0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan5 halaman

Analisa Interaksi Klien dan Perawat

Dokumen ini adalah analisis proses interaksi antara perawat dan klien Sdr. A pada pertemuan keempat, di mana klien menunjukkan kemajuan dalam mengekspresikan perasaan dan pikirannya. Perawat menggunakan teknik komunikasi verbal dan non-verbal yang efektif untuk membangun hubungan saling percaya dan mendukung klien dalam mengeksplorasi kelebihan dan kekurangan diri. Hasil interaksi menunjukkan klien merasa optimis dan berkomitmen untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.

Diunggah oleh

Azahra Juwita
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan5 halaman

Analisa Interaksi Klien dan Perawat

Dokumen ini adalah analisis proses interaksi antara perawat dan klien Sdr. A pada pertemuan keempat, di mana klien menunjukkan kemajuan dalam mengekspresikan perasaan dan pikirannya. Perawat menggunakan teknik komunikasi verbal dan non-verbal yang efektif untuk membangun hubungan saling percaya dan mendukung klien dalam mengeksplorasi kelebihan dan kekurangan diri. Hasil interaksi menunjukkan klien merasa optimis dan berkomitmen untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.

Diunggah oleh

Azahra Juwita
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

ANALISA PROSES INTERAKSI

Inisial klien : Sdr. A


Status interaksi : Pertemuan ke 4 (SP 4 melaksanakan hal positif yang dimiliki)
Lingkungan : Perawat dan klien duduk berhadapan di teras ruang geranium, di sebelah kiri terdapat satu
perawat yang juga sedang berinteraksi dengan klien lain. Jarak antara perawat dengan perawat
lainnya kurang lebih 3 meter

n Deskripsi : Penempilan klien cukup bersih dan rapi, ekspresi klien tampak tenang, menatap perawat, dan
terkadang memandang ke arah lain.

Tujuan (berorientasi pada klien) : mengambangkan hal positif yang dimiliki klien untuk menuangkan fikiran (menulis)
Nama Mahasiswa : Azahra Juwita Wahyu Wulandari
Tanggal : 30 Januari 2023
Jam : 09.00-10.00 WIB
Ruang : Geranium
KOMUNIKASI KOMUNIKASI NON ANALISA BERPUSAT ANALISA BERPUSAT
RASIONAL
VERBAL VERBAL PADA PERAWAT PADA KLIEN
Perawat : Perawat: Duduk berhadapan, Perawat memulai Klien tampak bersedia Ucapan salam perawat kepada klien
Selamat pagi Sdr.A mengulurkan tangan, tersenyum, percakapan dengan sikap berinteraksi menunjukkan penghargaan perawat
badan agak membungkuk ke depan, terbuka kepada klien. Penghargaan kepada
kaki sikap terbuka orang lain merupakan modal awal
Klien: Melihat ke arah perawat dan seseorang dapat membuka diri
mengulurkan tangan dengan orang lain.
Klien: Klien: Perawat tetap menjaga posisi Klien berespon positif Perawat mempertahankan sikap
Selamat Pagi, suster Klien memandang perawat, tubuh dengan terapeutik dengan salam yang terbuka, memandang dan
menjawab dengan singkat disampaikan oleh perawat mendengarkan dengan penuh
Perawat: perhatian ketika berinteraksi
Mempertahankan sikap terbuka, dengan klien.
badan condong ke depan,
memandang dan mendengarkan
dengan penuh perhatian
KOMUNIKASI KOMUNIKASI NON ANALISA BERPUSAT ANALISA BERPUSAT
RASIONAL
VERBAL VERBAL PADA PERAWAT PADA KLIEN
Perawat: Perawat: Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Membuka diri bagi perawat
Bagaimana Suara jelas, memandang klien membuka diri dan pertanyaan perawat untuk memudahkan dan
perasaannya pagi ini dengan bersahabat, sikap terbuka mencoba menggali dengan serius membina hubungan saling
Sdr.A? tadi malah dan tersenyum perasaan klien percaya dengan klien
bisa tidur? Klien:
Memandang perawat dengan
wajah serius
Klien: Klien: Perawat menunjukkan Klien terlihat mulai Bertanya tentang perasaan
Perasaan saya Suara klien terdengar ceria dan sikap terbuka dengan menampakkan rasa klien dapat meningkatkan
senang suster, tadi memandang perawat dengan klien percaya dengan perawat rasa percaya kepada orang
malam saya bisa serius lain, dan klien merasa
tidur pulas Perawat: diperhatikan
Mendengarkan dengan penuh
perhatian dan sikap terbuka
Perawat: Perawat: Perawat mencoba untuk Klien sedang mengingat Perawat mencoba untuk
Masih ingat hari ini Suara jelas, tetap tersenyum, flash back terkait kegiatan kegiatan yang sudah di melatih daya ingat kien
agenda kita apa? mempertahankan sikap terbuka, yang disepakati kemarin sepakati
memandang klien dengan
bersahabat
Klien:
Memandang perawat, wajah
tampak lebih rileks
Klien: Klien: Suara terdengar agak Perawat menunjukkan Klien sudah bisa Klien menjawab dengan tepat
Menulis suster tinggi, wajah terlihat sumringah sikap terbuka dengan mengingat kegiatan apa yang akan
Perawat: klien dilaksanakan
Memandang klien dengan sikap
bersahabat dan mempertahankan
sikap terbuka
KOMUNIKASI KOMUNIKASI NON ANALISA BERPUSAT ANALISA BERPUSAT
RASIONAL
VERBAL VERBAL PADA PERAWAT PADA KLIEN

