BAB 104 : KETAHUAN
Malam yang gelap di Kota Labirin dan sebagian orang di kota sudah tidur, tapi
mereka sama sekali tidak mengetahui bahwa ada banyak petualang yang berdiri di
depan menara labirin seakan-akan menunggu sesuatu.
Jika ada orang yang memiliki banyak pengetahuan maka mereka akan terkejut
melihat para petualang yang berdiri di depan menara labirin ini karena kekuatan
mereka yang terlalu kuat.
Pemimpinnya adalah seorang petualang rank SS, Jugernaut. Di belakang Jugernaut
ada 10 petualang rank S, Iris serta Jrion dan Civen juga ada di antara 10 petualang
rank S tersebut. Di belakang petualang rank S terdapat lebih dari 20 petualang rank
A serta 100 petualang rank B, jika seseorang melihat kelompok ini maka mereka
akan terkejut karena lebih dari setengah anggota inti guild petualang berkumpul
disini dan pasukan elit dari kerajaan manapun akan ketakutan jika kelompok orang-
orang ini menyerang mereka.
Iris melihat ke arah menara labirin dan berkata dipikirannya "Tunggu aku, Myro.
Sebentar lagi akan tengah malam jadi kau harus bertahan sebaik mungkin".
Jugernaut juga menatap menara labirin di depannya tapi wajahnya menjadi sangat
dingin dan berkata "Karena Pembunuh Labirin berani menyerang dan menjebak kita
maka jangan salahkan guild petualang karena bertarung sampai mati dengan
mereka".
Jugernaut dan Civen adalah teman yang sangat dekat sehingga Jugernaut hanya
bisa dengan berat menyetujui pendapat terakhir Civen bahwa ia hanya boleh
bergerak setelah tengah malam lewat, oleh karena itu Jugernaut hanya bisa
menyetujui hal tersebut karena setelah ini maka Civen kehilangan jabatannya dan
menjadi seperti Jrion. Civen dan Jrion juga menerima hukuman tersebut serta tidak
berencana untuk mengkhianati guild petualang lagi, mereka sudah menganggap
guild petualang sebagai rumah mereka.
Bahkan semua ketua cabang guild petualang dan wakil ketua guild pusat adalah
teman lama Jugernaut sebelum ia menguasai guild petualang, setelah Jugernaut
menguasai guild petualang dan mereka menjadi petualang rank S maka Jugernaut
memberi mereka jabatan tersebut karena Jugernaut yakin bahwa mereka tidak akan
mengkhianati dirinya. Karena hal ini sehingga Jrion dan Civen menerima hukuman
tersebut serta merasa bersalah karena Jugernaut sudah mempercayai mereka.
Jugernaut melihat ke arah jam di dekat menara labirin dan berkata "Beberapa menit
lagi, hanya beberapa menit lagi maka aku akan bergerak".
----------
Wanita rank A itu berhasil kembali ke gua dimana ia melihat 5 monster bos ular
raksasa sebelumnya. Wanita rank A itu melihat jam dengan cepat dan waktu yang ia
miliki hanya 5 menit, wanita rank A itu berlari dengan cepat menuju gua dan merasa
yakin bahwa 5 menit sudah cukup baginya untuk membunuh anak-anak itu.
Wanita rank A itu berlari dengan cepat dan kembali ke akhir dari gua, tidak ada yang
berbeda dari gua tersebut dan hanya ada 5 bos monster ular raksasa yang sedang
melihatnya dengan dingin. Bagaimanapun setiap monster akan membenci orang-
orang yang datang ke wilayah mereka.
Meskipun wanita rank A tersebut merasa lelah karena terus berlarian dengan cepat
tapi ia tahu bahwa ia sama sekali tidak memiliki banyak waktu lagi dan langsung
berkata "Kalian benar-benar mengejutkanku, jika aku tidak berpikir dengan hati-hati
dan mengingatnya secara kebetulan maka aku tidak akan tahu bahwa kalian ada
disitu".
Setelah itu, wanita rank A itu berjalan maju dengan cepat dan langsung menebas
menuju ular raksasa itu memakai belati miliknya.
"Slash!".
