NAMA : TIA YUMANDA
NIM : 856487509
PRODI : 118 / PGSD-S1
UPBJJ : 16 / PEKANBARU, RIAU
1. Apa persamaan dan perbedaan stuktur penulisan dari seluruh artikel tersebut?
Persamaan Struktur Penulisan
Keempat artikel memiliki struktur dasar yang serupa, yang umum digunakan dalam
penulisan ilmiah, yaitu:
1. Judul: Mencerminkan fokus utama penelitian.
2. Abstrak: Memberikan ringkasan singkat mengenai tujuan, metode, hasil, dan
kesimpulan penelitian.
3. Pendahuluan: Menjelaskan latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, dan
pentingnya studi.
4. Metode Penelitian: Menguraikan desain penelitian, populasi dan sampel, teknik
pengumpulan data, serta teknik analisis data.
5. Hasil dan Pembahasan: Menyajikan temuan penelitian dan interpretasinya.
6. Kesimpulan dan Saran: Menyimpulkan hasil penelitian dan memberikan
rekomendasi.
Perbedaan Struktur Penulisan
Artikel 1: "Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika
Siswa Kelas VIII SMPN 1 Kuala Behe"
Bahasa: Menggunakan bahasa Indonesia dengan struktur yang lebih sederhana dan
mudah dipahami.
Gaya Penulisan: Lebih naratif dan deskriptif, dengan penjelasan yang rinci mengenai
setiap bagian.
Detail Metode: Menjelaskan secara rinci mengenai teknik sampling, instrumen yang
digunakan, dan prosedur analisis data.
Artikel 2: "Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI
IPS SMA Negeri 2 Metro"
Bahasa: Menggunakan bahasa Indonesia dengan beberapa bagian dalam bahasa
Inggris, mencerminkan pendekatan bilingual.
Struktur: Terdapat sub-bab yang lebih terstruktur, seperti "Kerangka Pikir" dan
"Paradigma Penelitian".
Analisis Data: Menggunakan teknik statistik seperti regresi linier sederhana dan uji
validitas serta reliabilitas instrumen.
Artikel 3: "IMPACT OF ACADEMIC MOTIVATION ON ACADEMIC
ACHIEVEMENT: A STUDY ON HIGH SCHOOLS STUDENTS"
Bahasa: Sepenuhnya dalam bahasa Inggris.
Format: Mengikuti format jurnal internasional dengan abstrak, kata kunci, dan
referensi yang jelas.
Metode: Menggunakan tes motivasi akademik dan hasil ujian akhir tahun sebagai
data.
Artikel 4: "Effects of Reducing the Cognitive Load of Mathematics Test Items on
Student Performance"
Bahasa: Bahasa Inggris dengan fokus pada aspek kognitif dalam penilaian
matematika.
Pendekatan: Menggunakan teori beban kognitif untuk menganalisis item tes
matematika.
Desain Penelitian: Eksperimental dengan desain acak dan kelompok kontrol.
2. Penjelasan masing-masing Artikel :
ARTIKEL 1
Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas VIII
SMPN 1 Kuala Behe
1. Apakah dimulai dengan fokus melebar, diikuti masalah, penelitian relevan, dan ditutup
dengan tujuan?
Jawaban = Ya, struktur ini terpenuhi.
Penjelasan:
Fokus melebar: Pendahuluan dimulai dengan penjelasan pentingnya matematika dalam
kehidupan sehari-hari dan pendidikan.
Masalah penelitian: Kemudian dijelaskan masalah nyata di lapangan, yaitu nilai siswa
kelas VIII SMPN 1 Kuala Behe belum mencapai KKM.
Penelitian relevan: Disebutkan teori dan hasil penelitian terdahulu tentang pentingnya
motivasi belajar dan kaitannya dengan prestasi.
Tujuan penelitian: Secara eksplisit disebutkan bahwa penelitian bertujuan mengetahui
pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika.
2. Apakah memuat metode/desain/pendekatan, tempat dan waktu, populasi dan sampel,
teknik pengumpulan data, instrumen, dan teknik analisis data?
