PROGRAM
SEKOLAH RAMAH ANAK
TK ‘AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 5 UTERAN
KECAMATAN GEGER KABUPATEN MADIUN
2023
PROGRAM KERJA TAHUNAN
SEKOLAH RAMAH ANAK(SRA)
A. Latar Belakang
Salah satu tujuan disusunnya Kebijakan Sekolah Ramah Anak adalah untuk
dapat memenuhi, menjamin dan melindungi hak anak, serta memastikan bahwa
satuan pendidikan mampu mengembangkan minat, bakat dan kemampuan anak serta
mempersiapkan anak untuk bertanggung jawab kepada kehidupan yang toleran,
saling menghormati, dan bekerjasama untuk kemajuan dan semangat perdamaian.
Satuan pendidikan diharapkan tidak hanya melahirkan generasi yang cerdas secara
intelektual, namun juga melahirkan generasi yang cerdas secara emosional dan
spiritual.
Rencana Pembangunan Pendidikan Nasional Jangka Panjang (RPPNJP) 2005
—2025 menyatakan bahwa visi 2025 adalah menghasilkan Insan Indonesia Cerdas
dan Kompetitif (Insan Kamil/Insan Paripurna).Makna insan Indonesia cerdas adalah
insan yang cerdas komprehensif, yaitu cerdas spiritual, cerdas emosional, cerdas
sosial, cerdas intelektual, dan cerdas [Link] juga seharusnya bisa
diakses semua anak, tanpa batasan geografi, ekonomi dan sosial, maupun hambatan
fisik ataupun mental.
Namun proses pendidikan yang masih menjadikan anak sebagai obyek dan
guru sebagai pihak yang selalu benar, mudah menimbulkan kejadian bullying di
sekolah/madrasah. Bersekolah tidak selalu menjadi pengalaman yang menyenangkan
bagi anak. Data KPAI (2014-2015) tentang Kasus Kekerasan (Kekerasan Fisik,
Psikis, Seksual dan Penelantaran Terhadap Anak), sebanyak 10% dilakukan oleh
[Link]-bentuk kekerasan yang banyak ditemukan berupa pelecehan (bullying),
serta bentuk-bentuk hukuman yang tidak mendidik bagi peserta didik, seperti
mencubit (504 kasus), membentak dengan suara keras (357 kasus) dan menjewer
(379 kasus), Data KPAI 2013.
B. Definisi Sekolah Ramah Anak
Konsep Sekolah Ramah Anak adalah program untuk mewujudkan kondisi aman,
bersih, sehat, peduli, dan berbudaya lingkungan hidup, yang mampu menjamin
pemenuhan hak dan perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan salah
lainnya, selama anak berada di satuan pendidikan, serta mendukung partisipasi anak
terutama dalam perencanaan, kebijakan, pembelajaran dan [Link] Ramah
Anak bukanlah membangun sekolah baru, namun mengkondisikan sebuah sekolah
menjadi nyaman bagi anak, serta memastikan sekolah memenuhi hak anak dan
melindunginya, karena sekolah menjadi rumah kedua bagi anak, setelah rumahnya
sendiri.
Definisi Sekolah Ramah Anak adalah sebagai berikut:
“satuan pendidikan formal, nonformal, dan informal yang aman, bersih dan sehat,
peduli dan berbudaya lingkungan hidup, mampu menjamin, memenuhi, menghargai
hak-hak anak dan perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan
salah lainnya serta mendukung partisipasi anak terutama dalam perencanaan,
kebijakan, pembelajaran, pengawasan, dan mekanisme pengaduan terkait
pemenuhan hak dan perlindungan anak di pendidikan.
C. Prinsip SRA
Pembentukan dan Pengembangan SRA didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai
berikut:
1. Nondiskriminasi yaitu menjamin kesempatan setiap anak untuk menikmati hak anak untuk
pendidikan tanpa diskriminasi berdasarkan disabilitas, gender, suku bangsa,
agama, dan latar belakang orang tua;
2. Kepentingan terbaik bagi anak yaitu senantiasa menjadi pertimbangan utama dalam
semua keputusan dan tindakan yang diambil oleh pengelola dan penyelenggara
pendidikan yang berkaitan dengan anak didik;
3. Hidup, kelangsungan hidup, dan perkembangan yaitu menciptakan lingkungan yang
menghormati martabat anak dan menjamin pengembangan holistik dan terintegrasi
setiap anak;
4. Penghormatan terhadap pandangan anak yaitu mencakup penghormatan atas hak
anak untuk mengekspresikan pandangan dalam segala hal yang mempengaruhi anak di
lingkungan sekolah; dan
5. Pengelolaan yang baik, yaitu menjamin transparansi, akuntabilitas, partisipasi,
keterbukaan informasi, dan supremasi hukum di satuan pendidikan.
D. Tim Pelaksana SRA
Susunan Tim Pelaksana SRA
TK Aisyiyah Bustanul Athfal 5 Uteran
Pembina Asri Kristinawati,[Link]
Penang jawab Wiwing Masithoh, [Link]
Bidang Dwi Anti Wahyuningsih,[Link]
Pengawasan SRA
Bidang Pujiningsih, [Link]
Prengawasan Siti Badriah, [Link]
Kesehatan dan
Lingkungan
Bidang Hanik Murofikoh,[Link]
Koordinasi dan
Sosialisasi
Tim Monitoring Deni Asri Rahayu, [Link]
dan Evaluasi Risqi Arini Dosnita, [Link]
Muslimawati Suryaningrum,
[Link]
E. Program Sekolah Ramah Anak
No Program
1. Program Pembiasaan
- Berjabat Tangan dengan Guru
(penyambutan dan penjemputan)
- Pendampingan diwaktu Istirahat
- Pendampingan diwaktu Istirahat
2. Penerapan 3S(salam,senyum, sapa)
3. Menyediakan waktu untuk sesi cerita dengan
anak
4. Kunjungan kerumah Ibadah
5. Kegiatan Ekstrakurikuler sesuai bakat dan
minat anak
6. Komunikasi aktif antara guru dan orang tua
murid
7. Adanya kebijakan dari sekolah terhadap
tindak kekerasan dan diskriminasi (bullying)
8. Memiliki komitmen sekolah aman dari
bencana
F. Evaluasi Program Sekolah Ramah Anak
No Program berkelanjutan
ya tidak
1. Program Pembiasaan
- Berjabat Tangan dengan Guru - -
(penyambutan dan
penjemputan)
- Pendampingan diwaktu - -
Istirahat
- Pendampingan diwaktu - -
Istirahat
2. Penerapan 3S(salam,senyum, sapa)
3. Menyediakan waktu untuk sesi
cerita dengan anak
4. Kunjungan kerumah Ibadah
5. Kegiatan Ekstrakurikuler sesuai
bakat dan minat anak
6. Komunikasi aktif antara guru dan
orang tua murid
7. Adanya kebijakan dari sekolah
terhadap tindak kekerasan dan
diskriminasi (bullying)
8. Memiliki komitmen sekolah aman
dari bencana
Evaluasi Program SRA ini dilaksanakan setelah semua program diterapkan dan
dilaksanakan di sekolah. Program yang menjadi unggulan dan baik untuk dilaksanakan, maka
akan dilaksanakan terus – menerus atau berkesinambungan. Dan berkebalikan dengan
program yang tidak dapat berjalan dengan baik di Lembaga, maka tidak dilanjutkan untuk
tahun kedepannya.