0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
81 tayangan8 halaman

Modul Ajar Lari Jarak Pendek XI

Modul ajar ini berfokus pada pembelajaran atletik khususnya lari jarak pendek untuk siswa kelas XI, mencakup kompetensi inti, dasar, dan tujuan pembelajaran. Metode pembelajaran yang digunakan adalah Project Based Learning dengan pendekatan saintifik, serta dilengkapi dengan media dan alat pembelajaran modern. Kegiatan pembelajaran meliputi latihan teknik start, sprint, dan asesmen keterampilan lari, serta refleksi dan evaluasi hasil belajar siswa.

Diunggah oleh

Munawarah 03
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
81 tayangan8 halaman

Modul Ajar Lari Jarak Pendek XI

Modul ajar ini berfokus pada pembelajaran atletik khususnya lari jarak pendek untuk siswa kelas XI, mencakup kompetensi inti, dasar, dan tujuan pembelajaran. Metode pembelajaran yang digunakan adalah Project Based Learning dengan pendekatan saintifik, serta dilengkapi dengan media dan alat pembelajaran modern. Kegiatan pembelajaran meliputi latihan teknik start, sprint, dan asesmen keterampilan lari, serta refleksi dan evaluasi hasil belajar siswa.

Diunggah oleh

Munawarah 03
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

ATLETIK (LARI JARAK PENDEK)

A. Kompetensi Inti (KI)

A. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : MUSTAFA,[Link]
Satuan Pendidikan : MAN 1 PIDIE JAYA
Kelas / Fase : XI (Sebelas) - F
Mata Pelajaran : PJOK (LARI JARAK PENDEK)
Prediksi Alokasi Waktu : 2x45 Menit ( 2 Kali pertemuan)
Tahun Penyusunan : 2025 / 2026

1. KI-1 dan KI-2: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong
royong,
kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam
berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga,
sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional,
dan kawasan internasional”.
2. KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3. KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah
keilmuan

B. Kompetensi Dasar (KD), Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)


3.3 Menerapkan keterampilan lari, 3.3.1 Menganalisis kesalahan-kesalahan dalam
untuk menghasilkan gerak yang melakukan start, gerakan saat berlari, dan saat
efektif memasuki garis finis pada olahraga lari jarak
pendek

4.3 Mempraktikkan hasil analisis 4.3.1 Mempraktikkan gerak lari jarak pendek
keterampilan jalan, lari, lompat, dengan menerapkan keterampilan gerak
dan lempar untuk menghasilkan dalam bentuk video sebagaimana yang
gerak yang efektif serta telah dipelajari dengan baik
menyusun rencanaperbaikan *

C. Tujuan Pembelajaran:
Melalui kegiatan pembelajaran):
1. Peserta didik dapat menunjukkan sikap religius sebelum dan setelah melakukan aktivitas.
2. Peserta didik dapat menunjukkan sikap disiplin, sportif, kerja sama, percaya diri,
dan kerja keras selama mengikuti pembelajaran.
3. Melalui membaca Handout dan menyimak video, Peserta didik dapat memahami
dan menjelaskan gerak dasar lari jarak pendek yaitu teknik start, gerak saat berlari dan
saat memasuki garis finish.
4. Melalui membaca Handout dan menyimak video, Peserta didik dapat menganalisis
kesalahan-kesalahan dalam melakukan start, gerakan berlari dan memasuki garis
finis pada olahraga lari jarak pendek.
5. Peserta didik dapat mempraktikkan gerak lari jarak pendek dengan menerapkan
keterampilan gerak dalam bentuk video sebagaimana yang telah dipelajari dengan baik.

D. Pertanyaan Pemantik
Mengapa peserta didik perlu memahami dan menguasai keterampilan gerak start, posisi
kaki, posisi lengan, kemiringan tubuh, finis lari jarak pendek?

E. Persiapan Pembelajaran
Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara
lain sebagai berikut:
a. Membaca kembali Modul Ajar yang telah dipersiapkan guru sebelumnya.
b. Membaca kembali buku-buku sumber yang berkaitan dengan lari jarak
pendek. c. Menyiapkan alat pembelajaran, diantaranya:
1) Lapangan atletik atau lapangan sejenisnya (halaman sekolah).
2) Start block atau sejenisnya.
3) Tali pembatas
4) Bendera start
5) Peluit dan stopwatch.
6) Lembar kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas gerak.

