0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan11 halaman

RPP 1 Lembar untuk Pembelajaran IPS

Dokumen ini membahas Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 1 Lembar yang diinisiasi untuk menyederhanakan administrasi pembelajaran bagi guru. RPP ini fokus pada komponen inti seperti tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, dan penilaian, sementara komponen lainnya bersifat pelengkap. Selain itu, dokumen ini juga memberikan contoh RPP lengkap dan RPP 1 lembar untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Diunggah oleh

Risky Aulia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan11 halaman

RPP 1 Lembar untuk Pembelajaran IPS

Dokumen ini membahas Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 1 Lembar yang diinisiasi untuk menyederhanakan administrasi pembelajaran bagi guru. RPP ini fokus pada komponen inti seperti tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, dan penilaian, sementara komponen lainnya bersifat pelengkap. Selain itu, dokumen ini juga memberikan contoh RPP lengkap dan RPP 1 lembar untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Diunggah oleh

Risky Aulia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN: RPP 1 LEMBAR

Disajikan dalam Perkuliahan Pembelajaran Tematik


Program Studi Pendidikan IPS dan Program Studi Pendidikan Guru MI
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim
Malang Semester Genap 2019/2020

Oleh
Wahidmurni
Dosen FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
wahidmurni@[Link]

Abstrak

Adanya kebijakan baru dalam bidang pendidikan seringkali dimaknai telah


terjadi perubahan kurikulum, padahal hal ini adalah suatu hal yang biasa
terjadi. Intinya bagaimana praktik-praktik pembelajaran di sekolah menjadi
lebih baik, lebih efisien dan lebih efektif. Demikian halnya dengan adanya
kebijakan penyusunan RPP 1 Lembar yang diinisiasi Menteri Pendidikan
dan Kebudayaan sebenarnya untuk membantu mengurangi beban guru
dalam bidang administrasi pembelajaran. Secara sederhana, sebenarnya
bagaimana RPP yang berlembar-lembar sebelumnya dapat
diringkas/diabstraksi menjadi satu lembar saja, maka dipilihlah komponen
RPP yang dianggap inti dan harus ada. Adapun komponen lainnya dapat
dilampirkan atau bahkan ditiadakan, karena boleh jadi sudah tersirat dan
tersurat dalam komponen inti yang ada. Namun demikian bagi calon guru,
sebaiknya tetap mempelajari RPP dengan versi komponen lengkap, baru
belajar mengabstraksikan menjadi RPP 1 lembar.

Kata Kunci: RPP, RPP 1 Lembar, RPP Mata Pelajaran IPS

A. Pendahuluan
Kebijakan RPP 1 lembar merupakan upaya penyederhanaan skenario
pembelajaran yang dibuat oleh guru sebelumnya yang isinya banyak lembar, jika
dihitung lembaran mulai dari identitas sampai dengan rubrik penilaian boleh jadi lebih
dari 10 lembar. Hal inilah yang dianggap terlalu memberatkan guru dalam
mempersiapkannya. Untuk itu penyederhanaan dilakukan dengan hanya mencantumkan
tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran dan penilaian, dari sebelumnya
mencantumkan identitas sekolah, identitas mata pelajaran, KI dan KD, indikator, tujuan
pembelajaran, materi, metode pembelajaran, media dan sumber belajar, langkah-
langkah pembelajaran,
1
penilaian hingga lengkap dengan rubriknya; bahkan juga diperlukan lampiran rubrik
penilaian dan bahan ajar.
Bagi guru yang telah berpengalaman mengajar, RRP 1 lembar sangat membantu
mengurangi beban administrasi yang harus dilakukan; namun bagi mahasiswa yang
sedang mempelajari matakuliah Perencanaan Pembelajaran hal ini boleh jadi sangat
membingungkan. Untuk itu, tetap saja, mereka harus belajar membuat RPP secara
lengkap lebih dahulu agar memahami keterkaitan antar komponen yang ada dalam suatu
RPP.
Komponen RPP menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor
22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah terdiri atas:
a. identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan;
b. identitas mata pelajaran atau tema/subtema;
c. kelas/semester;
d. materi pokok;
e. alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban
belajar dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia dalam silabus
dan KD yang harus dicapai;
f. tujuan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan KD, dengan menggunakan kata
kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup sikap, pengetahuan,
dan keterampilan;
g. kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi;
h. materi pembelajaran, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan
ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator ketercapaian
kompetensi;
i. metode pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana belajar
dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai KD yang disesuaikan dengan
karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai;
j. media pembelajaran, berupa alat bantu proses pembelajaran untuk menyampaikan
materi pelajaran;
k. sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar, atau
sumber belajar lain yang relevan;

