0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan7 halaman

Membuat dan Memahami Shadow Puppet

Modul Ajar Kurikulum Merdeka untuk Seni Rupa Kelas 4 bertujuan untuk mengajarkan siswa tentang seni wayang, termasuk cara membuat dan memainkan shadow puppet. Siswa diharapkan dapat memahami bentuk dan fungsi wayang, serta mengidentifikasi hubungan antara wayang dan seni rupa. Pembelajaran dilakukan melalui metode tatap muka dan jarak jauh, dengan penekanan pada kolaborasi dan refleksi.

Diunggah oleh

aipuspitasari77
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan7 halaman

Membuat dan Memahami Shadow Puppet

Modul Ajar Kurikulum Merdeka untuk Seni Rupa Kelas 4 bertujuan untuk mengajarkan siswa tentang seni wayang, termasuk cara membuat dan memainkan shadow puppet. Siswa diharapkan dapat memahami bentuk dan fungsi wayang, serta mengidentifikasi hubungan antara wayang dan seni rupa. Pembelajaran dilakukan melalui metode tatap muka dan jarak jauh, dengan penekanan pada kolaborasi dan refleksi.

Diunggah oleh

aipuspitasari77
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Modul Ajar Kurikulum Merdeka

MODUL AJAR KURIKULUM


MERDEKA SENI RUPA
KELAS 4

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL

Nama Penyusun : .....................................


Instansi : SDN [Link]
Tahun Penyusunan : Tahun 20..
Jenjang Sekolah : SD/MI
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : B / 4 (Empat)
Semester : 2 (Genap)
Unit 10 : Membuat Shadow Puppet (Wayang) yang Menakjubkan
A.1 Mengalami, merasakan, merespon dan bereksperimen
Elemen dan Sub-Eleman Capaian : dengan aneka sumber, termasuk karya seni rupa dari
berbagai budaya dan era
A.2 Mengamati, merekam dan mengumpulkan pengalaman
dan informasi seni rupa
Merefleksikan
R.1 Menghargai pengalaman dan pembelajaran artistik
Berdampak
D.1 Memilih, menganalisa, menghasilkan karya untuk
membangun kepribadian dan karakter yang berdampak
pada diri sendiri dan orang lain
Alokasi Waktu : 2 Kali Pertemuan (4 X 35 Menit)
B. KOMPETENSI AWAL
1. Siswa dapat memahami bentuk dan fungsi dasar/sederhana wayang
2. Siswa dapat mengidentifikasi hubungan wayang dengan seni rupa dan seni dan tradisi
3. Siswa dapat membuat tokoh wayang versinya sendiri
4. Siswa dapat menjelaskan wayangnya dan memainkannya secara mandiri atau berkelompok
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia
 Akhlak Beragama: Mensyukuri keindahan alam ciptaan Tuhan Yang Maha Esa
 Akhlak Kepada Alam: Memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan alam sekitar.
 Bergotong-Royong
 Kolaborasi: Bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama, membantu teman
sekelas.
 Bernalar Kritis
 Memperoleh dan Memproses Informasi dan Gagasan: Menunjukkan rasa ingin tahu dan dapat
bertanya untuk membantu pemahaman dalam seni.
 Berkebinekaan Global
 Komunikasi dan Interaksi antar Budaya: Berkomunikasi dengan budaya yang berbeda dari dirinya
dengan memperhatikan, memahami, menerima keberadaan, dan menghargai keunikan masing-masing
budaya.

D. SARANA DAN PRASARANA


 Sumber Belajar : Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia,
2021 Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas IV Penulis : Samuel Indratma &
Faisal Kamandobat
E. TARGET PESERTA DIDIK

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 4


Modul Ajar Kurikulum Merdeka

 Peserta didik reguler/tipikal

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 4


Modul Ajar Kurikulum Merdeka

F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran
jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Pembelajaran Praktik.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Alur Tujuan Pembelajaran :
1. Siswa dapat memahami bentuk dan fungsi dasar/sederhana wayang
2. Siswa dapat mengidentifikasi hubungan wayang dengan seni rupa dan seni dan tradisi
3. Siswa dapat membuat tokoh wayang versinya sendiri
4. Siswa dapat menjelaskan wayangnya dan memainkannya secara mandiri atau berkelompok

B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami bentuk dan fungsi dasar/sederhana wayang,
mengidentifikasi hubungan wayang dengan seni rupa dan seni dan tradisi, membuat tokoh wayang
versinya sendiri, dan menjelaskan wayangnya dan memainkannya secara mandiri atau berkelompok

