Surabaya, 6 Juli 2023
SEMINAR NASIONAL HASIL RISET DAN PENGABDIAN
“Peran Riset, Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat Bagi Pembangunan Indonesia Berkelanjutan”
ANALISIS METODE PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF UNTUK MENYAMPAIKAN
PEMBELAJARAN SISWA SEKOLAH DASAR
Erlin Ristianti Kusumadewi1, Ana Nurlaili2, Gianluca Brilliani Alannur3, Juwita
Esti Setya wardani4
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Adibuana Surabaya, Indonesia
*Email: ristantierlin@[Link], analaili7470@[Link], gianlucabrilliani@[Link],
jujuwitaestisetya@[Link]
Abstrak
Penelitian ini bertujuan agar guru dapat memilih metode pembelajaran yang tepat dan
bervariasi agar bisa mengembangkan metode yang dipilih supaya dapat mengembangkitkan
semangat siswa agar tidak jenuh atau bosan saat menerima pembelajaran di kelas. Dikarenakan
siswa memiliki tingkat kecerdasan yang berbeda, serta daya tangkap yang berbeda yang
diterapkan para guru supaya mereka lebih memahami siswa dan lebih menerapkan metode
belajar yang berbeda setiap harinya. Karena semakin banyak metode pembelajaran yang dikuasai
oleh seorang guru, maka ia akan semakin berhasil meningkatkan motivasi dan semangat siswa
dalam belajar. Tidak hanya metode ceramah, metode tanya jawab, metode pemberian tugas , dan
metode diskusi. Namun guru harus memiliki ide yang kreatif dalam menciptakan suatu
mebelajaran yang menyenangkan.
Kata kunci: metode pembelajaran, Efektif, Pembelajaran.
Copyright © (2022) Seminar Hasil Riset dan Pengabdian ke 4
PENDAHULUAN
Sekolah dasar merupakan jenjang dasar pada pendidikan formal di Indonesia, pada saat
ini pendidikan merupakan hal yang sangat utama dan memeiliki peran penting dalam
menciptakan manusia yang cerdas, kreatif,trampil, bertanggung jawab, produktif dan berbakti
luhur. Pendidikan merupakan pembelajaran oengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan
sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui
pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Di Indonesia jenjang dasar pada pendidikan dimulai pada
sekolah dasar.
Pendidikan dianggap pendidikan dasar karena meletakkan dasar untuk pengetahuan,
keterampilan, dan nilai-nilai yang dibutuhkan individu dan masyarakat untuk mengembangkan
dan mencapai potensi penuh mereka (Afandi et al, 2022; Rachmadtullah et al, 2022, Rasmitadila,
964
Prosiding Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian E-ISSN: 2776-5105
Humaira, & Rachmadtullah, 2022; Rasmitadila et al, 2022a Rasmitadila et al, 2022b). Perhatian
khusus diberikan pada pengembangan dan pemajuan pendidikan untuk meningkatkan kualitas
dan mutu pendidikan(Rasmitadila et al, 2022c-e; Rachmadtullah et al, 2022b). Pendidikan yang
berkualitas juga menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Hal ini mendorong semua
bidang kehidupan untuk memberikan perhatian khusus pada pengembangan pendidikan
(Syaodih & Samsudin, 2021).
Salah satu tujuan utama dari pendidikan adalah memiliki kreativitas, pengetahuan,
kepribdian, mandiri dan menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab. Dalam pendidikan,
proses belajar mengajar dan penggunaan metode pembelajaran sangat dibutuhkan dengan
metode pembelajaran yang tepat, dengan diharapkan siswa dapat menerima dan memahami
materi pembelajaran yang diberikan oleh guru. Selain memahami metode pembelajaran yang
tepat dapat menarik materi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Di dalam pendidikan ada
beberapa macam metode mengajar, yang harus disesuaikan dengan berbagai hal, seperti kondisi
saat kegiatan pembelajran berlangsung, situasi kelas, fasilitas yang tersedia pada sekolah, dan
masih banyak lagi yang harus disesuaikan dengan tujuan pendidikan yang akan dicapai.
