MODUL AJAR (MA) KURIKULUM MERDEKA
INFORMASI UMUM
. IDENTITAS
A
Penyusun : Alfi Nur Hidayat
Instansi : SD Al Firdaus Surakarta
Tahun Penyusunan : 2024
Jenjang Sekolah : Sekolah Dasar
Mata Pelajaran : Matematika
Fase Kelas : Fase B
Topik : Perkalian Bersusun dan Pembagian Porogapit
Alokasi Waktu : 2 JP
B. KOMPETENSI AWAL
❖
S iswa mampu membaca dan menulis angka hingga tiga digit.
❖ Siswa dapat menghitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian
sederhana untuk mendukung penyelesaian perkalian bersusun dan pembagian porogapit.
❖ Siswa mampu mengikuti instruksi sederhana dan bekerja secara mandiri maupun
berkelompok dalam menyelesaikan soal.
. PROFIL PELAJAR PANCASILA
C
❖ M andiri: Siswa berlatihmenyelesaikan soal secara mandiri, menunjukkan ketekunan,
dan berusaha mencari solusi sebelum meminta bantuan.
❖ Bernalar Kritis: Siswaberpikir logis dan sistematis dalam menyelesaikan soal perkalian
dan pembagian, serta memeriksa hasil perhitungan untuk memastikan kebenarannya.
❖ Bergotong Royong: Siswabekerja sama dalam diskusi kelompok atau game
pembelajaran, saling membantu memahami materi, dan menghargai pendapat teman.
. SARANA DAN PRASARANA
D
❖
S umber Belajar:LembarKerja Peserta Didik (LKPD), buku matematika dan PPT
❖
Media Pembelajaran:Game pembelajaran, proyektor atau layar presentasi dan papan
tulis
E. TARGET PESERTA DIDIK
❖
P eserta didik mampu melakukan perkalian bersusun dengan benar dan sistematis.
❖ Peserta didik mampu menyelesaikan pembagian porogapit dengan langkah-langkah yang
tepat.
❖ Peserta didik mampu menerapkan operasi perkalian dan pembagian dalam kehidupan
sehari-hari secara efisien.
F. MODEL PEMBELAJARAN
❖ M
odel Pembelajaran Kooperatif:Siswa bekerja dalam kelompok kecil untuk
menyelesaikan LKPD dan game bersama sehingga meningkatkan keterampilan sosial,
kolaborasi, dan diskusi antar siswa. Siswa bekerja sama dalam menyelesaikan soal
perkalian bersusun dan pembagian porogapit, serta berkolaborasi dalam permainan
edukatif.
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
❖ M elalui kegiatan ceramah dan diskusi, siswa dapat memahami konsep dasar perkalian
bersusun dan pembagian porogapit serta langkah-langkah penyelesaiannya.
❖ Melalui kegiatan latihan kelompok dan permainan edukatif, siswa dapat memahami dan
menguasai cara melakukan perkalian bersusun dan pembagian porogapit dengan benar,
serta dapat bekerja sama dalam kelompok untuk menerapkan konsep-konsep tersebut
dalam pemecahan masalah matematika.
. PEMAHAMAN BERMAKNA
B
❖ S
iswa dapat mengaitkan pengetahuan yang diperoleh dengan situasi nyata, seperti
membagikan barang secara adil atau menghitung total harga barang, sehingga mereka
dapat menerapkannya dengan percaya diri dalam kehidupan sehari-hari.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
❖ J ika kamu membeli 15 kotak pensil dan setiap kotak berisi 10 pensil, bagaimana cara
menghitung total pensil yang kamu beli tanpa menghitung satu per satu?
❖ Bayangkan kamu memiliki 128 permen dan ingin membagikannya kepada 6 temanmu
secara merata. Bagaimana cara kamu membaginya agar setiap teman mendapat jumlah
permen yang sama?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
❖ Pendahuluan (10 Menit)
➢ Guru menyapa siswa, mengajak berdoa, dan melakukan presensi.
➢ Guru memotivasi mereka dengan pertanyaan pematik.
