BAB 401: KEMAMPUAN LAMIRE
"Booooom!".
Ledakan yang sangat keras terdengar ketika api emas milik Ark menabrak Lamire,
api itu memiliki daya tarik yang sangat kuat sehingga tidak memberikan Lamire
kesempatan untuk melarikan diri. Saat api emas mengenai Lamire maka api tersebut
menyebar dengan cepat ke seluruh tubuhnya, lalu api emas itu membakar Lamire
sekuat mungkin hingga tidak ada sedikitpun bagian dari tubuh Lamire yang masih
bertahan, seluruh tubuh Lamire dibakar oleh api sampai-sampai ia menghilang
sepenuhnya.
Melihat tubuh Lamire sudah tidak ada lagi sebab dibakar oleh api, senyum
kemenangan muncul di wajah Ark "Bagaimana? Ini adalah kemampuan terkuat
milikku, sebuah api emas yang bisa membakar semuanya dan Ball of Annihilate
yang bisa menarik musuh membuat musuh tidak bisa melarikan diri! Tidak peduli
seberapa kuatnya teknik pemulihan milikmu, tidak mungkin bisa hidup lagi selama
seluruh tubuhnya sudah mati tanpa jejak!".
"Tuan!", Heilen yang menjauh dari medan perang juga mengetahui bahwa Myro
sudah terbakar sepenuhnya oleh api, vampir terkuat sekalipun tidak akan bisa
bertahan hidup lagi jika terkena serangan seperti ini yang membuat Heilen khawatir.
Bersamaan dengan terbakarnya Lamire sampai mati, sosok Luna dan Famir yang
membawa Spait muncul di medan perang tersebut. Mereka sudah mengalahkan
musuh mereka, sekarang mereka pergi untuk melaporkan hasil pertarungan ini pada
Lamire.
Tapi mereka menyadari bahwa mereka tidak bisa menemukan keberadaan Lamire di
manapun, ketika melihat Ark yang tertawa senang di atas langit serta jubah putih
Lamire yang jatuh ke tanah maka firasat buruk muncul di hati mereka.
Bagaimanapun Luna ataupun Famir tahu bahwa jubah putih itu adalah artefak milik
tuannya yang bahkan tidak bisa Ark hancurkan, masalahnya Lamire tidak ada disini
sedangkan jubah putih yang merupakan artefak miliknya jatuh ke tanah yang
kemungkinan besar berarti bahwa Lamire sudah mati.
"Buka dunia!", teriak Luna dan Famir secara bersamaan, mereka akan menarik Ark
menuju dunia mereka untuk membunuhnya serta membalaskan dendam pada Myro.
Ark juga melihat kedatangan Luna maupun Famir, tetapi waktu 10 menit
meningkatkan kekuatan Ark sudah habis yang berarti bahwa tubuh Ark sudah
melemah sekarang. la tidak mungkin bisa menang dari Luna dan Famir, oleh karena
itu ia memutuskan untuk melarikan diri. Belum lagi Lamire sudah mati,.tujuan
utamanya adalah untuk berhenti membiarkan Lamire selesai yang sudah dikatakan
selesai.
Luna dan Famir sudah mulai membuka dunia mereka, Luna menarik pedangnya
untuk menebas kepala Ark secara langsung. Sebaliknya, dunia Night Net World
miliknya untuk menjebak Ark.
Tapi tindakan Ark jauh lebih cepat dari mereka, sebelum Luna ataupun Famir selesai
membuat dunia mereka maka Ark sudah membuka lubang dimensi untuk melarikan
diri, jadi baik itu tebasan pedang Luna ataupun dunia milik Famir tidak akan bisa
menangkapnya tepat waktu. Selama ia masih hidup maka akan ada kesempatan
untuk balas dendam, ini adalah keyakinan Ark.
Ketika Ark berpikir bahwa ia berhasil melarikan diri dan membunuh Lamire yang
berarti bahwa ini adalah kemenangannya, sebuah tangan memegang kepala Ark
yang menghentikannya pergi ke lubang dimensi "Kau pikir aku akan membiarkanmu
melarikan diri semudah itu, Ark? Setelah apa yang kau lakukan pada Iris, kau tidak
akan berpikir bahwa kau bisa pergi tanpa membayar bukan?".