Menurut Djaramah,SB. (2006:46) metode pembelajaran yaitu “ suatu cara yang
dipergunakan untuk mencapai tujuan yang telah diterapkan “. Dalam kegiatan belajar mengajar,
metode diperlukan oleh guru agar penggunanya bervariasi sesuai dengan yang ingin dicapai
setelah pembelajaran berakhir.
Menurut, Ilyas dan Syahid (2018:60) berpendapat bahwa pembelajaran adalah sebuah
proses yang dilakukan seorang pendidik agar peserta didiknua dapat melaksanakan proses
belajar, dan peserta didik dapat melaksanakan proses belajar dimana saja, kapan saja, dengan apa
yang dia pelajari. Pembelajaran tidak hanya menyampaikan pesan kepada siswa atau interaksi
antara guru dan siswa saja , akan tetapi juga mampu mengasah guru dalam keterampilan
mengajarnya serta mengatur situasi yang efisien.
Menurut, Darmadi (2017:176) berpendapat bahwa metode pembelajaran adalah cara
atau jalan yang ditempuh oleh guru untuk menyampaikan materi pembelajaran sehingga tujuan
pembelajaran dapat dicapai.
Metode pembelajaran efektif merupakan metode pembelajaran tepat atau bisa dikatakan
sesuai untuk digunakan dalam proses pembelajaran sehingga memberikan hasil yang baik, yang
mampu dilihat dari segi pengetahuan siswa atau dari perilaku.
METODE
965
Prosiding Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian E-ISSN: 2776-5105
Penelitian kualitatif deskriptif adalah suatu bentuk penelitian yang ditunjukan untuk
mendeskripsikan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena alamiah maupun fenomena
buatan manusia. Menurut Sukmadinata (2006) dalam Rahmat dkk (2017:237-238).Penelitian ini
menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif adalah hasil dari
penelitian berbentuk deskriptif atau menggambarkan fenomena atau fakta penelitian secara apa
adanya.
Objek yang diamati peneliti dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran efektif
siswa kelas I SDN Kepuh Kiriman 1 yang dianalisis melalui efisien, efektif, dan berkualitas dalam
[Link] dalam penelitian yaitu guru kelas I dan siswa kelas I SDN Kepuh Kiriman.
Jumlah siswa kelas I sebanyak 21 siswa. Subjek yang dipilih dalam penelitian ini menggunakan
teknik purposive sampling. Teknik purposive sampling digunakan untuk menentukan subjek
karena adanya tujuan khusus dan berkaitan dengan data yang diperlukan oleh peneliti. Dalam
observasi ini peneliti datang ke tempat kegiatan pembelajarana yang sedang berlangsung di
dalam kelas. Peneliti berperan mengamati kegiatan dan tidak ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Dalam penelitian ini, dokumen yang digunakan adalah foto-foto selama kegiatan penelitian
berlangsung, data observasi, dan rekaman proses wawancara yang selanjutnya menjadi data yang
nantinya akan dianalisis lebih lanjut oleh peneliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Jenis wawancara yang
digunakan adalah semistructure interview atau wawancara semistruktur yang bertujuan dapat
menemukan masalah lebih terbuka karena pihak yang diajak wawancara dapat dimintai
pendapat dan ide-ide nya.
Pada penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data dilapangan
model Miles and Huberman. Sesuai dengan model tersebut, data dianalisis melalui tiga tahap,
yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Pertanggung jawaban data
yang diperoleh harus harus diperiksa terlebih dahulu keabsahan datanya. Keabsahan data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi (triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan
triangulasi waktu).
