0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
207 tayangan27 halaman

Teknik Rintang Warna untuk Kelas I

Modul ajar Seni Rupa untuk Fase A - Kelas I ini disusun oleh Tegar Surya Hendrajit S.Pd dan dirancang untuk tahun ajaran 2024/2025. Modul ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi peserta didik dalam mengenali alat dan bahan seni rupa, serta melatih nilai-nilai Pancasila melalui berbagai kegiatan praktis. Pembelajaran mencakup eksperimen dengan alat tulis, teknik melipat, dan teknik rintang warna, dengan fokus pada kreativitas dan kolaborasi.

Diunggah oleh

Martika Kusumayanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
207 tayangan27 halaman

Teknik Rintang Warna untuk Kelas I

Modul ajar Seni Rupa untuk Fase A - Kelas I ini disusun oleh Tegar Surya Hendrajit S.Pd dan dirancang untuk tahun ajaran 2024/2025. Modul ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi peserta didik dalam mengenali alat dan bahan seni rupa, serta melatih nilai-nilai Pancasila melalui berbagai kegiatan praktis. Pembelajaran mencakup eksperimen dengan alat tulis, teknik melipat, dan teknik rintang warna, dengan fokus pada kreativitas dan kolaborasi.

Diunggah oleh

Martika Kusumayanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

Kurikulum Merdeka

SENI RUPA

Fase A - Kelas I

Disusun Oleh:
Tegar Surya Hendrajit [Link]

TAHUN 2024/2025
MODUL AJAR SENI RUPA

I. INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : Tegar Surya Hendrajit [Link]
Nama Sekolah : SD IT Al-Fatihh
Tahun Penyusunan : 2024
Modul Ajar : Seni Rupa
Fase/Kelas : A/I
Alokasi Waktu : 15 JP x 35 menit (4 pertemuan)

B. KOMPETENSI AWAL
1. Peserta didik mampu mengenali dan menyebutkan karakteristik berbagai alat dan
bahan yang digunakan dalam seni rupa sederhana.

C. PROFIL PELAJAR PANCASILA


Pada kegiatan pembelajaran ini akan dilatihkan dimensi profil pelajar pancasila tentang:
1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia dengan
cara melatih peserta didik berdoa sebelum dan sesudah belajar.
2. Berkebinekaan global dengan cara melatih peserta didik tidak membeda-bedakan
teman ketika pembentukan kelompok diskusi atau praktikum.
3. Mandiri dengan cara sadar diri dan tidak ketergantungan pada teman saat
melaksanakan kegiatan pembelajaran.
4. Bergotong royong dengan cara melatih peserta didik untuk saling membantu
bekerjasama dalam kelompok saat melaksanakan kegiatan praktikum, diskusi,
maupun presentasi hasil kerja kelompok.
5. Bernalar kritis dengan cara melatih peserta didik dengan pertanyaan-pertanyaan
dalam peristiwa kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan topik materi.
6. Kreatif dengan cara melatih peserta didik berinovasi dalam mengajukan ide yang
berhubungan dengan topik materi.

D. SARANA DAN PRASARANA/ALAT DAN BAHAN


1. Ruang Kelas
2. LCD Projector
3. Laptop
4. Jaringan Internet/Wifi
5. Buku Guru Seni Rupa kelas I serta sumber referensi lain
6. Media Ajar guru Indonesia dari SCI MEDIA
7. Perekat (lem, selotip atau selotip kertas)
8. Gunting dan koran/kain bekas
9. Lilin Malam.
10. Krayon/Spidol/Pensil warna

E. TARGET PESERTA DIDIK


Peserta didik reguler (bukan berkebutuhan khusus)

F. MODEL PEMBELAJARAN
1. Tatap Muka

II. KOMPETENSI INTI

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu menyimpulkan karakteristik alat dan bahan yang digunakan.

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
 Elemen Mengalami (Experiencing)
Peserta didik memahami unsur rupa di lingkungan sekitarnya dan menyimpulkan hasil
pemahaman atas dua unsur rupa.
 Elemen Merefleksikan (Reflecting)
Peserta didik menilai karya dan penciptaan karya seni rupa dengan menggunakan kosa kata
sehari-hari.
 Elemen Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Working Artistically)
Peserta didik menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya.
Peserta didik mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.
 Elemen Menciptakan (Making/Creating)
Peserta didik membuat karya seni rupa menggunakan hasil pengamatannya terhadap lingkungan
sekitar, menggunakan unsur garis, bentuk, dan/atau warna.
 Elemen Berdampak (Impacting)
Peserta didik memberikan respons terhadap kejadian sehari-hari dan keadaan lingkungan sekitar
melalui karya seni rupa yang memberi dampak positif bagi dirinya.

