Nama : Talitha Hasnaa Salsabila
NIM : 2205454
Kelas : TL – 1B
Dalam peta okupasi nasional Bidang Logistik Dan Supply Chain terdapat 3 fungsi yaitu PRO
(pengadaan), WRH (penyimpanan), DLV (pengiriman), dan LOG (Lintas Kegiatan).
Terdapat juga 3 posiis atau jabatan pada level kualifikasi yaitu (A) staff, (B) coordinator,
supervisor dan (C) Assistant Manager, Manager, General Manajer
1. KEGIATAN PENGADAAN
• Proucurement Staff yaitu personil yang bertanggung jawab atas kegiatan administrasi
dokumen dan operasional pengadaan yang menyelenggarakan kebutuhan pengadaan
barang dan jasa sesuai permintaan penggunanya. Proucurement Staff bertanggung
jawab untuk menyampaikan laporan perkembangan hasil kegiatan dalam proses
pengadaan, melakukan interaksi dengan pemasok barang dan jasa dalam hal
administrasi pengadaan dan verivikasi spesifikasi barang dan jasa, memasukkan data
terkait pengadaan barang dan jasa sesuai dengan standar ditempat kerja, dam membuat
laporan pengadaan dan verifikasi barang dan jasa sesuai dengan yang ditentukan
ditempat kerja.
Proucurement Staff memiliki wewenang untuk mengkonfirmasi atas penyerahan dan
penerimaan dokumen pengadaan dan verifikasi pemasok dan produk yang akan
dipasok. Pendidikan untuk menjadi Proucurement Staff yaitu SMA/SMK.
Proucurement Staff memiliki tugas untuk membina hubungan kerja dengan pemasok,
mendokumentasikan data barang, menggunakan peralatan teknologi informasi ditempat
kerja, membuat laporan tertulis, dan Menyusun dokumen pengadaan barang/jasa.
• Procurement Senior Staff bertanggung jawab atas kegiatan administrative dan
kegiatan operasional pengadaan terkait dengan produk yang memiliki
regulasi/spesifikasi tertentu dan bertanggung jawab untuk meninjau kesesuaian laporan
kehiatan pengadaan dengan standar dan norma tempat kerja yang berlaku,
menyampaikan laporan progress hasil kegiatan dalam proses pengadaan, menganalisi
data dan informasi terkait barang dan jasa yang akan diadakan, dan Menyusun
spesifikasi barang atau jasa yang akan diadakan dan memiliki tugas untuk
mengumpulkan dan menganalisis informasi dan Menyusun spesifikasi teknis.
Pendidikan untuk menjadi Procurement Senior Staff yaitu SMK Logistik – D1 dan
minimal memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun dibidang pengadaan.
• Proucurement Coordinator yaitu personil yang bertanggung jawab untuk
mengkoordinasi kegiatan operasional dan administrative pengadaan barang dann jasa.
Proucurement Coordinator menmiliki tanggung jawab memastikaan kesesuaian laporan
kegiatan pengadaan dengan standa dan norma yang berlaku, memastikan kegiatan
pengadaan barang/jasa yang dibutuhkan dapat selesai sesuai jadwal waktu yang
ditetapkan, melakukan penyusunan kebutuhan dan anggaran barang dan jasa ditempat
kerja, melindungi data dan informasi terkait barang dan jasa ditempat kerja,dan
mengoordinasikan staff yanf berada dibawahnya. Proucurement Coordinator memiliki
wewenang Memastikan kesesuaian kegiatan operasional dan administrasi pengadaan
barang dan jasa sesuai standar tempat kerja dan memiliki tugas Menyusun kebutuhan
dan anggaran pengadaan barang/jasa, Melindungi keamanan sistem informasi data
elektronik, dan Lead and manage team effectiveness. Pendiidkan formal untuk menjadi
Proucurement Coordinator yaitu D1 – D3 dan memiliki pengalaman kerja se;ama 3
tahun dibidang pengadaan.