HASIL DAN PEMBAHASAN
Dalam melakukan penelitian, peneliti memulai dengan melakukan kegiatan observasi
terhadap metode pembelajaran efektif Kegiatan penelitian dilakukan pada saat pembelajaran dan
fokus pada metode pembelajaran efektif pada siswa kelas I SDN Kepuh Kiriman 1. Adapun hasil
observasi langsung yang dilakukan oleh peneliti dengan hasil sebagai berikut : Guru
menggunakan metode pembelajaran untuk membentuk karakter anak, Guru membentuk
karakter anak secara langsung dengan menggunakan metode-metode pembelajaran dan
966
Prosiding Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian E-ISSN: 2776-5105
permainan, dan Guru menggunakan metode pembelajaran secara mudah dan sederhana yang
dapat dipahami oleh anak.
Metode merupakan cara yang dilakukan oleh guru untuk membimbing siswa dalam
mencapai kompetensi yang ditetapkan Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar metode
pembelajaran tepat pada siswa yaitu: Memiki tujuan pembelajaran, Adanya bahan pembelajaran,
Waktu yang digunakan, Fasilitas media dan sumber pembelajaran, dan Memberikan pujian
kepada anak. Selain melakukan kegiatan observasi, peneliti juga melakukan kegiatan wawancara
untuk mengetahui metode pembelajaran yang efektif. Berdasarkan kegiatan wawancara, maka
dapat diketahui bahwa di SDN Kepuh Kiriman 1 guru menggunakan metode pembelajaran efektif
yaitu metode ceramah, metode tanya jawab, metode pemberian tugas, dan metode diskusi. Dalam
menyesuaikan metode dengan karakteristik siswa.
Hambatan dari metode pembelajaran efektif adalah tidak semua siswa dalam satu kelas
dapat mengikuti metode pembelajaran dengan baik dan fokus. Kebanyakan siswa sangat antusias
dalam penggunaan metode pembekajaran efektif ini tetapi ada beberapa siswa yang masih belum
[Link] metode pembelajaran efektif ini harus disesuaikan dengan materi pembelajaran
yang akan diajarkan oleh guru dan jika ada satu atau dua anak yang mengalami kesulitan dalam
memakai metode ceramah akan dilakukan pendekatan individual atau remidial.
KESIMPULAN
Penerapan metode pembelajaran efektif dalam proses pembelajaran mampu membentuk
anak, sehingga dengan demikian dapat dipahami bahwa guru mampu menerapkan metode
dengan baik dan dipandang bahwa metode yang diterapkan tersebut sudah efektif. Metode
pembelajaran merupakan cara penyampaian seorang guru dalam kegiatan belajar mengajar di
kelas agar siswa dapat lebih mudah dalam memahami dan mengerti materi yang disampaikan
guru. Metode pembelajaran yang efektif di SDN Kepuh Kiriman 1 guru menggunakan metode
pembelajaran efektif yaitu metode ceramah, metode tanya jawab, metode pemberian tugas, dan
metode diskusi. Metode pembelajaran efektif dilakukan dengan berbagai cara agar metode
pembelajaran tersebut karena pada dasarnya tujuan yang paling utama adalah agar hasil anak
bisa menjadi anak yang cerdas, berakhlak, dan aktif.
DAFTAR PUSTAKA
Afandi, M., Rachmadtullah, R., & Syamsi, A. (2022). The Impact of the Multi-Representational
Discourse Learning Model and Student Involvement in Applying Multiculturalism
Values. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 6(2).
Al-Aulia, 58-85. [Link] Belajar
Siswa. Yogyakarta: Deepublish.
967
Prosiding Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian E-ISSN: 2776-5105
Darmadi, H. (2017). Pengembangan Model dan Metode Pembelajaran Dalam Dinamika
Darmadi, H. (2017). Pengembangan Model dan Metode Pembelajaran Dalam Dinamika Belajar
Siswa. Yogyakarta: Deepublish. ttps://[Link]-
[Link]/[Link]/alaulia/article/view/ilyasya
Ilyas, S. (2018, Vol. 04, No. 01). Pentingnya Metodologi Pembelajaran Bagi Guru. Jurnal Al-Aulia, 58-
85. Kelas Di SD Negeri 3 Rejosari Kabupaten Oku Timur. JMKSP: Jurnal
Lefudin, M. (2014). Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Deepublish.