F. Metode Pembelajaran
a. Model Pembelajaran : Project Based Learning
b. Pendekatan : Saintifik Learning (ICT-TPACK), Keterampilan Abad
21, dan keterampilan berpikir tingkat tinggi
c. Metode : Ceramah, diskusi dan penugasan

G. Media dan Alat Pembelajaran


a. Media Pembelajaran
 WhatsApp, Google Meet, Google Classroom, Youtube
 Video pembelajaran d an Ms. Power
Point b. Alat Pembelajaran
 Smartphone / Laptop
H. Sumber Belajar
1) Buku Pegangan Guru Kelas XI.
Link: [Link]
2) Buku Pegangan Siswa Penjaskes SMA Kelas 11.
Link: [Link]
3) Youtube : [Link]
4) Hand out : [Link] ik-XI

F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
 Doa; absensi; menyampaikan tujuanpembelajaran; dan menyampaikan penilaian hasil
pembelajaran
 Memotivasi siswa untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai denganProfil
Pelajar Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan
berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bernalar kritis, 4) kreatif, 5) bergotong royong, dan 6)
berkebinekaan global, yang merupakan salah satu kriteria standar kelulusandalam
satuan pendidikan.

Kegiatan Inti (60 Menit)


1) Pembelajaran start jongkok dan Sprint 30 meter
Mulailah latihan start jongkok secara terpisah dengan mendahulukan sikap aba-aba
“bersedia” berulang-ulang. Pilihlah salah satu teknik penempatan kaki, apakah bunch
start, medium start, atau long start.
Kemudian, lanjutkan pada latihan sikap tubuh sewaktu aba-aba “siap” yang ditekankan
pada latihan membuat tubuh labil ke depan pada saat mengangkat pinggul. Setelah
kedua tahap ini dianggap terkuasai dengan baik, mulailah memberi aba-aba start
jongkok yang lengkap yang dilanjutkan dengan berlari sepanjang 30 meter dari garis
start
Lakukan secara berulang-ulang agar penguasaan start jongkok dapat terjadi dengan
cepat. Untuk memberikan pengalaman melakukan start yang sebenarnya, akan baik jika
dalam
proses latihan di atas gunakan start block, sehingga semua murid mencobanya. Jika start
block tidak mungkin disediakan, bisa digunakan start block tiruan yang dibuat dari kaki
teman sendiri.
Pelaksanaannya, lakukan latihan dengan berpasangan. Satu orang bertindak sebagai
pelari, yang lainnya menjadi start block dengan memasang kakinya sedemikian rupa,
sambil duduk berlunjur kaki di tanah (salah satu kaki lurus, kaki yang lain bengkok.
Tempatkan kedua kaki menyerupai start block dengan menyediakan tempat pijakan kaki
pelari di kedua telapak kaki yang terjulur tersebut.
Cobalah berlomba satu sama lain dengan jarak antara 20-30 meter. Dengan begitu,
latihan ini di samping melatih kemahiran melakukan start jongkok, dapat juga
digunakan untuk meningkatkan kemampuan kecepatan (speed) dan percepatan
(acceleration), selain menekankan pada latihan penguasaan teknık lari sprint yang benar.

2) Latihan Start Jongkok Kemudian Sprint Sejauh 50 Meter


Jika latihan dengan jarak 30 meter di atas sudah dianggap cukup, cobalah lakukan
lomba lari sesama teman dengan mengambil jarak 50 meter. Siswa bisa berlatih
bersama dengan
bergiliran memegang peranan yang berganti-ganti, baik sebagai pelari, starter, dan
start block.
Bahkan kalau tersedia stop watch beberapa buah, siswa dapat sesekali mencoba peranan
sebagai timer. Pelaksanaan latihannya hampir sama dengan latihan sebelumnya. Tetapi
tidak perlu diperbanyak latihan pendahuluan dalam start jongkok, karena pada tahap ini
semua pelari dianggap sudah menguasai teknik start jongkok. Tekankan pada
penguasaan teknik sprint. Lakukan paling banyak tiga kali per siswa.

Latihan start jongkok lalu lari 50


meter

3) Latihan Start Jongkok kemudian Sprint Sejauh 100 meter.


Dalam latihan ini, semua prosedur pelaksanaannya hampir sama dengan latihan di
atas. Cukup dilakukan satu kali saja, sekadar untuk mengalami bagaimana rasanya
terlibat dalam lomba yang berjarak 100 meter. Setelah istirahat yang cukup, lanjutkan
latihan berikutnya.

4) Latihan Frekuensi Langkah.


