0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan9 halaman

Layanan Kesehatan Inovatif untuk Ibu dan Bayi

Dokumen ini merinci rencana dan indikator untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi bayi baru lahir, ibu masa nifas, dan balita di Puskesmas. Fokus utama adalah pada pelaksanaan inovasi pelayanan, pengumpulan data, dan kolaborasi antar tenaga medis untuk memastikan kualitas dan akuntabilitas. Target yang ditetapkan mencakup persentase kegiatan yang mencapai standar pelayanan yang ditentukan.

Diunggah oleh

fitri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan9 halaman

Layanan Kesehatan Inovatif untuk Ibu dan Bayi

Dokumen ini merinci rencana dan indikator untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi bayi baru lahir, ibu masa nifas, dan balita di Puskesmas. Fokus utama adalah pada pelaksanaan inovasi pelayanan, pengumpulan data, dan kolaborasi antar tenaga medis untuk memastikan kualitas dan akuntabilitas. Target yang ditetapkan mencakup persentase kegiatan yang mencapai standar pelayanan yang ditentukan.

Diunggah oleh

fitri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

No Rencana Rencana Aspek Indikator Target Kegiatan Output Penerapan

Hasil Kerja Hasil Kinerja dan Tahapan Kegiatan Nilai-Nilai


Pimpinan Kerja* Individu Berakhlak*
Yang *
Diintervensi
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Tersedianya Terlaksanan Kuantitas Laporan 12 Melaksanakan Output
Layanan ya Asuhan Asuhan Bayi Laporan pelayanan Kegiatan : 1. Saya
Kesehatan untuk Bayi Baru Baru Lahir asuhan bayi Terlaksananya memberikan
UKM dan UKP Lahir (BBL) (BBL) baru lahir pelayanan pelayanan
Rujukan Tingkat dengan Kualitas Presentase 80 - 100 (BBL) dengan asuhan bayi yang
Daerah inovasi kegiatan % mengaplikasika baru lahir ramah dan
Kabupaten/Kota PERGI pelayanan n inovasi (BBL) dengan merespon
Indikator : AMASDO asuhan Bayi PERGI inovasi bayi dengan
Persentase Sub (Persalinan Baru Lahir AMASDO PERGI tepat
kegiatan yang bahagia di (BBL) (Persalinan AMASDO (
mencapai target Puskesmas bahagia di (Persalinan Berorientasi
Waktu Waktu 12
dalam rangka Doplang) Puskesmas bahagia di pelayanan )
pelaksanaan pelaksananan bulan
yang akan Doplang) yang Puskesmas
SPM bidang memberikan akan Doplang) 2. Saya
Kesehatan fasilitas memberikan yang akan bertanggung
1. Newborn fasilitas memberikan jawab
photoshoot 1. Newborn fasilitas terhadap data
2. Tindik photoshoot 1. Newborn hasil
baby girl 2. Tindik baby photoshoot pemeriksaan
sebelum girl sebelum 2. Tindik ( Akuntabel )
pulang pulang baby girl
3. Pijat 3. Pijat sebelum 3. Saya
laktasi ibu laktasi ibu pulang mampu
sebelum sebelum 3. Pijat melakukan
pulang pulang laktasi ibu tugas dalam
sebelum memberikan
pulang pelayanan
asuhan bayi
1. Tersedianya baru lahir
1. Melakukan persetujuan (BBL)
konsultasi mentor untuk ( Kompeten )
kepada pelayanan
mentor, asuhan bayi 4. Saya
terkait baru lahir membangun
pelayanan (BBL) dengan komunikasi
asuhan bayi inovasi yang baik
baru lahir PERGI dengan bayi
(BBL) dengan AMASDO untuk tidak
inovasi (Persalinan menangis atau
PERGI bahagia di bayi merasa
AMASDO Puskesmas tidak nyaman
(Persalinan Doplang) ( Harmonis )
bahagia di
Puskesmas yang akan
Doplang) memberikan
yang akan fasilitas 5. Saya
memberikan 1) Newborn mampu
fasilitas photoshoot mengaplikas
1) Newborn 2) Tindik ikan inovasi
photoshoot baby girl dengan
2) Tindik baby sebelum metode
girl sebelum pulang newborn
pulang 3) Pijat photoshoot
3) Pijat laktasi laktasi ibu (Adaptif)
ibu sebelum sebelum
pulang pulang 6. melakukan
diskusi
2. Mensosialis 2. Bidan dengan
asikan Poned dokter
inovasi mampu dengan
PERGI memberikan sikap
AMASDO pelayanan terbuka
(Persalinan sesuai untuk
Bahagia di dengan menerima
Puskesmas inovasi berbagai
Doplang) PERGI masukan
melalui AMASDO (Kolaborati
rapat intern (Persalinan f)
Bidan Bahagia di
Poned dan Puskesmas
rapat di Doplang)
Puskesmas

3. Melakukan 3. Tersedianya
anamnesa data
subyektif
meliputi
nama,
tanggal
lahir, alamat
dan keluhan
4. Melakukan 4. Tersedianya
pemeriksaan data obyektif
pada bayi meliputi
baru lahir keadaan
(BBL) umum bayi,
nadi,
pernafasan,
suhu, bak,
bab, menetek,
asi

