satu pesan inti


Praktek yang umum dalam korepondensi selalu menganut azas “satu surat satu
pesan”. Surat tidak memungkinkan untuk menyampaikan banyak pesan. Pesan yang
berbeda disampaikan melalui surat yang berbeda. Surat panggilan wawancara,
pesannya hanya memberitahukan pembacanya agar datang untuk diwawancarai
sehubungan denganlamaran yang telah dikirimnya.; Surat tersebut tentu harus
merinci kapan dan dimana wawancara akan dilakukan , siapa yang mewawaancarai,
apa saja yang perlu disiapkan. Tetapi surat ini tidak relevan utnk membicarakan
soal gaji atau bonus. Dalam surat juga tidak bolah ada titipan pesan. Satu surat, satu
pesan!
Konsekuensi dari azas ini adalah bahwa surat umumnya tidak memerlukan banyak
lembar kertas. Surat bisnis yang efektif maksumum 3 halaman dirasa tidak cukup,
kemungkinan besar penulisnya telah melanggar azas ‘satu pesan satu surat’. Atau,
surat bukan sarana yang tepat untuk menyampaikan pesan tersebut.

f. Gaya bahasa surat bisa formal ataupun informal


Surat bisnis umumnya disampaikan secara formal. Bahasa formal adalah bahasa
yang biasa digunakan dalam forum resmi seperti rapat resmi, pidato resmi, atau
pembicaraan akademik. Ada juga yang menyebutnya sebagai bahasa tinggi. Ciri
menonjol dari bahasa resmi adalah mengikuti secara ketat tata bahasa resmi (baku),
perbendaharaan kata-katanya terbatas untuk memciarakan masalah kedinasan, dan
memberi kesan terdapat jarak (impersonal ) antara penulis dengan pemba 4canya.
Sebagai lawan dari bahasa resmi adalah bahasa tidak resmi, atau lebih tepat disebut
Pengelolaan Sarana dan Prasarana

sebagai bahsa pergaulan sehari-hari. Ada juga yang menyebutnya sebagai bahasa
rendah. Ciri dari bahasa ini adalah sering mengadaikan tata bahasa formal,
ekspreksif. Dalam bahasa informal perbendaharaan kata yang digunakan sering
ditemukan pada obrolan, tawar-menawar di pasar, pembicaraaan di telepon, ataupun
pertengkaran.

Materi 2
Materi surat
Surat menjadi bagian dari bentuk dan jenis komunikasi yang ada di kehidupan
manusia. Menjadi salah satu alat komunikasi yang memberikan manfaat dan
kegunaan pada masanya dan masih dipergunakan hingga saat ini. Alat
komunikasi ini masih menjadi pilihan untuk melakukan sebuah komunikasi
maupun hubungan kerjasama yang dilakukan oleh suatu perusahaan atau
instansi.

Meskipun dalam penggunaan sebagai alat komunikasi perseorangan atau pribadi


jumlahnya sudah semakin berkurang karena sudah adanya kemajuan teknologi
yang memudahkan dalam berkomunikasi. Surat masih menjadi pilihan oleh
orang-orang tertentu untuk melakukan komunikasi.

Penggunaan persuratan dalam bentuk kerjasama antar perusahaan memanglah


sangat berperan penting karena menghubungkan atau menjelaskan mengenai
hubungan kerjasama yang dilakukan oleh pihak tersebut.

Akan tetapi dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih dan berkembang
juga mengubah sistem persuratan yang dilakukan secara manual dan
konvensional menjadi cara yang lebih modern dan canggih yang tentunya akan
memudahkan dalam melakukan proses persuratan yang ada pada suatu
perusahaan.

Perubahan yang ada dari menggunakan cara konvensional menjadi cara yang
modern tentunya tetap memperhatikan hakikat surat yang ada pada sistem
persuratan. Hakikat surat yang masih menjadikan surat sebagai sarana
komunikasi dan bentuk kerjasama, dan masih memperhatikan sifat surat dan
jenis surat yang ada.

Pengertian surat
Surat memiliki arti sebagai sarana komunikasi sebagai penyampaian informasi
yang memiliki unsur sebagai pengirim dan penerima surat. Pengirim 4 surat
tentunya memiliki tujuan dalam pembuatan surat yang dikirim kepada penerima
surat. Surat memiliki berbagai jenis dan macam sesuai denganModul
Smkn 13 jakarta
kebutuhan dari
ajar 1 @arif rus
pengirim untuk penerima.
Pengelolaan Sarana dan Prasarana

Tujuan menulis surat


Tujuan dari penulisan surat tentunya adalah sebagai darana komunikasi atau
pemberian informasi yang disampaikan oleh pembuat surat kepada penerima
surat. Tujuan penulisannya tentunya menyampaikan maksud yang diberikan dari
pihak pengirim ke penerima atau sebagai bentuk hubungan kerja antara suatu
perusahaan.

Fungsi surat
1. Sebagai sarana komunikasi
2. Bentuk kerjasama
3. Media penyimpanan
4. Alat bukti tertulis
5. Sebagai pedoman kerja

Jenis surat
Dalam penggunaan persuratan, surat memiliki beberapa jenis yang dapat
dikategorikan menurut beberapa kategori seperti:

1. Berdasarkan sifat surat

 Surat pribadi
Dari namanya saja sudah tampak jelas bahwa surat pribadi adalah surat yang
dibuat oleh individu dan ruang lingkup yang berkaitan pada persuratan adalah
lingkup pribadi dari pengirim tersebut atau surat tersebut bersifat kekeluargaan
yang mencakup ruang kecil.