Perawat: Perawat: Perawat mengidientifikasi Klien mendengarkan dan Teknik validasi untuk
Betul sekali, ini Mempertahankan kontak mata, isi dari pikiran klien terlihat ingin memastikan apa yang ada
suster sudah sambil mengangguk perlahan, mengungkapkan apa dibenak klien.
membawa alat-alat dengan suara penuh perhatian yang sedang ia fikirkan
yang diperlukan, Klien:
hari ini kita akan Memandang perawat,
menulis kekurangan mendengarkan pertanyaan
dan kelebihan diri dengan serius, muka tampak
dari Sdr.A , apakah mulai rileks, tangan diletakkan
Sdr.A bersedia di atas meja.
Klien: Klien: Perawat mempertahankan Klien sudah tampak Klien sudah dapat
Saya memiliki Klien nampak antusias dan sikap terbuka dengan percaya dengan menceritakan apa yang sedang
kelebihan banyak bersemangat klien kehadiran perawat dirasakan dan dialami
suster, menggambar, Perawat:
mengecat, mengelas, Tersenyum dan menganggukkan
membantu bapak, kepala.
menyapu. Saya
ingin punya usaha
las suster, nanti
suster ngelas di
tempat saya ya.
KOMUNIKASI KOMUNIKASI NON ANALISA BERPUSAT ANALISA BERPUSAT
RASIONAL
VERBAL VERBAL PADA PERAWAT PADA KLIEN
Perawat : Klien : menjawab dengan suara Perawat mencoba Klien tampak antisian Menuangkan isi pikiran di
Aamiin , insyaallah semangat memberikan kepercayaan dan ceria ketika dalam kertas bisa membantu
kalau masih ada umur Perawat: Mengangguk kepala, kepada klien untuk menggambar klien untuk mengurangi beban
kita ketemu lagi Sdr.A memandang klien dengan ramah melakukan suatu hal atau masalah yang sedang
sudah menjadi orang dialami
sukses ya. Sekarang
coba tuangkan
kelebihan yang sudah
di ceritakan tadi
dengan cara menulis.
Klien: sudah suster, Perawat:Mengangguk dan Perawat mencoba Klien mengespresikan isi Membantu klien untuk
kalau kekurangan memandang klien dengan menggali lebih dalam pikiran melalui mengeksplorasi perasaan yang
saya, gigi saya patah bersahabat, mempertahankan tentang masalah klien tulisannya pernah dialami ataupun yang
suster ketika saya sikap terbuka sedang dirasakan
masih kecil, saat saya Klien: klien bercerita dengan
main sapi sapian, itu
meneteskan airmata
membuat saya di buly
diejek oleh teman
teman saya, ada yang
memanggil saya
petel,gompel, dan itu
juga yang membuat
saya mengubur mimpi
saya menjadi polisi
atau tentara.
Perawat: Sdr.A allah Klien: Perawat mencoba Klien berusaha Klarifikasi dari klien
memberikan begitu Menjawab dengan suara yang memberikan dukungan menjawab tentang hal menandakan klien sudah
banyak kelebihan pada jelas dengan ekspresi sedih kepada klien. yang dikatakan perawat mencoba berpikir rasional.
sdr.a, dan hanya meneteskan air mata dan Hal ini dilakukan perawat
memberi 1 kemudian terdiam. untuk meningkatkan
