BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Landasan Teori
2.1.1 Konsep Dasar
[Link] Sistem .
Menurut Kurnia Cahya Lestari dan Arni Muarifah
Amri (2020:7) mengemukakan bahwa Sistem adalah dua
atau lebih komponen yang saling berhubungan dan
berintraksi membentuk kesatuan kelompok sehingga
menghasilkan satu tujuan.
Pengertian sistem menurut (Erawati, 2019) sistem
adalah jaringan proses kerja yang saling terkait dan
berkumpul guna untuk mencapai sebuah tujuan serta
melakukan suatu kegiatan.
[Link] Informasi
Pengertian informasi menurut (Martin Halomoan
Lumbangaol, 2020) informasi adalah hasil dari pemrosesan
data yang relevan dan memiliki manfaat bagi penggunanya.
Pengertian informasi menurut (Tukino, 2020) informasi
merupakan sebuah data yang dikelolah menjadi sesuatu
yang lebih bernilai tinggi bagi penerima guna untuk
membantu membuat sebuah pengambilan keputusan.
Menurut Prehanto (2020:12), “Informasi merupakan
hasil pengolahan data dengan cara tertentu sehingga lebih
berarti dan berguna bagi penerimanya”
[Link] Sistem informasi
Sistem informasi merupakan kumpulan dari perangkat lunak
atau perangkat keras serta perangkat manusia sebagai
pengolah datanya . Sistem informasi merupakan sistem
yang terintegrasi yang memberikan informasi yang
bermanfaat bagi para pengggunanya. Dengan adanya
sistem informasi maka pekerjaan yang dilakukan akan
menjadi lebih efektif dan efisien jika dibandingkan dengan
pekerjaan yang dilakukan tanpa menggunakan sistem
informasi (Saharna & Rukun, 2019).
[Link] E-ticket
E-Tiket adalah sebuah bentuk pelayanan jasa yang
disediakan perusahaan atau lembaga dengan
memanfaatkan media elektronik dan koneksi internet yang
dapat mengeluarkan tiket dalam bentuk digital maupun fisik
sehingga mempermudah konsumen atau pelanggan dalam
melakukan pemesanan. (Holilah, Djamaludin, Syam. 2020)
[Link] Website
Menurut indowebsite (2021), Website adalah suatu
halaman web yang saling berhubungan yang umumnya
berisikan kumpulan informasi berupa teks, gambar, animasi,
audio, video maupun gabungan dari semuanya yang
biasanya dibuat untuk personal, organisasi dan perusahaan.
Jenis-jenis web berdasarkan sifatnya adalah :
1. Website dinamis, merupakan sebuah website yang
menyediakan content atau isi yang selalu berubah-ubah
setiap saat. Contoh : website berita.
2. Website statis, merupakan website yang contentnya
sangat jarang diubah. Contoh: web profil organisasi.
[Link] Database ( Basis Data)
Database adalah suatu kumpulan data yang bersifat
mekanis, terbadi, terdefinisi secara normal dan terkontrol.
Fungsi dari database adalah untuk mengelompokkan dan
informasi sehingga lebih mudah dimengerti, mencegah
terjadinya duplikat data maupun inkonsistensi data, dan
mempermudah proses penyimpanan, akses, pembaharuan,
dan menghapus data (Rahardja et al., 2019).
Menurut Ir. Fathansyah dalam (Salim, 2020) basis
data terdiri dari dua kata yait basis dan data. Basis dapat
diartikan sebagai markas atau gudang, tempat bersarang
atau berkumpul, sedangkan data adalah representasi fakta
dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia yang
direkam kedalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar,
bunyi dan kombinasinya. Basis data adalah sistem
komputerisasi yang tujuan utamanya memelihara data yang
sudah diolah atau informasi dan membuat informasi yang
tersedia saat dibutuhkan (Yenila, 2019)
[Link] Pariwisata
Menurut (Hidayah, 2019), Pariwisata adalah
perjalanan wisata yang dilakukan secara berkali-kali atau
berkeliling-keliling, baik secara terencana maupun tidak
terencana yang dapat menghasilkan pengalaman total
bagi pelakunya. Dari pengertian tersebut terlihat bahwa
kegiatan wisata merupakan bagian dari kegiatan
pariwisata, karena kegiatan pariwisata merupakan
kegiatan jamak dari kegiatan wisata itu sendiri.