Jawaban = Ya, semua unsur tersebut dicantumkan.
Penjelasan:
Desain penelitian: Disebutkan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex
post facto.
Tempat dan waktu: Penelitian dilakukan di SMPN 1 Kuala Behe semester ganjil tahun
ajaran 2018/2019.
Populasi dan sampel: Populasi adalah semua siswa kelas VIII, dengan sampel 64 siswa
dari dua kelas, menggunakan teknik sampling jenuh.
Teknik pengumpulan data: Menggunakan angket dan tes.
Instrumen: Angket untuk motivasi belajar (32 butir, setelah uji validitas menjadi 24
butir), dan tes pilihan ganda (35 soal, 30 layak digunakan).
Analisis data: Menggunakan regresi linear sederhana dengan uji prasyarat (normalitas,
heteroskedastisitas, multikolinearitas, autokorelasi, linearitas).
3. Apakah memaparkan hasil-hasil penelitian dengan memadai?
Jawaban = Ya, hasil penelitian dijabarkan secara detail.
Penjelasan:
Hasil uji prasyarat disampaikan lengkap dengan data dari SPSS (normalitas,
heteroskedastisitas, outokorelasi, multikolinearitas, linearitas).
Hasil regresi juga lengkap, mencakup persamaan regresi, nilai koefisien, nilai signifikansi
(uji t), dan koefisien determinasi (R Square).
Hasil menunjukkan motivasi belajar memiliki pengaruh positif terhadap prestasi belajar
matematika (R² = 19,5%).
4. Apakah menginterpretasikan hasil dan mengaitkannya dengan penelitian terdahulu?
Jawaban = Belum sepenuhnya dilakukan.
Penjelasan:
Artikel ini lebih banyak berisi laporan hasil (kuantitatif) daripada analisis atau
interpretasi mendalam.
Tidak ada pembahasan yang mengaitkan hasil ini dengan penelitian sebelumnya atau
teori motivasi belajar secara eksplisit.
Seharusnya ada elaborasi tentang mengapa motivasi berpengaruh, bagaimana hasil ini
mendukung/berbeda dari penelitian terdahulu, dan implikasinya.
5. Apakah menyampaikan kesimpulan penting tanpa mengulang hasil, memberikan
saran, atau rekomendasi?
Jawaban = Hanya menyampaikan kesimpulan, tidak ada saran atau rekomendasi.
Penjelasan:
Kesimpulan hanya menyatakan bahwa terdapat pengaruh motivasi terhadap prestasi
belajar matematika (19,5%).
Tidak terdapat saran untuk penelitian lanjutan maupun rekomendasi praktis untuk
guru/sekolah.
ARTIKEL 2
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR
1. Apakah dimulai dengan fokus yang melebar, diikuti dengan masalah penelitian,
penelitian relevan, dan tujuan?
Jawaban = Ya, cukup sesuai.
Penjelasan :
Fokus melebar: Artikel dimulai dengan membahas pentingnya pendidikan dalam
mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan mutu pendidikan sebagai tanggung
jawab bersama.
Masalah penelitian: Lalu, penulis mulai mempersempit fokus dengan membahas faktor-
faktor yang memengaruhi prestasi belajar siswa, khususnya motivasi belajar, dan
merumuskan pertanyaan: "Apakah terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi
belajar siswa?"
Penelitian relevan: Ada sedikit pembahasan mengenai teori-teori sebelumnya (Mujiono,
Sardiman, Hawley) yang menjadi dasar untuk menyusun kerangka pikir, walau tidak
terlalu dalam membahas penelitian sebelumnya secara eksplisit.
Tujuan penelitian: Dicantumkan dengan jelas, yaitu untuk mengetahui pengaruh
motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas XI IPS.
Bagian ini belum ideal karena tidak menuliskan tinjauan penelitian terdahulu secara sistematis,
hanya disinggung teori saja, bukan hasil penelitian terdahulu.
