Lampiran 2
Contoh Silabus dan RPP
PRODI PEDIDIKAN SAINS UNESA
2013
Pendidikan dan Latihan Profesi Guru 2012
Rayon 114 Unesa
CONTOH SILABUS IPA SMP
Mata Pelajaran : IPA
Satuan Pendidikan : SMP
Kelas/Semester : VIII/2
Materi Alokasi
Kompetensi Dasar Proses Penilaian Sumber
Kompetensi Inti (0) Indikator (2) Pembelajaran waktu
(1) Pembelajaran (4) (5) Belajar (7)
(3) (6)
1.1 Mengagumi Mengagumi mata sebagai Cahaya dan Alat Melakukan pengamatan Pengamatan 7 X 2 JP Sumber :
1. Menanggapi dan
Sifat cahaya Lembar Kerja
keteraturan dan alat indera ciptaan Tuhan Optik dan percobaan tentang sikap Buku Siswa
mengamalkan ajaran
Cermin
kompleksitas ciptaan sifat-sifat cahaya
agama yang Tuhan tentang aspek
Lensa
(pemantulan dan dan lembar
Melakukan pengamatan
dianutnya.. fisik dan kimiawi, pembiasan)
Alat-alat optik
pengamatan
kehidupan dalam siswa
Cermin, lensa,
ekosistem, dan (termasuk mata dan percobaan tentang
peranan manusia pada serangga) pembentukan bayangan
dalam lingkungan serangga
pada cermin dan lensa,
serta mewujudkannya (belalang),
membuat asosiasi antara
dalam pengamalan lup,
sinar-sinar istimewa
ajaran agama yang mikroskop
dengan pembentukan
dianutnya bayangan pada cermin
dan lensa, dan
Melakukan pengamatan
menyajikan hasilnya.
terhadap morfologi mata
manusia dan mata
serangga (misal
memiliki rasa ingin tahu
belalang), memodelkan
perilaku ilmiah dalam menunjukkan ketekunan
1. Menghargai perilaku 2.1 Menunjukkan Pengamatan
pembentukan bayangan
(jujur, disiplin, sikap
pada keduanya,
tanggungjawab, peduli, aktivitas sehari-hari dan tanggungjawab mendiskusikan bagian
santun; rasa ingin tahu, sebagai wujud dalam belajar dan bekerja mata dan fungsinya,
percaya diri, toleran, implementasi sikap baik secara individu pengamatan (tes)
motivasi internal, pola dalam melakukan maupun berkelompok kemampuan penglihatan
hidup sehat, dan ramah pengamatan, percobaan
dan mendiskusikan cacat
lingkungan) dalam dan/atau berdiskusi
1
Pendidikan dan Latihan Profesi Guru 2012
Rayon 114 Unesa
Materi Alokasi
Kompetensi Dasar Proses Penilaian Sumber
Kompetensi Inti (0) Indikator (2) Pembelajaran waktu
(1) Pembelajaran (4) (5) Belajar (7)
(3) (6)
berinteraksi secara mata serta upaya
efektif dengan koreksinya, dan
Melakukan pengamatan
lingkungan sosial dan menyajikan laporan
alam dalam jangkauan
pergaulan dan pembentukan bayangan
Mendeskripsikan hukum
keberadaannya. pada lup dan mikroskop,
3.6 Mendeskripsikan menggambarkan proses Tes
Memahami pengetahuan
Menjelaskan proses
sifat-sifat cahaya, pemantulan cahaya pembentukan bayangan,
(faktual, konseptual, dan mendiskusikan hasil
pembentukan
prosedural) dalam, ilmu pembentukan bayangan analisis sifat bayangan
bayangan, serta
pengetahuan, teknologi,
Menggambarkan
pada cermin datar pada lup, mikroskop, dan
aplikasinya untuk teleskop.
seni, budaya, dan
menjelaskan pembentukan bayangan
humaniora dengan
penglihatan
Menerapkan keterkaitan
wawasan keagamaan, pada cermin lengkung
manusia, struktur
kebangsaan,
mata pada hewan, jarak benda, jarak fokus,
kenegaraan, dan
dan prinsip kerja dan jarak, sifat, dan
peradaban terkait perbesaran bayangan
alat optik
fenomena dan kejadian pada cermin lengkung dan
menjelaskan proses
yang tampak mata. lensa
pembentukan bayangan
menjelaskan kegunaan
pada mata manusia
menguraikan daya
bagian-bagian mata
menjelaskan penyebab
akomodasi mata
kelainan-kelainan pada
mata dan cara
membedakan
mengatasinya
pembentukan bayangan
pada mata manusia
dengan mata faset pada
insekta
2
Pendidikan dan Latihan Profesi Guru 2012
Rayon 114 Unesa
Materi Alokasi
Kompetensi Dasar Proses Penilaian Sumber
Kompetensi Inti (0) Indikator (2) Pembelajaran waktu
(1) Pembelajaran (4) (5) Belajar (7)
(3) (6)
menggambarkan proses
pembentukan bayangan
pada lup, mikroskop, dan
teleskop.