[Link] Metode Waterfall
Metode air terjun atau yang sering disebut metode
waterfall seing dinamakan siklus hidup klasik (classic life
cycle), nama model ini sebenarnya adalah “Linear
Sequential Model” dimana hal ini menggambarkan
pendekatan yang sistematis dan juga berurutan pada
pengembangan perangkat lunak, dimulai dengan
spesifikasi kebutuhan pengguna lalu berlanjut melalui
tahapan-tahapan perencanaan (planning), permodelan
(modelling), konstruksi (contruction), serta penyerahan
sistem ke para pengguna (deployment), yang diakhiri
dengan dukungan pada perangkat lunak lengkap yang
dihasilkan (Abdul Wahid, 2020)
Urutan dalam Metode Waterfall bersifat serial yang di mulai
dari proses perencanaan, analisa, desain, dan
implementasi pada sistem (Purnia, Rifai, & Rahmatullah,
2019; Sasmito, 2017; Wau, 2022)
1. Requirement
Tahap ini pengembang sistem diperlukan
komunikasi yang bertujuan untuk memahami
perangkat lunak yang diharapkan oleh pengguna dan
batasan perangkat lunak tersebut. Informasi dapat
diperoleh melalui wawancara, diskusi atau survei
langsung. Informasi dianalisis untuk mendapatkan
data yang dibutuhkan oleh pengguna.
2. Design
Pada tahap ini, pengembang membuat desain
sistem yang dapat membantu menentukan perangkat
keras (hardware) dan sistem persyaratan dan juga
membantu dalam mendefinisikan arsitektur sistem
secara keseluruhan.
3. Implementation
Pada tahap ini, sistem pertama kali dikembangkan
di program kecil yang disebut unit, yang terintegrasi
dalam tahap selanjutnya. Setiap unit dikembangkan
dan diuji untuk fungsionalitas yang disebut sebagai
unit testing.
4. Verification
Pada tahap ini, sistem dilakukan verifikasi dan
pengujian apakah sistem sepenuhnya atau sebagian
memenuhi persyaratan sistem, pengujuan dapat
dikategorikan ke dalam unit testing (dilakukan pada
modul tertentu kode), sistem pengujian (untuk melihat
bagaimana sistem bereaksi ketika semua modul yang
terintegrasi) dan penerimaan pengujian (dilakukan
dengan atau nama pelanggan untuk melihat apakah
semua kebutuhan pelanggan puas).
5. Maintenance
Ini adalah tahap akhir dari metode waterfall.
Perangkat lunak yang sudah jadi dijalankan serta
dilakukan pemeliharaan. Pemeliharaan termasuk
dalam memperbaiki kesalahan yang tidak ditemukan
pada langkah sebelumnya.
2.1.2 Pemodelan Sistem
[Link] DFD (Data Flow Diagram)
Menurut Azzolini dalam Rusmawan (2019:51) “Data
Flow Diagram (DFD) adalah suatu diagram yang
menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari
data pada suatu sistem yang penggunaannya sangat
membantu untuk memahami sistem secara logika, terstruktur
dan jelas.
Tabel 1.1 Komponen DFD
No Gane/ Yourdan/De Marco Keterangan
Sarson
Entitas eksternal,
1
Entitas Dapat berupa
Entitas orang/unit terkait
Luar
yang berinteraksi
dengan sistem tapi
diluar sistem
Orang, unit yang
2 mempergunaka
atau melakukan
Proses transformasi data.