kekurangan, sdr.a
kemampuan analisa klien
harus tetap semangat
Perawat: terhadap suatu masalah.
dan yakin allah punya
rencana yang indah Mengamatai eksresi dari sdr.a
untuk sdr.a nantnya,
do’akan yang
membuli jangan
pernah menyimpan
dendam ya.
KOMUNIKASI KOMUNIKASI NON ANALISA BERPUSAT ANALISA BERPUSAT
RASIONAL
VERBAL VERBAL PADA PERAWAT PADA KLIEN
Klien: iya suster, Klien: Perawat mengamati Klien tampak serius Evaluasi subjektif membantu
suster benar saya Tersenyum dan memandang ekspresi klien untuk mengungkapkan perawat mengevaluasi hasil
mesih punya banyak perawat dengan mata berkaca- memvalidasi ungkapan perasaannya proses penyelesaian masalah
kelebihan, saya akan kaca verbal dan non verbal yang diajarkan
bekerja lebih giat klien
lagi nant, saya akanP Pasien : Tersenyum pada klien
tunjukkan kepada
mereka bahwa saya
bisa lebih dari
mereka.
Perawat; Bagus Perawat: Perawat memberikan Klien terlihat setuju Pemberian reinforcement
Sdr.A sudah mau Tersenyum memandang klien reinforcement (+) dan dengan kontrak yang positif dan menyepakati
menggambar, dan Klien: langsung menawarkan ditawarkan perawat kontrak merupakan bentuk
masyaallah gambar mengangguk mempertahankan kesepakatan untuk penghargaan kepada klien, hal
nya bagus sekali ya, kontak mata pertemuan berikut baik ini dapat meningkatkan harga
baiklah, kalau begitu topik, waktu, tempat diri klien dan memotivasi
bagaimana kalau
klien mempertahankan
besok kita lanjutkan
dengan belajar do’a perilaku baru
sebelum dan sesudah
tidur, apakah Sdr.A
bersedia?
Klien: Klien: Perawat merasa senang Klien mencoba Kemampuan klien
Ya suster, besok memandang perawat dengan atas kemampuan klien memahami usul/saran menentukan tempat dan waktu
sebelum senam aja ekspresi serius menyepkati kontrak dan dari perawat interaksi menunjukkan
ya suster, tempatnya menetukan pilihan waktu kemampuan klien dalam
disini saja Perawat: dan tempat penilaian dan pengambilan
Tersenyum pada klien keputusan sederhana
P ; baiklah, kita Perawat:Tersenyum memandang Perawat puas dengan Klien tampak senang Terminasi adalah saat untuk
akan ketemu klien dengan bersahabat, interaksi yang dilakukan karena perawat mengubah perasaan dan
sebelum senam, di mempertahankan sikap terbuka dengan klien membantunya dalam memori serta untuk
teras ini, kita akan Klien:Memandang mengatasi masalahnya mengevaluasi kemajuan klien
menggambar [Link] ekspresi serius dan tujuan yang telah dicapai
KESAN PERAWAT :
Perawat menganalisis bahwa dalam pertemuan kelima ini dengan kegiatan mengevluasi diri dengar cara menulis kekurangan dan kelebihan
diri. Hasil interaksi didapati klien sangat optimis untuk mengembangkan kelebihan yangudah di berikan tuhan..

Anda mungkin juga menyukai