• Procurement Supervisor yaitu Personil yang bertanggung jawab untuk melakukan
penyusunan dan pengawasan penerapan standar kerja/ tata cara pengadaan barang dan
jasa dan memiliki tugas Mempunyai kemampuan untuk melakukan persiapan
pengadaan barang dan jasa secara swakelola, Menyusun rancangan kontrak pengadaan
barang/ jasa, Memiliki kemampuan dalam memilih pemasok barang/ jasa, Mengelola
pembelian domestik dan internasional, Menyusun kebutuhan dan anggaran pengadaan
barang/jasa, Melindungi keamanan sistem informasi data elektronik. Pendidikan formal
yang ditempuh untuk bisa menjadi Procurement Supervisor yaitu D3 dan memiliki
pengalaman kerja minimal 3 tahun.
• Procurement Assistant Manager (level 6) yaitu Personil yang bertanggung jawab
untuk mengoordinasikan supervisor dalam proses pengadaan barang dan jasa yang
memiliki wewenang untuk merekomendasikan penyedia barang dan jasa dan memiliki
tugas Mengelola fungsi pembelian pada rantai pasok, Mengelola dan mengevaluasi
permintaan penawaran, Monitor supplier performance, Lead and manage team
effectiveness, dan Manage people performance. Pendidikan formal yang ditempuh
untuk menjadi Procurement Assistant Manager yaitu D4-S1-S2 dan memiliki
pengalaman kerja minimal 3 tahun.
• Procurement Manager (level 7) yaitu Personil yang memilki kemampuan dalam
memimpin tim kerja dan mengorganisasikan anggota agar tercapainya target yang
ditetapkan di tempat kerja. Memiliki wewenang Mengambil kebijakan operasional
untuk memastikan kelancaran kegiatan pengiriman, Menetapkan rancangan rute,
prioritas moda, dan pola untuk kegiatan pengiriman. Procurement Manager memiliki
tugas Menelaah lingkungan pengadaan barang dan jasa, Mengendalikan pelaksanaan
kontrak pengadaan barang/jasa, Merumuskan organisasi pengadaan barang/jasa,
Mengelola kinerja, Mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengkaji ulang
strategi pembeli, Mengelola kontrak, Menegosiasi kontrak, Menyelesaikan
permasalahan kontrak pengadaan barang/jasa, Develop and implement strategic plans,
dan Develop and implement business plans. Pendidikan formal yaitu D4-S1-S2 dan
pengalaman kerja 4 tahun.
2. KEGIATAN PENYIMPANAN
• Material Handling Equipment Operator (Level 1) yaitu Personil yang bertanggung
jawab untuk menangani pergerakan barang di area gudang menggunakan fasilitas
Material Handling Equipment (MHE) kurang dari 100 ton. Memiliki tugas Mengikuti
prosedur keamanan pada saat menangani barang/ muatan/ kargo, Memindahkan barang/
muatan/ kargo dengan aman menggunakan metode manual, Menerapkan prosedur
darurat kecelakaan, Memindahkan muatan dengan menggunakan peralatan manual, dan
Mengoperasikan forklift (kapasitas lebih dari 25ton sampai kurang dari 100ton atau
menara lebih dari 40 m sampai dengan 60 meter). Pendidikan formalnya yitu
SMA/SMK.
• Material Handling Equipment Operator (Level 2) yaitu Personil yang bertanggung
jawab untuk menangani pergerakan barang di area gudang menggunakan fasilitas
Material Handling Equipment (MHE) lebih dari 100 ton dan memiliki tugas Mengikuti
prosedur keamanan pada saat menangani barang/ muatan/ kargo, Memindahkan barang/
muatan/ kargo dengan aman menggunakan metode manual, Menerapkan prosedur
darurat kecelakaan, Memindahkan muatan dengan menggunakan peralatan manual, dan
Mengoperasikan forklift (kapasitas lebih dari 100 ton atau menara lebih dari 40 meter
sampai dengan 60 meter). Pendidikan formal yang ditempuh ialah SMA/SMK.
