0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan11 halaman

Analisis Keuangan dan Valuasi Perusahaan

Dokumen ini berisi serangkaian pertanyaan dan jawaban terkait analisis keuangan, valuasi perusahaan, dan konsep-konsep penting dalam investasi. Topik yang dibahas mencakup nilai perusahaan, laporan keuangan, metode valuasi, serta pengukuran risiko dan pengembalian. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dirancang untuk menguji pemahaman tentang prinsip-prinsip dasar analisis keuangan dan investasi.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan11 halaman

Analisis Keuangan dan Valuasi Perusahaan

Dokumen ini berisi serangkaian pertanyaan dan jawaban terkait analisis keuangan, valuasi perusahaan, dan konsep-konsep penting dalam investasi. Topik yang dibahas mencakup nilai perusahaan, laporan keuangan, metode valuasi, serta pengukuran risiko dan pengembalian. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dirancang untuk menguji pemahaman tentang prinsip-prinsip dasar analisis keuangan dan investasi.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

Sebagai seorang analis maka harus menguasai hal-hal sekecil apapun tentang perusahaan kecuali
A. Pengaruh politik dari perusahaan

B. Jajaran dan organisasi manajemennya


C. Barang substitusi dari produk yang dijual

D. Persaingan dalam industri sejenisnya

2. Value of the firm dapat diartikan sebagai


A. Nilai seluruh ekuitasnya

B. Seluruh nilai asetnya


C. Nilai dari hasil yang diharapkan perusahaan di waktu yang datang

D. Nilai pasar saham jika dijual

3. Angka-angka dalam laporan keuangan bagi seorang analis merupakan “bottom line” sebenarnya
yang dapat meningkatkan value adalah adanya
A. Market value
B. Extra value

C. Intrinsic value
D. Fundamental value

4. Seorang investor yang berasumsi bahwa harga yang ia beli merupakan harga yang wajar dan akan
menerima tingkat pengembalian yang normal terhadap risiko yangnormal disebut juga
A. Active Investor (Investor aktif)
B. Pengambil Risiko (Risk Taker)

C. Speculator (kaum spekulan)


D. Passive Investor (Investor Pasif)
5. Payoff adalah
A. Impas

B. Pelunasan hutang
C. Hasil dari suatu investasi

D. Hasil investasi dikurangi modal yang ditanamkan

6. Jika seluruh saham perusahaan diperdagangkan dengan total kapitalisasi pasar sebesar Rp1,2
Trilyun dan memiliki kewajiban (debt) sebesar Rp600 milyar, maka berapakah nilai pasar dari
perusahaan tersebut?

A. Rp 1,2 Trilyun

B. Rp 600 Milyar
C. Rp 1,8 Trilyun

D. Semua jawaban salah

7. Yang menjadi lensa dari para analis dalam menilai suatu perusahaan
A. Siapa pemilik perusahaan tersebut

B. Total penjualan dalam suatu periode


C. Laporan keuangannya
D. Jumlah asset yang dimiliki

8. Dalam beta technology, terdapat suatu pengukuran dengan meggunakan tingkat risiko sebuah
investasi dan tingkat return disebut juga dengan:
A. Capital Assets Pricing Model (CAPM)
B. Capital Base Return Model (CBRM)

C. Capital Pricing Assets Model (CPAM)


D. Capital Required Return Model (CRRM)

9. Aktivitas dalam mengkaji ide-ide kegiatan yang dapat meningkatkan nilai perusahaan

A. Price analysis

B. Financial analysis
C. Investment analysis

D. Strategy analysis
10. Daya tahan hidup suatu perusahaan ditentukan oleh adanya:
A. Modal yang sangat besar

B. Total karyawan yang mencukupi


C. Bidang usaha yang mutakhir

D. Daya saing yang dimiliki

1. P/B dibilang bagus jika


A. Lebih dari 1

B. Kurang dari 1
C. Kurang dari 0

D. Lebih dari 0
2. Salah satu alasan mengapa nilai pasar aktiva sulit diterapkan dalam perhitunganprice to book,
kecuali
A. Adanya historical cost accounting
B. Asset yang gampang dibeli