2. Apakah memuat metode, tempat dan waktu, populasi dan sampel, teknik pengumpulan
data, instrumen, dan teknik analisis?
Jawaban = Ya, cukup lengkap.
Penjelasan :
Metode/desain/pendekatan: Disebutkan menggunakan pendekatan kuantitatif.
Populasi dan sampel: Populasi adalah 119 siswa, sampel 60 siswa, diambil secara
simple random sampling.
Teknik pengumpulan data: Skala motivasi belajar dan dokumentasi nilai raport.
Instrumen: Dijelaskan validitas dan reliabilitas instrumen (validitas konstruk, uji
reliabilitas dengan alpha = 0,94).
Teknik analisis: Regresi linier sederhana.
Tempat penelitian disebut (SMA Negeri 2 Metro), tetapi waktu penelitian tidak dijelaskan
secara spesifik.
3. Apakah hasil dipaparkan dengan memadai?
Jawaban = Ya, cukup memadai.
Penjelasan :
Disajikan hasil regresi: nilai R = 0,610 (kategori sedang), dan R² = 0,753, artinya 75,3%
prestasi belajar dipengaruhi oleh motivasi belajar.
Hasil menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dan jelas pada hipotesis (Ha
diterima, Ho ditolak).
Data didukung oleh kutipan teori relevan (Slameto, Tu’u) untuk memperkuat interpretasi.
Penyajian hasil masih bercampur dengan pembahasan; seharusnya dipisahkan agar lebih
sistematis.
4. Apakah menginterpretasikan hasil dan mengaitkan dengan penelitian terdahulu?
Jawaban = Ya, cukup baik.
Penjelasan :
Hasil diinterpretasikan: Motivasi belajar berperan penting dalam meningkatkan prestasi.
Dikaitkan dengan teori motivasi (Sardiman, Hawley) dan hasil penelitian lain (penelitian
tentang siswa SMK Wiyata Karya Natar).
Pembahasan menjelaskan bagaimana motivasi intrinsik dan ekstrinsik dapat
memengaruhi hasil belajar.
Pembahasan belum terlalu dalam menganalisis keterbatasan atau menjelaskan faktor lain yang
bisa memengaruhi hasil (hanya disebut 24,7% dipengaruhi faktor lain tanpa dijabarkan).
5. Apakah kesimpulan disampaikan tanpa mengulang hasil, ada saran dan rekomendasi?
Jawaban = Ya, cukup jelas.
Penjelasan :
Kesimpulan: Menyatakan ada pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar (tanpa
mengulang rincian hasil angka).
Saran: Dibagi untuk guru, siswa, dan peneliti selanjutnya.
o Guru diharapkan memahami prinsip motivasi.
o Siswa disarankan meningkatkan motivasi belajar.
o Peneliti selanjutnya disarankan memperluas sampel dan mencari faktor lain.
Sudah memuat rekomendasi praktis dan teoritis, meskipun tidak terlalu dalam atau inovatif.
ARTIKEL 3
IMPACT OF ACADEMIC MOTIVATION ON ACADEMIC ACHIEVEMENT: A
STUDY ON HIGH SCHOOLS STUDENTS
1. Apakah bagian Pendahuluan dimulai dengan focus yang melebar, diikuti dengan
masalah penelitian, kemudian penelitian yang relevan, lalu ditutup dengan tujuan
penelitian?
Jawaban = Ya, bagian pendahuluan dalam artikel ini mengikuti struktur yang sesuai.
Penjelasan :
Focus yang melebar: Artikel dimulai dengan pernyataan umum mengenai kurangnya
motivasi akademik pada siswa, terutama di tingkat sekolah menengah (high school), yang
disebabkan oleh berbagai faktor seperti pengaruh teman sebaya, hiburan, dan aktivitas
sosial lainnya. Fokus ini memberikan gambaran umum mengenai fenomena yang menjadi
latar belakang penelitian.
