0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan2 halaman

Perancangan Arsitektur Pesisir Jayapura

Tugas besar perancangan arsitektur pesisir untuk semester genap 2024/2025 mencakup analisa dan desain kawasan pesisir di Kota Jayapura, dengan fokus pada penataan permukiman atau resort sesuai NIM mahasiswa. Tugas ini menekankan pentingnya keberlanjutan, adaptasi terhadap perubahan iklim, dan estetika dalam desain bangunan serta tapak. Mahasiswa diminta untuk menghasilkan gambar analisis tapak, rencana tapak, dan desain bangunan yang sesuai dengan karakteristik lingkungan pesisir.

Diunggah oleh

markus Tibakoto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan2 halaman

Perancangan Arsitektur Pesisir Jayapura

Tugas besar perancangan arsitektur pesisir untuk semester genap 2024/2025 mencakup analisa dan desain kawasan pesisir di Kota Jayapura, dengan fokus pada penataan permukiman atau resort sesuai NIM mahasiswa. Tugas ini menekankan pentingnya keberlanjutan, adaptasi terhadap perubahan iklim, dan estetika dalam desain bangunan serta tapak. Mahasiswa diminta untuk menghasilkan gambar analisis tapak, rencana tapak, dan desain bangunan yang sesuai dengan karakteristik lingkungan pesisir.

Diunggah oleh

markus Tibakoto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS BESAR PERANCANGAN ARSITEKTUR PESISIR

SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2024/2025

Tugas perancangan arsitektur pesisir meliputi perencanaan dan desain tapak yang
terintegrasi dengan lingkungan pesisir, termasuk desain sebuah bangunan yang
merepresentasikan bangunan pesisir dan pertimbangan estetika yang sesuai dengan karakter
pesisir. Arsitektur pesisir juga memperhatikan aspek keberlanjutan dan adaptasi terhadap
perubahan iklim, seperti kenaikan permukaan air laut.

SOAL:

A. Anda diminta untuk membuat analisa dan perancangan kawasan pesisir di lokasi yang
telah ditentukan sebagai berikut:
1. Mahasiswa dengan NIM Ganjil : membuat Penataan Permukiman Pesisir di Dok IX
Kota Jayapura.
2. Mahasiswa dengan NIM Genap : membuat Desain Kawasan Wisata Pesisir (Resort) di
Holtekamp Kota Jayapura.
B. Tugas Besar ini merupakan tugas individu.
C. Anda diminta untuk membuat gambar analisis tapak, rencana tapak pesisir, dan
desain bangunan pesisir sesuai point-point yang ditentukan dalam tugas ini.

I. Gambar analisis tapak yang diminta:


a. Analisa kondisi eksisting (batas-batas tapak, lingkungan sekitar, arah tapak (utara-
selatan)
b. Analisa kondisi tinggi muka air laut, garis pantai, kondisi dan lebar pesisir, tinggi
pasang surut air laut.
c. Analisa potensi tapak pesisir.
d. Analisa view dari dan ke dalam tapak.
e. Analisa kebisingan.
f. Analisa orientasi matahari.
g. Analisa arah angin.
h. Analisa sirkulasi di sekitar dan di dalam tapak.
i. Analisa utilitas tapak.
j. Analisa zoning.
k. Analisa penataan massa bangunan
II. Gambar yang diminta:
1. Block Plan rancangan kawasan pesisir.
2. Desain bangunan sebuah rumah tinggal atau penginapan yang menunjukkan
kesesuaian dengan lingkungan pesisir/tapak dan bahan bangunan yang digunakan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan:


 Penataan tapak:
Arsitektur pesisir melibatkan penataan tapak yang cermat, mempertimbangkan faktor-
faktor seperti orientasi bangunan, pasang surut, angin, dan risiko banjir. Ini termasuk
penataan sirkulasi, penempatan bangunan, dan pemanfaatan lahan yang optimal.

· Desain Bangunan:
Desain bangunan pesisir harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti bahan bangunan
yang tahan terhadap korosi, desain yang memungkinkan sirkulasi udara yang baik, dan
penggunaan energi yang efisien. Bentuk bangunan juga dapat dirancang untuk
memberikan kesan lapang dan terbuka, sesuai dengan karakter pesisir.

· Estetika:
Arsitektur pesisir juga memperhatikan aspek estetika, dengan memanfaatkan material
alami seperti kayu dan batu, serta menciptakan desain yang harmonis dengan lingkungan
sekitar.

· Keberlanjutan:
Arsitektur pesisir harus mempertimbangkan aspek keberlanjutan, dengan menggunakan
energi terbarukan, meminimalkan limbah, dan merancang bangunan yang tahan terhadap
dampak perubahan iklim.

· Adaptasi Terhadap Perubahan Iklim:


Perubahan iklim, seperti kenaikan permukaan air laut, harus dipertimbangkan dalam
perencanaan dan desain arsitektur pesisir. Ini termasuk desain bangunan yang tahan
terhadap banjir, penempatan bangunan yang aman, dan pemanfaatan ruang terbuka yang
luas.

Anda mungkin juga menyukai