➢ Guru mengaitkan topik pembelajaran dengan situasi kehidupan nyata (misalnya,
pembagian permen atau perkalian dalam kegiatan sehari-hari).
➢ Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kompetensi yang ingin dicapai.
❖ Inti (50 Menit)
➢ Guru menjelaskan konsep perkalian bersusun dan langkah-langkah mengalikan
bilangan besar dengan cara bersusun.
➢ Guru menjelaskan konsep pembagian porogapit dan bagaimana membagi angka
besar secara sistematis.
➢ Guru memberikan contoh soal perkalian bersusun dan pembagian porogapit
secara langsung di papan tulis.
➢ Guru menekankan pentingnya mengikuti setiap langkah dengan cermat agar hasil
perhitungan tepat.
➢ Guru membagi siswa menjadi kelompok kecil (3-4 siswa per kelompok).
➢ Guru memberikan soal yang harus dikerjakan bersama dalam kelompok.
➢ Guru menginstruksikan setiap anggota kelompok untuk berdiskusi dan membantu
satu sama lain menyelesaikan soal.
➢ Guru mengawasi jalannya diskusi dan pengerjaan tugas, memberikan dukungan,
dan memastikan setiap anggota kelompok berpartisipasi.
➢ Guru memandu game edukatif (misalnya, kuis soal) yang menguji pemahaman
tentang perkalian bersusun dan pembagian porogapit.
➢ Guru membagi poin untuk jawaban yang benar dan cepat, menambah keseruan
dan motivasi.
➢ Guru memberikan penghargaan simbolis atau pujian untuk kelompok dengan skor
tertinggi.
❖ Penutup (10 Menit)
➢ Guru meminta beberapa siswa untuk menyampaikan kembali konsep yang telah
dipelajari sebagai refleksi.
➢ Guru merangkum inti pembelajaran hari ini, memastikan siswa memahami tujuan
p embelajaran.
➢ Guru memberikan tugas atau pekerjaan rumah untuk belajar mandiri sebagai
latihan tambahan.
➢ Guru mengakhiri kelas dengan doa dan memberi pujian kepada siswa.
. REFLEKSI
E
❖ Refleksi peserta didik
➢ Apakah siswa sudah memahami cara mengerjakan soal?
➢ Apakah siswa sudah berkontribusi dalam kelompok?
➢ Apa keterampilan baru yang siswa peroleh?
➢ Apa tantangan yang dialami siswa, dan bagaimana cara mengatasinya?
❖ Refleksi guru
➢ Apakah siswa memahami langkah-langkah perkalian bersusun dan pembagian
porogapit?
➢ Apakah semua siswa aktif bekerja sama dalam kelompok?
➢ Apakah ceramah, LKPD, dan game edukatif efektif?
➢ Apakah alokasi waktu sudah sesuai atau perlu penyesuaian?
F. ASESMEN / PENILAIAN
❖ Penilaian Sikap
➢ Penilaian terhadap sikap siswa selama pembelajaran, misalnya antusiasme,
kedisiplinan, serta inisiatif dalam membantu teman dalam kelompok.
➢ Refleksi Individu, siswa merefleksi diri sederhana tentang pemahaman dan
tantangan yang dialami, membantu guru mengukur pemahaman dan kejujuran
siswa dalam menilai dirinya.
❖ Penilaian Pengetahuan
➢ LKPD, penilaian dari hasil pengerjaan LKPD secara kelompok untuk melihat
pemahaman siswa terhadap materi.
❖ Penilaian Keterampilan
➢ Observasi kegiatan kelompok, guru mengamati keterampilan siswa dalam diskusi
kelompok, seperti kemampuan bekerja sama, komunikasi, dan kontribusi dalam
menyelesaikan soal.
➢ Game edukatif, penilaian kecepatan dan ketepatan dalam menyelesaikan soal
melalui permainan, dengan poin diberikan berdasarkan kinerja kelompok.
. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL
G
❖ Kegiatan Remedial
➢ Pendalaman materi, guru memberikan penjelasan ulang dan latihan soal
sederhana.
