PROGRAM STUDI ARSITEKTUR,FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
RUMAH PANGGUNG DI
OGAN KOMERING ULU
ARSITERKTUR
ISLAM
[Link] RAMADHAN
(142022007)
DOSEN PENGAMPU : [Link] ANGKASA,M.T.
DESKRIPSI LOKASI
Bangunan ini terletak di Desa Tubohan, Kecamatan
Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu,
Provinsi Sumatera Selatan. Rumah ini merupakan
salah satu contoh rumah panggung tradisional yang
masih berdiri dengan struktur asli dan
mempertahankan elemen-elemen arsitektur khas
masyarakat setempat.
Rumah ini memiliki ukuran 7 x 15 meter persegi,
dengan bentuk memanjang dari depan ke belakang.
Ukuran ini tergolong besar dan mencerminkan fungsi
rumah sebagai tempat tinggal keluarga besar serta
ruang sosial untuk aktivitas adat dan keagamaan.
Lokasinya berada di lingkungan pedesaan yang masih
asri dan dikelilingi oleh pemukiman tradisional
lainnya, menjadikan rumah ini sebagai representasi
penting dari arsitektur lokal yang menyatu dengan
alam dan nilai-nilai budaya masyarakat Ogan
Komering Ulu.
TIPOLOGI RUMAH Rumah panggung yang ditemukan di Desa Tubohan merupakan representasi
PANGGUNG MASYARAKAT dari rumah tradisional masyarakat Ogan Komering Ulu (OKU). Rumah ini
masih mempertahankan bentuk aslinya meski telah mengalami beberapa
OKU modifikasi ringan pada bagian bawah bangunan.
Ciri khas dari tipologi rumah panggung ini terletak pada penggunaan
struktur kayu di bagian atas, seperti pada dinding, lantai, dan jendela,
sedangkan bagian bawah rumah (kolong) kini banyak diperkuat menggunakan
bata dan semen. Meskipun demikian, bentuk panggung sebagai inti dari
desain arsitektural tetap dipertahankan.
Salah satu elemen menonjol adalah jendela kayu yang berjajar secara
simetris, yang berfungsi sebagai pencahayaan alami dan memberikan
ventilasi silang yang baik untuk iklim tropis. Rumah ini juga dilengkapi
dengan atap berbentuk pelana yang menjorok keluar, melindungi dinding
dari hujan dan paparan sinar matahari langsung.
Bagian bawah rumah atau kolong rumah dahulu digunakan sebagai tempat
penyimpanan hasil tani, alat kerja, dan sebagai kandang ternak. Saat
ini, kolong rumah banyak dimanfaatkan sebagai ruang tambahan atau
gudang.
Fungsi sosial rumah ini juga sangat penting. Biasanya rumah seperti ini
menampung keluarga besar, dan menjadi tempat berkumpul serta
menyelenggarakan acara adat seperti kenduri, pernikahan, atau musyawarah
keluarga. Ruang dalamnya dibuat luas dan fleksibel, sesuai dengan nilai
gotong royong dan kebersamaan masyarakat lokal.
SEJARAH RUMAH PANGGUNG DI OGAN KOMERING ULU
Rumah panggung merupakan warisan arsitektur tradisional
masyarakat Ogan Komering Ulu (OKU), yang telah digunakan secara
turun-temurun sejak zaman dahulu. Rumah ini dibangun di atas
tiang-tiang kayu sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi
geografis yang rawan banjir serta keberadaan binatang buas di
daerah sekitar hutan dan sungai.
Struktur rumah umumnya menggunakan kayu ulin, tembesu, atau
meranti yang tahan lama, dengan bentuk memanjang dan atap pelana
sebagai perlindungan dari panas serta hujan. Kolong rumah
berfungsi sebagai gudang, kandang, atau ruang kerja.
Lebih dari sekadar tempat tinggal, rumah ini memiliki fungsi
sosial dan budaya, menjadi lokasi utama berbagai kegiatan adat
seperti kenduri, pernikahan, musyawarah, dan acara keagamaan.
Posisi dan ukuran rumah biasanya mencerminkan status sosial
pemiliknya dalam masyarakat.
Seiring perkembangan zaman, sebagian besar rumah mulai
dimodifikasi dengan menggunakan material seperti batu bata dan
semen, terutama pada bagian bawah. Namun demikian, nilai budaya,
filosofi, dan bentuk dasar rumah panggung tetap dipertahankan,
menjadikannya simbol identitas dan kearifan lokal masyarakat OKU
hingga saat ini.
Tampak Luar Bangunan ruang tamu & keluarga
Area Kamar Tidur, Dapur, dan wc Ruang di lantai 1 rumah
Meskipun tidak menampilkan ornamen khas Islam secara eksplisit seperti kaligrafi
atau kubah, rumah panggung tradisional di Ogan Komering Ulu mencerminkan nilai-
UNSUR ARSITEKTUR nilai arsitektur Islam secara simbolis dan fungsional.
