0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan7 halaman

Desain Rumah Panggung Tradisional Palembang

Dokumen ini menjelaskan tentang rumah panggung yang terletak di Muara Kuang, Palembang, yang menggunakan kayu sebagai bahan utama dan dilengkapi dengan atap genteng tanah liat. Struktur rumah dirancang untuk mengatasi banjir dan memiliki ruang multifungsi dengan estetika tradisional yang mencolok. Detail seperti jendela besar dan ornamen ukiran menambah keindahan serta identitas lokal rumah tersebut.

Diunggah oleh

Hendra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan7 halaman

Desain Rumah Panggung Tradisional Palembang

Dokumen ini menjelaskan tentang rumah panggung yang terletak di Muara Kuang, Palembang, yang menggunakan kayu sebagai bahan utama dan dilengkapi dengan atap genteng tanah liat. Struktur rumah dirancang untuk mengatasi banjir dan memiliki ruang multifungsi dengan estetika tradisional yang mencolok. Detail seperti jendela besar dan ornamen ukiran menambah keindahan serta identitas lokal rumah tersebut.

Diunggah oleh

Hendra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

NAMA : M Fathur Rosyid

Nim : 142022018
Dosen pempimbing : [Link]. Zuber Angkasa, ST,. M.T

PROGRAM STUDI ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS


MUHAMMADIYAH PALEMBANG TAHUN AJARAN 2024/2025
LOKASI BANGUNAN

Rumah panggung ini berlokasi di; Jln. Manaf Ratu Jaya, Depan
tugu kemerdekaan, Muara Kuang, Kec. Muara Kuang,
Palembang, Sumatera Selatan.
1. Bahan Bangunan
•Material utama: Kayu, digunakan untuk dinding, lantai, dan struktur utama rumah.
•Atap: Terbuat dari genteng tanah liat yang disusun rapi, dengan bentuk limas atau pelana.
•Lantai: Rumah panggung yang ditopang oleh tiang-tiang kayu atau beton, menghindari kelembaban dan binatang liar.
2. Struktur Bangunan
•Rumah Panggung: Ketinggian rumah dari tanah menunjukkan fungsi rumah panggung tradisional untuk mengatasi banjir, binatang liar,
atau sebagai tempat penyimpanan hasil pertanian di bawah rumah.
•Tiang Penyangga: Digunakan tiang kayu besar atau beton sebagai fondasi utama.
•Teras Depan: Terdapat ruang semi terbuka (teras) yang sering digunakan sebagai tempat bersantai atau menerima tamu informal
3. Bentuk dan Tata Ruang
•Denah memanjang: Rumah memiliki denah memanjang ke belakang dengan beberapa ruang multifungsi.
•Ruang tengah luas: Digunakan sebagai ruang tamu dan ruang keluarga dengan perabotan khas seperti kursi dan meja
kayu ukiran.
•Partisi fleksibel: Tirai digunakan sebagai pembatas antar ruang dalam rumah.

4. Detail dan Estetika


•Jendela banyak dan besar: Memungkinkan pencahayaan alami dan sirkulasi udara maksimal.
•Ornamen tradisional: Terlihat ukiran khas pada perabot dan bingkai pintu atau jendela.
•Penggunaan warna cerah: Warna biru dan pink pada dinding luar menambah kesan ceria dan identitas lokal.

Anda mungkin juga menyukai