0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
142 tayangan34 halaman

Komponen dan Standar Pengereman Kereta

Dokumen ini menjelaskan sistem pengereman kereta luxury yang menggunakan sistem udara bertekanan otomatis dengan komponen utama seperti katup distributor, silinder rem, dan tangki udara. Standar kinerja pengereman mengikuti UIC, dengan tekanan udara dan waktu aplikasi rem yang telah ditentukan. Selain itu, dokumen ini juga mencakup diagram skematik dan susunan sistem pengereman.

Diunggah oleh

Anu Anuan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
142 tayangan34 halaman

Komponen dan Standar Pengereman Kereta

Dokumen ini menjelaskan sistem pengereman kereta luxury yang menggunakan sistem udara bertekanan otomatis dengan komponen utama seperti katup distributor, silinder rem, dan tangki udara. Standar kinerja pengereman mengikuti UIC, dengan tekanan udara dan waktu aplikasi rem yang telah ditentukan. Selain itu, dokumen ini juga mencakup diagram skematik dan susunan sistem pengereman.

Diunggah oleh

Anu Anuan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SISTEM PENGEREMAN KERETA LUXURY

SISTEM PENGEREMAN
BAB 1 Dasar-dasar Pengereman

BAB 2 Diagram Skematik Pengereman

BAB 3 Komponen Pengereman

BAB 4 Standar dalam Pengereman

BAB 5 Susunan Sistem Pengereman


© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 2
1 Dasar - Dasar
Pengereman

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 3


Dasar-dasar Pengereman
Sistem pengereman yang digunakan adalah sistem udara bertekanan otomatis dengan aplikasi rem
secara bertahap. Sistem pengereman terdiri dari katup distributor, pemipaan, tangki udara bantu,
silinder rem, pengatur kerenggangan, katup penutup, rem darurat dan rem parkir. Kinerja
(performansi) pengereman menurut Standar Internasional (UIC), antara lain harus memiliki
prosentase pengereman (brake percentages) antara 105 - 120 %.
System pengereman ini menggunakan pipa tunggal, yang dilengkapi dengan distributor valve
standar UIC dan single stage relay valve, yang di setting pada posisi P.
Sistem ini memanfaatkan udara bertekan 5.0 bar. Sedangkan udara di brake cylinder adalah 3.8 bar.
Waktu pengaplikasian dan release rem berada dalam range yang telah ditentukan standar UIC 543 :
- untuk aplikasi rem = 3 - 5 dt
- untuk release rem = 15 – 20 dt

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 4


Dasar-dasar Pengereman
Untuk pengereman harus ada lokomotif untuk suplai udara dan pengaturan (pengurangan &
penambahan) tekanannya dengan proses:

1. Posisi Pengisian
Udara bertekanan dari sistem kompresor di lokomotif mensuplai brake pipe pada
tekanan 5 bar (UIC standar). Selanjutnya udara dari brake pipe ini akan mengisi
auxiliary reservoir lewat distributor valve melalui katup pengatur sehingga tercapai
tekanan 5 bar di reservoir. Pada posisi pengisian ini blok rem dalam posisi lepas, tidak
menekan. Udara pada silinder rem akan berhubungan dengan udara luar (1atm).
Tekanan di silinder masih 0 bar sehingga belum ada gerakan pada slack adjuster
maupun brake rigging nya.

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 5


Dasar-dasar Pengereman

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 6


Dasar-dasar Pengereman
2. Posisi Pengereman
Pengereman terjadi pada saat masinis menggerakkan hadle rem ke posisi mengerem sehingga
udara dalam pipa utama rangkaian kereta akan mengalir keluar kabin lokomotif. Untuk service
brake, tekanan udara pipa udara akan turun dari 5 bar ketekanan 3,5 bar dan pada saat tersebut
katup pengatur akan bekerja menghubungkan tangki udara bantu ke silinder. Untuk emergency
brake, tekanan udara pipa udara diturunkan menuju 0 bar lewat handle di lokomotif. Sehingga
tercapai tekanan 3,8 bar untuk mendorong piston dan batang dan batang rem yang selanjutnya
terjadi pengereman. Pengereman juga dapat terjadi secara mekanik melalui hand wheel di tiap
kereta untuk mendorong piston dan mekanisme pengereman secara gerak mekanik untuk
menekan roda.

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 7


Dasar-dasar Pengereman
RELEASE POSITION

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 8


Dasar-dasar
APLICATION POSITION
Pengereman

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 9


2
Diagram Skematik
Pengereman

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 10


© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 11
3
Komponen
Pengereman

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 12


Komponen Pengereman
• Distributor Valve
• Brake Cylinder
• Air Reservoir
• Angle Cock
• Hose Coupling
• Slack Adjuster
• Brake Pipe
• Brake Rigging
• Brake Block
• Emergency Valve
• Passenger Emergency Pull Box
• Release Mechanism

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 13


Komponen Pengereman

Distributor Valve

Terdiri dari katup dasar (basic valve body) dengan sebuah


relay valve yang terpasang untuk menghasilkan universal
action dan braket untuk memasang pipa ke katup
distributor. Braket dilengkapi dengan port untuk brake
pipe, cylinder pipe dan auxiliary reservoir. Juga dilengkapi
control reservisor with release valve, R charging valve
with forked lever, G/P selector.
Disributor valve KE1cSL(p)

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 14


Komponen Pengereman
Brake Cylinder
Berupa silinder baja yang berisi piston
dan batang penekan serta pegas ulir. Alat
ini meneruskan tekanan udara (output
dari distributor valve) menjadi gerakan
mekanik melalui piston.
Brake Cylinder 12”

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 15


Komponen Pengereman

Air Reservoir
Merupakan tabung udara yang digunakan untuk
menampung udara bertekanan untuk proses pengisian dan
aplikasi rem.