C. PEMAHAMAN BERMAKNA
1. Peserta didik mencoba menggunakan berbagai alat seperti pensil, krayon, pastel
minyak, atau cat air, sehingga mereka bisa merasakan perbedaan setiap bahan.

D. PERTANYAAN PEMANTIK
1. Dapatkah kalian membedakan antara pensil biasa dan pensil warna?
2. Mampukah kalian menyebutkan fungsi dari pensil warna?
3. Dapatkah kalian menyebutkan bahan yang mudah di lipat?
4. Bisakah kalian membuat karya dengan lipatan kertas?
5. Manfaat apa yang kita dapat dengan mempelajari karakteristik alat dan bahan?

E. PERSIAPAN PEMBELAJARAN
1. Guru menyiapkan kebutuhan pembelajaran seperti Media Ajar Guru Indonesia
dari SCI MEDIA, menyiapkan lembar kerja peserta didik, dsb.
2. Guru mengingatkan peserta didik untuk mempersiapkan buku teks, laptop, alat
dan bahan yang dibutuhkan.

F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama (3 JP x 35 menit)
Sub: Menemukan Persamaan dan Perbedaan Pensil dan Pensil Warna
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Kegiatan Pendahuluan 10
1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, menit
mengecek kehadiran dan kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta
menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau bernyanyi.
2. Salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan
penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai suatu
kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat terhadap
kuasa Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang dipelajari.
3. Guru bertanya kepada peserta didik tentang kondisi siswa pada pagi hari
ini.
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan
menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa
saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses pembelajaran.
Kegiatan Inti 85
1. Peserta didik akan berlatih melakukan eksperimen sederhana mencari menit
persamaan dan perbedaan alat tulis yang biasa digunakannya, yaitu
pensil dan pensil warna.
2. Pada awal pembelajaran, peserta didik diajak berbagi pengalaman ketika
menggunakan pensil dan pensil warna.
3. Selanjutnya, peserta didik diajak untuk bermain peran sebagai peneliti,
ilmuwan, atau detektif yang sedang dalam misi mencari persamaan dan
perbedaan pensil dan pensil warna.
4. Guru dapat membagikan LKPD BAB III kepada peserta didik untuk
digunakan dalam pengerjaan eksperimen. (lihat LKPD pada lampiran)
5. Peserta didik diminta untuk mengikuti langkah pengerjaan yang tertera
pada LKPD.
6. Setelah selesai dengan kegiatan pertama, peserta didik diminta untuk
mewarnai ketiga lingkaran yang ada di baris kedua LKPD dengan
menggunakan pensil warna (peserta didik bebas memilih warna).
7. Pada akhir kegiatan guru mengajak peserta didik untuk menyimpulkan
hasil eksperimen tersebut dengan cara menceritakan persamaan dan
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
perbedaan pensil dan pensil warna yang mereka temukan.
8. Lalu peserta didik dapat diminta untuk mengerjakan projek bab 3 secara
individu. (lihat projek bab 3 pada lampiran)
9. Hasil pekerjaan peserta didik dapat dibahas secara bersama-sama.
10. Dalam waktu yang bersamaan guru dapat mengambil penilaian.
Kegiatan Penutup 10
1. Peserta didik membuat resume tentang poin-poin penting yang muncul menit
dalam kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
2. Guru dan peserta didik menyimpulkan tentang kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan pada pertemuan ini.
3. Mengagendakan pekerjaan rumah.
4. Mengagendakan materi yang harus dipelajari selanjutnya.
5. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menyanyikan lagu,
Nasional/Daerah dilanjutkan dengan doa, mengucapkan salam.

