0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan15 halaman

Pencegahan Kekerasan di SDN Sukaresmi

Laporan ini menjelaskan upaya Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di SDN Sukaresmi untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa. TPPK bertugas untuk mencegah dan menangani kekerasan melalui berbagai langkah, termasuk sosialisasi, pelatihan, dan penanganan kasus kekerasan. Dengan melibatkan seluruh komunitas sekolah, laporan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan siswa.

Diunggah oleh

94desirahayu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan15 halaman

Pencegahan Kekerasan di SDN Sukaresmi

Laporan ini menjelaskan upaya Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di SDN Sukaresmi untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa. TPPK bertugas untuk mencegah dan menangani kekerasan melalui berbagai langkah, termasuk sosialisasi, pelatihan, dan penanganan kasus kekerasan. Dengan melibatkan seluruh komunitas sekolah, laporan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan siswa.

Diunggah oleh

94desirahayu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN

TIM PENCEGAHAN DAN


PENANGANAN KEKERASAN
( TPPK )
SDN SUKARESMI

TAHUN PELAJARAN 2023-2024


PENDAHULUAN
Kekerasan anak-anak didalam lingkungan pendidikan seringali terjadi,baik itu
sekolah negeri maupun disekolah swasta, kami, sebagai anggota Tim Pencegahan
dan Penanganan Kekerasan (TPPK), merasa tanggung jawab kami semakin
mendalam untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh
kasih sayang.
Dalam jaman modern ini, kekerasan bukan hanya menjadi ancaman di luar pagar
sekolah, tetapi juga di dalam dinding-dinding harapan dan impian anak-anak
[Link] Sukaresmi Kota Bogor adalah tempat di mana potensi generasi muda
berkembang.
Namun, kita tidak dapat mengabaikan kenyataan bahwa kekerasan, dalam
berbagai bentuknya, bisa merusak esensi pendidikan yang seharusnya
membimbing mereka menuju masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu,
kehadiran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di sini bukanlah
sekadar kewajiban, melainkan komitmen untuk menciptakan lingkungan belajar
yang sejati, di mana setiap siswa dapat tumbuh dan berkembang tanpa takut atau
terhambat oleh kekerasan.
Melalui laporan ini, kami berusaha menggambarkan langkah-langkah konkret
yang telah kami ambil untuk mencegah dan menanggulangi kekerasan di SDN
Sukaresmi Kota Bogor. Mulai dari peningkatan kesadaran, pelatihan bagi staf dan
siswa, hingga tindakan nyata dalam menangani kasus kekerasan, setiap langkah
yang kami tempuh adalah bagian dari visi dan Misi kami. untuk menciptakan
"Sekolah yang Aman, Tempat Pertumbuhan yang Sehat."
Dengan penuh semangat, kami berharap bahwa laporan ini tidak hanya menjadi
catatan kegiatan rutin tim, tetapi juga pemicu inspirasi bagi seluruh komunitas
SDN Sukaresmi Kota Bogor.
Mari bersama-sama melangkah menuju masa depan yang penuh harapan, di mana
setiap siswa dapat meraih mimpi mereka tanpa rasa takut atau ketidakamanan.
KOORDINATOR & ANGGOTA TPPK

Berikut ini adalah Koordinator dan anggotan TPPK SDN Sukaresmi Kota
Bogor,berdasarkan surat keputusan kepala SDN Sukaresmi Kota Bogor no 202
tentang TIM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN DI
LINGKUNGAN SDN Sukaresmi Kota Bogor