Proses
komponen fisik
tidak
diidentifikasikan
3
Aliran data Aliran data Aliran data dengan
arah khusus dari
sumber ketujuan
Penyimpanan data
Data store Data store atau tempat data
direfer oleh proses
[Link] UML (Unified Modelling Language)
UML (Unified Modelling Language) adalah bahasa
pemodelan untuk sistem atau perangkat lunak yang
berorientasi objek. Pemodelan (modelling) sesungguhnya
digunakan penyederhanaan permasalahan permasalahan
yang kompleks sedemikian rupa sehingga lebih mudah
dipelajari dan dipahami.
Tabel 1.2 komponen UML
No simbol nama Keterangan
1
aktor Menginsfeksi
humpunan peran yang
pengguna mainkan
ketika berinteraksi
dengan use case
2
dependency Hubungan
dimanaperubahanyan
g terjadi pada suatu
elemen mandiri
(independent) akan
mempengaruhieleme
n yang bergantung
padanya elemen yang
tidak mandiri
(independent)
3
Hubungan dimana
generalation objek anak
(descendent) berbagi
prilakudan struktur
datadari objek yang
ada di atasnya objek
induk (ancestor)
4
Menspesifikasikan
include
bahwa use case
sumber secara
eksplisit
5 Extend
Menspesifikasikan
bahwa use case
target memperluas
prilaku dari use case
sumber pada suatu
titik yang diberikan
6 association
Apa yang
menghubungkan
antara objek satu
dengan objek lainya
7 Sistem
Menspesifikasikan
paket yang
menmapilkan sistem
secara terbatas
8 Use Case
Deskripsi dari urutan
aksi-aksi yang
ditampilkansistem
yang menghasilkan
suatu yang terstruktur
bagi suatu aktor
9 Colaboration
Interaksi aturan-aturan
dan elemen lain yang
bekerja sama untuk
menyediakan prilaku
yang lebih besar dan
jumlah elemennya
10 Note
Elemen fisikyang eksis
saat aplikasi dijalankan
dan mencerminakan
suatu sumber daya
komputasi
[Link] Entity Relationship Diagram (ERD)
Entity Relationship Diagram merupakan diagram
yang menggambarkan hubungan yang terjadi antara tabel.
ERD tidak menggambarkan bagaimana jalannya sebuah
program layaknya diagram alir (flowchart) (Saharna &
Rukun, 2019).
Tabel 1.3 komponen ERD
Simbol Keterangan
Entitas yaitu kumpulandari
objek yang dapat
diidentifikasikan
Atribut, yaitu karakteristik dari
entity atau relasi yang merupakan
penjelasan detail tentang entitas.
Relasi, yaitu hubungan yang
terjadi antara suatu atau lebih
entitas, jenis hubunganan antara
lain:satu ke satu, satu ke banyak,
dan banyak ke banyak
Garis, mendeskripsikan
penghubung antar himpunan
relasi
Input/output data, yaitu proses
input/output data
parameterinformasi
[Link] Flowchart
Jogiyanto dalam Rusmawan (2019:48) “Bagan alir
(flowchart) adalah bagan (chart) yang menunjukkan alir atau
arus (flow) di dalam program atau prosedur sistem secara
logika”.
Tabel 1.4 komponen Flowchart
Simbol Nama Fungsi
Penghubung
Arus / antara
Flow prosedur /
proses.
Simbol keluar /
masuk prosedur
Connect atau proses
or dalam lembar /
halaman yang
sama.
Simbol keluar /
masuk prosedur
Off-line
atau proses.
Connect dalam lembar /
or halaman
yang lain.
[Link] Use Case Diagram
Use case diagram merupakan suatu urutan interaksi
yang saling berkaitan antara penguna dengan sistem. Use
case diagram menggambarkan hubungan antara aktor dan
kegiatan yang dapat dilakukannya terhadap aplikasi
tersebut ([Link] & [Link], 2020).