5. Pemahaman
5. Memberitahu
ibu terkait
hasil
hasil
pemeriksaan
pemeriksaan
terhadap
bayinya

6. Melaksanakan 6. Ibu
inovasi mendapatkan
PERGI 1) Soft file
AMASDO dan hard file
(Persalinan (1 cetak foto
bahagia di bayi)
Puskesmas 2)Terpasang
Doplang) yang nya giwang
akan untuk baby
memberikan girl
fasilitas 3)
1) Newborn Memberikan
photoshoot relaksasi otot
2) Tindik baby pasca
girl sebelum melahirkan
pulang
3) Pijat laktasi
ibu sebelum
pulang
7. Melakukan 7. Adanya
kolaborasi advice dokter
dengan dokter
untuk
tindakan
selanjutnya

8. Mendokument 8. Terdapat
asikan register bayi
baru lahir dan
resume bayi
baru lahir di
aplikasi
e-puskesmas
Tersedianya Terlaksanan Kuantitas Laporan 12 Melaksanakan Output
Layanan ya pelayanan pelayanan laporan pelayanan Kegiatan : 1. Saya
Kesehatan untuk kesehatan kesehatan kesehatan ibu Terlaksananya memberikan
UKM dan UKP pada Ibu pada Ibu Masa masa nifas pelayanan pelayanan
Rujukan Tingkat Masa Nifas Nifas kesehatan ibu yang
Daerah masa nifas ramah dan
Kabupaten/Kota fisiologis di merespon
Kualitas Presentase 80-100
Indikator : Puskesmas keluhan ibu
kegiatan %
Dokumen nifas dengan
kegiatan UKP, pelayanan 1. Melakukan 1. Tersedianya tepat
meliputi kesehatan ibu konsultasi persetujuan (berorienta
Pendaftaran, pada masa dengan mentor si
Pemeriksaan nifas mentor terkait untuk pelayanan)
umum, pelayanan pelayanan
Pemeriksaan kesehatan ibu kesehatan 2. Saya
Gigi dan Mulut, pada masa ibu masa bertanggun
KIA/KB, Lansia, nifas nifas g jawab
Imunisasi, fisiologis fisiologis terhadap
UGD/Ranap, data hasil
PONED dan pemeriksaan
Konseli 2. Melakukan 2. Tersedianya (Akuntabel
Waktu Waktu 12 anamnesa data )
pelaksananan bulan subyektif
meliputi 3. Saya
nama, mampu
tanggal melakukan
lahir, alamat tugas dalam
dan keluhan memberikan
pelayanan
3. Melaksanakan 3. Tersedianya asuhan ibu
pemeriksaan data nifas
pada ibu masa obyektif fisiologis
nifas meliputi (Kompeten)
keadaan
umum baik, 4. Saya
tekanan membangun
darah, nadi, komunikasi
pernafasan, yang baik
suhu, dengan
pemeriksaan pasien agar
TFU, tenang
perdarahan menghadapi
pervaginam, ASI yang
bak, bab belum
lancer
4. Memberitahu 4. Pemahaman (Harmonis)
ibu terkait ibu terkait
5. Saya
pemeriksaan pemeriksaan
melakukan
diskusi
5. Melakukan 5. Pemahaman
dengan
konseling ibu
dokter
tentang ASI meningkat
dengan
Eksklusif terkait ASI
sikap
Eksklusif
terbuka
6. Adanya untuk
6. Berkolaborasi
resep obat menerima
dengan dokter
dari dokter berbagai
untuk
masukan
pemberian
(Kolaborati
terapi f)

7. Tersedianya
7. Mendokument
register
asikan
pemeriksaan
ibu nifas
dan resume
ibu di
aplikasi
e-puskesmal
Tersedianya Terlaksanan Kuantitas Laporan 12 Melaksanakan Output
Layanan ya Kegiatan laporan pelayanan Kegiatan : 1. Saya
Kesehatan untuk Pelayanan pelayanan kesehatan balita Terlaksananya memberikan
UKM dan UKP Kesehatan kesehatan pelayanan pelayanan
Rujukan Tingkat Balita balita balita di yang ramah
Daerah Puskesmas dan
Kabupaten/Kota merespon
Kualitas Presentase 80-100 1. Melakukan 1. Tersedianya keluhan
Indikator :
Dokumen kegiatan % konsultasi persetujuan pasien
kegiatan UKP, pelayanan dengan mentor dengan tepat
meliputi kesehatan mentor untuk (
Pendaftaran, balita terkait pelayanan Berorientas
Pemeriksaan pelayanan balita di i
umum, balita di Puskesmas pelayanan)
Waktu Waktu 12
Pemeriksaan Puskesmas
pelaksananan bulan
Gigi dan Mulut, 2. Saya
KIA/KB, Lansia, 2. Melakukan 2. Tersedianya bertanggun
Imunisasi, anamnesa data subyektif gjawab
UGD/Ranap, kepada ibu meliputi nama, terhadap
PONED dan balita dan tanggal lahir, data hasil
Konseling balita alamat dan pemeriksaan
keluhan (
Akuntabel)
3. Melaksanakan 3. Tersedianya
pemeriksaan data obyektif 3. Saya
KU dan TTV meliputi mampu
keadaan umum melaksanak
baik, nadi, an tugas
pernafasan, dalam
suhu normal pelayanan
ibu hamil
4. Melakukan 4. Tersedianya (
pemeriksaan data obyektif Kompeten)
meliputi
pemeriksaan 4. Saya
BB, TB dan mampu
head to toe membangu
n
5. Memberitahu 5. Pemahaman komunikasi
hasil hasil yang baik
pemeriksaan pemeriksaan dengan ibu
hami
6. Melakukan 6. Pemahaman ( Harmonis
konseling tentang nutrisi )
tentang nutrisi pada balita
balita 5. Saya
melakukan
7. Berkolaborasi 7. Adanya diskusi
dengan dokter resep obat dari dengan
untuk dokter dokter
pemberian dengan
terapi sikap
terbuka
8. Mendokument 8. Terdapat untuk
asikan resume balita menerima
di aplikasi e- berbagai
Puskemas masukan
( Kolaboratif)