Pertama, rumah ini dirancang dengan pola simetri dan keseimbangan yang sangat
kuat, terutama pada susunan jendela dan pembagian ruang. Simetri ini mencerminkan
ISLAM DALAM konsep tawazun dalam Islam, yaitu keselarasan dan keseimbangan dalam segala aspek
kehidupan, termasuk dalam desain bangunan.
Kedua, adanya kisi-kisi atau ventilasi berlubang (rooster) menjadi salah satu
RUMAH PANGGUNG elemen penting yang mencerminkan nilai Islam, yakni menjaga privasi namun tetap
memperhatikan kebutuhan akan udara dan cahaya. Kisi-kisi ini juga sering
menghadirkan motif geometris sederhana, yang dalam arsitektur Islam dikenal
sebagai ekspresi estetika tanpa unsur figuratif.
Ketiga, pembagian ruang dalam rumah panggung dibuat dengan jelas antara ruang publik dan
privat. Hal ini sesuai dengan prinsip hijab dalam Islam, yang menekankan pentingnya batasan
antara laki-laki dan perempuan, atau antara tamu dan anggota keluarga. Ruang tamu biasanya
terletak di bagian depan rumah, sementara ruang tidur dan dapur berada di bagian belakang atau
samping yang lebih tertutup.
Keempat, arsitektur rumah ini juga menunjukkan nilai kesederhanaan (zuhud). Tidak ada
kemewahan berlebihan dalam dekorasi, namun tetap menjaga nilai estetika dan fungsi.
Kesederhanaan ini bukan hanya karena keterbatasan ekonomi, tetapi juga menjadi pilihan nilai
hidup yang sesuai dengan ajaran Islam.
Terakhir, dalam banyak kasus, orientasi ruang rumah tradisional memperhatikan arah kiblat,
khususnya ruang yang biasa digunakan untuk ibadah seperti salat. Meski tidak selalu tampak
dari luar, ini menunjukkan bahwa spiritualitas menjadi bagian integral dalam kehidupan
masyarakat.
Dengan demikian, rumah panggung tradisional bukan hanya warisan budaya, tetapi juga cerminan
dari nilai-nilai Islam yang telah berakar dalam kehidupan masyarakat OKU secara turun-temurun.
UNIV. MUHAMMADYAH
PALEMBANG
ARSITEKTUR ISLAM
Nama Bangunan:
RUMAH PANGGUNG DI
DAPUR WC
OGAN KOMERING ULU
+ 2.00 + 1.85 Lokasi Bangunan:
DESA TUBOHAN, KEC. SEMIDANG
AJI, KAB. OKU
Kelurahan / Desa :
Kecamatan : Rambutan
KAMAR TIDUR 2
+ 2.00 DOSEN PENGAJAR
RUANG MAKAN
Dr. Ir. Zuber Angkasa , M.T.
+ 2.00
DIGAMBAR OLEH
KAMAR TIDUR 1
+ 2.00
[Link] RAMADHAN
JUDUL GAMBAR
Evaluasi:
tanggal evaluasi
TERAS
R. KELUARGA
+ 2.00
+ 2.00
DENAH RUMAH PANGGUNG
Skala 1:100 Simbol Keterangan
Pohon Palm
UNIV. MUHAMMADYAH
PALEMBANG
ARSITEKTUR ISLAM
Nama Bangunan:
RUMAH PANGGUNG DI
OGAN KOMERING ULU
Lokasi Bangunan:
DESA TUBOHAN, KEC. SEMIDANG
AJI, KAB. OKU
Kelurahan / Desa :
Kecamatan : Rambutan
DOSEN PENGAJAR
Dr. Ir. Zuber Angkasa , M.T.
DIGAMBAR OLEH
[Link] RAMADHAN
TAMPAK DEPAN JUDUL GAMBAR
Skala 1:100
-
Evaluasi:
tanggal evaluasi
TAMPAK BELAKANG
Skala 1:100 Simbol Keterangan
Pohon Palm
UNIV. MUHAMMADYAH
PALEMBANG
ARSITEKTUR ISLAM
Nama Bangunan:
RUMAH PANGGUNG DI
OGAN KOMERING ULU
Lokasi Bangunan:
DESA TUBOHAN, KEC. SEMIDANG
AJI, KAB. OKU
Kelurahan / Desa :
Kecamatan : Rambutan
DOSEN PENGAJAR
Dr. Ir. Zuber Angkasa , M.T.
DIGAMBAR OLEH
TAMPAK SAMPING KANAN [Link] RAMADHAN
Skala 1:100 JUDUL GAMBAR
Evaluasi:
tanggal evaluasi
TAMPAK SAMPING KIRI Simbol Keterangan
Skala 1:100 Pohon Palm