Setelah tahap gerak start jongkok dan gerak lari dikuasai siswa, tahap selanjutnya
siswa belajar meningkatkan frekuensi langkah. Pasangkan setiap siswa berdua, dan
bergantian saling membantu temannya.
Caranya adalah, minta siswa yang melakukan siap dengan mengambil posisi seperti start
berdiri, satu kaki di depan, kaki yang lain di belakang, badan condong ke depan. Siswa
pasangannya berdiri di belakang siswa pelaku, dan memegang kedua sisi pinggang
dengan tangannya.
Kedua kaki si pemegang dilebarkan, dan ia bertindak sebagai pemberat lari (pegangan
pada pinggang dapat diganti oleh tali atau pita yang dilingkarkan di pinggang, kedua
ujung
tali dipegang oleh si penahan.
Lakukan gerak berlari di tempat, dengan penekanan pada ayunan dan gerakan kaki
serta lengan secara cepat. Dengan bantuan temannya yang menahan, si pelari di tempat
dapat meningkatkan frekuensi larinya setinggi mungkin.

Kegiatan Penutup (10 Menit)


 Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
 Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk
mengetahui ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan.
 Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap
semangat belajar dandiakhiri dengan berdoa.

G. ASESMEN PEMBELAJARAN
1. Asesmen Sikap
Asesmen sikap didasarkan pada hasil refleksi sikap peserta didik dan pengamatan guru
dengan menggunakan lembar observasi yang telah dilakukan pada proses
pembelajaran di setiap aktivitas pembelajaran.

2. Asesmen Pengetahuan
Teknik Bentuk Contoh Instrumen Kriteria Asesmen
Tes Tulis Pilihan 1. Angkat panggul ke arah depan atas Jawaban benar
ganda dengan tenang sampai sedikit lebih mendapatkan skor 1
dengan 4 tinggi dari bahu, jadi garis punggung dan salah 0.
opsi sedikit menurun ke depan. Gerakan
ini merupakan start jongkok aba-aba . .
A. persiapan awal
B. bersedia
C. siaap
D. ya
E. finis

Kunci: C. siaap.
Uraian 1. Jelaskan cara melakukan rangkaian Mendapatkan skor;
tertutup gerakan lari jarak pendek. 4, jika seluruh
Kunci: urutan dituliskan
1) Prinsip lari cepat yaitu: lari pada ujung dengan benar
kaki, tumpuan kuat agar dan isi benar.
mendapat dorongan yang kuat. 3, jika urutan
2) Sikap badan condong ke depan ± 60º, dituliskan salah
sehingga titik berat badan selalu di tetapi isi benar.
depan. 2, jika sebagian
3) Ayunan lengan kuat dan cepat, urutan dituliskan
siku dilipat, kedua tangan dengan benar
menggenggam lemas, agar gerakan dan sebagian isi
langkah kaki juga cepat dan kuat. benar.
4) Setelah ± 20 m dari garis start, 1, jika urutan
langkah diperlebar dan sikap badan dituliskan salah
dicondongkan ke depan tetap dan sebagian
dipertahankan serta ayunan lengan dan besar isi salah.
gerakan langkah juga dipertahankan
kecepatan serta kekuatan bahkan harus
ditingkatkan.

3. Asesmen Keterampilan
a. Tes kinerja aktivitas gerak spesifik lari jarak pendek.
1) Butir Tes
Lakukan aktivitas keterampilan gerak lari jarak pendek menempuh jarak 100
meter. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan
(asesmen proses) dan kecepatan melakukan gerakan (asesmen produk).
2) Petunjuk Asesmen
Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik
menunjukkan atau menampilkan keterampilan gerak yang diharapkan.
3) Rubrik Asesmen Keterampilan Gerak
Contoh lembar asesmen proses gerak untuk perorangan (setiap peserta
didik satu lembar asesmen)

4) [Link] penskoran
a) Pedoman penskoran
(1) Sikap gerakan kaki
Skor 3 jika:
(a) kaki melangkah selebar dan secepat mungkin.
(b) kaki belakang saat menolak dari tanah harus tertendang lurus
dengan cepat.
(c) lutut ditekuk secara wajar agar paha mudah terayun ke depan. (d) lutut
agak bengkok.
Skor 2 jika : hanya tiga kriteria yang dilakukan secara benar.
Skor 1 jika : hanya satu sampai dua kriteria yang dilakukan secara
benar. (2) Sikap gerakan lengan
Skor 4 jika:
(a) lengan diayun ke depan atas sebatas hidung.
(b) sikut ditekuk kurang lebih membentuk sudut 90 derajat. (c)
lengan diayunkan secara bergantian secara konsisten.
(d) lengan diayunkan ke depan dan ke belakang.
Skor 3 jika : hanya tiga kriteria yang dilakukan secara benar.
Skor 2 jika : hanya dua sampai dua kriteria yang dilakukan secara benar. Skor
1 jika : hanya satu sampai dua kriteria yang dilakukan secara benar.
(3) Sikap posisi badan
Skor 3 jika:
(a) saat berlari badan rileks.
(b) kepala segaris punggung.
(c) pandangan ke depan.
(d) badan condong ke depan.
Skor 2 jika : hanya tiga kriteria yang dilakukan secara benar.
Skor 1 jika : hanya satu sampai dua kriteria yang dilakukan secara
benar. b) Pengolahan skor
Skor maksimum: 10
Skor perolehan peserta didik: SP
Nilai keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/10

