0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan1 halaman

Peran Manajer Menurut Mintzberg

Dokumen ini membahas pandangan Henry Mintzberg tentang fungsi manajemen yang lebih dinamis dibandingkan dengan model klasik. Mintzberg membagi peran manajer menjadi tiga kelompok: interpersonal, informasional, dan pengambilan keputusan, menekankan pentingnya hubungan manusia dalam manajemen. Penulis setuju bahwa pendekatan Mintzberg memberikan gambaran yang lebih akurat tentang realitas manajerial di dunia kerja saat ini.

Diunggah oleh

kangasep09866
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan1 halaman

Peran Manajer Menurut Mintzberg

Dokumen ini membahas pandangan Henry Mintzberg tentang fungsi manajemen yang lebih dinamis dibandingkan dengan model klasik. Mintzberg membagi peran manajer menjadi tiga kelompok: interpersonal, informasional, dan pengambilan keputusan, menekankan pentingnya hubungan manusia dalam manajemen. Penulis setuju bahwa pendekatan Mintzberg memberikan gambaran yang lebih akurat tentang realitas manajerial di dunia kerja saat ini.

Diunggah oleh

kangasep09866
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Selamat sore bapak/ibu tuton, izinkan saya menjawab diskusi ini🙏

Kalau kita bicara tentang fungsi-fungsi manajemen, biasanya yang langsung kepikiran adalah empat
fungsi klasik: perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian. Tapi menurut saya,
pendekatan Henry Mintzberg justru memberi perspektif yang lebih realistis soal apa yang sebenarnya
dilakukan oleh para manajer.

Mintzberg melihat bahwa pekerjaan manajer itu jauh lebih dinamis dan tidak bisa dibatasi hanya dalam
fungsi-fungsi statis. Dalam pengamatannya, ia membagi peran manajer ke dalam tiga kelompok: peran
interpersonal, peran informasional, dan peran pengambilan keputusan. Misalnya, manajer bukan hanya
menyusun rencana, tapi juga harus menjadi tokoh simbolik, pemimpin, bahkan penghubung antar pihak.
Ini menunjukkan kalau aspek hubungan manusia sangat krusial dalam manajemen.

Yang menarik dari pendapat Mintzberg adalah penekanannya pada bagaimana manajer benar-benar
bekerja di dunia nyata. Ia menunjukkan bahwa aktivitas manajerial itu seringkali bersifat spontan,
pendek-pendek, dan saling tumpang tindih. Jadi, manajemen bukan proses rapi yang bisa dijalankan satu
per satu, tapi lebih mirip seperti “menavigasi” kompleksitas yang berubah-ubah.

Saya pribadi setuju dengan pandangan Mintzberg, karena kalau kita lihat praktik di lapangan, terutama
di dunia kerja sekarang, manajer dituntut multitasking dan harus responsif terhadap berbagai situasi tak
terduga. Jadi, memahami fungsi manajemen lewat lensa peran seperti yang dijelaskan Mintzberg bisa
membantu kita punya gambaran yang lebih akurat soal realitas manajerial.

Sumber referensi:

-Mintzberg, H. (2009). Managing.

Anda mungkin juga menyukai