Nomor Nama Perwakilan Jabatan TPPK


Unsur
1 Sri Sumardani, Kepala Sekolah Penanggung
[Link].,[Link] Jawab

2 Henny Indarti, S,Pd Guru Koordinator

3 Royani Sanusi Ibnu Guru Anggota


Firdaus, [Link]
4 Sari Nasution, [Link] Guru Anggota

5 Royhana Novita Sari, [Link] Guru Anggota

6 Ryanti Ranifury, [Link] Guru Anggota

7 Farha Fibula Ahsa, [Link] Guru Anggota

8 Nanih Suhaeni, [Link].I Guru Anggota

9 Pawit Ismiati, [Link] Guru Anggota

10 Raden Zuli Qurniawan, Guru Anggota


[Link]
11 Iyan Maulana, [Link] Guru Anggota

12 Nopia Tri Setyani, [Link] Guru Anggota

13 Maharani Larasati Putri S, Guru Anggota


[Link]
14 Citra Nurul Amalia, [Link].I Guru Anggota

15 Mita Puspitasari, [Link] Guru Anggota

16 Syifa Nur Syahira, [Link] Guru Anggota

17 Johansyah Tagor Guru Anggota


Harahap, S.S
18 Maulana Muchamad, [Link] Guru Anggota
19 Eman Sulaeman Guru Anggota

20 Yusup Guru Anggota

21 Kartini Ketua Komite Anggota

22 Rika Komite Anggota

23 Srimulyati Komite Anggota

24 Septiani Komite Anggota

25 Maryanih Komite Anggota

26 Kartika Komite Anggota

27 Ratna Komite Anggota

28 Endang Komite Anggota

Keterangan
SK Terlampir
TUGAS & FUNGSI TPPK
SDN Sukaresmi Kota Bogor membentuk TPPK dengan tugas dan fungsi untuk
pencegahan dan penanganan, dengan tugas dan fungsinya sebagai berikut:
1. Menyampaikan usulan atau rekomendasi program pencegahan kekerasan
kepada kepala satuan pendidikan.
2. Memberikan masukan atau saran kepada kepala satuan pendidikan mengenai
fasilitas yang aman dan nyaman di satuan pendidikan.
3. Melaksanakan sosialisasi kebijakan dan program terkait pencegahan dan
penanganan kekerasan bersama dengan satuan pendidikan;
[Link] dan menindaklanjuti laporan dugaan kekerasan;
5. Melakukan penanganan terhadap temuan adanya dugaan kekerasan di
lingkungan satuan pendidikan;
6. Menyampaikan pemberitahuan kepada orang tuawali dari peserta didik yang
terlibat kekerasan;
7. Memeriksa laporan dugaan kekerasan;
8. Memberikan rekomendasi sanksi kepada kepala satuan pendidikan berdasarkan
hasil pemeriksaan;
9. Mendampingi korban dan atau pelapor kekerasan di lingkungan satuan
pendidikan;
10. Memfasilitasi pendampingan oleh ahli atau layanan lainnya yang dibutuhkan
korban, pelapor, dan atau saksi;
11. Memberikan rujukan bagi korban ke layanan sesuai dengan kebutuhan korban
kekerasan;
12. Memberikan rekomendasi pendidikan anak dalam hal peserta didik yang
terlibat kekerasan merupakan anak yang berhadapan dengan hukum; dan
13. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada kepala dinas pendidikan melalui
kepala satuan pendidikan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
TPPK juga memiliki kewenangan untuk:
Memanggil dan meminta keterangan pelapor korban saksi terlapor orang tua atau
wali pendamping dan atau ahli.
➢ Berkoordinasi dengan satuan pendidikan lain yang melibatkan korban
saksi pelapor dan atau terlapor dari satuan pendidikan yang bersangkutan
jika kekerasan yang terjadi melibatkan satuan pendidikan lain dan
➢ Berkoordinasi dengan pihak lain untuk pemulihan dan identifikasi dampak
kekerasan seperti psikolog tenaga medis tenaga kesehatan pekerja sosial
rohaniawan dan atau profesi lainnya sesuai kebutuhan.
RINCIAN TUGAS & FUNGSI TPPK
1. Menyampaikan usulan atau rekomendasi program pencegahan
kekerasan kepada kepala satuan pendidikan