C. Asset yang sulit dikualifikasikan


D. Adanya mark to market accounting

3. Cara melihat apakah sebuah perusahaan menerapkan dirty surplus accountingadalah:

A. Jika dalam hutang terdapat akun laba/rugi belum realisasi

B. Jika dalam modal sendiri terdapat akun laba/rugi belum realisasi

4. Manakah bentuk persamaan akuntansi dari Neraca dalam konteks ALK, yangpaling benar?
A. Value of Equity = Value of Firm – Value of Debt
B. Value of Firm = Value of Assets + Value of Equity

C. Value of Assets – Value of Debt = Value of Firm – Value of Equity


D. Value of Equity + Value of Assets = Value of Firm
5. Salah satu rumus dari ‘Stock & Flow Equation’ adalah
A. EBIT – Operating Income – Income Tax – Cash Dividend = ComprehensiveIncome

B. Comprehensive Income = EBIT – Income Tax


C. Net Income – Cash Dividend Payout – Preferred Dividend = ComprehensiveIncome
D. Ending Equity = Beginning Equity + Comprehensive Income – Net Payoutto Shareholders

6. Net Payout to Shareholders dapat dihitung dengan cara:

A. Dividends + Share Repurchases + Share Issues


B. Comprehensive Income – Cash Dividends for Common and PreferredShareholders

C. Cash Dividends + Stock Dividends

D. Dividends to Common Shareholders + Dividends to Preferred Shareholders

7. Perubahan dalam ‘Cash’ dapat dihitung dengan rumus:


A. Cash from Operation – Cash from Financing – Cash from Investing

B. Cash from Operation + Cash from Financing – Cash from Investing


C. Cash from Operation + Cash from Investment + Cash from Financing

D. Cash from Operation + Other Comprehensive Income – Net Payout toShareholders

8. Rumus price to book dalam konteks Analisa Laporan Keuangan adalah

A. Harga Pasar : Nilai buku aktiva


B. Nilai Intrinsik : Nilai pasar

C. Harga Pasar : Nilai Pasar


D. Nilai Intrinsik : Nilai buku modal sendiri

9. Manakah rumus perhitungan dari Laporan Laba Rugi yang paling benar?

A. Gross Profit – Operating Expenses – Net Interest Expenses = Net Income


B. Gross Margin – Interest Expenses + Interest Revenue = EBIT

C. Net Revenue = Revenue – Cost of Goods Sold


D. Net Sales = Sales – Sales Discount
10. Price to earning dalam Analisa Laporan Keuangan mengukur tentang apa?
A. Perbandingan nilai intrinsic terhadap laba masa kini

B. Perbandingan nilai intrinsic terhadap laba masa depan


C. Perbandingan harga pasar terhadap nilai aktiva

D. Perbandingan harga pasar terhadap nilai modal sendiri

1. Apakah sebuah perusahaan yang membayar deviden lebih besar selalu memiki nilai perusahaan
yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan lain yang membayar deviden lebih rendah?

A. Tidak, karena deviden berbeda dengan nilai perusahaaan

B. Tidak, karena pembayaran dividen tidak memberikan nilai tambah bagiinvestor


C. Ya, karena pembagian deviden diharapkan oleh para pemegang saham.
D. Ya, karena pembagian deviden yarig besar erlihat lebih bernilal.