Pertemuan Kedua (5 JP x 35 menit)


Sub: Melipat Bahan dengan Beragam Karakteristik
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Kegiatan Pendahuluan 10
1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, menit
mengecek kehadiran dan kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta
menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau bernyanyi.
2. Salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan
penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai suatu
kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat terhadap
kuasa Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang dipelajari.
3. Guru bertanya kepada peserta didik tentang kondisi siswa pada pagi
hari ini.
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan
menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa
saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses pembelajaran.
Kegiatan Inti 155
1. Pada pembelajaran kali ini, peserta didik akan bereksperimen dengan menit
bahan yang dapat dilipat seperti kertas, kain, atau plastik. Kegiatan ini
sekaligus juga melatih kemampuan motorik dan koordinasi antara mata
dan tangan, serta menguji kesabaran peserta didik. Peserta didik juga
dapat diajak dan didorong secara mandiri untuk mencari beragam jenis
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
kertas atau bahan berbentuk lembaran yang tersedia di sekitarnya, lalu
bereksperimen dengan bahan tersebut. Berikut beberapa eksperimen
yang dapat diuji cobakan.
 Kelenturan bahan saat dilipat. Umumnya semakin tebal kertas,
semakin kaku dan sulit dilipat.
 Kelenturan saat diremas dan dibentuk (misalnya menjadi bola).
 Kemudahan untuk dipotong dengan cara digunting atau disobek.
2. Guru perlu menyiapkan kertas lipat (origami) atau menyiapkan sendiri
kertas lipatnya dengan cara memotong bentuk bujur sangkar dari
majalah bekas. Ukuran kertas lipat setidaknya 15 × 15 cm agar mudah
digunakan. Jika memungkinkan, minta peserta didik untuk membawa
karton kemasan bekas atau plastik kemasan bekas berukuran kecil
(dicuci dan dikeringkan terlebih dulu).
3. Sebagai pemanasan, peserta didik diajak berbagi pengalaman melipat
yang pernah dilakukan sebelumnya, diskusikan keseruan pengalaman
mereka saat belajar melipat.
4. Kemudian peserta didik diajak untuk melipat kertas menjadi lipatan
yang rapi mengikuti instruksi guru. Jika mayoritas peserta didik belum
dapat mengikuti guru, maka kegiatan akan dimulai dari latihan melipat
dengan rapi untuk membuat bentuk kapal atau katak, jika mayoritas
peserta didik sudah terampil melipat, maka kegiatan akan dimulai dari
mencoba melipat karton kemasan bekas atau plastik kemasan bekas.

5. Peserta didik dapat di ajak untuk mencoba membuat lipatan kertas yang
sederhana seperti bentuk kapal atau ikan.
6. Setelah berhasil, berikutnya peserta didik diminta untuk mencoba
melipat dengan menggunakan karton kemasan bekas atau plastik
kemasan bekas.
7. Setelah selesai, ajak peserta untuk menarik kesimpulan hasil
eksperimen mereka dengan cara menceritakan temuan mereka.
 Apa yang terjadi ketika lembaran yang dilipat terlalu tipis, terlalu
tebal, atau terlalu licin?
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
 Ajak mereka berbagi, bahan apa yang lebih mereka sukai untuk
kegiatan melipat ini?
6. Guru mengambil penilaian dari kegiatan tersebut
7. Kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan pembuatan kartu pop up
sederhana. Peserta didik diajak untuk menyaksikan video tutorial
membuat kartu pop up terlebih dulu. Untuk membuat bagian “mulut”
pada kartu pop up tersebut, peserta didik dapat menggunakan gunting
atau merobeknya perlahan dengan bantuan penggaris.

8. Hasil pekerjaan peserta didik dapat diberi penilaian


Kegiatan Penutup 10
1. Peserta didik membuat resume tentang poin-poin penting yang muncul menit
dalam kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
2. Guru dan peserta didik menyimpulkan tentang kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan pada pertemuan ini.
3. Mengagendakan pekerjaan rumah.
4. Mengagendakan materi yang harus dipelajari selanjutnya.
5. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menyanyikan lagu,
Nasional/Daerah dilanjutkan dengan doa, mengucapkan salam.

Pertemuan Ketiga (3 JP x 35 menit)


Sub: Eksperimen Seni dengan Teknik Rintang Warna
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Kegiatan Pendahuluan 10
1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, menit
mengecek kehadiran dan kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta
menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau bernyanyi.
2. Salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan
penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai suatu
kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat terhadap
kuasa Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang dipelajari.
3. Guru bertanya kepada peserta didik tentang kondisi siswa pada pagi
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
hari ini.
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan
menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa
saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses pembelajaran.

Kegiatan Inti 85
1. Guru memberikan penjelasan kepada peserta didik mengenai materi menit
yang dipelajari yaitu “Teknik Rintang Warna”.

