0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan3 halaman

Modul Ajar Bangun Datar Kelas IV MI

Modul ajar ini dirancang untuk materi Bangun Datar bagi siswa kelas IV MI dalam kurikulum merdeka, dengan fokus pada pengembangan pemahaman geometri dan kemampuan menyelesaikan masalah. Peserta didik diharapkan dapat mendeskripsikan, menyusun, dan mengurai berbagai bangun datar serta menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman. Komponen modul mencakup informasi umum, kompetensi inti, kegiatan pembelajaran, dan lampiran yang mendukung proses belajar mengajar.

Diunggah oleh

DONNI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan3 halaman

Modul Ajar Bangun Datar Kelas IV MI

Modul ajar ini dirancang untuk materi Bangun Datar bagi siswa kelas IV MI dalam kurikulum merdeka, dengan fokus pada pengembangan pemahaman geometri dan kemampuan menyelesaikan masalah. Peserta didik diharapkan dapat mendeskripsikan, menyusun, dan mengurai berbagai bangun datar serta menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman. Komponen modul mencakup informasi umum, kompetensi inti, kegiatan pembelajaran, dan lampiran yang mendukung proses belajar mengajar.

Diunggah oleh

DONNI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL 1

Buatkan modul ajar kurikulum merdeka untuk materi Bangun Datar, fase B, kelas IV MI. Capaian
Umum pembelajaran mata pelajaran Matematika di Fase B adalah: Pada akhir Fase B, peserta
didik memperluas pemahaman dan intuisi bilangan (number sense), operasi penjumlahan dan
pengurangan bilangan cacah, operasi perkalian dan pembagian pada bilangan cacah;
menyelesaikan masalah berkaitan dengan kelipatan, faktor dan uang menggunakan ribuan
sebagai satuan. Mereka dapat mengisi nilai yang belum diketahui dalam sebuah kalimat
matematika serta mengidentifikasi, meniru, mengembangkan pola gambar atau objek dan pola
bilangan yang sederhana. Mereka mulai mengenal, membandingkan dan mengurutkan antar-
pecahan; menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan desimal
dan hubungan pecahan desimal dan perseratusan dengan persen. Mereka dapat melakukan
pengukuran panjang dan berat menggunakan satuan baku, hubungan antar-satuan, mengukur
dan mengestimasi luas dan volume menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku serta
mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar, menyusun dan mengurai berbagai bangun
datar. Mereka memperluas kemampuan penanganan data dengan bentuk tabel, diagram
gambar, piktogram, dan diagram batang (skala satu satuan)

Capaian elemen Geometri: Peserta didik dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun
datar (segiempat, segitiga, segi banyak). Mereka dapat menyusun (komposisi) dan mengurai
(dekomposisi) berbagai bangun datar dengan lebih dari satu cara jika memungkinkan.

Komponen Modul ajar terdiri dari:

A. Informasi Umum:

• Nama Penyusun

• Institutsi

• Tahun Penyusunan

• Jenjang Sekolah

• Kelas

• Alokasi Waktu

• Kompetensi Awal

• Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil Alamin

• Profil Pelajar Pancasila yang ingin dicapai adalah

• Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin yang ingin dicapai adalah


• Sarana prasana

• Target Peserta Didik

• Model Pembelajaran

B. Kompetensi Inti:

• Tujuan pembelajaran

• Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran

• Asesmen

• Pemahaman bermakna

• Pertanyaan pemantik

• Kegiatan pembelajaran

• Pendahuluan

• Kegiatan Inti

• Kegiatan Penutup

• Refleksi peserta didik dan pendidik

C. Lampiran:

• Lembar kerja peserta didik

• Pengayaan dan remedial

• Bahan bacaan pendidik dan peserta didik

• Glosarium

• Daftar pustaka (disertakan daftar pustaka yang lengkap)

Modul ajar yang Anda susun harus menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning
(PBL), untuk 1 kali pertemuan (2 jp= 2x35 menit) Sintaks model pembelajaran Problem Based
Learning (PBL) dimunculkan di langkah pembelajaran dengan jelas, yang terdiri dari ...

1) Orientasi siswa pada masalah:

2) Mengorganisasi siswa untuk belajar

3) Membimbing penyelidikan

4) Mengembangkan dan menyajikan hasil


5) Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah

Anda mungkin juga menyukai