C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Apa yang dimaksud dengan kesenian wayang kulit?
 Dari manakah asal wayang kulit?
 Apa saja jenis jenis wayang?
D. DESKRIPSI
Unit pembelajaran ini mengandung tentang wayang yang mengandung unsur seni rupa dan pertunjukan.
Berdasarkan hal tersebut, mengajarkan unit pembelajaran menekankan pada aspek pemahaman siswa
terkait seni rupa, seni pertunjukan dan tradisi. Model pembelajaran yang relevan adalah pembelajaran
berbasis proyek discovery learning yang menekankan aspek penjelajahan dalam wawasan dan
eksperimen, menempatkan siswa sebagai subjek utama dalam proses pembelajaran dan kemampuan
mereka dalam menyatukan beberapa unsur pengetahuan dalam wayang
(seni rupa, seni pertunjukan dan tradisi).
Guru dapat membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok pertunjukan yang di dalamnya terdapat
pencerita dan pengiring musik. Pada akhir pelajaran, guru dapat melakukan refleksi, evaluasi dan
penilaian/asesmen terhadap keseluruhan proses pembelajaran.
E. PROSEDUR KEGIATAN PEMBELAJARAN
1. Pokok-Pokok Materi
Shadow adalah bayangan, sedang puppet adalah tokoh/lakon yang dimainkan. Jadi shadow puppet adalah
tokoh cerita yang dimainkan dalam bentuk bayangan. Salah satu contoh shadow puppet yang paling
terkenal adalah wayang.
Shadow puppet atau lebih dikenal dengan wayang merupakan seni pertunjukan yang kaya dengan
unsur seni rupanya, misalnya pada hiasan tokoh cerita, kelir/layar, panggung, tata cahaya dan lain
sebagainya. Oleh karena itu dapat dikatakan jika shadow puppet merupakan seni rupa yang telah menjadi
seni pertunjukan.
Di Indonesia, beragam daerah memiliki kesenian ini, seperti wayang kulit Jawa, wayang golek Sunda,
wayang Beber Bali, dan lain sebagainya. Pada dasarnya, kesenian ini bisa dibuat sesuai kebutuhan
masyarakat tertentu sehingga setiap masyarakat bisa memiliki wayangnya sendiri. Bahkan lebih jauh lagi,
setiap orang bisa membuat wayangnya sendiri.
Sebagai topik pembelajaran seni rupa, kita bisa membuat shadow puppet sendiri dengan tokoh dan
cerita berdasarkan dongeng daerah kita masing-masing.
Bahkan, kita bisa membuat tokoh dan alur ceritanya dari kehidupan kita sehari-hari. Misalnya, kita

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 4


Modul Ajar Kurikulum Merdeka

membuat tokoh dari keluarga, teman, tetangga dan binatang peliharaan kita.
Beberapa seniman terkemuka Indonesia telah mengangkat wayang menurut versinya sendiri hingga
popular di mancanegara, antara lain Heri Dono, Nasirun, Samuel Indratma, Eko Nugroho, dan banyak lagi
lainnya. Mereka membuat tokoh dan cerita wayang sendiri sehingga menarik masyarakat luas, baik di
dalam maupun luar negeri.

Dalam membuat tokoh dan cerita wayang, kita bisa menggunakan berbagai pengetahuan dan
keterampilan yang telah kita pelajari. Misalnya, pakaian para tokohnya bisa berupa motif dekoratif sesuai
daerah kita dan ceritanya bisa diperoleh dari kisah para legenda daerah kita masing-masing, lingkungan
sekitar atau dari sebuah buku.

Karya shadow puppet bisa dinikmati dengan beberapa cara. Pertama, bisa dipamerkan di kelas atau
sekolah. Kedua, bisa dimainkan bersama teman-teman (seseorang bisa membuat cerita, lainnya
memainkan tokohnya, selebihnya bisa memainkan alat musik pengiring, tukang sorot lampu, dan sisanya
menjadi penonton.