Masalah penelitian: Setelah memberikan gambaran umum, artikel ini kemudian
menjelaskan masalah utama yaitu bagaimana kurangnya motivasi dapat mempengaruhi
pencapaian akademik siswa. Hal ini merujuk pada kesulitan yang dihadapi siswa pada
tahap remaja, yang mengarah pada kurangnya motivasi terhadap kegiatan akademik.
Penelitian yang relevan: Artikel kemudian merujuk pada berbagai penelitian
sebelumnya yang menunjukkan hubungan positif antara motivasi akademik dan
pencapaian akademik, serta penelitian terkait perbedaan motivasi akademik antara siswa
laki-laki dan perempuan.
Tujuan penelitian: Di akhir pendahuluan, tujuan penelitian dijelaskan secara jelas, yaitu
untuk mengetahui hubungan antara motivasi akademik dan pencapaian akademik siswa,
serta perbedaan motivasi antara pencapaian tinggi dan rendah, dan perbedaan motivasi
akademik antara laki-laki dan perempuan.
2. Apakah bagian Metode memuat metode/desain/pendekatan penelitian, tempat dan
waktu penelitian, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data, instrumen penelitian,
dan teknik analisis data?
Jawaban = Ya, bagian metode dalam artikel ini mencakup elemen-elemen yang diperlukan.
Penjelasan :
Metode/desain/pendekatan penelitian: Desain penelitian yang digunakan adalah studi
korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan antara motivasi akademik dan pencapaian akademik.
Tempat dan waktu penelitian: Penelitian dilakukan di Kamrup Metropolitan District,
Assam, India, dengan data yang diambil dari siswa kelas IX. Tidak disebutkan dengan
jelas waktu pelaksanaan penelitian, namun jelas bahwa ini adalah studi yang mengacu
pada data yang diperoleh dalam satu periode tertentu.
Populasi dan sampel: Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX di 197 sekolah
menengah di Kamrup Metropolitan District. Sampel yang diambil berjumlah 995 siswa
(500 laki-laki dan 495 perempuan) yang dipilih secara acak dari sekolah negeri dan
swasta di berbagai wilayah pedesaan dan perkotaan.
Teknik pengumpulan data: Data dikumpulkan melalui tes motivasi akademik yang
dikembangkan oleh T.R. Sharma dan hasil ujian akhir tahun siswa untuk mengukur
pencapaian akademik.
Instrumen penelitian: Instrumen yang digunakan adalah Tes Motivasi Pencapaian
Akademik oleh T.R. Sharma dan hasil ujian kelas IX yang diambil dari ujian distrik.
Teknik analisis data: Teknik yang digunakan adalah analisis korelasi menggunakan
koefisien Pearson untuk menguji hubungan antara motivasi akademik dan pencapaian
akademik, serta analisis t-test untuk menguji perbedaan antara pencapaian tinggi dan
rendah serta perbedaan berdasarkan jenis kelamin.
3. Apakah bagian Hasil memaparkan hasil-hasil penelitian dengan memadai?
Jawaban = Ya, bagian hasil memaparkan hasil penelitian dengan memadai.
Penjelasan :
Hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel yang menggambarkan hubungan antara
motivasi akademik dan pencapaian akademik, serta perbedaan antara pencapaian tinggi
dan rendah, dan perbedaan berdasarkan jenis kelamin.
Hasil yang disajikan mencakup nilai korelasi yang menunjukkan hubungan signifikan
antara motivasi akademik dan pencapaian akademik pada tingkat signifikansi 0,01. Ini
dibuktikan dengan koefisien korelasi yang positif untuk siswa laki-laki, perempuan, dan
keseluruhan sampel.
Perbedaan motivasi akademik antara pencapaian tinggi dan rendah diungkapkan
melalui perhitungan rata-rata dan uji t yang menunjukkan bahwa pencapaian tinggi
memiliki motivasi akademik yang lebih tinggi.
Perbedaan jenis kelamin dalam motivasi akademik diungkapkan dengan jelas, terutama
dalam kelompok pencapaian rendah, di mana perempuan menunjukkan motivasi
akademik yang lebih tinggi daripada laki-laki.
