Penilaian Keterampilan
Tugas Praktikum mandiri KD 1
Lembar Kerja Peserta Didik (Jobsheet) 3.15.
Nama : Furqon Lanang
Kelas : XII TKJ 2
Mata Pelajaran : Administrasi Infrastruktur Jaringan (AIJ)
A. TOPIK :
3.15 Menganalisis permasalahan manajemen bandwidth
4.15 Memperbaiki konfigurasi manajemen bandwidth
B. TUJUAN
Setelah selesai mengerjakan LKPD ini, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menentukan cara pemeriksaan permasalahan manajemen bandwidth
2. Mendeteksi letak permasalahan manajemen bandwidth
C. KEGIATAN PRAKTIKUM
1. Manajemen bandwidth – Simple queue
Simple queue merupakan salah satu metode untuk melimit bandwidth dengan cara
membagi bandwidth dari skala kecil sampai menengah dan untuk mengatur bandwidth upload dan
download tiap user.
2. Manajemen bandwidth –queue Tree
Queue Tree adalah salah satu management bandwidth di mikrotik yang sangat
fleksibel dan cukup komplek. Kebutuhan queue lebih detail berdasarkan service protocol, port dan
lain-lain. Queue tree juga menggunakan fitur firewall mangle untuk menentukan grafik yang akan
kita limit.
3. Manajemen bandwidth – Shared / Up to
Metode shared/up to dikenal lebih fleksibel bagi pengguna. Hal ini karena dalam
suatu jaringan alokasi bandwidth akan dibagi secara merata kepada semua pengguna yang
terhubung pada jaringan. Ketika pengguna tidak sepenuhnya bandwidth mereka maka akan
digunakan oleh pengguna yang lain yang membutuhkan.
4. Manajemen bandwidth – Prioritas Traffic / Bypass Traffic Local
Metode prioritas traffic merupakan sebuah teknik untuk mengatur prioritas dan
pengalokasian bandwidth pada jaringan komputer. Tujuannya agar lalu lintas data yang lebih
penting akan diberikan prioritas lebih tinggi dibandingkan lalu lintas yang kurang penting.
5. Manajemen bandwidth – Delay Pools
Delay Pools merupakan fitur bawaan dari squid yang digunakan untuk
melakukan manajemen bandwidth.
6. Manajemen bandwidth – Hierarical Token Bucket (HTB)
Metode hierarchical token bucket (HTB) adalah teknik untuk mengatur dan
mengontrol penggunaan bandwidth pada jaringan dengan struktur hierarki. Administrator akan
memprioritaskan penggunaan bandwidth berdasarkan jenis layanannya di mana penggunaan
bandwidth dikontrol dengan menggunakan token bucket.
7. Manajemen bandwidth – Class-Based Queueing (CBQ)
Metode Class-Based Queue (CBQ) adalah mekanisme penjadwalan yang
memberikan link-sharing antar kelas. Metode Class-Based Queue (CBQ) didasarkan pada
interaksi antara general scheduler dan link-sharing scheduler. General scheduler bertugas
menjamin layanan pada tiap kelas leaf.
8. Manajemen bandwidth – Per Connection Queue(PCQ)
Per connection queue (PCQ) digunakan sebagai metode queue pada jaringan
dengan jumlah client yang banyak, atau jaringan yang tidak dapat diperkirakan jumlah clientnya.
D. KESIMPULAN
Manajemen Bandwidth adalah istilah umum yang diberikan untuk sekumpulan tools dan teknik
yang dapat digunakan oleh suatu institusi untuk mengurangi kebutuhan kritikal dari suatu segmen
jaringan. Seringkali manajemen bandwidth diterapkan pada segmen WAN yang menghubungkan
institusi ke internetyang lebih besar.
E. RUBRIK PENILAIAN
Bobot
No. Indikator Penilaian Keterangan
Nilai
1. Manajemen bandwidth – Simple queue 12,5 Nilai Akhir =
2. Manajemen bandwidth –queue Tree 12,5 Jumlah
akumulasi
3. Manajemen bandwidth – Shared / Up to 12,5 bobot nilai
masing-
4. Manajemen bandwidth – Prioritas Traffic / Bypass Traffic Local 12,5 masing
indikator
5. Manajemen bandwidth – Delay Pools 12,5
6. Manajemen bandwidth – Hierarical Token Bucket (HTB) 12,5
7. Manajemen bandwidth – Class-Based Queueing (CBQ) 12,5
8. Manajemen bandwidth – Per Connection Queue(PCQ) 12,5
JUMLAH TOTAL 100
Lembar Penilaian praktik Kelas XII TKJ
Skor
Total
No Nama Peserta didik Skor
Nilai Ket
1 2 3 4 5 6 7 8
1
Dst