KPK
A. PENGERTIAN
Pengertian KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) adalah bilangan
kelipatan terkecil yang sama dari dua atau lebih bilangan. KPK dapat dilihat
dari tujuannya, yaitu untuk mencari kelipatan terkecil yang sama dari kedua
bilangan. Misalnya, KPK dari 2 dan 3 adalah 6, karena 2 dan 3 memiliki
kelipatan 6 yang terkecil.
Misalnya, untuk mencari KPK dari 40 dan 60:
Faktorisasi prima dari 40: 40 = 2 x 2 x 2 x 5
Faktorisasi prima dari 60: 60 = 2 x 2 x 3 x 5
KPK dari 40 dan 60:23 ×3×5=120
Dengan demikian, KPK digunakan untuk menemukan kelipatan
bersama terkecil dari dua atau lebih bilangan yang berbeda. Metode
pencarian KPK ini sering diajarkan bersama dengan FPB (Faktor Persekutuan
Terbesar) dalam pembelajaran matematika untuk memahami konsep
kelipatan dan faktor dengan lebih baik
B. PERBEDAAN KPK DAN FPB
KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) dan FPB (Faktor Persekutuan
Terbesar) adalah dua konsep matematika yang berbeda. FPB adalah bilangan
bulat positif terbesar yang merupakan faktor persekutuan dari dua bilangan
atau lebih, seperti dua bilangan memiliki beberapa faktor persekutuan, dan
FPB adalah faktor persekutuan yang terbesar. KPK, kelipatan persekutuan
terkecil, adalah bilangan terkecil yang dapat habis dibagi dengan kedua
bilangan atau lebih.
Perbedaan antara KPK dan FPB terletak pada cara mereka dibuat dan cara
mereka digunakan. FPB diselesaikan dengan cara menghitung faktor prima
dari suatu kelompok bilangan lalu mencari faktor-faktor yang sama. KPK
diselesaikan dengan cara menghitung bilangan kelipatannya dan mencari
bilangan-bilangan kelipatan yang sama.
Perbedaan antara KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) dan FPB
(Faktor Persekutuan Terbesar) dalam matematika adalah:
1. KPK: KPK adalah bilangan terkecil yang dapat habis dibagi dengan
kedua bilangan atau lebih. Contohnya, KPK dari 5 dan 8 adalah 5,
karena 5 dapat habis dibagi dengan 5, 10, 15, 20, 25, 30, dan 36.
2. FPB: FPB adalah bilangan bulat positif terbesar yang merupakan faktor
persekutuan dari dua bilangan atau lebih. Contohnya, FPB dari 35 dan
42 adalah 7, karena 7 adalah faktor persekutuan terbesar dari 35 dan
42.
Perbedaan antara KPK dan FPB terletak pada cara mereka dibuat dan cara
mereka digunakan. FPB diselesaikan dengan cara menghitung faktor prima
dari suatu kelompok bilangan lalu mencari faktor-faktor yang sama
1
. KPK diselesaikan dengan cara menghitung bilangan kelipatannya dan
mencari bilangan-bilangan kelipatan yang sama.
C. CARA MENGHITUNG KPK DARI DUA BILANGAN
Untuk menghitung KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) dari dua
bilangan, langkah-langkahnya melibatkan faktorisasi prima dari masing-
masing bilangan dan mengalikan pangkat tertinggi dari faktor prima yang
sama. Berikut adalah cara menghitung KPK dari dua bilangan:
1. Faktorisasi Prima:
Misalkan kita memiliki dua bilangan, contoh 24 dan 36.
Faktorisasi prima dari 24: 24=23×3
Faktorisasi prima dari 36: 36=22×32
2. Pangkat Tertinggi:
Ambil pangkat tertinggi dari setiap faktor prima yang muncul dalam
faktorisasi prima masing-masing bilangan.
Untuk bilangan 24, pangkat tertinggi untuk 2 adalah 3 dan untuk 1.
Untuk bilangan 36, pangkat tertinggi untuk 2 adalah 2 dan untuk 3
adalah 2.
3. Perkalian Pangkat Tertinggi:
Kalikan pangkat tertinggi dari faktor prima yang sama.
Dalam contoh ini, hasil perkalian pangkat tertinggi untuk 2 adalah 3
dan untuk 3 adalah 2
Sehingga, KPK dari 24 dan 36 adalah 23× 32¿72
Dengan demikian, dengan mengikuti langkah-langkah di atas,
Anda dapat menghitung KPK dengan mudah dari dua
bilangan yang diberikan
D. KELIPATAN PERSEKUTUAN TERKECIL (KPK)
Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dalam matematika merujuk pada
bilangan terkecil yang merupakan kelipatan dari dua bilangan atau lebih. KPK
ini adalah bilangan bulat positif terkecil yang dapat dibagi habis oleh kedua
bilangan tersebut.
Contohnya, untuk mencari KPK dari 24 dan 36:
1. Faktorisasi prima dari 24: 24=2 3×3
2. Faktorisasi prima dari 36: 36=22 ×32
[Link] tertinggi:
Untuk bilangan 24, pangkat tertinggi untuk 2 adalah 3 dan untuk 1.