Dalam menyampaikan usulan atau rekomendasi program pencegahan kekerasan


kepada kepala SDN Sukaresmi Kota Bogor, langkah awal adalah melakukan
evaluasi menyeluruh terhadap lingkungan sekolah dan menganalisis faktor-faktor
potensial yang dapat memicu kekerasan.
Setelah identifikasi potensi risiko, guru atau tim penanganan kekerasan dapat
menyusun rencana program pencegahan yang melibatkan penyuluhan kepada
siswa, guru, dan orangtua, serta pelatihan bagi staf dan pengembangan sistem
pelaporan kekerasan secara langsung maupun berbasis digital.
Selain itu, program dapat mencakup langkah- langkah konkret seperti
pembentukan tim pengawas, pengaturan lingkungan fisik, dan keterlibatan aktif
siswa. Setelah merinci usulan tersebut, langkah berikutnya adalah menyusun
laporan yang jelas dan merinci, serta menyampaikannya kepada kepala SDN
Sukaresmi Kota Bogor untuk mendapatkan dukungan dan persetujuan.
Dengan keterlibatan semua pihak terkait, program pencegahan kekerasan
diharapkan dapat diimplementasikan secara efektif, menciptakan lingkungan
sekolah yang aman dan mendukung bagi seluruh warga sekolah.

2. Memberikan masukan atau saran kepada kepala satuan pendidikan


mengenai fasilitas yang aman dan nyaman di satuan pendidikan.
Memberikan masukan atau saran kepada kepala mengenai fasilitas yang aman
dan nyaman melibatkan langkah-langkah analitis untuk meningkatkan kualitas
lingkungan belajar. Sebagai langkah awal, dilakukan peninjauan menyeluruh
terhadap kondisi fisik dan fungsional fasilitas di seluruh sekolah.
Hasil peninjauan tersebut kemudian dijadikan dasar untuk menyusun
rekomendasi yang melibatkan aspek keamanan, kenyamanan, dan
keterjangkauan.
Saran-saran tersebut dapat mencakup pemeliharaan rutin, perbaikan infrastruktur,
serta peningkatan fasilitas pendukung seperti toilet, perpustakaan, dan ruang
olahraga. Dengan memberikan masukan yang konkret dan solutif, diharapkan
kepala SDN Sukaresmi. mengambil langkah-langkah proaktif untuk menciptakan
lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan optimal
bagi seluruh anggota sekolah.
3. Memberikan masukan atau saran kepada kepala satuan pendidikan
mengenai fasilitas yang aman dan nyaman di satuan pendidikan.
Memberikan masukan atau saran kepada kepala SDN Sukaresmi Kota Bogor
mengenai fasilitas yang aman dan nyaman melibatkan
analisis menyeluruh terhadap kondisi fisik dan fungsi fasilitas di lingkungan
sekolah. Proses ini melibatkan peninjauan aspek keamanan, kenyamanan, dan
keberlanjutan fasilitas.
Saran-saran dapat mencakup perbaikan infrastruktur, peningkatan penerangan,
pemeliharaan rutin, dan penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai. Dengan
memberikan rekomendasi yang konkrit dan sesuai dengan kebutuhan, diharapkan
kepala SDN Sukaresmi Kota Bogor dapat mengambil langkah-langkah proaktif
untuk menciptakan lingkungan belajar yang optimal bagi pengembangan seluruh
komponen sekolah.
4. Menerima dan menindaklanjuti laporan dugaan kekerasan
Menerima dan menindaklanjuti laporan dugaan kekerasan merupakan tindakan
yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan di lingkungan
pendidikan. Saat menerima laporan, langkah pertama adalah memastikan bahwa
pelapor merasa didengar dan dihormati. Setelah itu, proses penindakan segera
dilakukan dengan memvalidasi informasi, mengidentifikasi pelibat, dan
memastikan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan korban
serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Proses ini melibatkan koordinasi dengan pihak terkait seperti guru, orangtua, dan,
jika perlu, pihak berwenang. Pentingnya respons yang cepat dan tepat dalam
menanggapi laporan kekerasan tidak hanya untuk melindungi korban tetapi juga
untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung bagi seluruh
komunitas pendidikan
5. Melakukan penanganan terhadap temuan adanya dugaan kekerasan
di lingkungan satuan pendidikan
Melakukan penanganan terhadap temuan adanya dugaan kekerasan di lingkungan
SDN Sukaresmi Kota Bogor merupakan tahapan kritis dalam menjaga keamanan
dan kesejahteraan anggota sekolah.
Setelah dugaan kekerasan teridentifikasi, langkah pertama melibatkan pendekatan
yang sensitif terhadap para korban dan pelapor. Selanjutnya, tim penanganan
kekerasan harus dengan seksama menyelidiki kejadian tersebut, memvalidasi
informasi, dan mengumpulkan bukti yang diperlukan.
Penanganan ini melibatkan koordinasi yang erat dengan pihak berwenang,
konseling untuk korban, dan tindakan disipliner atau hukuman yang sesuai
terhadap pelaku. Pentingnya kecepatan, transparansi, dan dukungan psikososial
dalam proses penanganan ini dapat memberikan rasa keamanan kepada seluruh
komunitas sekolah dan mendukung upaya pencegahan kekerasan di masa depan.
6. Menyampaikan pemberitahuan kepada orang tua wali dari peserta
didik yang terlibat kekerasan
Menyampaikan pemberitahuan kepada orang tua/wali dari peserta didik yang
terlibat dalam kekerasan merupakan langkah kritis dalam membangun
transparansi dan kerjasama antara sekolah dan keluarga.
Proses ini melibatkan komunikasi yang empati dan jelas, menyampaikan
informasi terkait kejadian kekerasan yang melibatkan anak mereka.
Pemberitahuan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada
orang tua/wali tentang kejadian tersebut tetapi juga untuk membicarakan langkah-
langkah penanganan dan dukungan yang akan diberikan kepada siswa.
Dengan melibatkan orang tua/wali secara aktif, sekolah dapat menciptakan
lingkungan pendidikan yang bersifat kolaboratif dan mendukung pertumbuhan
serta kesejahteraan siswa.
Memeriksa laporan dugaan kekerasan.