2. Kemudian guru mengajak peserta didik untuk melakukan kegiatan


eksperimen teknik rintang warna.
3. Guru dapat sekaligus mengenalkan motif-motif batik atau motif
tradisional sederhana di daerah masingmasing.
4. Setelah selesai menggambar dengan krayon, pastel, atau lilin, peserta
didik diminta untuk mewarnai kertas menggunakan cat air dan kuas.
5. Jika peserta didik tidak memiliki cat air, mereka dapat menggunakan
larutan pewarna makanan, teh, atau kopi yang pekat (biasanya
berwarna coklat), air suji (hijau), air kunyit (kuning), atau air secang
(merah). Larutan ini dapat disiapkan sebelumnya oleh guru.
6. Ajak peserta didik memperhatikan bagian yang digambar dengan
krayon/pastel/lilin tidak dapat diwarnai oleh larutan pewarna.
7. Di akhir aktivitas, ajak peserta didik untuk menarik kesimpulan
eksperimen, ajak mereka berbagi pengalaman mereka menerapkan
teknik rintang warna ini.
8. Guru mengambil penialaian kegiatan tersebut.
Kegiatan Penutup 10
1. Peserta didik membuat resume tentang poin-poin penting yang muncul menit
dalam kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
2. Guru dan peserta didik menyimpulkan tentang kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan pada pertemuan ini.
3. Mengagendakan pekerjaan rumah.
4. Mengagendakan materi yang harus dipelajari selanjutnya.
5. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menyanyikan lagu,
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Nasional/Daerah dilanjutkan dengan doa, mengucapkan salam.

Pertemuan Keempat (3 JP x 35 menit)


Sub: Asesmen Karya Seni: Mengukur Kemampuan dan Kreativitas
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Kegiatan Pendahuluan 10
1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, menit
mengecek kehadiran dan kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta
menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau bernyanyi.
2. Salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan
penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai suatu
kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat terhadap
kuasa Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang dipelajari.
3. Guru bertanya kepada peserta didik tentang kondisi siswa pada pagi
hari ini.
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan
menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa
saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses pembelajaran.
Kegiatan Inti 85
1. Guru dapat menginstruksikan peserta didik untuk mengerjakan sebuah menit
tugas karya seni.

2. Guru mendampingi berjalannya kegiatan.


3. Guru bekeliling untuk memberikan pertanyaan kepada peserta didik
seperti:
a. Mengapa kamu memilih membuat karya ini?
b. Dari mana kamu mendapatkan ide atau gagasan untuk karya ini?
c. Apa alat dan bahan yang paling kamu sukai dalam membuat karya
ini?
d. Bagian mana yang menurutmu paling mudah atau paling sulit?
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
e. Bagaimana perasaanmu saat membuat karya ini?
f. Ceritakan langkah-langkah yang kamu lakukan untuk membuat
karya ini
4. Hasil pekerjaan peserta didik dapat ditunjukan di depan kelas.
5. Dalam waktu yang bersmaan, guru dapat mengambil penilaian.
Kegiatan Penutup 10
1. Peserta didik membuat resume tentang poin-poin penting yang muncul menit
dalam kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
2. Guru dan peserta didik menyimpulkan tentang kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan pada pertemuan ini.
3. Mengagendakan pekerjaan rumah.
4. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menyanyikan lagu,
Nasional/Daerah dilanjutkan dengan doa, mengucapkan salam.

F. ASESMEN
No Jenis Asesmen Bentuk Asesmen
1.  Pertanyaan pemantik tersebut di atas.
Diagnostik
 Tanya jawab sebagai tindak lanjut.
Penilaian proses, observasi sikap, performa
2. berupa presentasi dan pameran hasil karya,
Formatif
keterampilan dan pengetahuan selama kegiatan
pembelajaran.
3. Tertulis (Pilihan Ganda)
Sumatif