2
l. langkah-langkah pembelajaran dilakukan melalui tahapan pendahuluan, inti, dan
penutup; dan
m. penilaian hasil pembelajaran.
Berdasarkan Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14
Tahun 2019 tentang Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dinyatakan
bahwa, Menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait dengan
pelaksaaaan kurikulum 2013, dinyatakan,
1. Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dilakukan dengan prinsip
efisien, efektif, dan berorientasi pada murid.
2. Bahwa dari 13 (tiga belas) komponen RPP yang telah diatur dalam Peraturan Menteri
Pendidikan dan l(ebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses
Pendidikan Dasar dan Menengah, yang menjadi komponen inti adalah tujuan
pembelajaran, langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan penilaian pembelajaran
(assessment) yang wajib dilaksanakan oleh guru, sedanngkan komponen lainnya
bersifat pelengkap.
3. Sekolah, kelompok guru mata pelajaran sejenis dalam sekolah, Kelompok Kerja
Guru/Musyawarah Guru Matar Pelajaran (KKG/MGMP), dan individu guru secara
bebas dapat memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP
secara mandiri untuk sebesar-sebesarnya keberhasilan belajar murid.
4. Adapun RPP yang telah dibuat tetap dapat digunakan dan dapat pula disesuaikan
dengan ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka l, 2, dan 3.
Dengan demikian jelas, bahwa pada kebijakan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan yang sekarang, menyatakan dalam RPP dikenal komponen inti RPP yakni
(1) tujuan pembelajaran, (2) langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan, (3) penilaian
pembelajaran (assessment), sedangkan 10 komponen lainnya disebut komponen
penunjang. Namun demikian, suatu kebijakan tentunya akan ada penyesuaian dari
waktu ke waktu.

B. RPP Mata Pelajaran IPS


Berkaitan dengan RPP Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), hal yang
perlu diperhatikan adalah adanya tema dan subtema yang menjadi pengikat berbagai
konsep yang ada dalam mata pelajaran tersebut. Hal ini sebagai implikasi dari mata
pelajaran IPS yang terbentuk dari perpaduan dari berbagai konsep dari disiplin ilmu

3
Sosial, seperti: konsep dalam ilmu Ekonomi, Sejarah, Sosiologi, Geografi, Pendidikan,
Antropologi, Politik dan sebagainya. Untuk itu, model pembelajaran yang diterapkan
seharusnya juga model pembelajaran terpadu. Ciri dari keterpaduan ini adalah adanya
tema/subtema yang berfungsi untuk mengikat konsep-konsep disiplin ilmu sosial.
Keterpaduan dalam tema/subtema minimal terdiri atas dua konsep disiplin ilmu sosial
yang dikaitkan/dipadukan.
Berikut adalah contoh versi lengkap dari contoh RPP versi 13 komponen dan 3
komponen (1 lembar),
1. Contoh RPP 13 Komponen

Contoh RPP ini diambil dari Buku Metodologi Pembelajaran IPS:


Pengembangan Standar Proses di Sekolah/Madrasah (Wahidmurni, 2017) setelah
dilakukan beberapa penyesuaian,

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah/Madrasah : MTs Negeri 9 Kota Malang


Nama Mapel. : Ilmu Pengetahuan Sosial
(IPS)
Tema : Perubahan Masyarakat Indonesia (PMI)
Sub Tema : PMI Masa Praaksara (Konsep Geografi dan
Konsep Ekonomi)
Kelas/Semester : VII/ I (satu)
Alokasi Waktu : 6 JP/3 x Pertemuan