4.5 Membuat laporan menyajikan laporan Penilaian
4. Mencoba,
hasil penyelidikan sederhana hasil Kinerja
mengolah, dan pengamatan
tentang Portofolio
menyaji berbagai pembentukan bayangan
pembentukan
menyajikan laporan
hal dalam ranah pada cermin dan lensa
bayangan pada
konkret
cermin dan lensa. sederhana hasil
(menggunakan,
mengurai, pengamatan
pembentukan bayangan
merangkai,
pada model mata manusia
memodifikasi, dan
melakukan tes mata
dan mata faset serangga
membuat) dan ranah
abstrak (menulis, menggunakan charta alat
membaca, tes
menghitung,
menggambar, dan
mengarang) sesuai
dengan yang
dipelajari di sekolah
dan dari berbagai
sumber lain yang
sama dalam sudut
pandang/teori.
3
CONTOH RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Pertama
Mata Pelajaran : IPA
Kelas / Semester : VIII / Semester 2
Sub Materi Pokok : Mata sebagai alat optik dan alat indera
Alokasi Waktu : 4 x 40 menit (2 X TATAP MUKA)
A. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR
1.1. Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan
kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta
mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya
Indikator:
1) mengagumi mata sebagai alat indera ciptaan Tuhan
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi
sikap dalam melakukan pengamatan, percobaan dan/atau berdiskusi.
Indikator:
1) memiliki rasa ingin tahu
2) menunjukkan ketekunan dan tanggungjawab dalam belajar dan bekerja baik secara
individu maupun berkelompok
3.6 Mendeskripsikan sifat-sifat cahaya, pembentukan bayangan, serta aplikasinya untuk
menjelaskan penglihatan manusia, struktur mata pada hewan, dan prinsip kerja alat optik
Indikator:
1) menjelaskan proses pembentukan bayangan pada mata manusia
2) menjelaskan kegunaan bagian-bagian mata
3) menguraikan daya akomodasi mata
4) menjelaskan penyebab kelainan-kelainan pada mata dan cara mengatasinya
5) membedakan pembentukan bayangan pada mata manusia dengan mata faset pada
insekta
4.5 Membuat laporan hasil penyelidikan tentang pembentukan bayangan pada cermin dan
lensa.
Indikator:
1) menyajikan laporan sederhana hasil pengamatan pembentukan bayangan pada model
mata manusia dan mata faset serangga
2) melakukan tes mata menggunakan charta alat tes
5
B. TUJUAN PEMBELAJARAN
1) Diberikan kesempatan mengamati proses pembentukan bayangan pada model mata
manusia dan mata serangga, siswa menunjukkan kekaguman terhadap mata sebagai alat
indera.
2) Diberikan kesempatan mengamati proses pembentukan bayangan pada model mata
manusia, mata serangga, serta melakukan tes mata, siswa menunjukkan rasa ingin tahu
(curiosity)
3) Siswa menunjukkan ketekunan dalam melakukan pengamatan dan menuliskan laporan
proses pembentukan bayangan pada model mata manusia, mata serangga, dan tes mata.
4) Siswa menunjukkan tanggungjawab dalam belajar dan bekerja baik secara individu
maupun berkelompok
5) Diberikan gambar mata manusia, siswa dapat menggambarkan jalan sinar utama sehingga
membentuk bayangan
6) Diberikan gambar mata manusia, siswa dapat menjelaskan fungsi bagian-bagiannya
7) Diberikan gambar sumber cahaya dan lubang sebagai model mata facet pada serangga,
siswa dapat menggambarkan proses pembentukan bayangannya
8) Diberikan beberapa gambar cacat mata siswa dapat menjelaskan perbedaan penyebabnya
9) Diberikan beberapa gambar cacat mata siswa dapat menggambar pembentukan bayangan
yang menyebabkan cacat mata
10) Diberikan gambar cacat mata siswa dapat memutuskan jenis kaca mata yang digunakan
untuk mengoreksi cacat mata tersebut dengan menggambar pembentukan bayangan yang
tepat
11) Siswa dapat membuat laporan sederhana hasil pengamatan proses pembentukan bayangan
pada model mata manusia dan mata serangga
12) Diberikan alat tes charta untuk mata, siswa dapat menyelidiki kenormalan mata.