G. DIFERENSIASI
1. Untuk peserta didik yang berminat belajar dan mengeksplorasi topik ini lebih
jauh, disarankan untuk membaca materi “Menyimpulkan Karakteristik Alat dan
Bahan” dan literatur lain yang relevan.
2. Guru dapat menggunakan alternatif metode dan media pembelajaran sesuai
dengan kondisi masing-masing agar pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih
menyenangkan (joyfull learning) sehingga tujuan pembelajaran bisa tercapai.
3. Untuk peserta didik yang kesulitan belajar topik ini, disarankan untuk belajar
kembali materi terkait “Menemukan Persamaan dan Perbedaan Pensil dan Pensil
Warna”, “Melipat Bahan dengan Beragam Karakteristik”, “Eksperimen Seni
dengan Teknik Rintang Warna”, serta manfaat mempelajari materi tersebut pada
pembelajaran di dalam dan atau di luar kelas sesuai kesepakatan antara guru
dengan peserta didik. Peserta didik juga disarankan untuk belajar kepada teman
sebaya.
H. KEGIATAN REMEDIAL DAN PENGAYAAN
Jika peserta didik memiliki pewarna kering lain seperti, krayon lilin (wax crayon) atau pastel
minyak (oil pastel), maka pada pertemuan berikutnya dapat dilakukan eksperimen yang sama
dengan menggunakan krayon dan pastel tersebut.

I. Refleksi Guru
No Pertanyaan Jawaban
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam
kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan
pembelajaran kali ini? Apa yang tidak
saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama
pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk
meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/
hasil pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya
dapat/miliki sekarang, apa yang akan
saya
lakukan jika harus mengajar kegiatan
yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya
merasa kreatif ketika mengajar, dan
mengapa menurut guru?
6. Pada langkah ke berapa peserta didik
paling belajar banyak?
7. Pada momen apa peserta didik menemui
kesulitan saat mengerjakan tugas akhir
mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah
tersebut dan apa peran saya pada saat itu?

Yogyakarta, Desember 2024


Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

…………………………... …………………….
NIP. - NIP. -
III. LAMPIRAN

A. PENILAIAN
1. Penilaian Diagnostik
a. Diagnostik Non Kognitif
Asesmen diagnostik non kognitif di awal pembelajaran dilakukan untuk menggali hal-hal
meliputi kesejahteraan psikologi peserta didik, sosial emosi, aktivitas peserta didik selama
belajar di rumah, kondisi keluarga dan pergaulan peserta didik, gaya belajar, karakter, dan minat
siswa.
Pilihan Jawaban
No Pertanyaan
Ya Tidak
1. Apa kabar hari ini?

2. Apakah ada yang sakit hari ini?

3. Apakah kalian dalam keadaan sehat?

4. Apakah anak-anak merasa bersemangat hari


ini?
5. Apakah anak-anak sudah makan?

6. Apakah tadi malam sudah belajar?

b. Diagnostik Kognitif
No Pertanyaan
1. Dapatkah kalian membedakan antara pensil biasa dan pensil warna?

2. Mampukah kalian menyebutkan fungsi dari pensil warna?

3. Dapatkah kalian menyebutkan bahan yang mudah di lipat?

4. Bisakah kalian membuat karya dengan lipatan kertas?

5. Manfaat apa yang kita dapat dengan mempelajari karakteristik alat


dan bahan?

2. Penilaian Formatif
a. Instrumen Penilaian Kompetensi Sikap
Pedoman Pengamatan Sikap
Kelas : ………………………………….
Hari, Tanggal : ………………………………….
Pertemuan Ke- : ………………………………….
Materi Pembelajaran : ………………………………….
Aspek Penilaian
Nama Peserta
No Tanggung
Didik Religius Komunikatif Demokratis
Jawab
1.

2.

3.

4.

5.

Berilah tanda cek list () pada kolom yang tersedia jika peserta didik sudah menunjukan
sikap/perilaku tersebut.

b. Instrumen Penilaian Observasi dan Tanya Jawab


Observasi Terhadap Diskusi dan Tanya Jawab
Pernyataan
Nama Pengungkapan Ketepatan
Kebenara
No Peserta Gagasan yang Penggunaan Skor
n Konsep
Didik Orisinil Istilah
1 2 1 2 1 2
1.

2.

3.

4.

5.

Keterangan: 1 = tidak, 2 = ya
Penilaian sikap untuk setiap peserta didik dapat menggunakan rumus berikut
c. Instrumen Penilaian Kompetensi Keterampilan
Pedoman Penilaian Kompetensi Keterampilan
Aspek Penilaian
No Nama Peserta Didik Jumlah Nilai
1 2 3
1.

2.

3.

4.

5.