Ular raksasa memiliki kekuatan yang jauh lebih lemah daripada wanita itu sehingga
ia tidak bisa menghindar tepat waktu dan langsung di tebas. Luka yang sangat besar
muncul di tubuh ular tersebut dan darah berterbangan dan mewarnai seluruh gua
tersebut dan tubuhnya bergerak menabrak tembok gua tanpa henti untuk
menghilangkan lukanya, tapi tidak peduli seberapa banyak ia menabrak tembok gua
tapi lukanya sama sekali tidak berhenti dan terus menjatuhkan darah.
Ular raksasa yang lain sama sekali tidak diam dan mulai mencoba menyerang
wanita rank A itu, tapi wanita rank A itu terus menghindar sambil membunuh para
ular ini. Wanita rank A tahu bahwa waktunya sudah sangat sedikit sehingga ia sama
sekali tidak menahan diri dan memakai seluruh kekuatannya.
Ular raksasa itu terlalu lemah dibandingkan wanita ini sehingga mereka semua di
tebas dengan belati wanita tersebut hanya dengan waktu kurang dari 2 menit. 5
tubuh ular raksasa terus bergerak dengan gila dan membuat gua bergetar tanpa
henti, bahkan wanita rank A itu harus melompat mundur karena menyerang ular
raksasa ketika mereka sedang gila seperti ini akan terlalu berisiko.
Waktu berlalu selama semenit lagi dan tubuh ular raksasa berhenti bergerak
sepenuhnya, mereka akhirnya mati. Melihat 5 mayat ular raksasa itu, wanita rank A
berkata dengan dingin "Aku hanya memiliki waktu kurang dari 2 menit lagi jadi aku
akan membunuh kalian dengan cepat, tidak ada gunanya lagi untuk terus
bersembunyi!".
Setelah itu, wanita rank A itu maju ke sebuah mayat ular dengan cepat dan akan
menebasnya. Tapi puluhan jatuh api terbentuk disekitar tubuh ular tersebut dan
terlempar ke arah wanita rank A itu. Wanita itu memiliki kemampuan reaksi yang
kuat dan menghindari semua jarum api lalu tetap bergegas menuju mayat ular
tersebut sambil berkata dengan senang "Scarlet! Kau ada disini!".
Di tubuh ular yang lain, sebuah panah terbang dengan cepat dan menusuk ke arah
wanita rank A. Wanita itu merasakan panah tersebut tepat waktu dan menebasnya
menjadi 2 bagian lalu akan bergerak menuju mayat dimana jarum api berasal. Ketika
ia akan bergerak, sebuah sosok melompat dari mayat ular tidak jauh dari dirinya dan
menabrak wanita rank A itu dengan perisai.
Walaupun wanita rank A itu sama sekali tidak terluka akibat tabrakan perisai tapi ia
sama sekali tidak siap dengan serangan kejutan tersebut sehingga ia harus mundur
beberapa langkah.
Setelah mundur, wanita rank A itu melihat bahwa orang yang memegang perisai
adalah Frize yang ditutupi oleh darah ular. Sosok Scarlet, Myro dan Liras juga pergi
dari tubuh ular tersebut dan berdiri di belakang Frize. Sosok Tina sama sekali tidak
kelihatan karena ia memakai kemampuan bersembunyi.
Myro melihat wanita rank A itu sambil mengubah senjatanya menjadi tombak agar
lebih mudah bergerak dan menyerang lalu berkata "Bagaimana kau bisa tahu kami
bersembunyi di perut ular?".
Ini adalah ide gila yang Myro pikirkan sebelumnya. Bos monster ular raksasa ini
memiliki tubuh yang sangat besar sehingga jika seorang manusia ada di perutnya
maka orang lain tidak akan menyadari hal tersebut. Apalagi ular dapat memakan
manusia secara langsung tanpa perlu menggigitnya lagi, jadi dengan ular yang
dibuat oleh Sistem Analisis Monster maka mereka tidak akan melawan dan hanya
membiarkan Myro dan yang lainnya bersembunyi di perut mereka.
Monster yang dibuat oleh Sistem Analisis Monster akan mengikuti perkataan Myro
sehingga mereka tidak berani meracuni Myro dan yang lainnya atau mencoba untuk
benar benar memakan mereka, jadi Myro berpikir ini adalah tempat persembunyian
terbaik dan hampir tidak mungkin untuk diketahui.