Maesaroh, S. (2013, Vol. 1, No. 1). Peranan Metode Pembelajaran Terhadap Minat Dan Prestasi
Belajar Pendidikan Agama Islam. Jurnal Kependidikan, 150-168. Manajemen,
Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan, 229-244. [Link]
[Link]/[Link]/JMKSP/article/view/1471
Nur Rahmat, d. (2017, Vol. 2, No. 2). Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Melalui Guru Kelas Di SD
Negeri 3 Rejosari Kabupaten Oku Timur. JMKSP: Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan
Supervisi Pendidikan, 229-244. Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam. Jurnal
Kependidikan, 150-168.
Prihatini, E. (2017, Vol. 7, No. 2). Pengaruh Metode Pembelajaran Dan Minat Belajar Terhadap
Hasil Belajar IPA. Jurnal Formatif, 171-179.
Prihatini, E. (2017, Vol. 7, No. 2). Pengaruh Metode Pembelajaran Dan Minat Belajar Terhadap Hasil
Belajar IPA. Jurnal Formatif, 171-179.
Rachmadtullah, R., Pramujiono, A., Setiawan, B., & Srinarwati, D. R. (2022). Teacher's Perception
of the Integration of Science Technology Society (STS) into Learning at Elementary
School. KnE Social Sciences, 202-209.
Rachmadtullah, R., Setiawan, B., Wasesa, A. J. A., & Wicaksono, J. W. (2022). Monograf
Pembelajaran Interaktif dengan Metaverse. CV. EUREKA MEDIA AKSARA.
Rasmitadila, R., Humaira, M. A., & Rachmadtullah, R. (2022). Student teachers' perceptions of the
collaborative relationships between universities and inclusive elementary schools in
Indonesia. F1000Research, 10, 1289.
Rasmitadila, R., Humaira, M. A., Rachmadtullah, R., Samsudin, A., & Nurtanto, M. (2022). Exploring
Lecturers' Perspectives on Inclusive Elementary School Mentoring Programs based on
University-School Collaborative Partnerships in Indonesia. Journal of Education and e-
Learning Research, 9(4), 233-239.
Rasmitadila, R., Megan Asri, H., & Reza, R. (2022). Teachers' Perceptions of the Role of Universities
in Mentoring Programs for Inclusive Elementary Schools: A Case Study in
Indonesia. Journal of Education and e-Learning Research, 8(3), 333-339.
Rasmitadila, R., Megan Asri, H., Reza, R., Achmad, S., & Muhammad, N. Exploring Lecturers's
Perspective on Inclusive Elementary School Mentoring Program Based on University
Collaborative Partnerships in Indonesia. Journal of Education and e-Learning
Research, 9(4), 233-239.
968
Prosiding Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian E-ISSN: 2776-5105
Rasmitadila, R., Megan Asri, H., Reza, R., Lala Laila, Z., Euis Mauna, M., & Siti, A. (2022). Adjustment
of Inclusive Education Courses with Inclusive Elementary Schools Needs: Part of the
University School Collaborative Partnership.
Rasmitadila, R., Rachmadtullah, R., Samsudin, A., Nurtanto, M., & Jauhari, M. N. (2023). Limited
face-to-face learning on students in inclusive classrooms during the Covid-19
pandemic: Perceptions of elementary school teachers in Indonesia. Cogent
Education, 10(1), 2213612.
Syaodih, E., & Samsudin, A. (2021). Parent’s perspective on early childhood learning needs during
covid-19 using nvivo 12 software: A case study in indonesia. Kasetsart Journal of Social
Sciences, 42(4), 924-931. terhadap-minat-dan-prestasi-belajar-pendidikan-agama
969