Kompetensi Dasar
3.2. Memahami perubahan masyarakat Indonesia padamasa Praaksara, masa Hindu
Buddha dan masa Islam dalam aspek geografis, ekonomi, budaya, pendidikan dan
politik.
4.1 Menyajikan hasil pengamatan tentang hasil-hasil kebudayaan dan fikiran
masyarakat Indonesia pada masa Praaksara, masa Hindu Buddha dan masa Islam
dalam aspek geografis, ekonomi,budaya, pendidikan dan politik yang masih hidup
dalam masyarakat sekarang.

Indikator Pencapaian Kompetensi


3.2.1 menjelaskan perubahan masyarakat Indonesia pada masa Praaksara dalam aspek
tempat tinggal
3.2.2 menjelaskan perubahan masyarakat Indonesia pada masa Praaksara dalam
aspek alasan pemilihan tempat tinggal
3.2.3 menjelaskan perubahan masyarakat Indonesia pada masa Praaksara dalam
aspek kegiatan ekonomi (konsumsi, produksi dan distribusi) untuk memenuhi
kebutuhannya,

4
3.2.4 menjelaskan perubahan masyarakat Indonesia pada masa Praaksara dalam
aspek proses transaksi perdagangan yang dilakukan
4.2.1 Memprentasikan hasil kerja kelompok tentang perubahan masyarakat
Indonesia pada masa praaksara dari aspek pemenuhan tempat tinggal dan
pemenuhan kehidupan sehari-hari
4.2.2 Melaporkan secara tertulis hasil kerja kelompok tentang perubahan
masyarakat Indonesia pada masa praaksara dari aspek pemenuhan tempat
tinggal dan pemenuhan kehidupan sehari-hari

Tujuan Pembelajaran:
3.2.1 Melalui kegiatan diskusi kelompok, siswa dapat menjelaskan perubahan
masyarakat Indonesia pada masa Praaksara dalam aspek tempat tinggal dengan
benar.
3.2.2 Melalui kegiatan diskusi kelompok, siswa dapat menjelaskan perubahan
masyarakat Indonesia pada masa Praaksara dalam aspek alasan pemilihan tempat
tinggal
3.2.3 Melalui kegiatan diskusi kelompok, siswa dapat menjelaskan perubahan
masyarakat Indonesia pada masa Praaksara dalam aspek kegiatan ekonomi
(konsumsi, produksi dan distribusi) untuk memenuhi kebutuhannya,
3.2.4 Melalui kegiatan diskusi lompok, siswa dapat menjelaskan perubahan
masyarakat Indonesia pada masa Praaksara dalam aspek proses transaksi
perdagangan yang dilakukan
4.2.1 Secara bergiliran masing-masing kelompok siswa memprentasikan hasil kerja
kelompok tentang perubahan masyarakat Indonesia pada masa praaksara dari
aspek pemenuhan tempat tinggal dan pemenuhan kehidupan sehari-hari
4.2.2 Secara berkelompok, siswa melaporkan secara tertulis hasil kerja kelompok
tentang perubahan masyarakat Indonesia pada masa praaksara dari aspek
pemenuhan tempat tinggal dan pemenuhan kehidupan sehari-hari

Materi Pembelajaran
Masa Berburu dan
Masa Bercocok Tanam Masa Perundagian
Aspek Mengumpulkan Makanan
GeografisTempat tinggal di goa atau Menetap disuatu tempat di desa-desa, di daerah
padang rumput belukar perkampungan pegunungan,
yang letaknya dataran rendah, tepi pantai
berdekatan dengan
sungai.
Ekonomi Berburu dan a. berladang, Ada pembagian kerja
mengumpulkan bahan berternak, (spesialisasi
makanan yang tersedia di bersawah pekerjaan seperti
alam b. barter petani, pedagang, dan
perajin)