C. MATERI PEMBELAJARAN
1) Proses pembentukan pada mata manusia
2) Proses pembentukan pada mata serangga
3) Bagian-bagian mata dan kegunaannya
4) Cacat mata
5) Kaca mata
D. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan : Keterampilan Proses
Model : Siklus Eksplorasi, Elaborasi, Konfirmasi
Metode : discovery dan diskusi
6
E. MEDIA, ALAT, DAN SUMBER PEMBELAJARAN
1. Media
1) Charta atau Torso Mata
2. Alat dan Bahan (untuk setiap kelompok)
No. Jenis Jumlah No Jenis Jumlah
1. Mata manusia 1 6 Layar (kertas) 1
2. Mata serangga 1 7 Sedotan 25
3. Lup 1 8 Charta tes mata 1
4. Lensa cembung 1 9 Kertas karton 1
5. Lilin 1 10 Meteran ukur 1
3. Sumber Belajar
a) Buku Siswa
b) LKS
c) Mata manusia dan mata serangga
F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN I
a. Pendahuluan ( 10 menit )
1) Pemusatan perhatian dan pemotivasian: mengilustrasikan kegiatan yang melibatkan
mata sebagai indera penglihatan, kemudian menunjukkan serangga dan menanyakan
apakah perbedaan antara mata manusia dengan mata serangga?
2) Apersepsi: bertanya jawab tentang proses pembentukan bayangan pada lensa
3) Guru menyampaikan garis besar tujuan pembelajaran
b. Kegiatan Inti ( 60 menit )
1) Menyampaikan informasi tentang kegiatan yang akan dilakukan siswa dalam
kelompok (mengamati mata dengan lup, mengamati pembentukan bayangan pada
manusia dan pada serangga, dan menghasilkan laporan pengamatan, Buku Siswa
halaman .....).
2) Membagi siswa dalam kelompok (5-6 siswa/kelompok) dan mendistribusikan alat
dan bahan kepada kelompok.
3) Membimbing kelompok dalam melakukan pengamatan terhadap bagian luar mata
manusia dan mata serangga dengan menggunakan lup, menggambarkan hasil
pengamatannya, dan mengidentifikasikan perbedaannya
4) Membimbing kelompok merumuskan pertanyaan (questioning), apakah perbedaan
mata manusia dan mata serangga tersebut juga berpengaruh terhadap proses
pembentukan bayangan pada mata manusia dan mata serangga
5) Membimbing kelompok menemukan bagian esensi dalam proses pembentukan
bayangan pada mata manusia (lensa) dan serangga (kumpulan lubang-lubang kecil),
dan merumuskan jawaban sementara (berhipotesis).
6) Membimbing kelompok mengamati proses pembentukan bayangan pada lensa
(sebagai analogi mata manusia) dan proses pembentukan bayangan oleh kumpulan
sedotan (sebagai analogi mata faset serangga)
7
7) Membimbing kelompok menyajikan hasil pengamatan, termasuk menggambarkan
proses pembentukan bayangan oleh lensa dan oleh kumpulan sedotan.
8) Memberi kesempatan kelompok untuk mempresentasikan hasilnya dan ditanggapi
kelompok lain, dan menemukan simpulan bersama tentang perbedaan mata manusia
dan mata serangga dalam proses pembentukan bayangan.
Catatan: sembari melakukan proses pembimbingan, guru melakukan penilaian sikap
dengan dipandu instrumen lembar penilaian sikap
9) Memberikan kesempatan siswa untuk membaca dan menggarisbawahi kata-kata
penting seperti bagian-bagian mata dan fungsinya, mekanisme melihat, dan
gangguan pada mata (Buku Siswa halaman ......), dan memberikan kesempatan pada
siswa untuk mengamati torso mata.
c. Kegiatan Penutup ( 5 menit )
1) Bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran hari ini, serta mendorong siswa
untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan berupa alat penglihatan.
2) Guru memberikan penghargaan (misalnya pujian atau bentuk penghargaan lain yang
relevan) kepada kelompok yang berkinerja baik
PERTEMUAN II
a. Pendahuluan ( 10 menit )
1) Pemotivasian: menunjukkan kaca mata dan menanyakan mengapa kita ada yang
menggunakan kaca mata, serta jenis-jenis kacamata yang dikenali.