2. Pengertian "Muitipie Analysis" merujuk pada pengertian analisis yang …

A. dilakukan secara berjenjang


B. menggabungkan beberape model atau rumus

C. melakukan analisis atas beberapa bidang kegiatan perusahaan


D. memperbandingkan harga pasar dengan akun-akun laporan keuangan
3. Sebuah perusahaan melaporkan total asset sebesar Rp. 250 juta dan Rp. 140 juta total kewajiban,
serta melaporkan penjualan sebesar Rp. 560 juta. Perusahaan memiliki 80 juta lembar saham
beredar yang dijual dengan harga Rp. 7,- perlembar. Maka hitunglah Price to book ratio (P/B):
A. 3,14

B. 5,09
C. 2,10

D. 1,14

4. Dalam Asset Based Valuation yang menjadi sumber masalah adalah jikaperusahaan memiliki

A. hutang bank jangka panjang
B. kontrak leasing

C. intangible assets
D. investasi dalam obligasi dan saham
5. Proses untuk melakukan analisis terhadap informasi, peramalan pengembaliandisebut juga
dengan:
A. Forecast horizon
B. Fundamental analysis

C. Finite - horizon forecasting


D. Technical analysis

6. Analisa Fundamental adalah analisis berdasarkan:

A. jumlah asset yang dimiliki perusahaan


B. ramalan potensi imbal hasil yang bisa diperoleh di masa mendatang

C. banyaknya investor yang ingin menanamkan dananya dalam perusahaan


D. ramalan harga pasar yang terjadi masa yang akan datang

7. Jika ada pengumuman bahwa perusahaan telah membagikan deviden maka hargapasar
sahamnya …

A. akan sama dengan fundamental value

B. akan naik sesuai nilai dividen


C. akan diperdagangkan pada harga wajarnya

D. akan pada posisi pembagian dividen

8. Saham dengan harga pasar yang tinggi dikenal juga sebagai …


A. value stocks

B. glamour stocks
C. bulk stocks

D. contrarian stocks

9. Sebelum membeli suatu saham maka harus dilakukan suatu screening yaitu …
A. Membeli pada saat multiples rendah dan menjual pada saat multiplestinggi

B. Memilih perusahaan yang manajernya dapat diandalkan


C. Membeli saham perusahaan yang sedang berkembang
D. Membeli pada saat IPO
10. Contoh screening secara technical …
A. Ketangguhan tim direksi sebagai pelaksana operasional

B. Jumlah modal yang dimiliki


C. Perkembangan bidang industri perusahaan

D. Harga pasar

1. Salah satu teknik vauasi yang menggunakan proyeksi adalah Discounted CashFlaw Analysis.
Cash flow yang digunakan dalam metode ini adalah:
A. Cash trom Financing saja
B. Cash from Operation dikurangi Cash from Investing

C. Cah from Finanong - Cash from Investing


D. Cashh from Investing saja

2. Pada metode Discounted Cash Flow Analysis, nilai intrinsic perlembar sahamdiperoleh dari:

A. VOF dibagi dengan junlah satam beredar

B. VOF dikurangi nilai bersih ekuitas deagi jumlah saham beredar


C. VOF dikurangi nilai bersih dari utang dibagi jumlah saham beredar.

D. VOF dijumlahkan dengan nilai bersh ekuitas

3. Salah satu kelemahan Discounted Cash Flow Anaiysis adalah:


A. Cash from operation tidak dapat menambah nilai

B. Cash from investing menupakan pertambahan nilai


C. Free cash flow merupakan pendapatan utama

D. Free cash flow menganut konsep likudasi

4. Nilai bersih dari utang dalam metode Discounted Cash Flow Analysis adalah
A. Total utang berbunga dikurangi total aktiva berbunga

B. Total utang berbunga dan tidak berbunga


C. Total utang lancar dikurangi total aktiva lancar

D. Utang lancar ditambah utang jangka panjang

5. Salah satu kelemahan metode Dividend Discount Analysis adalah:


A. Dividen merupakan pembagian laba dari perusahaan.

B. Pembayaran dividend dapat dibiayai oleh utang perusahaan


C. Dividend payout ratio yang tidak akurat.

D. Pengumuman pembagian dividen harus disahkan dalam RUPS


6. Berikut ini adalah data Cash flow operating dan investing.

2018 2019

Cash Flow in Operating 1450 1124

Cash Flow in Investing 1020 (1576)