5
Kegiatan Pembelajaran:
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pertemuan 1-3 6 JP @ 40’
Pendahuluan 1. Mengucapkan salam dan berdoa bersama 3 @ 10’
2. Melakukan komunikasi tentang kehadiran siswa
3. Bertanya jawab masalah perubahan yang terjadi di
sekitar siswa 30’
4. Menginformasikan kompetensi dasar dan Tema dan
Subtema yang akan dipelajari, yakni PMI Masa Praaksara
5. Menginformasikan langkah-langkah pembelajaran yang
akan ditempuh.
Inti 1. Guru menempelkan poster tentang obyek yang sama tetapi 3 @ 60
kondisi yang berbeda (seperti Malang tempoe doeloe dan
Malang saat ini; gambar seorang gadis sebelum berhijab dan
ketika berhijab). 180’
2. Siswa melihat gambar dan selanjutnya diadakan tanya jawab
atas gambar tersebut, untuk mengungkap makna perubahan
dalam gambar.
3. Guru mengelompokan siswa ke dalam kelompok-kelompok,
masing-masing kelompok terdiri 3 orang dengan cara siswa
mengambil nomor di meja guru (nomor merupakan penanda
dari kelompok).
4. Setiap kelompok memiliki tugas berdiskusi untuk
memahami PMI masa Praaksara ditinjau dari aspek geografis
dan ekonomi, (ada tiga masa yang dikaji dalam masa
Praaksara, yakni masa berburu dan mengumpulkan makanan,
masa bercocok tanam, dan masa perundagian). Setiap satu
kelompok hanya membahas satu masa saja yang ada dalam
masa Praaksara.
5. Dengan demikian kemungkinan yang terjadi adalah:
a. Kelompok I, II, III masing-masing membahas PMI masa
Berburu dan mengumpulkan makanan,
b. Kelompok IV, V, dan VI masing-masing membahas PMI
masa Bercocok tanam,
c. Kelompok VII, VIII, dan IX masing-masing membahas
masa Perundagian
6. Masing-masing kelompok membaca buku paket IPS
Kurikulum 2013 tentang PMI Masa Praaksara yang
difokuskan pada tugas kelompok.
7. Siswa bertanya jawab bersama anggota kelompoknya
tentang hal-hal yang belum dipahaminya dari hasil
membaca tentang PMI Masa Praaksara dari buku paket
8. Siswa mendiskusikan dengan anggota kelompok hasil
dari membaca artikel tentang kehidupan masyarakat pada
masa Praaksara dari sumber internet
9. Masing-masing kelompok bertugas menghubungkan
konsep-konsep dari berbagai aspek geografis dan ekonomi
yang ada dalam kehidupan masyarakat pada masa Praaksara
dan yang masih hidup dalam masyarakat sekarang sesuai
dengan tugasnya.

6
10. Guru memperhatikan kelompok dalam berdiskusi dan
membuat laporan.
Penutup 1. Bersama-sama siswa membuat kesimpulan/rangkuman hasil 3 x@ 10’
belajar.
2. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari (untuk
mengetahui hasil ketercapaian materi). 30’
3. Memberi pengarahan untuk belajar minggu depan, dan
meminta para siswa melanjutkan diskusinya di rumah.
4. Mengajak semua siswa berdo’a.

Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


1. Teknik penilaian
a. observasi
b. non tes tertulis
c. tes tertulis
2. Instrumen penilaian
a. pedoman pengamatan presentasi
b. pedoman penilaian laporan
c. tes uraian
3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
Pembelajaran remedial dilakukan segera setelah kegiatan penilaian.

Media/alat, Bahan, dan Sumber Belajar


1. Media/alat
a. Gambar dengan obyek yang sama tetapi kondisi yang berbeda
b. Laptop
c. LCD
2. Bahan
Kertas plano
3. Sumber Belajar
a. Buku IPS Kurikulum 2013
b. Kumpulan artikel PMI Masa Praaksara dari internet

Lampiran untuk Penilaian:

1. Penilaian Kinerja dalam Menyelesaikan Tugas Presentasi dan Laporan


Tertulis (Aspek Pengetahuan dan Ketrampilan Abstrak)