Tabel 1.5 komponen Use Case Diagram
Simbol Keterangan
Aktor : mewakili peran orang,
sistem yang lain, atau alat
ketika berkomunikasidengan
use case
Use case : abstraksi dan interaksi
antara sistem dan aktor
Association : abtraksi
daripenghubung antara aktor
dengan use case
Generalisasi : menunjukan
spesialisasi aktor untuk dapat
berpartisipasi dengan use case
<<include>>
Menunjukan bahwa suatu use
case seluruhnya merupakan
fungsionalitas dari use case lainya
<<include>>
Menunjukan bahwa suatu use
case merupakan tambahan
fungsional secara use case lainya
jika suatu kondisi terpenuhi.
[Link] Activity Diagram
Activity Diagram adalah representasi grafis
dariseluruh tahapan alur kerja. Diagram ini digunakan untuk
menjelaskan proses bisnis dan alur kerja dari komponen
suatu sistem ([Link] & [Link], 2020)
Tabel 1.6 komponen Activity Diagram
No Gambar Nama Keterangan
1 Memperlihatkan
activity
bagaimana masing-
masing kelas antar
muka saling
berinteraksi
2
State dari sistem
Action yang mencerminkan
eksekusi dari suatu
aksi
3
Bagaimana objek
Initial node dibentuk dan di awali
4
Bagaimana objek
Activity final
node dibentuk dan di akhiri
5
Digunakan untuk
Decision
menggambarkan
suatu keputusan /
tindakan yang harus
diambil pada kondisi
tertentu
Digunakan untuk
Line connector
menghubungkan satu
simbol dengan
dimbol yang lainnya
2.1.3 Bahasa Pemrograman
[Link] PHP
menurut Rusli, dkk (2019:63), “PHP adalah bahasa
scripting server dan alat yang ampuh untuk membuat
halaman web dinamis dan interaktif”.
PHP atau kependekan dari Hypertext Preprocessor
adalah salah satu bahasa pemrograman open source yang
sangat cocok atau dikhususkan untuk pengembangan web
dan dapat ditanamkan pada sebuah skripsi HTML. Bahasa
PHP dapat dikatakan menggambarkan beberapa bahasa
pemrograman seperti C, Java, dan Perl serta mudah untuk
dipelajari (V. A. Safitri et al., 2019).
Jadi dari penjelasan di atas dapat disimpulkan
bahwa PHP atau Hypertext Preprocessor adalah bahasa
pemrograman yang bekerja di sisi bagian server web
sehingga dapat menghasilkan web yang dinamis dan
interaktif.
[Link] JavaScript
Menurut Faisal dan Abadi (2020:140), “Javascript
adalah bahasa pemrograman yang awalnya dikembangkan
oleh Netscape Communication. Dan sekarang menjadi
standar pada hamper seluruh web browser”.
Iskandar (2020:97), “Bahasa pemrograman yang
berorientasi objek (OOP – Object Oriented Programming)
atau bahasa pemrograman yang berkonsep objek ini
dirancang berdasarkan kebutuhan pengguna yang
diaplikasikan ke dalam suatu piranti lunak dan dapat
diperbaharui“.
[Link] HTML
Menurut Faisal dan Abadi (2020:1), “Hypertext
Markup Language atau lebih dikenal dengan HTML adalah
bahasa yang digunakan untuk membuat antarmuka
halaman web”.
Menurut Saputra (2019), yaitu “HTML atau Hyper
Text Markup Language merupakan sebuah bahasa
pemrograman terstruktur yang dikembangkan untuk
membuat laman website yang dapat diakses atau
ditampilkan menggunakan web browser.”
Berdasarkan penjelasan di atas bisa disimpulkan
bahwa HTML merupakan bahasa pemrograman yang
mengatur fitur tampilan pada website.
[Link] CSS
Menurut Ummy Gusti Salamah, [Link],.MIT (2021),
yaitu “CSS (Cascading Style Sheet) adalah bahasa yang
dapat digunakan untuk mendefinisikan bagaimana 15 suatu
bahasa markup ditampilkan pada suatu media dimana
bahasa markup ini salah satunya adalah HTML.”