Berapa nilai FCF di tahun 2019?A. -130


B. -452
C. 2700

D. 320

7. Kelebihan menggunakan discounted cash flow analysis adalah


A. Menggunakan data akuntansi

B. Menggunakan cash flow


C. Menggunakan data income statement

D. Menggunakan data tahunan

8. Metode Valuasi yang menggunakan Dividend Discount Analysis dihitung dengan cara:
A. Total nilai masa depan dari dividen tunai yang diharapkan sampai dengan tahun tertentu
ditambah dengan nilai masa depan dari nilai akhir yang diharapkan pada tahun tertentu.
B. Total nilai sekarang dari dividen tunai yang diharapkan sampai dengan tahun tertentu
ditambah dengan nilai sekarang dari nilai akhir yangdiharapkan pada tahun tertentu
C. Total nilai sekarang dari dividen saham yang diharapkan sampai dengan tahun tertentu
ditambah dengan nilai sekarang dari nilai akhir yang diharapkan padatahun tertentu

D. Tidak ada jawaban yang benar.

9. Data apa yang perlu disesuaikan dalam data cash flow in operation?

A. Data biaya dan pendapatan bunga


B. Data Cash flow

C. Data laba tahunan


D. Data pengeluaran kas
10. Data apa yang digunakan sebagal data cash flow investasi
A. data pemasukan cash flow investasi

B. Data nilai cash flow investasi khusus pembelian dan penjualan aktivatetap
C. Data nilai cash flow investasi khususnya investasi di sekuritas
D. Data total nilai pengeluaran cash flow investasi

1. "Earning" yang dimaksud dalam bab 5 adalah:


A. net income diadjust dengan retained eaming

B. net income dibagi jumlah saham beredar


C. net income diadjust dengan other income and experses

D. net income diadjust dengan other comprehensive income

2. Diketahui Net Income = $ 100.000; Dividend Common Stock $ 10.000 danComprehensive Income $
120.000 sedangkan outstanding shares 10.000 lembar
A. earning = 90
B. earning = 10

C. earning = 11
D. earning = 12

3. Perubahan nilai buku dari ekuitas adalah sebesar:

A. perubahan nilai asset yang dibeli


B. penambahan net income setelah membagikan dividen

C. net income yang diperoleh


D. perhitungan comprehensive income

4. Suatu perusahaan dikatakan dalam kondisi "steady state", bila:

A. bila diasumsikan ada pertumbuhan stabil untuk memproyeksikan


Residual Earning dalam jangka panjang
B. bila kondisi perusahaan akan tetap dalam jangka pendek
C. jika Residual Earningnya sudah fix

D. bila kondsi perusahaan tidak akan berubah dalam jangka panjang


5. Sebuah perusahaan diperdagangkan dengan price book ratio adalah 0,98 dan melaparkan
ROCE sebesar 52,2%. Bagaimana kondisi pasar jika dihubungkan dengan ROCE?

A. Cenderung rendah tapi tidak biasa

B. Kondisi pasar tidak menentu


C. Cenderung tinggi tapi tidak biasa

D. Kondisi pasar normal

6. Perbedaan nilai perusahaan (value) dan nilal buku (book value) yang diharapkanpada
peramalan disebut juga dengan:
A. Value horizon
B. Horizon premium

C. Premium forecast horizon


D. Forecast horizon

7. Seorang analis yang akan melakukan peramalan terhadap earning sebuahperusahaan akan
menggunakan:

A. Net Dividend

B. Dividend Growth
C. Comprehensive Earning

D. Net income

8. Jika diketahui RE pada tahun terakhir = 100 ; Bo = 400 Ke = 10% ; Kf = 12%perkiraan growth 2
%, maka besarnya continuation value adalah:
A. 400 X 2% / 12%
B. 100(1+2%) / (10%- 2%)