• Warehouse Checker (Level 1) yaitu Personil yang bertanggung jawab atas kegiatan
pemeriksaan barang pada proses penerimaan dan pengeluaran barang. Memiliki tugas
Menerima dan menyimpan stok, Menerapkan prosedur darurat kecelakaan, dan
Mengidentifikasi produk dan menyimpannya ke tempat khusus. Pendidikan formal
yang ditempuh yaitu SMA/SMK.
• Warehouse Checker Level 2/ *Warehouse Operator yaitu Personil yang
bertanggung jawab atas kegiatan pemeriksaan barang pada proses penerimaan dan
pengeluaran barang. Memiliki tugas Mengambil dan memproses order,
Mengoperasikan sistem informasi sesuai dengan standar di tempat kerja dan
Menerapkan sistem perhitungan standar di tempat kerja. Pendidikan formal yang
ditempuh yaitu SMA/SMK
• Warehouse Checker (Level 3) yaitu Personil yang bertanggung jawab atas kegiatan
pemeriksaan barang pada proses penerimaan dan pengeluaran barang. Memiliki tugas
Mengamankan barang/muatan/kargo, Melakukan isi ulang stok, Mengidentifikasi
produk dan menyimpannya ke tempat khusus, dan Menggunakan sistem untuk
mengelola stok. Pendiidkan formal yang ditempuh yaitu SMK Logistik – D1.
• Logistics Administrative Level 1 yaitu Personil yang bertanggung jawab dalam proses
mengurus administrasi barang yang masuk dan keluar (Rank A). memiliki tugas
Mengendalikan barang rusak (Damage Part), Mengadministrasi barang,
Mengoperasikan towing. Pendidikan formal yang ditempuh yaitu SMA/SMK
• Logistics Administrative Level 2 yaitu Personil yang bertanggung jawab mengurus
administrasi barang yang masuk dan keluar (Rank B). mmeiliki tugas
Mengadministrasi barang, Melakukan penyusunan barang sesuai lembar perintah kerja,
Memindahkan barang menggunakan tangan, dan Mengoperasikan dolly untuk
memindahkan barang. Pendidikan formal yang ditempuh ialah SMA/SMK.
• Logistics Administrative Level 3 yaitu Personil yang bertanggung jawab mengurus
administrasi barang yang masuk dan keluar (Rank C). memiliki tugas Melakukan
pengecekan barang, Memasang label (Attachement), dan Melakukan proses Scan
Barcode. Pendidikan formal yang ditempuh yaitu SMK Logistik – D1.
• Logistics Operator Level 1 yaitu Personil yang bertanggung jawab menyiapkan
barang untuk kebutuhan produksi (Rank A). memiliki tugas Pemindahan barang
menggunakan forklift dan Mengadministrasi barang. Pendiidkan formal yang ditempuh
yaitu SMA/SMK.
• Logistics Operator Level 2 yaitu Personil yang bertanggung jawab menyiapkan
barang untuk kebutuhan produksi dan pengemasan barang keluar (Rank B). memiliki
tugas Mengoperasikan towing, Melakukan proses mengangkat barang menggunakan
alat angkat (Air Hoist), Melakukan pengecekan barang, Melakukan pemasangan
kelengkapan peti barang, Memindahkan barang menggunakan tangan dan
Mengoperasikan dolly untuk memindahkan barang. Penididkan yang sitempuh yaitu
SMA/SMK.
• Logistics Operator Level 3 yaitu Personil yang bertanggung jawab menyiapkan
barang untuk kebutuhan produksi (Rank C). memiliki tugas Melakukan pengecekan
barang, Memasang label (Attachement), Melakukan proses scan barcode, Melakukan
proses pembongkaran barang dari kemasan, Melakukan penyusunan barang sesuai
lembar perintah kerja, Mengoperasikan dolly untuk memindahkan barang, Mengambil
part (Shopping Part) dan Melakukan pemasangan kelengkapan peti barang. Pendidikan
formal yg ditempuh yaitu SMK Logistik – D1.