5) Lembar pengamatan asesmen hasil keterampilan gerak start, langkah kaki,


ayunan lengan, dan memasuki garis finis lari jarak pendek.
Asesmen hasil keterampilan gerak lari jarak pendek menempuh jarak 100
m. (1) Tahap pelaksanaan pengukuran
Asesmen hasil/produk keterampilan gerak lari jarak pendek yang dilakukan
peserta didik menempuh jarak 100 m dengan dengan cara:
(a) Mula-mula peserta didik berdiri di belakang garis start.
(b) Setelah petugas pengukuran memberi aba-aba “mulai” peserta didik
mulai melakukan lari jarak pendek menempuh jarak 100 m.
(c) Petugas menghitung waktu tempuh yang dapat dilakukan oleh peserta
didik. (d) Jumlah waktu tempuh yang dilakukan dengan benar
memenuhi
persyaratan dihitung untuk diberikan skor.
(2) Konversi jumlah waktu tempuh dengan skor
Perolehan Nilai
Klasifikasi Nilai
Putera Puteri
….. < 14 detik ….. < 16 detik Sangat Baik
14.01 – 15.00 detik 16.01 – 17.00 detik Baik
15.01 – 16.00 detik 17.01 – 18.00 detik Cukup
….. > 16.00 detik ….. > 18.00 detik Kurang
H. PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Pengayaan:
Pengayaan diberikan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap
aktivitas pembelajaran. Pengayaan dilakukan apabila setelah diadakan asesmen pada
kompetensi yang telah diajarkan pada peserta didik pada setiap aktivitas pembelajaran, nilai
yang dicapai melampaui kompetensi yang telah ditetapkan oleh guru. Pengayaan
dilakukan dengan cara menaikkan tingkat kesulitan permainan dengan cara mengubah
jumlah pemain, memperketat peraturan, menambah alat yang digunakan, serta
menambah tingkat kesulitan tugas keterampilan yang diberikan.

Remedial:
Remidial dilakukan oleh guru terintegrasi dalam pembelajaran yaitu dengan memberikan
intervensi yang sesuai dengan level kompetensi peserta didik dari mana guru mengetahui
level kompetensi peserta didik. Level kompetensi diketahui dari refleksi yang dilakukan
setiap kali pembelajaran. Remedial dilakukan dengan cara menetapkan atau menurunkan
tingkat kesulitan dalam materi pembelajaran.

I. REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK


Refleksi Guru:
Refleksi yang dilakukan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap
aktivitas pembelajaran. Hasil refleksi bisa digunakan untuk menentukan perlakuan kepada
peserta didik, apakah remedial atau pengayaan. Remedial dan pengayaanya di dalam
pembelajaran, tidak terpisah setelah pembelajaran. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian
dalam refleksi guru antara lain:
a. Apakah kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan baik?
b. Kesulitan-kesulitan apa saja yang dialami/temukan dalam proses aktivitas
pembelajaran keterampilan gerak lari jarak pendek.
c. Apa yang harus diperbaiki dan bagaimana cara memperbaiki proses aktivitas
pembelajaran keterampilan gerak lari jarak pendek tersebut.
d. Bagaimana keterlibatan peserta didik dalam proses aktivitas pembelajaran
keterampilan gerak lari jarak pendek tersebut

Refleksi Peserta Didik:


a. Kesulitan-kesulitan apa saja yang peserta didik alami/temukan dalam melakukan
aktivitas pembelajaran keterampilan gerak lari jarak pendek.
b. Kesalahan-kesalahan apa saja yang peserta didik alami/temukan dalam
melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak lari jarak pendek.
c. Bagaimana cara memperbaiki kesalahan-kesalahan yang peserta didik alami/
temukan dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak lari jarak
pendek.
Mengetahui, Pidie Jaya, 2025
Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran

(Drs.H. Shalahuddin,[Link]) ( Mustafa,[Link] )


NIP. 197002041999031001 NIP. 197205172014111002

Anda mungkin juga menyukai