C. 400 + 100(1+2%) / (10%- 2%)


D. 100(1+2%) / (12%- 2%)
9. Jika di bursa suatu saham diperdagangkan pada nilai bukunya, berarti:

A. saham tersebut kurang diminati


B. harga yang wajar

C. harga saham terlalu murah


D. harga yang normal seharusnya sejumlah itu
10. Salah satu pemicu besarnya Residual Earning dalam suatu periode t adalah:
A. ke X EARNt

B. EARNt saja
C. EARNt / Bt

D. EARNt / B(t-1)

1. Ex-dividend earning adalah:


A. Dividen dari earning tahun sebelumnya

B. Dividen setelah tanggal pencatatan saham


C. Earning dikurangi reinvestasi dividen

D. Earning tanpa reinvestasi dividen

2. Normal P/E adalah sebesar:


A. Satu dibagi return yang diharapkan

B. Lebih dari 1,00


C. satu dibagi harga pasar

D. 1.00

3. Yang dimaksud dengan normal earning dalam konteks abnormal earning growthadalah:
A. earning yang tumbuh sebesar expected retum
B. pendapatan dari kegiatan operasi normal

C. earning yang tumbuh pada kondisi ekonomi normal


D. earning yang tumbuh pada kondisi abnormal

4. Beberapa faktor yang tidak mempengaruhi nilai Abnormal Earning Growth, kecuali

A. Laba
B. Penerbitan saham baru

C. Pembelian kembali saham


D. Dividen

5. Cum-dividend earning merupakan

A. Earning ditambah abnormal earning


B. Normal earning ditambah reinvestasi dividen

C. Abnormal eaming ditambah reinvestasi dividen


D. Earning ditambah reinvestasi dividen
6. Rumus PEG ratio
A. P/E : earning

B. P/E : P/B
C. P/E : sales

D. P/E : growth rate

7. Perbedaan antara forward P/E dan Trailing P/E adalah


A. Forward P/E berfokus pada hutang masa depan, sedangkan Trailing P/Eberfokus pada
hutang masa kini
B. Forward P/E berfokus pada laba masa depan, sedangkan Trailing P/Eberfokus pada laba
masa kini
C. Forward P/E berfokus pada cash flow masa depan, sedangkan Trailing P/Eberfokus pada
cash flow masa kini
D. Forward P/E berfokus pada penghasilan operasi masa depan, sedangkanTrailing P/E
berfokus pada penghasilan operasi masa kini

8. Abnormal Earning Growth disebut juga sebagai selisih dari


A. Operating Income

B. Residual Earning
C. Net Income

D. Retained Earning

9. Perhitungan abnormal earning growth didasarkan pada konsep:


A. Teknologi peramalan (forecasting)

B. Teknologi beta
C. Teknologi alpa

D. Teknologi sigma

10. Abnormal earning growth akan negatif jika:


A. Normal earning lebih kecil dari cum-dividend eaming

B. Normal eaming lebih besar dari cum-dividend earning


C. Dividen tunai lebih besar dari laba bersih

D. Dividend payout ratio berfluktuasi

1. Manakah formula yang paling benar:


A. FO – FA + OA = CSE + OL

B. FO + CSE = FA + OA
C. OA + FA = OL + FO + CSE

D. OA - OL = FO – FA

2. Apakah P/E Rasio untuk obligasi selalu lebih rendah dari pada saham?
A. Salah. Karena P/E rasio hanya untuk saham

B. Benar, Karena harga saham terlalu dinamis


C. Salah, rasio P/E normal untuk sebuah obligasi lebih besar daripada untuksaham

D. Benar. Karena obligasi tidak pernah mengukur P/E

3. Financial Assets muncul ketika emiten melakukan transaksi:

A. Menerbitkan saham
B. Membeli aktiva emiten lain

C. Menerbitkan obligasi
D. Membeli instrumen obligasi dan saham

4. Apakah sebuah perusahaan dapat menalkan earning tetapi tidak berpengaruhterhadap


value of equity?