4. Apakah bagian Pembahasan menginterpretasikan hasil-hasil penelitian dan
mengaitkannya dengan hasil-hasil penelitian terdahulu?
Jawaban = Ya, bagian pembahasan dengan jelas menginterpretasikan hasil-hasil penelitian
dan mengaitkannya dengan penelitian terdahulu.
Penjelasan :
Penulis menjelaskan bahwa hasil penelitian menunjukkan hubungan positif antara
motivasi akademik dan pencapaian akademik, yang sejalan dengan temuan-temuan
penelitian sebelumnya (misalnya, Kumar, Sikhwari, Momanyi).
Penulis juga membahas perbedaan motivasi antara siswa laki-laki dan perempuan,
dengan merujuk pada penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa perempuan
cenderung lebih termotivasi daripada laki-laki dalam konteks akademik.
Penulis juga mencatat adanya penelitian yang kontradiktif, sehingga memperlihatkan
nuansa dan kompleksitas temuan dalam literatur terkait.
Pembahasan ini berhasil menghubungkan temuan dengan hasil penelitian sebelumnya
dan memberikan wawasan lebih lanjut tentang faktor-faktor yang memengaruhi motivasi
akademik.
5. Apakah bagian Kesimpulan menyampaikan kesimpulan penting dari pembahasan
tanpa mengulang menyebutkan hasil penelitian, terdapat saran untuk penelitian
selanjutnya, terdapat rekomendasi dan saran?
Jawaban = Ya, bagian kesimpulan menyampaikan kesimpulan yang penting tanpa
mengulang hasil penelitian.
Penjelasan :
Kesimpulan utama adalah bahwa motivasi akademik memiliki hubungan yang signifikan
dengan pencapaian akademik, dan bahwa siswa dengan motivasi akademik yang lebih
tinggi cenderung memiliki pencapaian yang lebih baik.
Penulis juga memberikan rekomendasi praktis, seperti pentingnya memperhatikan
kebutuhan dan minat siswa, menggunakan pembelajaran berbasis aktivitas, memberikan
reinforcement yang positif, serta mendukung siswa melalui lingkungan sosial yang
mendukung.
Penulis juga memberikan saran untuk penelitian selanjutnya, meskipun tidak secara rinci
menyebutkan aspek-aspek tertentu yang perlu diteliti lebih lanjut.
ARTIKEL 4
Effects of Reducing the Cognitive Load of Mathematics Test Items on Student
Performance
1. Apakah bagian Pendahuluan dimulai dengan fokus yang melebar, diikuti dengan
masalah penelitian, kemudian penelitian yang relevan, lalu ditutup dengan tujuan
penelitian?
Jawaban = Ya, bagian Pendahuluan dalam artikel ini mengikuti struktur yang sistematis.
Penjelasan :
Fokus yang Melebar: Dimulai dengan membahas pentingnya validitas dalam penilaian
matematika dan tantangan yang dihadapi dalam menulis item tes yang valid.
Masalah Penelitian: Mengidentifikasi masalah dalam item tes matematika yang dapat
mengganggu validitas, seperti kompleksitas bahasa dan format item yang
membingungkan.
Penelitian yang Relevan: Meninjau literatur sebelumnya yang menunjukkan bahwa
faktor-faktor yang tidak relevan dengan konstruk dapat mempengaruhi kinerja siswa
dalam penilaian.
Tujuan Penelitian: Menyatakan tujuan penelitian untuk mengeksplorasi bagaimana
mengurangi beban kognitif dalam item tes matematika dapat meningkatkan kinerja siswa.
2. Apakah bagian Metode memuat metode/desain/pendekatan penelitian, tempat dan
waktu penelitian, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data, instrumen penelitian,
dan teknik analisis data?
Jawaban = Ya, bagian Metode mencakup elemen-elemen berikut.
Penjelasan :
Desain Penelitian: Eksperimental dengan desain kelompok acak.
Tempat dan Waktu Penelitian: Dilakukan di sekolah menengah pada tahun 2014.
Populasi dan Sampel: Melibatkan 222 siswa sekolah menengah.