➢ Pendampingan individu/kelompok kecil, sesi khusus bagi siswa yang
membutuhkan bimbingan intensif.
➢ Alat bantu visual, menggunakan diagram atau alat peraga untuk memperjelas
konsep.
❖ Kegiatan Pengayaan
➢ Soal aplikasi kontekstual melalui latihan soal cerita atau situasi nyata.
➢ Permainan matematika, melalui kuis atau tantangan dengan tingkat kesulitan
lebih tinggi.
➢ Proyek mini dengan membuat tabel atau diagram perkalian dan pembagian untuk
melatih kreativitas dan logika.
LAMPIRAN
❖ LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)
❖ Bahan Ajar/Bacaan
➢ Buku Teks Matematika SD Kelas 4-6
➢ Modul Pembelajaran Operasi Bilangan Dasar
➢ Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
➢ Video Pembelajaran Matematika(YouTube, Ruang Guru)
➢ Website Edukasi Matematika(Rumah Belajar, Khan Academy)
➢ Aplikasi Pembelajaran Matematika(Photomath, Mathway)
❖ Instrumen Penilaian
Aspek Jenis Indikator Skala Bobot (%) Nilai Nilai Akhir
Penilaian Penilaian
oal perkalian
S
bersusun dan
pembagian
Pengetahuan Tes Tertulis porogapit 0-100 50 80 80 x 50% = 40
etepatan
K
embar
L mengikuti ( 3/4) x 25% =
Keterampilan Observasi langkah 1-4 25 3 18.75
perhitungan
erapian dan
K
kelengkapan ( 3/4) x 25% =
penulisan 1-4 3 18.75
kala
S eaktifan
K
Penilaian dalam diskusi ( 3/4) x 25% =
Sikap Sikap kelompok 1-4 25 3 18.75
erja sama
K
dan membantu ( 3/4) x 25% =
teman 1-4 3 18.75
edisiplinan
K ( 4/4) x 25% =
dan fokus 1-4 4 25
❖ Glosarium
➢ Perkalian Bersusun: Metode perkalian yang menggunakansusunan kolom dan baris untuk mempermudah
penghitungan bilangan besar dengan menuliskan hasil perkalian per langkah.
➢ Pembagian Porogapit: Teknik pembagian bilangan besardengan cara membagi angka secara bertahap,
memanfaatkan sisa hasil bagi yang diturunkan ke langkah berikutnya.
➢ Bilangan: Angka yang digunakan untuk menghitung ataumengukur sesuatu, seperti 0, 1, 2, 3, dst.
➢ Hasil Bagi: Angka yang diperoleh setelah melakukanoperasi pembagian, menunjukkan berapa kali bilangan
yang lebih kecil dapat dimasukkan ke bilangan yang lebih besar.
➢ Sisa: Bilangan yang tersisa setelah melakukan pembagianjika bilangan yang dibagi tidak habis.
➢ Kolom dan Baris: Penempatan angka secara vertikal(kolom) dan horizontal (baris) untuk menyusun
perhitungan perkalian atau pembagian.
➢ Langkah Berurutan: Tahapan-tahapan yang harus diikutisecara bertahap dalam melakukan operasi
matematika, seperti perkalian bersusun atau pembagian porogapit.
➢ Diagram: Representasi visual dari angka atau datayang digunakan untuk membantu memahami proses
perhitungan.
❖
Daftar Pustaka
➢ Sujadi, E., & Herawati, I. (2018).Metode PerhitunganCepat untuk Perkalian dan Pembagian di Sekolah
Dasar.Bandung: Remaja Rosdakarya.
➢ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020).BukuGuru dan Siswa Matematika Kelas 4.Jakarta:
Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
➢ Khan Academy. (n.d.). Mathematics Courses. Retrieved from [Link]
➢ Ruang Guru. (n.d.). Pelajaran Matematika Kelas 4 SD. Retrieved from [Link]
➢ Quipper. (n.d.). Quipper School: Platform Pembelajaran Matematika. [Link]
➢ YouTube. (n.d.). Video Pembelajaran Matematika Dasar. Retrieved from [Link]