PROGRAM KERJA
WAKIL KEPALA BIDANG KESISWAAN
MTs MA’RIFATUN HASANAH
TAHUN PELAJARAN 2025/2026
KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan
hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan program kerja Wakil Kepala Madrasah
Bidang Kesiswaan Tahun Pelajaran 2025 – 2026.
Program kerja ini disusun berdasarkan kegiatan kesiswaan selama 1 (satu) tahun yang
akan dating dan dijadikan pedoman dalam melaksanakan program kerja kesiswaan, menyadari
banyak kekurangan dalam penyusunan program kerja kami sehingga mengharapkan saran dan
masukan dari semua komponen madrasah untuk menjadikan kami lebih baik dalam
melaksanakan program kerja dibidang kesiswaan.
Sumberharta, 08 April 2025
Penyusun
A. LATAR BELAKANG
Madrasah sebagai tempat pendidikan untuk mempersiapkan generasi gemilang di masa
depan, maka perlu mempersiapkan sejak dini melalui pembinaan kesiswaan guna mendapatkan
siswa yang berkarakter sesuai dengan harapan masyarakat
Madrasah merupakan Wiyatamandala (lingkungan Pendidikan) sehingga tidak boleh
digunakan untuk tujuan-tujuan di luar landasan dan tujuan Pendidikan Nasional.
Madrasah harus mampu mempersiapkan siswa yang bertaqwa, berbudi luhur, cerdas,
bertanggung jawab, disiplin dan jujur sebagai modal untuk mencapai Tujuan Nasional.
B. PENGERTIAN
Pembinaan adalah segala kegiatan yang meliputi perencanaan, Pengaturan,
Pelaksanaan, Pengawasan, Penilaian dan pemberian berbagai bentuk bantuannya
yang dilakukan dan diberikan oleh madrasah.
Siswa adalah peserta didik yang mengikuti pendidikan di madrasah.
C. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud Pembinaan kesiswaan adalah mengusahakan agar para siswa dapat tumbuh dan
berkembang sebagai manusia seutuhnya sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.
Tujuan pembinaan kesiswaan adalah meningkatkan peran serta dan inisiatif para siswa
untuk menjaga dan membina madrasah sebagai Wiyatamandala sehingga terhindar dari usaha
dan pengaruh yang bertentangan dengan kebudayaan nasional.
Sasaran pembinaan kesiswaan adalah seluruh siswa pada setiap jenis, tingkat dan jenjang
madrasah.
D. PELAKSANAAN KEGIATAN
Pembinaan Kesiswaan diarahkan agar para siswa dapat tumbuh dan berkembang sebagai
manusia seutuhnya sesuai dengan Tujuan Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila.
Disamping itu Pembinaan Kesiswaan bertujuan meningkatkan peran serta dan inisiatif para siswa
untuk menjaga dan membina madrasah sebagai Wiyata Mandala, sehingga terhindar dari usaha
dan pengaruh yang bertentangan dengan Kebudayaan nasional, menumbuhkan daya tangkal pada
diri siswa terhadap pengaruh negatif yang datang dari luar lingkungan Madrasah. Pembinaan
kesiswaan dilakukan dengan cara pembentukan karakter yang mempunyai jiwa disiplin melalui
program pembiasaan dan pembinaan kesiswaan melalui taat pada tata tertib madrasah,
pengembangan diri melalui kegiatan ekstrakurikuler, OSIS, Adiwiyata, Keagamaan, Madrasah
Siaga Kependudukan dan BK.
1. Ketertiban Siswa
Kedisiplinan dan ketertiban siswa merupakan salah satu dari pembentukan tanggung
jawab serta karakter siswa di madrasah. Pembiasaan taat pada tata tertib di madrasah dilakukan
mulai siswa masuk sampai akhir kegiatan belajar mengajar. Laporan ketertiban siswa MTs
Ma’rifatun Hasanah dapat digambarkan sebagai berikut:
a. Piket Harian pagi dengan mengawasi ketertiban dan kedisiplinan siswa ketika peserta
didik masuk ke madrasah
b. Menerima perijinan peserta didik dari orang tua wali
c. Merekap kehadiran peserta didik
d. Menertiban kegiatan sholat berjamaah
e. Mengkondisikan kegiatan di Madrasah
2. Ekstrakurikuler
a. Mengokohkan eksistensi ekskul sebagai wadah pembentukan dan pengembangan bakat
dan potensi siswa di luar akademik.