2) Apersepsi: bertanya jawab tentang proses pembentukan bayangan pada mata manusia
3) Guru menyampaikan garis besar tujuan pembelajaran
b. Kegiatan Inti ( 60 menit )
1) Menyampaikan informasi tentang kegiatan yang akan dilakukan siswa dalam
kelompok (melakukan tes mata, mengidentifikasikan cacat mata dan penyebabnya,
mendiskusikan cara mengatasinya, Buku Siswa halaman .....).
2) Membagi siswa dalam kelompok (5-6 siswa/kelompok) dan mendistribusikan alat
dan bahan kepada kelompok.
3) Membimbing kelompok dalam melakukan pengamatan terhadap huruf-huruf pada
charta tes mata.
4) Membimbing kelompok merumuskan pertanyaan (questioning), apakah ada
perbedaan mata manusia satu dengan yang lain terhadap hasil penglihatannya pada
obyek pada jarak tertentu.
5) Membimbing kelompok merumuskan jawaban sementara (berhipotesis).
6) Membimbing kelompok melakukan observasi, yakni melakukan tes penglihatan.
7) Membimbing kelompok menganalisis dan merumuskan simpulan.
8) Memberi kesempatan kelompok untuk melakukan pendalaman (elaborasi) lebih
lanjut, dengan membaca dan membuat peta pikiran tentang cacat mata dan upaya
mengatasinya (Buku Siswa halaman .....)
9) Meminta kelompok mempresentasikan hasil kegiatannya (tes penglihatan dan peta
pikiran tentang cacat mata dan upaya mengatasinya) dan ditanggapi kelompok lain
(termasuk membimbing cara membuat pertanyaan).
8
Catatan: sembari melakukan proses pembimbingan, guru melakukan penilaian sikap
dengan dipandu instrumen lembar penilaian sikap
c. Kegiatan Penutup ( 10 menit )
1) Bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran hari ini, serta mendorong siswa
untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan berupa alat penglihatan.
2) Memberikan penghargaan (misalnya pujian atau bentuk penghargaan lain yang
relevan) kepada kelompok yang berkinerja baik
G. PENILAIAN
1. Teknik dan Bentuk Instrumen
Pengamatan Sikap
Teknik Bentuk Instrumen
Lembar Pengamatan Sikap dan Rubrik
Tes Unjuk Kerja Tes Uji Petik Kerja dan Rubrik
Tes Tertulis Tes Uraian dan Pilihan
Portofolio Panduan Penyusunan Portofolio
2. Contoh Instrumen
a. Lembar Pengamatan Sikap
No Aspek yang dinilai 3 2 1 Keterangan
1 mengagumi mata sebagai alat indera ciptaan
Tuhan
2 memiliki rasa ingin tahu (curiosity)
3 menunjukkan ketekunan dan tanggungjawab
dalam belajar dan bekerja baik secara individu
maupun berkelompok
Rubrik Penilaian Sikap
No Aspek yang dinilai Rubrik
1 Megagumi mata sebagai alat 3: menunjukkan ekspresi kekaguman terhadap
indera ciptaan Tuhan mekanisme penglihatan mata manusia dan mata
serangga dan/atau ungkapan verbal yang
menunjukkan rasa syukur terhadap Tuhan
2: belum secara eksplisit menunjukkan ekspresi
kekaguman atau ungkapan syukur, namun
9
menaruh minat terhadap mekanisme penglihatan
mata manusia dan mata serangga
1: belum menunjukkan ekspresi kekaguman, atau
menaruh minat terhadap mekanisme penglihatan
mata manusia dan mata serangga, atau ungkapan
verbal yang menunjukkan rasa syukur terhadap
Tuhan
2 Menunjukkan rasa ingin tahu 3: menunjukkan rasa ingin tahu yang besar,
antusias, terlibat aktif dalam kegiatan kelompok
2: menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak
terlalu antusias, dan baru terlibat aktif dalam
kegiatan kelompok ketika disuruh
1: tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan,
sulit terlibat aktif dalam kegiatan kelompok
walaupun telah didorong untuk terlibat
3 Menunjukkan ketekunan dan 3: tekun dalam menyelesaikan tugas dengan hasil
tanggungjawab dalam belajar terbaik yang bisa dilakukan, berupaya tepat
dan bekerja baik secara waktu.
individu maupun berkelompok 2: berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan
tugas, namun belum menunjukkan upaya
terbaiknya
1: tidak berupaya sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas, dan tugasnya tidak selesai
Deskripsi sikap ini (bersama sikap dari matapelajaran lain) digunakan untuk menentukan
profil siswa.
10