Common questions

Didukung oleh AI

The application of performance indicators contributes to achieving healthcare targets by providing measurable goals for service delivery. In the context of newborn and maternal care, these indicators track essential aspects such as the percentage of newborn services delivered on time and the quality of postpartum care. By closely monitoring these metrics, healthcare providers can identify areas for improvement, thereby enhancing overall service quality and ensuring that care targets are met effectively and efficiently .

The inclusion of non-traditional services like newborn photoshoots and ear piercing positively impacts healthcare provider-patient relationships by making the healthcare experience more personalized and culturally sensitive. Such services address not only medical needs but also personal and cultural preferences, which can significantly enhance patient satisfaction, trust, and engagement with healthcare services. This approach aligns care delivery with community expectations and values, fostering stronger relationships .

The integration of information technology through e-Puskesmas supports newborn care management by providing a platform for documenting newborn registrations and their health summaries. It facilitates systematic data management, enhances the accessibility of records for healthcare workers, and ensures continuity of care. This system streamlines administrative processes, making it easier to track newborn health progress and coordinate care efficiently .

Continuous quality improvement at Puskesmas Doplang is reflected in practices such as regular monitoring of service quality metrics, implementation of innovative care practices like PERGI AMASDO, and ensuring high standards of service delivery through staff training and mentorship. This focus results in high patient satisfaction rates, recommendations for care improvement, and the adaptation of services to better meet the needs of the community. Such efforts promote a culture of excellence and accountability in healthcare provision .

Strategies to ensure the effectiveness of maternal healthcare during the postpartum period at Puskesmas Doplang include conducting thorough assessments, providing personalized care through innovative programs like PERGI AMASDO, and offering services such as lactation massage. Additionally, comprehensive documentation through e-Puskesmas aids in tracking health outcomes and ensures continuity of care. Collaborative practices among healthcare staff further reinforce effective healthcare delivery .

Challenges of implementing PERGI AMASDO in rural healthcare settings include potential resource constraints, such as limited access to trained personnel and financial limitations for providing new services. Despite these challenges, the advantages include improved patient satisfaction, increased engagement with healthcare services, and the potential for enhanced community trust in health institutions. Innovations like this can provide culturally relevant care, which can be vital for the uptake and success of healthcare interventions in rural areas .

Healthcare quality at Puskesmas Doplang involves collaboration among healthcare professionals through shared responsibilities like conducting newborn assessments, offering postnatal advice, and planning future interventions. The expected outcomes include comprehensive newborn care, accurate data collection, and increased satisfaction among parents. Such collaboration fosters a multidisciplinary approach, ensuring holistic care for both the mother and child .

Mentorship plays a crucial role in improving healthcare services for postpartum mothers by providing healthcare workers, especially less experienced ones, with guidance and support from seasoned professionals. This relationship enhances the competence and confidence of the healthcare staff, ensures adherence to best practices, and facilitates the implementation of new healthcare strategies like PERGI AMASDO. It creates a supportive learning environment that encourages collaborative problem-solving and innovation in care delivery .

The PERGI AMASDO innovation enhances newborn care at Puskesmas Doplang by offering additional services that aim to improve patient satisfaction and care quality. These services include a newborn photoshoot, ear piercing for baby girls before discharge, and lactation massage for mothers. This comprehensive approach not only focuses on the medical needs of the newborn but also caters to cultural and emotional aspects, potentially increasing mother and family satisfaction with the care provided .

Culturally oriented healthcare innovations, like the PERGI AMASDO program, significantly impact service utilization rates by aligning healthcare delivery with cultural values and expectations of rural populations. This approach leads to increased acceptance and use of healthcare services, as patients feel their cultural practices are respected and accommodated. Ultimately, such innovations can improve health outcomes by increasing the community's willingness to engage with health services, resulting in higher service utilization rates and better overall community health .

Anda mungkin juga menyukai