b. Menjadikan Ekskul disamping sebagai wadah bagi perintisan prestasi siswa khususnya,
juga sebagai wadah pengembangan kepriba dian seperti kepercayaan diri.
c. Menjadikan ekskul sebagai salah satu sumber raihan prestasi madrasah minimal di
tingkat kabupaten
Untuk mencapai hal tersebut upaya yang akan dilakukan adalah
a) Melakukan promosi Ekskul kepada seluruh siswa
b) Mengadakan rekruitmen untuk anggota baru serta mengadakan seleksi.
c) Melakukan wawancara khusus bagi siswa yang akan memilih dua ekskul, agar tidak
mengganggu madrasah, dan demi tercapainya prestasi ekskul yang maksimal.
d) Melaksanakan pembuatan program kegiatan
e) Melaksanakan Rapat Laporan Pertanggung Jawaban.
f) Mengadakan pembinaan latihan 2 kali seminggu.
g) Mengadakan pertandingan persahabatan dengan madrasah lain.
E. OSIM
a. Mengokohkan eksistensi OSIM di hadapan seluruh siswa sebagai motor penggerak
dan fasilitator kegiatan siswa secara keseluruhan
b. Meningkatkan kemampuan managerial OSIM secara mandiri dalam
menyelenggarakan setiap kegiatan di madrasah.
c. Membantu membentuk pribadi pemimpin pada diri anggota OSIM
d. Mendorong siswa untuk berusaha memahami sikap demokratis
e. Membantu siswa untuk belajar mampu menerima kekurangan orang lain
f. Memberikan pengalaman bagi siswa mengenai mekanisme kerja organisasi
Upaya untuk mencapai hal tersebut maka harus dilaksanakan adalah :
a) Mengadakan pemilihan calon pengurus OSIM secara selektif
b) Melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan
c) Penyusunan Program kerja dan pelaporan pertanggung jawaban
d) Selalu melaksanakan pertemuan sebagai evaluasi kegiatan rutin dilaksanakan
setiap satu bulan satu kali.
e) Mendorong OSIM agar selalu menjadi pelopor bagi terlaksananya program
madrasah di kalangan siswa.
f) Membentuk pribadi siswa yang selalu menjadi inisiator tindakan yang baik di
lingkungan madrasah khususnya.
g) Melaksanakan kegiatan riil sebagai pembelajaran Organisasi seperti
melaksanakan kegiatan bakti sosial, membantu pelaksanaan kegiatan PHBI &
PHBN.
3. Adiwiyata
Program ini bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik untuk cinta dan
peduli terhadap lingkunagan dengan pembiasaan sehari hari yang tergabung dalam
kelompok kerja (POKJA)
a. Pokja Kebersihan
b. Pokja Taman
c. Pokja Biopori
d. Pokja Ikan
e. Pokja Sampah dll
4. Madrasah Siaga
Kependudukan Indonesia sebagai salah dengan jumlah penduduk yang tinggi
maka perlu membekali siswa untuk sadar dan mau melaksanakan pencegahan nikah
muda, pertumbuhan penduduk yang terkendali, penurunan stunting.
5. Keagamaan
Keagamaan berperan sangat penting dalam pembiasaan siswa setiap harinya melalui
kegiatan :
a. Doa Sebelum Pelajaran
b. Sholat Dhuha, Dhuhur Berjamaah
c. Amal Jumat d. Sholawat Jumat
e. BBQ
6. Bimbingan Konseling (BK)
Pelayanan konseling dilaksanakan secara terjadwal dan insidentil kelas VII, VIII, IX.
Konselor melaksanakan tugas sesuai ketentuan dan kelas binaan. BK sebagai tempat siswa
konseling dan bisa memperoleh saran dan solusi yang tepat.
F. PENUTUP
Demikian program kegiatan dibidang kesiswaan, besar harapan kami saran dan
masukan dari semua komponen madrasah guna mewujudkan insan yang religius, cerdas,
terampil, berprestasi dan berwawasan lingkungan.
Mengetahui:
Kepala Madrasah, Waka Kesiswaan,
Fajar Apriawan, [Link] Dian Mashuda, S.P