7. Memeriksa laporan dugaan kekerasan


Memeriksa laporan dugaan kekerasan merupakan tahap penting dalam proses
penanganan kasus tersebut di lingkungan pendidikan. Pemeriksaan ini melibatkan
analisis menyeluruh terhadap informasi yang terdapat dalam laporan, termasuk
identifikasi sumber, validitas, dan konteks kejadian.
Tim yang ditugaskan untuk memeriksa laporan harus memastikan ketelitian
dalam mengumpulkan bukti dan mendokumentasikan setiap detail yang relevan.
Proses pemeriksaan ini juga dapat melibatkan wawancara dengan pihak terkait,
baik siswa, guru, maupun saksi potensial.
Tujuan utama dari pemeriksaan ini adalah untuk membentuk pemahaman yang
jelas tentang kejadian kekerasan, memastikan keadilan dalam penanganan kasus,
dan mengambil langkah-langkah lanjutan yang sesuai untuk melindungi korban
dan mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.

8. Mendampingi korban dan atau pelapor kekerasan di lingkungan


satuan pendidikan
Mendampingi korban dan/atau pelapor kekerasan di lingkungan SDN Sukaresmi
Kota Bogor adalah inisiatif yang sangat penting dalam upaya menciptakan
lingkungan sekolah yang aman dan mendukung.
Dalam program ini, fokus diberikan pada memberikan dukungan emosional,
bimbingan, dan perlindungan kepada individu yang mengalami kekerasan atau
berani melaporkannya. Pendekatan ini tidak hanya melibatkan tindakan
penanganan kasus secara hukum, tetapi juga upaya nyata untuk memahami dan
merespons kebutuhan psikologis korban.
Dengan mendampingi korban dan pelapor, SDN Sukaresmi Kota Bogor berupaya
menciptakan atmosfer di mana setiap individu merasa didengar, dihargai, dan
memiliki ruang untuk pemulihan yang sehat, serta berkontribusi pada terciptanya
lingkungan belajar yang positif dan aman.