Menurut Yudhanto & Prasetyo (2019:6) “ CSS
adalah cascading stylesheet, yaitu bahasa yang digunakan
untuk HTML agar menjadi lebih bagus dan efektif dalam
tampilan.
2.1.4 Perangkat Lunak Pendukung
[Link] MySQL
Menurut Rusli, dkk (2019:5), “MySQL adalah sistem
yang berguna untuk melakukan proses pengaturan koleksi-
koleksi struktur data (database) baik yang meliputi proses
pembuatan atau proses pengelolaan database.
MySQL merupakan server database SQL Open Source yang
paling populer saat ini, dikembangkan, didistribusikan dan
didukung oleh perusahaan MySQL AB. MySQL adalah
software yang tergolong sebagai DBMS (Database
Management System) yang bersifat open source (Heaverly &
EWK, 2020) (Isnain et al., 2021)
Dari penjelasan di atas dapat disumpulkan bahwa
MySQL merupakan perangkat lunak manajemen sistem
menggunakan perintah SQL dalam penggunaan ketika
dijalankan, perangkat lunak ini juga memiliki fungsi sebagai
penyimpanan sekaligus pengelolaan data pada database
berupa informasi yang di dalamnya berisi teks dan angka.
[Link] Xampp
Menurut Aryanto dalam (Kesuma & Kholifah, 2019)
“XAMPP merupakan sebuah aplikasi perangkat lunak
pemrograman dan database yang didalamnya terdapat
berbagai macam aplikasi pemrograman seperti; Appache
HTTP Server, database MySQL, bahasa pemrograman PHP
serta Perl.”
[Link] Codeignitier
Codeigniter adalah aplikasi open source berupa
framework dengan Model, View, Controller (MVC) untuk
membangun website dinamis dengan menggunakan PHP
(Saharna & Rukun, 2019).
[Link] Visual Studio Code
Visual Studio Code adalah kode editor sumber yang
dikembangkan oleh Microsoft untuk Windows, Linux dan
macOS. Ini termasuk dukungan untuk debugging, kontrol git
yang tertanam dan GitHub, penyorotan sintaksis,
penyelesaian kode cerdas, snippet, dan refactoring kode. Ini
sangat dapat disesuaikan, memungkinkan pengguna untuk
mengubah tema, pintasan keyboard, preferensi, dan
menginstal ekstensi yang menambah fungsionalitas
tambahan. (Wahyu Joni Kurniawan, 2019)
2.2 Penelitian Terkait
1. Sistem Informasi Dan Pelayanan E-tiket Berbasis Website
Menggunakan Algoritma FIFO Pada Kawasan Wisata
Trenggalek. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem
informasi pelayanan e-tiket dapat digunakan untuk mengelola
pemesanan e-tiket di kawasan wisata Trenggalek, sehingga
mempermudah pengunjung dalam hal pemesanan dan
pembayaran tiket. Berdasarkan hasil implementasi yang telah
dilakukan, algoritma FIFO dapat mempermudah proses antrian
pemesanan e-tiket pada sistem sehingga proses pelayanan
menjadi lebih teratur.
Sistem informasi pelayanan e-tiket ini dapat mengetahui informasi
dan data pengunjung objek wisata Trenggalek sehingga dapat
dimanfaatkan untuk menentukan kebijakan pengembangan
destinasi wisata yang kurang diminati. (Jayanto, Niswatin, Patmi
Kasih, 2021)
2. Perancangan Aplikasi E-Ticketing Pada Agen Bus Berbasis
Website Menggunakan Laravel. Penelitian ini bertujuan untuk
membuat sebuah sistem e-ticketing berbasis website. Dengan
menggunakan sistem ini pelanggan tidak perlu lagi mendatangi
agen bus untuk melakukan transaksi pembelian tiket, melainkan
cukup dengan mengakses website e-ticketing maka transaksi dapat
dilakukan kapanpun dan dimanapun, serta dapat mencegah
terjadinya kerusakan pada tiket atau kehilangan tiket.