• Warehouse Administrative Operator/*Logistics Administrative Officer yaitu
Personil yang bertanggung jawab atas kegiatan yang terkait dengan kegiatan
administratif pergudangan, baik penerimaan, penyimpanan, pengeluaran barang sesuai
dengan prosedur yang berlaku di perusahaan. Memiliki tugas Melengkapi dokumentasi
penerimaan dan pengeluaran barang, Menggunakan peralatan teknologi informasi di
tempat kerja, Menerapkan keterampilan dalam melayani pelanggan, Mengidentifikasi
produk dan menyimpannya ke tempat khusus, Menyimpan catatan kontainer/kargo,
Melakukan perhitungan persediaan, Melaksanakan dan memantau prosedur kesehatan
dan keselamatan kerja. Pendiidkan formal yang ditempuh ialah SMK Logistik – D1.
• Warehouse Operation Officer yaitu Personil yang menjalankan kegiatan operasional
termasuk perencanaan, penerimaan, penyimpanan, dan pengeluaran barang atas produk
sesuai standar tempat kerja. Memiliki tugas Mengidentifikasi produk dan
menyimpannya ke tempat khusus, Memantau fasilitas penyimpanan, Melaksanakan dan
memantau prosedur kesehatan dan keselamatan kerja, Menggunakan peralatan
teknologi informasi di tempat kerja, Membuat laporan tertulis dan Menggunakan sistem
untuk mengelola stok. Pendiidkan formal yang ditempuh ialah D1-D3.
• Warehouse Administrative Officer yaitu Personil yang bertanggung jawab
menjalankan kegiatan administratif termasuk perencanaan, penerimaan, penyimpanan,
dan pengeluaran barang atas produk sesuai standar ditempat kerja. Memiliki tugas
Mengumpulkan, menganalisa data dan informasi tempat kerja, Membuat laporan
tertulis dan Mengoperasikan sistem informasi sesuai dengan standar di tempat kerja.
Pendidikan formal yang ditempuh yaitu D1-D3.
• Inventory Control Specialist yaitu Personil yang bertanggung jawab untuk
memastikan kepatuhan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) pergudangan
sesuai dengan ketentuan perusahaan dalam rangka pencapaian Key Performance
Indicator (KPI). Memiliki tugas Manage facilitiy and inventory requirement, Undertake
inventory procedure, Carry out basic procurement, Mengumpulkan dan menganalisis
informasi, Melaksanakan komunikasi efektif, Menerapkan sistem mutu dan Administer
inventory systems. Pendidikan yang ditempuh ialah D3.
• Warehouse Operation Supervisor/ *Warehouse Supervisor yaitu Personil yang
bertanggung jawab terhadap pengawasan dan koordinasi atas kegiatan operasional
penerimaan, penyimpanan, dan pengeluaran barang. Memiliki tugas Memastikan
Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan dijalankan dengan baik, Memimpin
tim/kelompok kerja, Melaksanakan komunikasi efektif, Menggunakan sistem untuk
mengelola stok, Melakukan proses induksi penanganan barang/muatan/kargo yang baik
dan Memimpin tim/kelompok kerja (Checker dan MHE Operator). Prndidikan formal
yang ditempuh ialah D3.
• Warehouse Administrative Supervisor/ Logistics Supervisor yaitu Personil yang
bertanggung jawab terhadap pengawasan & koordinasi atas kegiatan administratif
penerimaan, penyimpanan, dan pengeluaran barang. Memiliki tugas Memimpin
tim/kelompok kerja, Melaksanakan komunikasi efektif, Melaksanakan dan memantau
prosedur kesehatan dan keselamatan kerja, Mengelola pengiriman barang/ muatan/
kargo, Melakukan konsolidasi data dan informasi atas penerimaan, penyimpanan, dan
pengeluaran barang, Memastikan Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan
dijalankan dengan baik dan Melakukan pengawasan terhadap penggunaan sistem
informasi logistic. Pendidikan yang ditempuh yaitu D3.