9. Mendampingi korban dan atau pelapor kekerasan di lingkungan


satuan pendidikan
Mendampingi korban dan/atau pelapor kekerasan di lingkungan SDN Sukaresmi
Kota Bogor adalah upaya yang sangat penting dalam memberikan dukungan
holistik terhadap kesejahteraan mereka.
Proses pendampingan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten dan peka
terhadap kondisi psikologis korban, dengan tujuan tidak hanya memberikan rasa
aman fisik tetapi juga memahami serta merespons kebutuhan emosional mereka.
Tim pendamping di SDN Sukaresmi Kota Bogor berkualifikasi untuk
memberikan konseling, bimbingan, dan informasi yang diperlukan sepanjang
proses penanganan kekerasan.
Dengan demikian, pendampingan ini menjadi pilar utama dalam menciptakan
lingkungan belajar yang mendukung pemulihan dan memastikan keadilan bagi
korban di tengah-tengah upaya sekolah dalam mencegah dan menanggulangi
kekerasan.

10. Memfasilitasi pendampingan oleh ahli atau layanan lainnya yang


dibutuhkan korban, pelapor, dan atau saksi
Memfasilitasi pendampingan oleh ahli atau layanan lainnya yang dibutuhkan
korban, pelapor, dan/atau saksi adalah langkah krusial dalam memberikan
dukungan yang holistik dan sesuai dengan kebutuhan individu yang terlibat dalam
situasi kekerasan.
Hal ini melibatkan koordinasi dengan profesional kesehatan mental, konselor,
atau lembaga layanan pendukung korban kekerasan. Fasilitasi ini bertujuan untuk
memberikan pendekatan yang lebih khusus dan terarah sesuai dengan dampak
psikologis yang mungkin dialami oleh individu terkait kejadian kekerasan.
Dengan melibatkan ahli atau layanan khusus, sekolah dapat memastikan bahwa
korban, pelapor, dan saksi mendapatkan bantuan yang optimal untuk memulihkan
kesejahteraan mental dan emosional mereka, serta membantu mereka melalui
proses penanganan kasus kekerasan dengan lebih baik.
11. Memberikan rujukan bagi korban ke layanan sesuai dengan
kebutuhan korban kekerasan.
Memberikan rujukan bagi korban ke layanan sesuai dengan kebutuhan mereka
adalah langkah penting dalam memastikan bahwa mereka mendapatkan dukungan
yang tepat dan komprehensif setelah mengalami kekerasan. Hal ini melibatkan
identifikasi kebutuhan spesifik korban, baik itu dukungan kesehatan mental,
konseling, atau layanan medis yang mungkin diperlukan. Dengan memberikan
rujukan kepada lembaga atau ahli yang memiliki keahlian dalam bidang tertentu,
sekolah dapat memastikan bahwa korban kekerasan mendapatkan bantuan yang
sesuai dengan tingkat keparahan dan karakteristik individu mereka. Rujukan ini
tidak hanya mendukung proses pemulihan korban tetapi juga merupakan langkah
kunci dalam menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yang ahli dalam
memberikan layanan khusus, memastikan pendekatan yang holistik dalam
menanggapi kasus kekerasan di lingkungan pendidikan.