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 16


Komponen Pengereman

Isolating Cocks
Kran isolasi yang berada pada ujung pipa rem berfungsi untuk
membuka dan menutup aliran udara tekan dalam pipa udara rem. Pada
waktu kereta berada pada rangkaian paling belakang, posisi lokomotif
posisi kran adalah tertutup, sedangkan jika antar kereta ke kereta,
kereta ke lokomotif posisi kran adalah terbuka. Apabila ditutup akan
venting melalui celah pembukaan setengah.

Isolating cocks LH3

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 17


Komponen Pengereman
Isolating Cock Close

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 18


Komponen Pengereman
Isolating Cock Open

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 19


Komponen Pengereman

Hose Coupling

Berupa karet pipa flexible (selang) berfungsi untuk menghubungkan


instalasi pipa rem pada kereta yang satu dengan lainnya. Ujung
selang terpasang pada kran isolasi udara tekan pada ujung pipa
rem, sedang ujung yang lainnya berupa logam yang dapat dipasang
dengan yang sama pada selang penghubung kereta lainnya. Pada
waktu tidak terpasang, ujung bebas selang penghubung digantung
pada hose coupling holder agar aman.

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 20


Komponen Pengereman

Slack Adjuster

Pengatur kerenggangan yang dapat menyesuaikan


kelonggaran dari rem blok terhadap permukaan
roda agar tetap dapat melakukan mengereman
pada berbagai kondisi keausan blok rem

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 21


Komponen Pengereman

Brake Pipe
Terbuat dari baja, dipasang pada rangka dasar
kereta yang berfungsi untuk menyalurkan udara
bertekanan 5 bar dari kereta satu ke kereta
lainnya.

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 22


Komponen Pengereman

Brake Rigging
Suatu sistem yang terdiri dari batang - batang baja
dengan ukuran tertentu untuk meneruskan gaya
pengereman dari silinder rem ke roda.

Brake Lever

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 23


Komponen Pengereman

Brake Block
Dari bahan baja tuang atau komposit berfungsi untuk
menekan roda pada saat pengereman terjadi.

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 24


Komponen Pengereman
Emergency Handle
Handle yang dipasang disetiap kereta yang
dihubungkan dengan sebuah pipa kontrol ke
emergency brake valve. Jika handle dioperasikan maka
valve akan terbuka dan memulai proses pengereman
secara full. Selama emergency tidak direset secara
manual maka status rem akan tetap.

Pull Grip dan Emergency Valve

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 25


Komponen Pengereman

Release Mechanism

Tuas yang digunakan untuk merelease rem saat kereta posisi


ngerem, dilepas dari lokomotif.

Release Mechanism

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 26


Komponen Pengereman

Change Over ON - OFF


Dihubungkan dengan distributor valve melalui sebuah
batang kinematik ke isolating cock. Alat penyetel rem
ini terdapat pada katup pengatur yang berfungsi
mengaktifkan rem atau mematikan pada kereta yang
bersangkutan bila terjadi kerusakan rem, sehingga
hanya berfungsi sebagai saluran saja.

On-Off Switch

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 27


4 Standar Dalam
Pengereman

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 28


STANDARD PENGEREMAN
1. Kebocoran instalasi (brake pipe) dalam waktu 3 menit (kurang/sama dengan 0,1 bar)

2. Kepekaan bekerjanya pengereman bila tekanan pada pipa udara diturunkan perlahan dari 5 bar sampai
dengan 4.4 bar pengereman aktif kurang dari 1,2 detik.

3. Langkah piston saat release s/d aplikasi (100 +/-10) mm.


= L2 – L1

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 29


STANDARD PENGEREMAN

4. Langkah Batang Pull Rod slack Adjuster (580+/-10) mm

5. Kerenggangan rem blok dengan roda (2 ~ 12) mm

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 30


STANDARD PENGEREMAN

7. Waktu pelepasan rem (release time) yang ditunjuk dari penurunan


tekanan silinder rem dari 3,8 bar s/d 0,4 bar adalah (15 ~ 20)dt

8. Waktu pengereman (brake time) yang ditunjuk oleh peningkatan


tekanan silinder s/d 3,8 bar adalah (3 ~ 5)dt.

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 31


5 Susunan Sistem
Pengereman

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 32


Susunan Komponen Pengereman

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 33


Susunan Perpipaan Pengereman

© 2023 PT Industri Kereta Api (Persero) 34

Anda mungkin juga menyukai