Aspek dan Rubrik Penilaian


No Aspek Penilaian Nilai Perolehan Nilai
1. Kejelasan dan kedalaman
informasi
a. Informasi disampaikan secara
jelas, lengkap, dan relevan dengan 30
topik/tema yang didiskusikan.
b. Informasi disampaikan secara
jelas, lengkap, tetapi kurang
20
relevan dengan topik/tema yang
didiskusikan.
c. Informasi disampaikan secara
10
jelas, tetapi kurang lengkap.
2. Keaktifan dalam berdiskusi
a. Sangat aktif dalam diskusi. 30
b. Cukup aktif dalam diskusi. 20
c. Kurang aktif dalam diskusi. 20
3. Kejelasan dan kerapian dalam
presentasi
a. Presentasi sangat jelas dan rapi. 40
b. Presentasi cukup jelas dan rapi. 30
c. Presentasi dengan jelas tetapi
20
kurang rapi.
d. Presentasi dengan kurang jelas
10
dan kurang rapi.
Perhitungan Perolehan nilai
Nilai akhir yang diperoleh merupakan akumulasi dari perolehan nilai untuk setiap aspek dengan
ketentuan sebagai berikut:
Jika peserta didik pada aspek pertama memperoleh nilai 20, aspek kedua 30, aspek keempat 40,
maka total perolehan nilainya adalah 90.

3. Penilaian Sumatif
Pilihan Ganda
1. Berikut perbedaan antara pensil biasa dan pensil warna saat digunakan untuk
menggambar adalah ….
a. Pensil biasa memiliki banyak b. Pensil warna bisa dihapus
warna
c. Pensil warna lebih berwarna d. Tidak ada perbedaannya
2. Yang akan terjadi jika kita menggosok warna pensil biasa dengan ibu jari
basah adalah ….
a. Warna luntur keluar garis b. Warna menjadi lebih cerah
c. Warna menghilang sepenuhnya d. Warna tidak pudar
3. Jika kita menghapus pensil warna dengan penghapus, yang akan terjadi
adalah ….
a. Warna sulit dihapus b. Warnanya hilang sepenuhnya
c. Warnanya berubah menjadi d. Warnanya menjadi lebih terang
hitam
4. Berikut adalah bahan yang paling mudah dilipat untuk membuat bentuk
adalah ….
a. Karton tebal b. Kardus
c. Papan kayu d. Kertas origami
5. Jika kita mencoba melipat karton tebal, yang mungkin terjadi adalah ….
a. Karton mudah sobek b. Karton sulit dilipat rapi

c. Karton akan kusut d. Karton mudah dilipat


6. Kita harus berhati-hati saat melipat bahan yang tebal seperti karton agar ….
a. Bahan lebih keras b. Bahan lebih kuat
c. Bahan tersebut tidak mudah d. Bahan tidak lusuh
sobek
7. Bahan yang digunakan dalam teknik rintang warna agar bagian tertentu tidak
terkena warna adalah ….
a. Penghapus b. Kain putih
c. Lilin malam d. Cat air
8. Dalam teknik rintang warna, yang terjadi jika kita menggosok cat di atas lilin
yang sudah digambar yaitu ….
a. Lilin menyerap warna b. Warna menjadi lebih gelap
c. Warna menjadi lebih terang d. Warna tidak menempel di atas
lilin
9. Teknik rintang warna dapat menghasilkan gambar yang ….
a. Berpola atau memiliki bentuk b. Polos tanpa warna
khusus
c. Berkilauan d. Berwarna penuh
10. Tujuan dari teknik rintang warna dalam seni rupa adalah ….
a. Untuk membuat semua warna b. Untuk mencegah warna
bercampur menempel pada bagian tertentu
c. Untuk menghapus semua warna d. Agar warna tidak mudah pudar

Kunci Jawaban
1 C 6. C
.
2 A 7. C
.
3 A 8. D
.
4 D 9. A
.
5 B 10 B
. .

Score yang didapatkan


Penilaian:
10
× 100

B. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

LKPD
(Lembar Kerja Peserta Didik)

Nama :
Kelas :
[Link] :

A. Tujuan
Peserta didik dapat mengetahui perbedaan antara pensil biasa dan pensil warna dengan benar.

B. Alat dan Bahan


1. Lembar Kerja
2. Pensil
3. Pensil warna
4. Penghapus
*dapat menyesuaikan kebutuhan peserta didik.

C. Instruksi Kerja
Warnailah ketiga lingkaran ini dengan pensil

Apakah yang terjadi?