Aspek Jumlah
No. Nama Siswa Penguasaan Nilai
Sistematika
Materi
Komunikasi Skor
1. Aden 3 4 4 11 : 3 3,67
2. Aderia 3 3 4 10 : 3 3,33
3. Bayu
4. Izzah
5. Zulfikar
6. dan seterusnya

7
Keterangan Skor :
Sistematika Penyampaian:
1 = Tidak sistematis
2 = Sistematis, uraian kurang jelas
3 = Sistematis, uraian cukup jelas
4 = Sistematis, uraian luas, jelas

Penguasaan Materi:
1 = tidak menunjukkan penguasaan materi
2 = sedikit pengusaan materi yang ditunjukkan
3 = banyak pengusaan materi yang ditunjukkan
4 = sangat banyak dan luas penguasaan materi yang ditunjukkan

Komunikasi:
1 = Tidak dapat berkomunikasi
2 = Komunikasi agak lancar, tetapi sulit dimengerti
3 = Komunikasi lancar tetapi kurang jelas dimengerti
4 = Komunikasi sangat lancar, benar dan jelas

3. Penilaian Aspek Pengetahuan


Tes Tulis Bentuk Soal Uraian
Jawablah pertanyaan berikut dengan cermat
1. Jelaskan lokasi atau tempat tinggal masyarakat pada masa Praaksara, dari masa ke
masa! Mengapa mereka memilih tempat tinggal disana?
2. Jelaskan bagaimanakah masyarakat pada masa Praaksara dari masa ke masa dalam
memenuhi kebutuhan hidupnya?
3. Kapankah terjadinya transaksi perdagangan pada masa Praaksara, dan bagaimana
bentuk perdagangan yang ada?

2. Contoh RPP 1 Lembar


Sebelum memberikan contoh RPP 1 lembar, alangkah baiknya kita analisis
komponen inti RPP yakni (1) tujuan pembelajaran, (2) langkah-langkah (kegiatan)
pembelajaran, dan, (3) penilaian pembelajaran (assessment). Kita tuliskan dalam
selembar kertas berikut,

Tujuan Pembelajaran:
1. Tujuan pembelajaran a
2. Tujuan pembelajaran b

Langkah-Langkah Pembelajaran:
1. Kegiatan Pendahuluan
2. Kegiatan Inti
3. Kegiatan Penutup

Penilaian Pembelajaran:
1. Instrumen a
2. Instrumen b
8
Apa yang akan terjadi jika yang tertulis dalam RPP satu lembar hanya
komponen inti? Jika yang tertulis hanya tiga komponen, maka yang sangat paham akan
RPP tersebut hanya guru yang membuatnya. Sedangkan orang lain seperti kepala
madrasah dan pengawas tentu membutuhkan informasi lain, seperti: untuk kelas berapa
RPP tersebut dibuat? Untuk pertemuan keberapa? Apa Kompetensi Dasar yang akan
dicapai? Hal lain seperti metode pembelajaran, media pembelajaran, sumber
pembelajaran, alokasi waktu yang dibutuhkan dapat tersirat dan tersurat dalam langkah-
langkah kegiatan pembelajaran atau rumusan tujuan pembelajaran yang telah
dirumuskan sebelumnya.

Sebagai contoh, rumusan kalimat dalam kegiatan inti pembelajaran,

Siswa secara berkelompok mempelajari buku teks dan artikel tentang perubahan
masyarat Indonesia masa pra aksara dari link Web AAA

Contoh rumusan kalimat di atas, secara tersirat telah menunjukkan bahwa dalam
kegiatan pembelajaran menggunakan metode diskusi dengan sumber belajar buku teks
dan artikel, serta menggunakan HP/Laptop/Komputer yang terkoneksi internet sebagai
media pembelajaran. Dengan demikian, untuk komponen RPP seperti metode
pembelajaran, sumber belajar, media pembelajaran dan alokasi waktu tidak menjadi
masalah dalam RRP 1 lembar. RPP 1 lembar menjadi lebih paktis, efektif dan efisien.
Letak permasalahan akan terjadi pada tidak dimuatnya Kompetensi Dasar dalam
rumusan RPP 1 lembar tersebut. Mengapa demikian? Sebab ketepatan rumusan dari
tujuan pembelajaran sangat tergantung dari ketepatan guru dalam menjabarkan indikator
pencapaian kompetensi (IPK) nya KD tersebut. Utamanya KD ranah pengetahuan. Jadi
untuk KD seharusnya tetap dicantumkan dalam RRP 1 lembar upaya keterkaitan IPK
dan KD dapat dilihat secara langsung.
Berdasar contoh RPP 13 komponen sebelumnya dapat diringkas menjadi RPP 1
lembar berikut,

