PEMODELAN DAN SIMULASI SISTEM
Pemodelan Sistem
DEFINISI PEMODELAN SISTEM
➢ HUBUNGAN SISTEM DAN MODEL
➢ DEFINISI MODEL
➢ DEFINISI PEMODELAN SISTEM
HUBUNGAN SISTEM DAN MODEL
Eksperimen
Dengan
Sistem Aktual
Sistem
Model Fisik
Eksperimen
Dengan Solusi
Model Analitikal
Model
Matematik
Simulasi
DEFINISI MODEL
■ MODEL ADALAH REPRESENTASI DARI SEBUAH SITUASI PERMASALAHAN (PROBLEM SITUATION).
Model merupakan abstraksi
atau simplifikasi dari dunia
Abstraksi nyata. Model menyatakan
tentang hubungan fungsional
yang langsung maupun tidak
Representasi langsung, interaksi dan
interdependensi antara satu
Simplifikasi unsur dengan lainnya yang
membentuk suatu sistem
(Nasendi dan Anwar, 1985)
• Model dapat digunakan untuk menggambarkan (describe), menjelaskan
(explain) atau untuk memperkirakan dan memproyeksikan (predict)
karakteristik dan perilaku dari suatu sistem alami atau buatan (man made).
• Model diperlukan karena:
• Eksperimen secara langsung mahal, sulit dan bahkan tidak mungkin.
• Memungkinkan proses analisis dan manipulasi.
DEFINISI PEMODELAN SISTEM
■ PEMODELAN SISTEM ADALAH SEBUAH STUDI MENGENAI
BAGAIMANA MENCIPTAKAN ATAU MENGEMBANGKAN MODEL
DARI SEBUAH SITUASI PERMASALAHAN
Situasi Permasalahan
Alternatif Desain:
Ukuran • Representativeness
performansi Model
• Usefulness/Useability
• Pertimbangan Biaya
• Kerangka Waktu
Implementasi
Pemodelan Sistem
Tujuan model:
Akademik:
➢ Untuk menjelaskan sekumpulan fakta karena belum ada teori
➢ Untuk mencari konfirmasi, bila telah ada teori
Manajerial:
➢ Alat pengambilan keputusan
➢ Proses belajar
➢ Alat komunikasi
Keuntungan menggunakan model:
• Dapat melakukan percobaan pada situasi kompleks
• Hemat biaya
• Hemat waktu
• Fokus pada karakteristik penting permasalahan
• Meminimumkan kejadian yang tidak diinginkan
• Meminimumkan dampak negatif
• Mampu mengikuti perubahan
PROSES PENDEKATAN SISTEM
start
Merumuskan
masalah dalam
definisi yang jelas
Tujuan study
Menempatkan
masalah dalam
dunia nyata
Kenali elemen-elemen yang
saling berinteraksi dalam
mencapai tujuan
Deskripsi sistem
Kenali kendala- kendala yang
membatasi perilaku sistem serta
respon tiap elemen
selesai
THE ART OF MODELLING
Situasi
Permasalahan
Formulasi SOLUSI
Permasalahan (MODEL)
Analitikan
Kreatif
PEMODELAN DAN LANGKAH PEMODELAN
SISTEM
■ PRINSIP DASAR PEMODELAN
■ PROSES/ TAHAPAN PEMODELAN
■ KRITERIA EVALUASI MODEL
PRINSIP DASAR PEMODELAN
■ PRINSIP ELABORASI
START SIMPLE!
■ PRINSIP ANALOGI (PRINSIP SYNECTICS)
USE SIMILARITY!
■ PRINSIP ITERATIF
REFINE IT AGAIN AND AGAIN!
PRINSIP ELABORASI
Model Model
Sederhana Dielaborasi Representatif
• Gunakan asumsi ketat dalam hal jumlah, sifat, dan hubungan
antar variabel.
• Asumsi harus konsisten, independen, ekuivalen dan relevan.
PRINSIP ELABORASI
Contoh : Nilai saham
Asumsi :
• Investor bersifat rasional dan mempunyai world view
: maximizing economic gain.
• Investor mempunyai ekspektasi return yang konstan
selama periode investasi.
• Perusahaan tumbuh dengan laju konstan selama
periode investasi.
• Periode investasi tidak terbatas.
PRINSIP ANALOGI/SYNECTICS
• Pemecahan masalah dilakukan dengan mentransfer
hukum, prinsip atau teori dari suatu fenomena atau
sistem yang sudah dikenal/diketahui.
Contoh: Time-cost trade off
Sistem yang sudah dikenal
F = k.x
x
F
PRINSIP ANALOGI/SYNECTICS
• Dengan analogi, dihasilkan kesetaraan (equivalence) dari
kedua sistem (struktur atau perilaku)
Ekivalensi Sistem
PEGAS TIME-COST TRADE OFF
Gaya Tarik (F) Biaya percepatan (TC)
Konstanta pegas (k) Biaya percepatan kegiatan per
satuan waktu (C)
Regangan (x) Waktu percepatan (t)
F = k.x TC = C.t
PRINSIP ITERASI
• Pengembangan model adalah proses iteratif, bukan
proses linear dan mekanistik.
• Tiga komponen utama prinsip ini adalah:
- Pengembangan model awal
- Model yang memadai
- Tingkat kompleksitas yang diinginkan sebagai
dasar penghentian proses iteratif.
PROSES/ TAHAPAN PEMODELAN
PROSES PEMODELAN:
■ IDENTIFIKASI PERMASALAHAN
■ KARAKTERISTIK SISTEM
■ FORMULASI MODEL
■ ESTIMASI PARAMETER DAN SOLUSI
■ ANALISIS MODEL
■ VALIDASI MODEL
■ IMPLEMENTASI
TAHAPAN DALAM PEMODELAN SISTEM
Teori, Prinsip,
Sistem Nyata
Hukum, Konsep,
Asumsi, Postulat,
Pengalaman, Masalah
Lingkup Observasi
Tujuan Studi Pendekatan Sistem
Model Konseptual
Formulasi Model Pengumpulan Data
Parameterisasi
Validasi Model
Implementasi Model
Metodhology Figure 5-1: OR/MS methodology
F 1 FORWARD LINKAGES
Summarizing
O
problem
R
situation
M
U Identifying 2
L problem for
A analysis
T 3
Decribing
I
relevant PROJECT PROPOSAL
O
system
N
4
Building a
mathematical
1
model
M Finding 5
O preferred
D solution
E 6
L Validation &
I performance
N testing
G 7
Analyzing
sensitivity PROJECT REPORT
of solution
Planning 8
I Implementatio
M n
P
Establishing 9
L
E control over
M solution
E 10
N Implementing DOCUMENTATION &
T solution USER'S MANUAL
A
11
T Following up
O solution use SOLUTION AUDIT
N
BACKWARD LINKAGES
Terima Kasih