• Warehouse Assistant Manager yaitu Personil yang bertanggung jawab untuk
memastikan kepatuhan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) pergudangan
sesuai dengan ketentuan perusahaan dalam rangka pencapaian Key Performance
Indicator (KPI). Memiliki tugas Memberikan rekomendasi kepada Warehouse Manager
terkait perencanaan dan perumusan KPI dalam kegiatan operasional, Melakukan
kontrol dan pengawasan atas kegiatan operasional terhadap kegiatan penyimpanan dan
pengeluaran barang, Melakukan proses induksi (pengenalan karyawan kepada
lingkungan kerja), Melaksanakan komunikasi efektif, Menerapkan sistem mutu,
Manage people performance, Manage information or knowledge management system
dan Ensure a safe workplace for a work area. Pendidikan formal yang ditempuh yaitu
D4-S1-S2.
• Warehouse Manager yaitu Personil yang bertanggung jawab terhadap seluruh
kegiatan operasional, administratif, dan keamanan Gudang. Memiliki tugas Manage
project cost, Manage project time, Manage operational plan, Lead and manage team
effectiveness, Develop and implement strategic plans, Develop and implement business
plans dan Implement Continuos Improvement. Pendiidkan frmal yang ditempuh ialah
D4-S1-S2.
3. KEGIATAN PENGIRIMAN
• Messenger/Helper yaitu Personil yang bertanggung jawab atas kegiatan distribusi
dokumen penunjang kegiatan logistic. Memiliki tugas Melaksanakan antaran dan
Mengoperasikan Global Positioning System (GPS). Pendidikan yg ditempuh yaitu
SMP.
• Sorting Man yaitu Personil yang bertanggung jawab untuk melakukan sortir/
pemilihan barang/ muatan/ kargo sesuai dengan klasifikasi yang telah ditentukan.
Memiliki tugas Manually sort mail and parcels. Pendidikan yang ditempuh yaitu
SMA/SMK
• Operation Staff for Delivery yaitu Personil yang bertanggung jawab atas kegiatan
lapangan pengiriman barang domestic. Memiliki tugas Pengiriman stok, Menentukan
prioritas kegiatan pengiriman, Menggunakan peralatan teknologi informasi di tempat
kerja, Berpartisipasi dalam memelihara lingkungan, Membuat instruksi pengangkutan,
Memuat barang ekspor ke media pengangkut, Melakukan prosedur pengangkutan
barang ekspor, Mengurus pengiriman barang ekspor ke Pelabuhan dan Mengurus
pengeluaran barang impor.
• Administrative Staff for Delivery yaitu Personil yang bertanggung jawab atas
kegiatan administratif pengiriman barang domestic. Memiliki tugas
Mendokumentasikan data barang, Menggunakan peralatan teknologi informasi di
tempat kerja, Membuat laporan tertulis, Menerima pembayaran dalam proses
pengantaran barang, Berpartisipasi dalam memelihara lingkungan, Membuat packing
list, Mengurus dokumen pengangkutan barang ekspor, dan menhurus dokumen
pengangkutan barang impor. Pendidikan yang ditempuh yaitu SMA/SMK.