A. Tidak dapat, pertumbuhan eps tidak dapat ditingkatkan dengan investasi

B. Dapat, karena memang earning dan value of equity memang berhubungan.


C. Dapat, Pertumbuhan eps dapat ditingkatkan dengan investasi, tetapi investasi hanya dapat
memperoleh pengembalian yang dibutuhkan, dan dengan demikian tidak menambah nilai.
D. Tidak dapat, karena earming dan vaieu of equity adalah berbeda
5. Ketika sellsih free cash flow dengan net interest lebih kecil dari net dividend, makaperusahaan
dapat melakukan:
A. Menerbitkan obligasi
B. Berinvestasi pada instrument obligasi

C. Meningkatkan penjualan / pendapatan


D. Melakukan efisiensi biaya operasi

6. Sebuah proses yang menyimpulkan informasi darl nilai pasar sekarang denganmembandingkan
dengan nilai sebelumnya disebut juga dengan:

A. Reverse engineering

B. Forward enginerring
C. Formula base engineering

D. Semua jawaban salah

7. Apakah model valuasi yang diterapkan dapat digunakan untuk tujuan spekulasi?
A. Kedua jawaban benar

B. Bisa, karena memang kaum spekulan dapat mempergunakan pilih-pilihanyang bebas


C. Kedua jawaban salah
D. Tidak, karena kaum spekulan tidak memerlukan model valuasi.

8. Arus kas dengan debtholders dan debtissuers disebut dengan istilah

A. Financial obligation
B. Net debt

C. Free cash flow


D. Net dividend
9. Peramalan yang menghubungkan earning growth dan nilai pasar disebut jugadengan istilah:
A. Embedded earning growth rate
B. Implied earning growth rate

C. Market implied earning growth rate


D. Market growth rate
10. Financial obligation muncul ketka emiten melakukan transaksi :
A. Membeli instrument saham
B. Menerbitkan saham

C. Membeli instrumen obligasi


D. Menerbitkan obligasi

Common questions

Didukung oleh AI

Analysts believe that intrinsic value or fundamental value are key factors that can increase the value of a firm, as opposed to mere market value or extra value .

The market value of the company is calculated as the total market capitalization plus liabilities, which sums up to Rp1.2 trillion (market capitalization) + Rp600 billion (liabilities) = Rp1.8 trillion .

The 'steady state' in financial projections assumes stable growth conditions that allow accurate long-term forecasting of residual earnings. This implies a scenario where a company maintains constant operational performance over time, facilitating balance in financial evaluations .

Asset-based valuation faces challenges with intangible assets because these assets are difficult to qualify and quantify in financial terms, complicating the accurate assessment of a company's true value .

Financial analysis plays a crucial role in enhancing company value by evaluating and identifying financial strategies and activities that can lead to increased company worth. This process enables companies to optimize their financial and investment decisions .

The Capital Assets Pricing Model (CAPM) is significant in financial risk assessment because it measures the relationship between the risk of an investment and its expected return, providing a systematic framework for evaluating investment risk .

In the Discounted Cash Flow (DCF) Analysis, the intrinsic value per share is derived from the present value of expected future cash flows, subtracting the net value of debt, and dividing by the total shares outstanding. This method relies on projections and assumptions about future cash flows .

When a company's free cash flow and net interest are less than its net dividends, it can consider strategies such as issuing new bonds, investing in high-return securities, increasing sales or revenue, or optimizing operational costs to improve cash flow .

In financial forecasting, abnormal earnings growth represents the excess earnings above normal expected growth, based on the company's return expectations. It is pivotal in assessing a company's potential to generate additional shareholder value beyond typical operational returns .

A price-to-book (P/B) ratio greater than 1 is considered favorable because it indicates that the market values the company more highly than its book value, suggesting strong investor confidence and the potential for growth .

Anda mungkin juga menyukai