9
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Madrasah: MTs Negeri 9 Kota Kelas/Semester : VII/I


Malang Nama Mapel. : IPS Alokasi Waktu : 6 JP/3 x Pertemuan
Tema : Perubahan Masyarakat Indonesia Sub Tema : PMI Masa Praaksara
(Konsep Geografi dan Konsep
Ekonomi)

Kompetensi Dasar Tujuan Pembelajaran


3.2. Memahami Perubahan Melalui kegiatan diskusi dengan teknik Jiqsaw tentang PMI pada
Masyarakat Indonesia (PMI) masa Praaksara, diharapkan siswa dapat dengan benar untuk:
pada masa Praaksara, masa 3.2.1 menjelaskan perubahan dalam aspek tempat tinggal
Hindu Buddha dan masa 3.2.2 menjelaskan alasan pemilihan tempat tinggal
Islam dalam aspek 3.2.3 menjelaskan pola kegiatan ekonomi (konsumsi, produksi
geografis, ekonomi, budaya, dan distribusi)
pendidikan dan politik. 3.2.4 menjelaskan proses transaksi perdagangan yang dilakukan

Kegiatan Pembelajaran:
Pendahuluan: Waktu:
1. Mengucapkan salam dan berdoa bersama
2. Apersepsi @ 10’
3. Menyampaikan tujuan pembelajaran
Kegiatan Inti: @ 60’
Pertemuan I Pertemuan II Pertemuan III
1. Menyampaikan langkah [Link] kelompok mematangkan 1. Secara bergiliran ada tiga
pembelajaran dan membagi hasil diskusi minggu kelompok yang berbeda
kelompok @ 3 sebelumnya mempresentasikan hasil
siswa/kelompok. [Link] siswa dalam kerjanya.
2. Mengamati poster Malang kelompok menyebar ke 2. Masing-masing
Tempoe dulu dan sekarang kelompok baru, masing- kelompok/siswa
3. Bertanya jawab perbedaan masing menjelaskan hasil lainnya menanggapi
kedua poster diskusi kelompoknya hasil presentasi
4. Secara berkelompok [Link] kembali ke kelompok
siswa mencari sumber asal untuk merumuskan
belajar di hasil
internet, sesuai dengan tugas. akhir diskusi.
Penutup: @ 10’
1. Bersama-sama siswa membuat kesimpulan/rangkuman hasil belajar.
2. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari (untuk mengetahui hasil ketercapaian materi).
3. Memberi pengarahan untuk belajar di rumah dan persiapan pertemuan berikutnya.

Penilaian Pembelajaran:
Sikap Pengetahuan Ketrampilan
Pengamatan terhadap Tes tertulis untuk menjelaskan perubahan Pengamatan terhadap
kemampuan bekerja yang terjadi pada masa Praaksara (3 kemampuan siswa berpresentasi
sama dan menghargai periode perubahan) dari penentuan tempat dan diskusi (sistematika
pendapat. tinggal dan cara memenuhi kebutuhan penyampaian, berkomunikasi
hidupnya. dan penguasaan materi)

Mengetahui, Malang, …………………


Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran IPS

………………….. …………………………..
10
Referensi

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar
Proses Pendidikan Dasar dan Menengah.

Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2019 tentang
Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.

Wahidmurni, W. (2017). Metodologi Pembelajaran IPS: Pengembangan Standar Proses


Pembelajaran IPS di Sekolah/Madrasah. Yogyakarta: Arruz Media.

11

Anda mungkin juga menyukai