Langkah-langkah membuat Shadow Puppet


1) Sampaikan materi tentang Shadow puppet
2) Ajak siswa membangun ide karya
3) Siapkan alat berupa pensil, pulpen, spidol, cat air, akrilik atau poster, kertas karton atau kardus,
bambu, kain layar, lampu senter
4) Buat sketsa tokoh pada kertas
5) Potong sesuai garis luarnya
6) Lubangi bagian rongga agar tampil sebagai bayangan
7) Beri warna
8) Buat pegangan dari bambu
Adapun cara memainkannya: Shadow Puppet
1) Bentangkan layar dari kain (bisa juga tanpa layar)
2) Sorot lampu dari arah belakang
3) Mainkan tokohnya sesuai cerita
4) Iringi dengan musik
5) Tonton dari depan atau belakang layar

2. Kegiatan Pengajaran di Kelas


Topik pembelajaran pada unit ini amat menantang karena mengandung unsur eni rupa dan tradisi serta
sastra (cerita, dongeng) dan tradisi. Guru dapat memberi tugas mandiri dalam bentuk membuat wayang
dan berkelompok dalam pementasan/pertunjukannya. Adapun langkah-langkah pembelajarannya adalah
sebagai berikut:

a. Persiapan pengajaran
• Guru mempelajari pokok-pokok materi
• Guru menambahkan pengetahuan lain di luar pokok-pokok materi
• Guru mengidentifikasi cerita-cerita dan seni pertunjukan yang mudah ditemukan di daerah setempat

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 4


Modul Ajar Kurikulum Merdeka

b. Pengajaran di kelas
• Guru menyampaikan salam kepada siswa
• Guru menyampaikan topik pembelajaran shadow puppet (wayang)
• Guru menjelaskan pokok-pokok materi tentang shadow puppet (wayang)
• Guru menjelaskan cara memainkan shadow puppet (wayang)
• Guru memberi beberapa contoh wayang klasik dan wayang buatan sendiri

Praktik membuat dan memainkan wayang


• Guru meminta siswa membuat rancangan wayang
• Siswa diberi waktu yang cukup membuat wayang
• Guru dan siswa mendiskusikan karya yang dihasikan berdasarkan pokok-pokok materi
• Guru membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok
pertunjukan (selengkapnya lihat pokok-pokok materi)

3. Kegiatan Penutup
 Kegiatan diakhiri dengan menyimpulkan secara bersama-sama tentang pembelajaran yang dilaksanakan.
 Guru mengadakan refleksi dengan mengecek pemahaman siswa terhadap pembelajaran yang
dilaksanakan.
 Siswa diajak menutup pembelajaran dengan berdoa bersama-sama sesuai agama dan kepercayaan siswa.
F. REFLEKSI
Untuk mengetahui keberhasilan proses pembelajaran, guru diharapkan melaksanakan refleksi kegiatan
pembelajaran di kelas.
1) Sudahkan siswa memahami penjelasan Anda tentang tesktur?
2) Bagaimana pemahaman siswa tentang tekstur ketika diwujudkan menjadi sebuah karya?
3) Bagaimana karya siswa ketika dikaitkan dengan pokok-pokok materi pembelajaran yang Anda jelaskan?
4) Pengalaman apa saja yang ditemukan dalam bereksperimen dengan tekstur?
5) Apa saja yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran agar hasilnya semakin baik?

G. ASESMEN / PENILAIAN
Asesmen / Penilaian

Skor
Indikator Bobot Jumlah Bobot x Skor
1 2 3 4
Pemahaman terhadap 20
pokok-pokok materi
Pengembangan terhadap 30
pokok-pokok materi
Karya eksperimen 30
Kepribadian Pancasila 20
Total Bobot 100
/
H. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Pengayaan
• Siswa dapat menambahkan motif dekoratif pada kostum tokoh wayang
• Siswa dapat menyertakan pelajaran sastra (cerita, dongeng) dalam memainkan wayang

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 4


Modul Ajar Kurikulum Merdeka

LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!
Buatlah Shadow Pupet (Wayang).
Langkah-langkah membuat Shadow Puppet
1) Sampaikan materi tentang Shadow puppet
2) Ajak siswa membangun ide karya
3) Siapkan alat berupa pensil, pulpen, spidol, cat air, akrilik atau poster, kertas karton atau kardus, bambu,
kain layar, lampu senter
4) Buat sketsa tokoh pada kertas
5) Potong sesuai garis luarnya
6) Lubangi bagian rongga agar tampil sebagai bayangan
7) Beri warna
8) Buat pegangan dari bambu

Adapun cara memainkannya: Shadow Puppet


1) Bentangkan layar dari kain (bisa juga tanpa layar)
2) Sorot lampu dari arah belakang
3) Mainkan tokohnya sesuai cerita
4) Iringi dengan musik
5) Tonton dari depan atau belakang layar

Nilai Paraf Orang Tua

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 4


Modul Ajar Kurikulum Merdeka

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


 Buku panduan guru Seni Rupa Kelas 4 Kemendikbud RI Tahun 2021
 Sumber Belajar Lain yang Relevan (buku elektronik, gim, alat peraga, dan lain-lain)

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 4

Anda mungkin juga menyukai