• Export/ Import Operation Staff yaitu Personil yang bertanggung jawab atas kegiatan
operasional ekspor/ impor. Memiliki tugas Mengurus proses pembongkaran kargo
ekspor laut dari mobil barang di Gudang Konsolidasi (CFS/Container Freight Station),
Mengurus pengambilan kontainer bermuatan penuh (FCL/Full Container Load) untuk
kargo impor laut dari TPK (Terminal Peti Kemas), Mengurus pengembalian kontainer
kosong untuk kargo impor laut, Mengurus penyerahan kargo impor udara, Mengurus
kontainer kosong untuk kargo ekspor laut, Mengurus pengiriman kontainer bermuatan
penuh (FCL/Full Container Load) untuk kargo ekspor laut ke TPK (Terminal Peti
Kemas), Menyelesaikan proses post clearance kepabeanan ekspor impor, Mengurus
penyimpanan kargo ekspor laut di Gudang Konsolidasi (CFS/Container Freight
Station), Mengurus pengeluaran kargo impor laut dari Gudang Konsolidasi
(CFS/Container Freight Station). Pendiidkan formal yang dtempuh yaitu SMK Logistik
– D1
• Export/ Import Administrative Staff yaitu Melakukan identifikasi komoditi ekspor,
Mengklasifikasikan barang ekspor impor sesuai Kode Harmonized System (HS),
Menyelesaikan dan memeriksa dokumen ekspor/ impor, Memberikan informasi
pengiriman barang kepada pelanggan, Mengurus dokumen ekspor, Mengurus dokumen
impor, Mengaplikasikan ketentuan dan pengisian Surat Keterangan Asal (SKA),
Mengurus asuransi pembayaran ekspor, Mengurus asuransi pengangkutan barang
ekspor impor, Mengurus administrasi pemindahan lokasi Penimbunan Kontainer
Bermuatan Penuh (FCL/Full Container Load) untuk kargo impor laut dan Mengurus
administrasi pembongkaran kargo ekspor laut dari mobil barang di Gudang Konsolidasi
(CFS/Container Freight Station). Pendidikan formal yang ditempuh yaitu SMK
Logistik – D1.
• Customs Expert yaitu Personil yang bertanggung jawab atas penyelesaian proses
kepabeanan. Tugasnya ialah Melakukan prosedur perizinan kepabeanan, Mengurus
customs clearance ekspor dan Mengurus customs clearance impor. Pendiidkan
formalnya ialah D3
• Freight Handler/ Transport Management/ Shipment Planner yaitu Personil yang
bertanggung jawab dalam memastikan pengiriman di lakukan dengan menggunakan
moda transportasi dan rute yang telah di tetapkan (darat, laut, dan udara) dalam jumlah/
alokasi yang tepat dan sesuai dengan waktu yang telah di sepakati dengan biaya yang
paling effisien. Pendidikan formal yg ditempuh yaitu D3.
• Export/ Import Expert yaitu Personil yang bertanggung jawab atas kelancaran
penyelenggaraan pengiriman barang ekspor maupun impor. Tugasnya yaitu Melakukan
korespondensi ekspor/ impor, Melakukan negosiasi ekspor/ impor, Membuat kontrak
dagang ekspor/ impor, Menganalisa syarat dan kondisi Letter of Credit (L/C),
Melaksanakan realisasi dokumen ekspor dengan Letter of Credit (L/C), Melaksanakan
realisasi dokumen ekspor dengan Non-Letter of Credit (L/C), Determine import/ export
prohibition / restrictions. Pendidikan formal yang ditempuh yaitu D4 – S1 – S2
• Freight Expert/ *Freight Forwarder yaitu Personil yang memiliki keahlian dalam
perancangan rute, moda dan pola untuk kegiatan pengiriman. Tugasnya ialah
Melakukan perencanaan rute dan moda, Memilih moda transportasi ekspor, Memilih
saluran distribusi barang ekspor, Menilai dan mengkonfirmasi kebutuhan transportasi
pelanggan dan Menyediakan layanan jasa pengiriman ke pelanggan. Pendidikan yang
ditempuh yaitu D4 – S1 – S2
• Freight Manager yaitu Personil yang memilki kemampuan dalam memimpin tim
kerja, dan mengorganisasikan anggotanya agar tercapainya target yang ditetapkan oleh
tempat kerja. Pendiidkan formal yang harus ditempuh yaitu D4 – S1 – S2
4. OKUPASI LINTAS AREA FUNGSI
• Supply Chain Manager yaitu Personal yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan
rantai pasok di dalam sebuah organisasi sesuai strategi manajemen rantai pasok yang
telah ditetapkan. Pendidikan formal yang ditempuh ialah D4 – S1- S2
• Head of Supply Chain/ General Manager yaitu Personil yang bertanggung jawab
menetapkan strategi manajemen rantai pasok. Pendidikan yang harus ditempuh yaitu
D4-S1-S2