12. Memberikan rekomendasi pendidikan anak dalam hal peserta didik


yang terlibat kekerasan merupakan anak yang berhadapan dengan
hukum
Memberikan rekomendasi pendidikan bagi peserta didik yang terlibat kekerasan
dan memiliki konflik dengan hukum adalah langkah esensial dalam memastikan
keberlanjutan pendidikan dan pembinaan yang berfokus pada pemulihan.
Rekomendasi ini mencakup strategi untuk mendukung anak agar tetap terlibat
dalam pembelajaran, memahami kebutuhan pendidikan khusus yang mungkin
mereka miliki, dan menciptakan lingkungan yang mendukung perubahan perilaku
positif.
Pendekatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pendidikan yang sesuai
dengan kebutuhan anak tersebut tetapi juga untuk menghindari terjadinya siklus
delinquency dan mempromosikan reintegrasi yang sukses ke dalam lingkungan
sekolah.
Rekomendasi pendidikan ini dapat melibatkan kolaborasi antara guru, staf
pendidikan khusus, ahli psikologi, dan pihak berwenang terkait guna memberikan
dukungan yang terkoordinasi dan efektif bagi peserta didik yang menghadapi
tantangan tersebut.
13. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada kepala dinas pendidikan
melalui kepala satuan pendidikan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1
(satu) tahun.
Melaporkan pelaksanaan tugas kepada kepala dinas pendidikan Kota Bogor
melalui kepala SDN Sukaresmi Kota Bogor setidaknya satu kali dalam satu tahun
mengenai TIM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN DI
LINGKUNGAN SDN Sukaresmi Kota Bogor
adalah langkah yang strategis untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan
upaya pencegahan kekerasan di sekolah. Laporan ini dapat mencakup hasil
evaluasi kinerja tim, efektivitas program-program pencegahan yang
diimplementasikan, serta capaian dalam menciptakan lingkungan sekolah yang
aman dan inklusif.
Informasi yang disampaikan dalam laporan memberikan gambaran kepada kepala
dinas pendidikan mengenai perkembangan, kebutuhan, dan tantangan yang
dihadapi dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan siswa di SDN Sukaresmi
Kota Bogor, sekaligus memastikan koordinasi yang optimal antara tingkat
sekolah dan dinas pendidikan kabupaten dalam upaya pencegahan dan
penanggulangan kekerasan

REFLEKSI DAN RENCANA TINDAK LANJUT


Refleksi:
Sebagai ketua tim pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan SDN
Sukaresmi Kota Bogor, saya merefleksikan perjalanan tim dalam melaksanakan
tugasnya selama setahun terakhir.
Kami berhasil membangun kesadaran dan partisipasi aktif dari seluruh warga
sekolah terkait isu kekerasan. Program-program edukasi yang kami
implementasikan berhasil meningkatkan pemahaman siswa, guru, dan orang tua
tentang dampak kekerasan serta strategi pencegahannya. Selain itu, kami berhasil
meningkatkan efisiensi dalam menangani kasus kekerasan, memberikan
dukungan terhadap korban, dan mengambil tindakan disipliner yang sesuai.
Namun, kami juga menemui beberapa hambatan, seperti keterbatasan sumber
daya dan kebutuhan untuk lebih memperkuat kerja sama dengan pihak terkait.
Rencana Tindak Lanjut
Untuk meningkatkan kinerja tim pencegahan dan penanganan kekerasan di SDN
Sukaresmi Kota Bogor, kami merencanakan beberapa tindakan lanjut. Pertama,
akan dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap program-program pencegahan yang
telah dijalankan untuk mengukur efektivitasnya dan mengidentifikasi area yang
perlu diperbaiki. Kedua, akan diperkuat kerja sama dengan pihak terkait, seperti
lembaga kesehatan mental dan kepolisian, untuk meningkatkan respons terhadap
kasus kekerasan.
Selanjutnya, akan disusun program pelatihan rutin bagi staf dan guru untuk
meningkatkan keterampilan mereka dalam mendeteksi dan menangani kasus
kekerasan. Terakhir, akan ditingkatkan komunikasi dengan orang tua agar mereka
dapat berperan aktif dalam mendukung upaya pencegahan di rumah.
Dengan rencana tindak lanjut ini, kami berharap dapat menciptakan lingkungan
belajar yang lebih aman, inklusif, dan mendukung bagi seluruh komunitas SDN
Sukaresmi Kota Bogor.
DOKUMENTASI PELAKSANAAN TUGAS DAN FUNGSI TPPK
SDN Sukaresmi Kota Bogor
1. Menyampaikan usulan atau rekomendasi program pencegahan
kekerasan kepada kepala satuan pendidikan

Foto Foto
2. Memberikan masukan atau saran kepada kepala satuan pendidikan
mengenai fasilitas yang aman dan nyaman di satuan pendidikan.

Foto Foto
3. Memberikan masukan atau saran kepada kepala satuan pendidikan
mengenai fasilitas yang aman dan nyaman di satuan pendidikan.