Untuk bilangan 36, pangkat tertinggi untuk 2 adalah 3 adalah 2.
3. Perkalian pangkat tertinggi:
Hasil perkalian pangkat tertinggi untuk 2 adalah 3 dan untuk.3 adalah
2.
Sehingga, KPK dari 24 dan 36 adalah 23× 32¿ 72
E. PERBEDAAN KPK DAN KELIPATAN PERSEKUTUAN TERBESAR (KPT)
Perbedaan antara kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dan faktor
persekutuan terbesar (FPB) adalah:
KPK: KPK adalah bilangan kelipatan persekutuan terkecil antara dua bilangan
atau lebih. KPK dapat dicari dengan mengalikan semua faktor prima kedua
bilangan atau lebih, dengan catatan jika ada faktor prima yang sama, dipilih
salah satu faktor prima yang jumlahnya lebih sedikit (pangkatnya lebih
sedikit).
FPB: FPB adalah faktor persekutuan terbesar dari dua bilangan atau lebih. FPB
dapat ditemukan dengan mengalikan faktor prima yang dimiliki oleh kedua
bilangan atau lebih, dengan catatan jika ada faktor prima yang sama, dipilih
salah satu faktor prima yang jumlahnya lebih besar (pangkatnya lebih besar).
Contoh soal:
KPK: Tentukan KPK dari 5 dan 8.
5 = 5, 10, 15, 20, 25, 30, 40, 45, 50
8 = 8, 16, 24, 32, 40, 48, 56, 64
KPK dari 5 dan 8 adalah 40
FPB: Tentukan FPB dari 30 dan 48.
Faktor prima dari 30 = 2 x 3 x 5
Faktor prima dari 48 = 2 x 2 x 2 x 3
FPB dari 30 dan 48 adalah 24 x 3 x 5 = 240
Sebagai penutup, KPK dan FPB merupakan konsep yang penting dalam
matematika, dan memahami cara mencari mereka dapat membantu dalam
menyelesaikan masalah matematika yang lebih kompleks.
F. CARA MENGHITUNG KPK DAN KPT
Untuk menghitung Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor
Persekutuan Terbesar (FPB), terdapat beberapa metode yang dapat
digunakan:
1. Menggunakan Bilangan Prima:
Cara ini melibatkan faktorisasi prima dari kedua bilangan yang ingin
dicari KPK atau FPB-nya.
Contoh: Untuk mencari KPK dari 30 dan 48, faktor prima dari 30
adalah 2 x 3 x 5, sedangkan faktor prima dari 48 adalah 2 x 2 x 2 x 2 x
3.
KPK dari 30 dan 48 adalah hasil perkalian faktor prima yang dimiliki
oleh kedua bilangan, dengan memperhatikan faktor prima yang sama
dan memilih salah satu faktor prima dengan pangkat terbesar
2. Menggunakan Pohon Faktor:
Metode ini melibatkan pembuatan pohon faktor untuk mencari FPB
dan KPK.
Untuk FPB, pohon faktor digunakan untuk menemukan faktor
persekutuan terbesar antara dua bilangan.
Untuk KPK, pohon faktor digunakan untuk menemukan kelipatan
persekutuan terkecil antara dua bilangan.
3. Membandingkan Faktor Pembentuk Bilangan:
Langkah pertama adalah membandingkan faktor pembentuk bilangan
dari kedua bilangan yang ingin dicari KPK atau FPB-nya.
Kemudian, uraikan setiap angka menjadi faktor-faktornya dan
tentukan nilai bilangan yang memiliki kesamaan nilai, lalu ambil yang
paling terkecil sebagai KPK atau yang paling besar sebagai FPB.
Dengan menggunakan metode-metode di atas, Anda dapat dengan
mudah menghitung KPK dan FPB dari dua bilangan atau lebih sesuai
kebutuhan permasalahan matematika yang dihadapi.
CONTOH SOAL
1. KPK dari 30 dan 48
JAWABAN:
Faktor prima dari 30 = 2 x 3 x 5
Faktor prima dari 48 = 2 x 2 x 2 x 2 x 3
KPK dari 30 dan 48 adalah 24 x 3 x 5 = 240
2. KPK dari 5 dan 8
JAWABAN
Faktor prima dari 5 = 5
Faktor prima dari 8 = 2 x 2 x 2 x 2 x 3
KPK dari 5 dan 8 adalah 40
3. KPK dari 15, 20, dan 25
JAWABAN
KPK dari 15 dan 20 adalah 15
KPK dari 20 dan 25 adalah 20
KPK dari 15, 20, dan 25 adalah 15
4. KPK dari 12, 18, dan 24
JAWABAN
KPK dari 12 dan 18 adalah 12
KPK dari 18 dan 24 adalah 18
KPK dari 12, 18, dan 24 adalah 12
5. KPK dari 6, 9, dan 12
JAWABAN
KPK dari 6 dan 9 adalah 6
KPK dari 9 dan 12 adalah 9
KPK dari 6, 9, dan 12 adalah 6