Apakah yang terjadi?


Lembar Kerja Projek

Nama :
Kelas :
[Link] :

A. Tujuan
1. Peserta didik mampu melakukan pengamatan terhadap karakteristik warna pada media
yang berbeda dengan cara mengusap, menghapus, dan mengusap menggunakan ibu jari
yang basah.
2. Peserta didik dapat mencatat hasil pengamatan mengenai ketahanan dan reaksi warna
pada lembar kerja secara sistematis.
3. Peserta didik mampu menarik kesimpulan tentang perbedaan sifat warna dari alat-alat
pewarna yang berbeda melalui pengamatan langsung.

B. Alat dan Bahan


1. Lembar Kerja Peserta Didik
2. Krayon
3. Pastel Minyak
4. Spidol
5. Pulpen
*dapat menyesuaikan kebutuhan peserta didik

C. Instruksi Kerja
1. Siapkan alat tulis yang dibutuhkan dan lembar kerja yang sudah disediakan.
2. Warnai tiga lingkaran yang terdapat pada lembar kerja menggunakan alat warna sesuai
pilihan kalian yaitu krayon, pastel minyak, spidol, dan pulpen.
3. Langkah-langkah:
a. Usap warna di lingkaran pertama dengan ibu jari. Perhatikan apakah warnanya
meluntur atau keluar dari garis. Apakah ibu jari berubah warna seperti warna yang
digunakan? Catat hasilnya
b. Hapus warna di lingkaran kedua dengan penghapus karet. Apakah warna mudah
dihapus? Apakah pengahapus berubah warna? Catat hasilnya
c. Usap warna di lingkaran ketiga dengan ibu jari yang basah. Apakah warna meluntur
atau keluar dari garis? Apakah ibu jeri berubah warna? Catat hasilnya.
Untuk lebih jelasnya kalian juga dapat mengikuti instruksi pada lembar kerja projek berikut ini.
Lembar Kerja Projek

Warnailah ketiga lingkaran ini dengan krayon

Warnailah ketiga lingkaran dengan pastel minyak

Warnailah ketiga lingkaran ini dengan spidol

Warnailah ketiga lingkaran ini dengan pulpen


C. Bahan Bacaan Untuk Peserta Didik dan Guru
Bahan bacaan untuk peserta didik dan guru diambilkan dari buku guru Seni Rupa kelas I. Serta
bisa juga menambahkan dari sumber internet yang berkaitan dengan materi yang dipelajari.

Serupa Tapi Tak Sama


Pensil dan pensil warna sekilas tampak sama saja. Banyak orang mengira pensil warna memiliki
sifat yang sama dengan pensil biasa. Namun sesungguhnya keduanya berbeda. Pensil yang
bernomor (contohnya pensil 6H, HB, 2B, 6B) adalah pensil yang terbuat dari grait, sementara
pensil warna terbuat dari pigmen warna yang diikat oleh lilin atau campuran minyak agar dapat
mengeluarkan warna. Pensil warna juga tersedia dalam versi akuarel. Ini berarti pensil tersebut
juga dapat difungsikan seperti cat air dengan cara membasahi hasil pewarnaan.
Berdasarkan perbedaan material ini, pensil grait lebih mudah dihapus, sementara pensil warna
lebih sulit dihapus dan dapat bertahan lama. Namun demikian, keduanya samasama tidak dapat
digunakan di permukaan yang licin dan tidak dapat menyerap air seperti plastik.
Selain pensil dan pensil warna, banyak juga orang yang mengira krayon dan pastel sama saja.
Padahal keduanya memiliki ciri yang berbeda. Krayon terbuat dari wax/lilin keras. Ciri ini dapat
dikenali dari tampilannya yang mengilap seperti lilin dan tekstur licin saat disentuh. Sementara
pastel minyak memiliki tampilan yang tidak mengilap, berbekas, dan terasa berminyak di tangan
saat disentuh. Sesuai dengan namanya, pastel minyak mengandung unsur minyak yang tinggi.
Krayon dan pastel samasama menolak air, sehingga dapat digunakan untuk eksperimen membuat
batik di atas kertas.
Begitu pula dengan pulpen dan spidol. Kedua benda ini juga sering disangka sama. Padahal
keduanya memiliki ciri yang berbeda. Pulpen mengeluarkan tinta berbentuk gel melalui ujung
logam/polimer. Keluarnya tinta dikendalikan oleh sejenis bola kecil di dalam batang pulpen.
Sementara tinta spidol dikeluarkan melalui ujung lunak yang terbuat dari serat berpori. Spidol
umumnya mudah luntur terkena air, kecuali jika ia spidol permanen.
Pengetahuan Alat dan Bahan
1. Pensil
Terbuat dari grait murni. B menginformasikan ketebalan (boldness). Yang berarti kandungan
graitnya lebih banyak. H menginformasikan kekerasan komposisi LCADnya, yang berarti
kandungan tanah liatnya lebih banyak. Kesalahan bekerja dengan pensil dapat dihapus
menggunakan penghapus.
Angka di depan huruf memperlihatkan tingkat ketebalan/ kekerasan komposisi suatu pensil.
• 2H : lebih keras dari H/HB
• 2B : lebih lembut dan tebal dibandingkan B
• HB : berarti pensil memiliki kedua sifat keras dan teba
2. Pensil Mekanik
Memiliki rongga selongsong yang dapat diisi dengan sebatang grait murni yang akan keluar dari
lubang pensil. Besaran batang grait/lubang pensil yang umum digunakan adalah 0,5 mm dan 0,7
mm.