Teknik Pengumpulan Data: Melalui administrasi tes matematika.
Instrumen Penelitian: 15 item tes pilihan ganda yang dimodifikasi untuk mengurangi
beban kognitif.
Teknik Analisis Data: Analisis statistik untuk membandingkan kinerja siswa antara
kelompok yang menerima item tes modifikasi dan kelompok kontrol.
3. Apakah bagian Hasil memaparkan hasil-hasil penelitian dengan memadai?
Jawaban = Ya, bagian Hasil menyajikan temuan utama secara jelas.
Penjelasan :
Temuan Utama: Mengurangi beban kognitif dalam item tes matematika meningkatkan
kinerja siswa.
Modifikasi Efektif: Tiga modifikasi item tes yang paling efektif adalah:
o Menandai informasi penting.
o Organisasi estetika item.
o Menghapus konten yang tidak relevan.
Pengaruh terhadap Kecemasan: Modifikasi tidak menunjukkan pengaruh signifikan
terhadap tingkat kecemasan siswa.
4. Apakah bagian Pembahasan menginterpretasikan hasil-hasil penelitian dan
mengaitkannya dengan hasil-hasil penelitian terdahulu?
Jawaban = Ya, bagian Pembahasan.
Penjelasan :
Interpretasi Hasil: Menjelaskan bahwa mengurangi beban kognitif memungkinkan
siswa untuk fokus pada konten matematika yang relevan, meningkatkan pemahaman dan
kinerja.
Perbandingan dengan Penelitian Terdahulu: Membandingkan temuan dengan studi
sebelumnya yang menunjukkan bahwa faktor-faktor yang tidak relevan dapat
mengganggu validitas tes.
Implikasi untuk Praktik: Menyarankan bahwa pengembangan item tes matematika
harus mempertimbangkan prinsip-prinsip teori beban kognitif untuk meningkatkan
efektivitas penilaian.
5. Apakah bagian Kesimpulan menyampaikan kesimpulan penting dari pembahasan
tanpa mengulang menyebutkan hasil penelitian, terdapat saran untuk penelitian
selanjutnya, terdapat rekomendasi dan saran?
Jawaban = Ya, bagian Kesimpulan.
Penjelasan :
Kesimpulan Utama: Menegaskan bahwa mengurangi beban kognitif dalam item tes
matematika dapat meningkatkan kinerja siswa tanpa meningkatkan kecemasan.
Saran untuk Penelitian Selanjutnya: Mendorong penelitian lebih lanjut untuk
mengeksplorasi dampak jangka panjang dari modifikasi item tes dan penerapannya dalam
konteks yang lebih luas.
Rekomendasi Praktis: Menyarankan pendidik untuk mempertimbangkan prinsip-prinsip
teori beban kognitif saat merancang item tes untuk memastikan validitas dan efektivitas
penilaian.
3. Struktur artikel mana yang lebih mudah Anda pahami?
Struktur Artikel yang Lebih Mudah Dipahami
Bagi pembaca yang berbahasa Indonesia dan memiliki latar belakang pendidikan di
Indonesia, Artikel 1 dan Artikel 2 mungkin lebih mudah dipahami karena:
Menggunakan bahasa Indonesia yang familiar.
Struktur yang lebih sederhana dan langsung.
Relevansi topik dengan konteks pendidikan di Indonesia.
Namun, bagi pembaca yang terbiasa dengan literatur internasional, Artikel 3 dan Artikel 4
menawarkan perspektif yang lebih luas dan metodologi yang lebih kompleks, yang dapat
memperkaya pemahaman tentang topik yang sama.
Kesimpulan
Artikel 1 dan Artikel 2 lebih mudah dipahami oleh pembaca Indonesia karena bahasa
dan struktur yang digunakan.
Artikel 3 dan Artikel 4 memberikan wawasan tambahan dengan pendekatan dan
metodologi yang berbeda.
Pemilihan artikel yang mudah dipahami bergantung pada latar belakang pembaca dan
tujuan pembelajaran.