Surat resmi pribadi


Surat resmi pribadi adalah bentuk surat yang dibuat oleh individu atau
perseorangan tetapi melibatkan hubungan kerjasama dengan sebuah
perusahaan. Contohnya adalah surat lamaran pekerjaan, surat pengunduran diri

 Surat dinas
Merupakan bentuk surat yang dibuat oleh suatu lembaga, organisasi, atau
instansi secara resmi dan memiliki kop surat dalam pemformatannya. Memiliki
dua jenis yang berbeda yaitu surat dinas pemerintahan dan swasta.

 Surat niaga
Surat niaga adalah bentuk surat perdagangan atau surat jual beli yang dibuat
2. Berdasarkan
oleh perusahaanwujud
perdagangan, penjual atau instansi yang melibatkan proses jual
4
beli.
Modul ajar 1 @arif rus
Smkn 13 jakarta
Pengelolaan Sarana dan Prasarana

 Surat biasa
Surat yang ditulis di kertas oleh pengirim dan diberikan kepada penerima
dan dapat dimasukan dalam sebuah amplop atau sampul.

 Memo dan nota


Memo dan nota adalah surat berdasarkan wujud yang dibuat di dalam internal
perusahaan yang berguna sebagai petunjuk atau perintah antara pejabat.

 Surat tanda bukti


Sebagai suatu surat yang menunjukan tanda bukti sebuah transaksi.
Contohnya tanda terima, faktur, kwitansi

 Surat terbuka
Surat terbuka merupakan surat yang dalam pengirimannya diperuntukkan
pribadi atau kelompok dan dimuat di media masa.

 Surat tertutup
Surat tertutup menjadi kebalikan surat terbuka yang dalam peredarannya tidak
dimuat di media masa, dan hanya diketahui oleh pengirim dan penerima.

3. Menurut asal

 Surat masuk
Surat masuk adalah sebuah surat yang diterima oleh perorangan, kelompok,
perusahaan atau instansi dari pihak luar

 Surat keluar
Surat keluar adalah sebuah surat yang dikirim oleh perorangan, kelompok,
perusahaan atau instansi kepada pihak luar sebagai penerima surat

4. Menurut kegiatan

 Surat eksternal
Surat yang berhubungan dan melibatkan pihak lain atau pihak luar dari
perusahaan.

 Surat internal
Surat yang hanya melibatkan pihak dalam dan ruang lingkup dalam dari
perusahaan itu sendiri.

5. Menurut penyebaran (sasaran)

 Surat biasa
surat biasa dalam pendistribusiannya dilakukan hanya oleh pihak tertentu yang
terlibat dan hanya ditujukan kepada penerima dan pengirim.

 surat edaran
4
Pengelolaan Sarana dan Prasarana

6. Menurut keamanan isi

 Surat biasa
Surat biasa adalah surat yang orang lain dapat mengetahui isinya dan tidak
berakibat buruk bagi perusahaan tersebut.

 Surat rahasia
Surat rahasia dalam penulisannya terdapat kode RHS atau R dimana orang
yang tidak bersangkutan dilarang membaca dikarenakan akan menimbulkan
akibat buruk.

 Surat sangat rahasia


Pada surat ini memiliki kode SRHS SR yang hanya yang berkepentingan saja
yang dapat membuka dan membacanya.

7. Menurut proses penyelesaian

 Surat biasa
Pada surat biasa proses penyelesaiannya dilakukan urut sesuai dengan proses
penerimaan dan waktu penyelesainnya tidak mendesak.

 Surat segera
Surat segera adalah surat yang harus diselesaikan dengan waktu yang segera
dan cepat.

 Surat sangat segera


Surat sangat segera adalah surat yang harus dilakukan dengan cepat
karena segera diperlukan dan waktunya sangat mendesak.

8. Menurut tujuan

 Pemberitahuan
Surat pemberitahuan memiliki tujuan memberitahukan informasi terkait yang
disampaikan oleh pengirim kepada penerima atau pihak umum.

 Perintah
Surat perintah bertujuan memberikan perintah kepada penerima.

 Permintaan
terwujud.
5

Banyaknya jenis-jenis surat menjadikan surat tetap menjadi pilihan untuk


melakukan sebuah komunikasi dan sarana kerjasama yang dilakukan
perusahaan. Dengan begitu surat dapat dibuat sesuai dengan jenis dan
kategorinya, dan menunjukan
Adalah surat yang tentunya tidak sembarangan
sebuah permintaan dalam pembuatannya.
mengenai Tetap
permintaan suatu
sesuai
barang dengan jenis
atau jasa yangdan kategori
dibuat dari
untuk persuratan
penerima. itu sendiri,
Sehingga agar penerima
permintaan yang dari
surat dapat mengetahui jenis surat yang diterima.
Pengelolaan Sarana dan Prasarana

DAFTAR PUSTAKA
[Link]

Anda mungkin juga menyukai