0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
36 tayangan2 halaman

Panduan Sistem Plambing: Masalah dan Solusi

Plambing adalah sistem saluran air yang mengelola air bersih, limbah, dan air hujan dalam sebuah gedung. Tujuan sistem plambing adalah menyediakan air bersih dan membuang air kotor dengan aman. Masalah umum dalam plambing termasuk kebocoran, saluran mampet, tekanan air rendah, bau tidak sedap, dan water hammer, yang dapat diatasi dengan pemeriksaan berkala, penggunaan alat pembersih, pemasangan booster pump, dan perbaikan sistem ventilasi.

Diunggah oleh

Dinika alyusebtin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
36 tayangan2 halaman

Panduan Sistem Plambing: Masalah dan Solusi

Plambing adalah sistem saluran air yang mengelola air bersih, limbah, dan air hujan dalam sebuah gedung. Tujuan sistem plambing adalah menyediakan air bersih dan membuang air kotor dengan aman. Masalah umum dalam plambing termasuk kebocoran, saluran mampet, tekanan air rendah, bau tidak sedap, dan water hammer, yang dapat diatasi dengan pemeriksaan berkala, penggunaan alat pembersih, pemasangan booster pump, dan perbaikan sistem ventilasi.

Diunggah oleh

Dinika alyusebtin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Dinika Alyusebtin

NIM : 2024339008

 Jelaskan pengertian “plambing” !


 Sebutkan tujuan dari sistem plambing !
 Urutkan prioritas yang harus diperhatikan dalam sistem plambing, dan jelaskan !
 Sebutkan persyaratan sistem air bersih dan sistem air buangan !
 Uraikan 5 permasalahan yang sering terjadi dalam sistem plambing dan jelaskan cara
yang harus dilakukan untuk menyelesaian permasalahan tersebut !

Jawaban :
1. Plambing adalah sistem saluran air pada sebuah gedung atau rumah yang terdiri dari
air bersih, air limbah, dan air hujan. Plambing juga dapat didefinisikan sebagai
instalasi yang di desain untuk manajemen air dengan tekanan yang cukup pada titik
tertentu tanpa mencemari area lain yang krusial.

2. Tujuan dari sistem plambing sendiri adalah


 Menyediakan air bersih ke tempat tempat yang membutuhkan dengan jumlah
aliran dan tekanan yang sesuai
 Membuang air kotoran dari tempat tempat tertentu dan tetap menjaga
kebersihan tempat tempat yang dilalui nya

3. Urutan Prioritas pada sistem plambing :


- Pertama kemanan dan kesahatan pengguna merupakan prioritas didalam
sistem plambing, sehingga jika terjadi kerusakan pada sistem plambing, maka
saluran air buangan atau limbah lah yang terlebih dahulu di perhatikan dan di
perbaiki untuk menghindari adanya kontaminasi air bersih.
- Kedua bila pada sistem buangan air kotor (bekas cuci) terjadi kesalahan,
kerusakan atau kegagalan, maka akan timbul berbagai gangguan yang tidak
separah sistem di atas, karena air kotor relatif berkualitas agak baik daripada
air kotoran
- Ketiga bila pada sistem buangan air hujan terjadi kesalahan, kerusakan atau
kegagalan, maka akan timbul berbagai gangguan yang lebih ringan lagi dari
kedua sistem di atas, karena kualitas air hujan relatif lebih baik daripada
kualitas dua sistem tersebut di atas
- Keempat bila pada sistem ven terjadi kesalahan, kerusakan atau kegagalan,
maka akan timbul gangguan yang mungkin sedikit sekali berpengaruh pada
ketiga sistem pertama tersebut di atas
- Kelima bila pada sistem air bersih terjadi kesalahan, kerusakan atau
kegagalan, maka gangguan yang akan timbul dapat dikatakan ringan, karena
kualitas airnya baik.
4. Syarat sistem air bersih yaitu terdiri :
 Menyediakan air bersih kesetiap alat plambing dengan ketentuan memenuhi
persyaratan kualitas, kuantitas, dan kontituinitas
 Tidak ada kemungkinan terjadinya aliran balik air buangan ke dalam sistem air
bersih
Syarat sistem air buangan :
 Mengalirkan air buangan dengan ketentuan;
- Secepatnya
- Jarak sependeknya
- Tanpa terjadi penyumbatan

5. Beberapa masalah yang sering terjadi dalam sistem plambing diantaranya :


- Kebocoran pada pipa yang biasanya disebabkan karena penyambungan, retakan,
usia, tekanan air tinggi atau kesalahan pemasangan sehingga dapat menyebabkan
pemborosan air dan kerusakan struktur bangunan. Beberapa Solusi yang dapat
dilakukan yaitu melakukan pemerikasaan berkala dan identifikasi titik kebocoran.
Ganti bagaian pipa yang bocor dan memasang sambungan pipa dengan rapat dan
sesuai standar
- Saluran air mampet/tersumbat yang biasanya terjadi pada wastafel,kamar
mandir atau saluran pembuangan dapur. Solusi untuk masalah ini yaitu dapat
menggunakan plunger atau alat pembersih saluran.
- Kurangnya Tekanan air yang menyebabkan air sangat pelan saat keluar dari
kran yang bisa terjadi akibat tekanan dari sumber tidak memadai. Solusi yang
dapat dilakukan yaitu menambahkan pemasangan booster pump untuk
meningkatkan tekanan
- Bau tidak sedap dari air saluran yang dapat terjadi karena system ventilasi tidak
berfungsi dengan baik. Solusi yang dapat dilakukan yakni pemerikasaan dan
pembersihan ventilasi saluran dan menggunakan disinfektan jika diperlukan
- Water Hammer atau suara bising dari pipa yang dapat disebabkan oleh tekanan
air tinggi dan udara yang terjebak didalam pipa. Solusi yang dapat dilakukan yaitu
mengurangi tekanan jika terlalu tinggi, menghindari membuka tutup kran secara
mendadak, serta memasang water hammer arrestor untuk meredam tekanan.

Anda mungkin juga menyukai