Pengembangan website ini menggunakan framework laravel serta
dikembangkan dengan model waterfall. Fitur yang terdapat dalam
website ini antara lain cari tiket, rute yang tersedia, memilih tempat
duduk dan mail gateway. (Haidar Wijaya, Ineke Pakereng. 2021)
3. Aplikasi E-Ticketing Pariwisata di Kabupaten Serang Berbasis
Web. Penelitian ini menghasilkan website untuk merancang dan
membangun aplikasi promosi dan pemesanan tiket online (E-
Ticketing) pada Wisata yang dikelola oleh Perum Perhutani KPH
Banten, Serta dalam merancang aplikasi sistem informasi geografis
tingkat kerusakan ruas jalan Kabupaten Serang ini, penelitian ini
juga menggunakan model UML (Unified Modelling Language)
dengan empat model perancangan yaitu use case diagram, activity
diagram, sequence diagram, collaboration diagram dan class
diagram.
4. PEMESANAN E-TIKET SPEED BOAT ONLINE BERBASIS
WEBSITE STUDI KASUS [Link] BALI SEAVIEW. Dengan
adanya website E-Tiket ini memberikan sebuah kepuasan yang
sangat baik kepada masyarakat dalam penggunaan booking tiket
speed boat, karna bisa mempermudah masyarakat dalam
pembelian tiket speed boat, penelitian ini menggunakan metode
black box testing dalam menguji sistem yang kemudian mendapat
feedback dari perusahaan dan juga sistem website yang sudah
dibangun. Yang memungkinkan admin mengetahui jumlah input/
output yang di dapatkan. (I Dewa Gede Komala Putra , I Gede Putu
Krisna Juliharta, I Gusti Lanang Agung Raditya. 2019)
5. Sistem Informasi Pemesanan Tiket Berbasis Web Pada
Pasadena Buana Travel Bandar lampung. Aplikasi web dapat
membantu memudahkan pelanggan dalam memperoleh informasi
mengenai perjalanan wisata yang ada di Pasadena Buana Travel
Bandarlampung. Dengan adanya bantuan sistem informasi mampu
memperluas jaringan pemasaran yang terdapat di Pasadena Buana
Travel Bandarlampung dan mempermudah customer dalam
melakukan pemesanan serta pembayaran secara online.
Dalam pengembangan sistem informasi pemesanan tiket berbasis
web pada Pasadena Buana Travel Bandarlampung, rancangan
dibuat menggunakan metode yang dipakai yaitu metode waterfall
dan flowchart, diagram konteks, entity relationship diagram, data
flow diagram dan ralasi antar tabel dalam mengembangkan
sistemnya input, proses, output evaluasi sistem dengan melakukan
observasi sehingga dapat diimplementasikan menggunakan
Macromedia Dreamwever 8, MySQL dan bahasa pemrograman
PHP. ( Syauqoni Iqbal, Angga Bayu Santoso. 2022).
State Of the Art Penelitian
Kelima penelitian terdahulu tersebut sama – sama
membangun sistem Infromasi e-ticketing, guna untuk memperlancar
dan memudahkan proses penjualan, dan pembelian tiket, serta
memudahkan informasi bagi user, dan mempromosikan masing-
masing objek yang di ditawarkan. Perbedaanya dengan penelitian
yang dilakukan yaitu Sistem informasi yang di rancang menggunakan
bahasa pemrograman PHP, menggunakan Framework Codeigniter
Multiuser terdapat 2 tingkatan level pengguna dalam sistem ini yaitu
Admin dan Pengguna (User) dimana setiap level memiliki hak akses
berbeda dalam sistem, sistem informasi tiket online (e-ticketing) ini
juga dilengkapi dengan print hasil pemesanan tiket serta harga dan
review atau penilain terhadap aplikasi dan objek wisata. Pada
penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian yaitu
Rapid Application Devlopment (RAD), yang kelebihanya ialah
membantu pengerjaan sistem dengan cepat dan efisien.