Ark yang baru berpikir dirinya menang segera membeku mendengar suara tersebut,
kepalanya dipegang oleh tangan orang tersebut yang membuat Ark tidak bisa
melihat wajah orang yang menangkapnya ini, tapi hanya berdasarkan suaranya
maka Ark tahu bahwa orang ini adalah orang yang seharusnya sudah mati.
Ark yang kepalanya dipegang dengan kuat berkata penuh kesulitan "Sebenarnya
apa dirimu ini? Seluruh api emas milikku sudah membakar mu, apabila aku
sekalipun yang terkena api itu maka aku pasti akan mati juga. Sebenarnya makhluk
apa kau ini? Ini bukan lagi kemampuan pemulihan, tapi lebih seperti kemampuan-".
Sebelum Ark bisa menyelesaikan kata-katanya, orang yang memegang kepala Ark
berkata "Kemampuan abadi, bukanlah kau sudah mengerti sekarang?".
Orang yang memegang kepala Ark sekarang serta menghentikannya melarikan diri
adalah Lamire, ia sudah memakai jubah putih penyihir yang diberikan oleh ayahnya.
Selain itu tidak ada tanda-tanda luka pada tubuh Lamire seakan-akan api emas Ark
tidak pernah membakarnya.
"Kemampuan abadi? Bagaimana kau bisa memilikinya? Ayahmu atau Locke
sekalipun waktu menjadi setengah dewa tertinggi tidak memiliki kemampuan abadi,
kenapa kau bisa memilikinya?", kata Ark penuh kebingungan, ia tidak mengerti
alasan Lamire yang memiliki kemampuan abadi tersebut.
Lagipula kemampuan abadi adalah kemampuan yang paling banyak di cari oleh
orang-orang kuat, bahkan Ark sendiri tidak pernah berhenti mencarinya walaupun
selalu berakhir kegagalan. Oleh karena itu, Ark penuh rasa penasaran terhadap
Lamire yang bisa mendapatkannya.
"Kau tertarik untuk mengetahuinya? Bagaimanapun kemampuan ini tidak perlu
dirahasiakan, apalagi kau akan mati. Baiklah, kau sebelumnya sudah mendengar
tentang aku yang membuka dunia bukan? Tapi waktu itu sama sekali tidak ada
dunia yang muncul, jadi kau berpikir bahwa aku berusaha menipumu memakai
membuka dunia. Padahal kau sebenarnya salah, sejak aku mengatakan untuk
membuka dunia maka dunia milikku sudah aktif kembali. Jika dunia milikmu adalah
buku maka dunia milikku adalah tubuhku sendiri, yaitu dengan bantuan duniaku
maka tubuhku akan tetap hidup, kemampuan dunia ini memiliki nama "Eternity".
Apakah kau sudah mengerti alasan aku terus hidup meskipun kau membakar
seluruh tubuhku?", kata Lamire dengan dingin, tangannya sama sekali tidak pernah
melepaskan kepala Ark.
Mendengar penjelasan Lamire, Ark tidak tahu harus berkata apa. Setelah
kebingungan selama beberapa saat, senyum pahit muncul di wajah Ark.
la sebelumnya merasa percaya diri untuk menang dari Lamire, tapi sejak Lamire
membangkitkan kekuatan dunia "Eternity" miliknya maka sudah tidak ada lagi
kesempatan Atk untuk menang.
"Aku mengakui kekalahan ku, baik itu dirimu atau ayahmu, kalian memang sangat
kuat. Sebelum mati maka aku akan mengakui mu bahwa musuhku bukan hanya
ayahmu Myro Aras bersama Locke. Lamire Aras, aku juga mengakui mu sebagai
musuh! Selama aku masih bisa hidup dari pertarungan ini, aku pasti akan membalas
dendam", Ark menerima kekalahannya, ia mengangkat tangannya untuk
menunjukkan bahwa ia sudah menyerah "Cepat bunuh aku untuk menyelesaikan
perang ini, kau masih harus menjadi dewa tertinggi secepat mungkin untuk
membantu wanita mu yang hampir terluka".
Lamire mengangguk "Tidak peduli apakah kau masih hidup atau benar-benar sudah
mati, tidak peduli apakah kau masih memiliki dendam terhadapku atau tidak di masa
depan, selama kau datang kesini lagi sambil mencoba membunuh rekan-rekan ku
maka aku pasti akan membunuhmu lagi. Jadi apabila kau akan membalas dendam
di masa depan, kau harus mengingat bahwa bayarannya mungkin adalah hidupmu
sendiri!".