3. Pewarna Kering
Pewarna yang tidak memerlukan air untuk penggunaannya.
a. Pensil Warna
Terbuat dari campuran lilin/ oil dengan pigmen warna dan agen pengikat goresan pensil warna
tidak bisa dihapus.

b. Spidol
Sejenis pena yang memiliki sumber tinta sendiri dan ujungnya terbuat dari serat berpori dan
ditekan seperti kain. Biasanya tinta spidol berbahan dasar alkohol, sehingga membutuhkan tutup
agar tidak mengering

c. Krayon
Krayon dibuat dari lilin dan berbentuk batangan mengkilap.

d. Oil Pastel
Pastel minyak terbuat dari lilin dan minyak berbentuk batangan seperti krayon. Oil pastel juga
merintang warna namun sifatnya lebih berminyak. Lengket dan mudah luntur sehingga mudah
untuk dicampur dengan gosokan tangan.

4. Pewarna Basah
Pewarna yang memerlukan air untuk dapat digunakan. Umumnya berupa cat, seperti di samping.

5. Pewarna Kering dan Basah


Pewarna yang dapat digunakan kering atau basah.

6. Penghapus
Umumnya terbuat dari karet dalam aneka warna dan digunakan untuk menghapus goresan pensil.

7. Penggaris
Alat pengukuran ini umumnya terbuat dari plastik/besi dan memilik ukuran dalam sentimeter,
milimeter, dan inchi.
8. Rautan
Alat untuk menajamkan pensil yang tersedia untuk berbagai pensil

9. Gunting
Alat untuk menggunting media yang tipis seperti kertas, karton, rambut, kain atau serat.

10. Kertas
Terbuat dari bubur serat kayu dan memiliki angka gramasi (berat dan ketebalan kertas)

11. Lilin/Plastisin
Lilin lentur yang mudah dibentuk dalam angka warna. Umumnya berminyak.

12. Tanah liat/Lempung


Tanah yang memiliki sifat lengket, elastis dan mudah dibentuk. Tanah liat merupakan bahan
bakar tembikar, bentuk yang dibuat dari tanah liat perlu dibakar dalam suhu tinggi dalam kurun
waktu tertentu.

13. Klip
Penjepit untuk menyatukan beberapa lembar kertas/plastik.

14. Pengokot/Staples
Alat dari besi yang digunakan untuk memaut dua bagian menjadi satu.

D. Glosarium
No Istilah Arti
1. Bentuk geometris Jenis bentuk yang dapat diukur secara sistematis.
Umumnya, bentuk ini terdiri atas garis yang
saling bertemu hingga menghasilkan sudut yang
tegas, lurus, serta teratur, seperti lingkaran,
oval/lonjong/bulat telur, segitiga, segi empat,
dan persegi.
2. Bentuk organik Jenis bentuk bebas yang terdapat di alam, bukan
buatan manusia seperti bentuk bunga, awan, urat
kayu.
3. Eksperimen Percobaan

4. Origmi Seni melipat kertas

5. …. ….

6. …. ….

E. Daftar Pustaka
Raindriati, R. (2023). Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi). Jakarta:
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Anda mungkin juga menyukai