TUGAS REFLEKSI PROFESIONAL
1. Pilih materi yang menarik dan deskripsikan materi tersebut!
2. Lakukan analisis implementasi/penerapan materi tersebut!
3. Tuliskan pengalaman praktis dari proses pembelajaran yang mendukung atau
bertentangan dengan materi yang dipelajari!
4. Uraikan tantangan yang dihadapi dan hikmah (lesson learn) yang didapatkan!
5. Buat rencana aksi penerapan materi tersebut dalam kegiatan pembelajaran!
JAWABAN
1. Materi yang Menarik dan Deskripsi Materi
Materi yang saya pilih dari 8 topik pada modul profesional adalah Topik 5 tentang
Bank, Rente dan Fee. Materi ini membahas tentang ketentuan hukum yang mengatur
penerapan biaya (fee) oleh bank kepada nasabah, diantaranya biaya administrasi,
biaya transfer, atau biaya penutupan rekening. Materi ini juga menjelaskan tentang
dasar hukum yang melandasi penerapan fee tersebut, seperti peraturan dari Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Saya tertarik dengan materi ini karena fee
bank seringkali menjadi isu yang kontroversial di masyarakat, terutama ketika biaya
yang dikenakan terlalu tinggi atau kurang transfaran.
Selain itu yang menarik dalam topik ini juga disinggung terkait riba yang erat kaitannya
dengan kegiatan perbankan bahkan kegiatan riba saat ini marak terjadi di masyarakat
yang kurang memahami terakit hukum dan aturan riba serta karena faktor kebutuhan
sehari-hari yang mendesak sehingga banyak masyarakat yang terjerat dalam
lingkaran riba seperti pinjaman online, dll.
2. Analisis Implementasi/Penerapan Materi
Penerapan hukum fee pada bank sangat penting untuk menjaga keseimbangan
antara kepentingan bank sebagai lembaga profit dan nasabah sebagai konsumen.
Sehingga dalam praktiknya pihak bank harus memastikan bahwa semua biaya yang
dikenakan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan disampaikan dalam informasi
yang dapat dimengerti dan transfaran. Misalnya sebelum pembukaan rekening
nasabah diberitahukan tentang biaya-biaya yang akan dikenakan dalam layanan
bank. Hal ini untuk menghindari konflik di kemudian hari.
akibat yang ditimbulkan oleh praktek riba dapat merusak tatanan kehidupan
seseorang baik secara personal maupun sosial yang diistilahkan dalam agama jauh
dari keberkahan hidup. Jika praktek riba dibiarkan tanpa usaha untuk mengembalikan
kepada sistem perekonomian Islam yang terbebas dari sistem riba maka sistem
kapitalis di mana terjadi pemerasan dan penganiayaan terhadap kaum lemah akan
tetap merajai sistem perekonomian dan di saat itu pula terjadi kegersangan yang
dahsyat bagi kehidupan manusia modern.
Riba dianggap merugikan masyarakat karena menguntungkan pihak tertentu (lender)
tanpa memberikan manfaat produktif kepada masyarakat luas. Sistem hukum
perbankan Islam harus memastikan bahwa semua transaksi berbasis prinsip profit-
sharing, seperti mudharabah (bagi hasil) dan musyarakah (kerja sama).
3. Pengalaman Praktis Dari Proses Pembelajaran
Ketika mempelajari topik ini saya teringat pengalaman pribadi ketika pertama kali
menggunakan SMS Banking dan M-Banking sering mendapatkan notifikasi
pengurangan saldo. Saat itu saya belum begitu memahami tentang biaya-biaya yang
dikenakan dalam perbankan baik itu biaya bulanan ataupun biaya lainnya seperti saat
melakukan transfer uang atau bahkan saat melakukan pengecekan saldo di mesin
ATM yang ternyata itu juga dikenakan biaya. Pengalaman ini sangat berkaitan dan
mendukung materi pada topik ini karena menunjukkan pentingnya informasi dan
transparansi terkait fee bank terhadap nasabah dan juga kita menyadari bahwa masih
banyak nasabah yang kurang aktif mencari informasi terkait hal tersebut.
Maraknya pinjaman bank keliling dan sejenisnya ini merupakan bukti nyata praktik
riba di masyarakat saat ini, sehingga tidak sedikit rumah tangga yang berantakan
dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap hukum riba. Dan riba juga
dapat menimbulkan permusuhan serta hilangnya semangat tolong-menolong yang
meruapakan anjuran dalam syariat islam.
4. Tantangan yang Dihadapi dan Hikmah (Lesson Learn)
Tantangan utama yang saya hadapi terkait materi ini adalah kurangnya pemahaman
tentang hak dan kewajiban sebagai nasabah. Nasabah sringkali hanya fokus pada
manfaat layanan perbankan tanpa memperhatikan peraturan terakit pembiayaan
yang dikenakan dalam setiap transaksi perbankan. Selain itu terkadang informasi
terkait hal ini disampaikan dalam bahasa yang kurang dimengerti atau tidak
disosialisasikan secara jelas. Dengan demikian saya sebagai nasabah harus lebih
pro-aktif dalam mencari informasi yang berkaitan dengan administrasi perbankan
sehingga tidak ada yang disalahkan dan menyalahkan.
Hikmah yang saya dapat dari materi ini saya mendapatkan pengetahuan tentang
hukum fee bank dapat melindungi saya dari praktik-praktik yang tidak transparan dan
membantu saya membuat keputusan keuangan yang lebih bijak.
5. Rencana Aksi Penerapan Materi Dalam Kegiatan Pembelajaran
Rencana aksi penerapan materi yang berkaitan dengan Fee Bank ini, saya akan
melakukan beberapa hal berikut :
a. Meningkatkan literasi keuangan dengan terus mencari informasi tentang
peraturan dan ketentuan terkait biaya perbankan baik melalui media sosial
ataupun aksi nyata.
b. Membaca dokumen perbankan dengan cermat sebelum menandatanganinya
terutama yang berkaitan dengan biaya perbankan
c. Berbagi pengetahuan baik secara langsung maupun melalui berbagai media
sosial kepada keluarga, teman, dan umum tentang pembiayaan yang timbul
dalam kegiatan perbankan.