Foto Foto
4. Menerima dan menindaklanjuti laporan dugaan kekerasan

Foto
5. Melakukan penanganan terhadap temuan adanya dugaan
kekerasan di lingkungan satuan pendidikan

Foto
6. Menyampaikan pemberitahuan kepada orang tuawali dari peserta
didik yang terlibat kekerasan
7. Memeriksa laporan dugaan kekerasan
8. Mendampingi korban dan atau pelapor kekerasan di lingkungan
satuan pendidikan
9. Mendampingi korban dan atau pelapor kekerasan di lingkungan
satuan pendidikan

10. Memfasilitasi pendampingan oleh ahli atau layanan lainnya yang


dibutuhkan korban, pelapor, dan atau saksi

11. Memberikan rujukan bagi korban ke layanan sesuai dengan


kebutuhan korban kekerasan.
12. Memberikan rekomendasi pendidikan anak dalam hal peserta didik
yang terlibat kekerasan merupakan anak yang berhadapan dengan
hukum.
13. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada kepala dinas pendidikan
melalui kepala satuan pendidikan paling sedikit 1 (satu) kali dalam
1(satu) tahun.
BUKTI DOKUMEN PELAKSANAAN TUGAS DAN
FUNGSI TPPK SDN Sukaresmi Kota Bogor
Menyampaikan usulan atau rekomendasi program pencegahan
kekerasan kepada kepala satuan pendidikan
hal: Usulan Program Pencegahan Kekerasan di Lingkungan SDN
Sukaresmi Kota Bogor.

Kepada, Kepala SDN Sukaresmi Kota Bogor


Hormat Kami,
Dalam rangka meningkatkan keamanan dan kesejahteraan di SDN
Sukaresmi Kota Bogor kami sebagai tim pencegahan kekerasan ingin
menyampaikan usulan dan rekomendasi terkait program pencegahan
kekerasan di lingkungan sekolah. Pelatihan untuk Guru dan Staf:
Kami merekomendasikan penyelenggaraan pelatihan reguler bagi
seluruh guru dan staf sekolah mengenai identifikasi tanda-tanda
kekerasan,penanganan kasus, dan komunikasi efektif dengan siswa.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan mereka
dalam mendeteksi dan merespons potensi kekerasan.
Program Pendidikan Kesejahteraan Mental: Kami usulkan integrasi
program pendidikan kesejahteraan mental dalam kurikulum sekolah.
Langkah ini akan membantu siswa memahami dan mengatasi stres,
tekanan, serta konflik interpersonal, yang dapat menjadi pemicu
kekerasan. Dengan demikian, kita dapat menciptakan lingkungan
belajar yang lebih mendukung.
Pembentukan Tim Pengawas dan Pengaduan: Kami sarankan
pembentukan tim pengawas yang terdiri dari guru dan staf yang
terlatih secara khusus untuk memantau situasi di sekolah. Selain itu,
perlu ada saluran pengaduan yang aman dan terbuka bagi siswa untuk
melaporkan kasus kekerasan tanpa rasa takut. Sosialisasi kepada
Orang Tua: Kami mengusulkan penyelenggaraan kegiatan sosialisasi
secara berkala kepada orang tua, memberikan informasi tentang
tanda-tanda kekerasan, peran mereka dalam mencegah kekerasan, dan
cara mendukung anak-anak mereka.
Kolaborasi dengan orang tua merupakan kunci keberhasilan program
pencegahan. Kegiatan Pemberdayaan Siswa: Agar siswa merasa lebih
terlibat, kami menyarankan penyelenggaraan kegiatan pemberdayaan
siswa, seperti pelibatan mereka dalam pembuatan kebijakan sekolah,
seminar anti-kekerasan, dan proyek kolaboratif yang mendorong
nilai-nilai positif.
Kami meyakini bahwa implementasi usulan ini akan membantu
menciptakan lingkungan belajar yang aman, responsif, dan
mendukung bagi seluruh warga SDN Sukaresmi Kota Bogor.
Kami siap untuk berkolaborasi dan mendukung pelaksanaan program-
program ini.
Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Hormat Kami,
Ketua TPPK SDN Sukaresmi Kota Bogor

Henny Indarti, [Link]

Anda mungkin juga menyukai