Rencana Bisnis PT Bhumi Pandanaran 2025-2029
Rencana Bisnis PT Bhumi Pandanaran 2025-2029
TH 2025-2029
RENCANA BISNIS
PT BHUMI PANDANARAN
SEJAHTERA (PERSERODA)
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................... 1
1.1. Latar Belakang .................................................................................. 1
1.2. Tujuan ............................................................................................... 1
1.4. Lingkungan Strategis ......................................................................... 2
BAB II PROFIL ............................................................................................ 5
2.1. Profil Wilayah Kota Semarang ........................................................... 5
2.2. Profil PT Bhumi Pandanaran Sejahtera (Perseroda) .......................... 7
BAB III PELUANG ....................................................................................... 9
BAB IV ANALISA SWOT............................................................................ 10
4.1. Umum ........................................................................................... 10
4.2. Analisa Internal ............................................................................. 10
4.3. Analisa Eksternal .......................................................................... 10
BAB V RENCANA PENGEMBANGAN PT BHUMI PANDANARAN
SEJAHTERA .......................................................................................... 12
BAB VI RENCANA PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA ..................... 13
BAB VII RENCANA PROGRAM KERJA JANGKA MENENGAH ................ 15
7.1. Rencana Program Kerja .................................................................. 15
7.2. Rencana Modal Kerja & Investasi Tahun 2025 ................................ 17
VIII ANALISIS KEUANGAN ....................................................................... 20
BAB IX PENUTUP ..................................................................................... 23
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Latar belakang penyusunan Business Plan adalah sebagai acuan dalam
mengimplementasikan Penyusunan Proposal Rencana Bisnis Tahun 2025-2029
PT Bhumi Pandanaran Sejahtera (Perseroda). PT Bhumi Pandanaran Sejahtera
(Perseroda) merupakan sebuah Badan Usaha Milik Daerah Kota Semarang yang
didirikan pada tanggal 7 September 2017, dimana merupakan Holding Company
dengan Unit Kerja yang terdiri dari Unit Percetakan, Unit Rumah Pemotongan
Hewan (RPH) & Budidaya Hewan Potong (BHP).
1.2. Tujuan
Tujuan umum dari penyusunan proposal rencana bisnis ini adalah:
1. Perencanaan strategis yang dikembangkan secara sistematis dalam bentuk
proposal rencana bisnis dapat digunakan sebagai alat bantu manajemen
mencapai sasaran sesuai Visi dan Misi perusahaan yang diemban.
2. Sebagai panduan dan acuan bagi tim manajemen PT Bhumi Pandanaran
Sejahtera (Perseroda) dalam mengambil keputusan.
3. Menyelaraskan proposal rencana bisnis dalam sektor perdagangan umum dan
jasa ke dalam sistem pembangunan nasional.
4. Menciptakan gambaran yang lengkap mengenai kondisi perusahaan.
1.3. Manfaat
Manfaat yang diharapkan dari penyusunan proposal rencana bisnis bagi PT
Bhumi Pandanaran Sejahtera (Perseroda) adalah:
1. Meningkatkan kemampuan PT Bhumi Pandanaran Sejahtera (Perseroda)
dalam perdagangan umum dan jasa kepada masyarakat dengan kualitas dan
1
kuantitas yang berkesinambungan.
2. Membantu PT Bhumi Pandanaran Sejahtera (Perseroda) menjadi perusahaan
yang mandiri dan berkembang.
3. Program pengembangan yang digariskan dalam proposal rencana bisnis PT
Bhumi Pandanaran Sejahtera (Perseroda) disusun melalui kerangka perencanaan
strategis yang diharapkan sebagai pedoman dalam proses pengambilan
keputusan.
4. Memberikan perspektif atas hubungan antara kondisi perusahaan saat ini dengan
kondisi beberapa tahun yang akan dating, serta antara kondisi internal dan kondisi
eksternal perusahaan.
5. Menyiapkan perusahaan untuk menghadapi tantangan atau kendala yang timbul
baik yang disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal perusahaan.
6. Memberikan petunjuk pengelolaan perusahaan secara terpadu, terkait, serta
menyeluruh, dan menyatu guna mengantisipasi perubahan kebijaksanaan
perdagangan umum dan jasa.
7. Perencanaan perusahaan yang baik dapat mendorong partisipasi perubahan
dalam berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
8. Sebagai keputusan yang mempunyai dampak jangka panjang dan strategis
bagi pencapaian tujuan perusahaan dengan pengalokasian sumber daya yang
ada.
Pada umumnya, hasil dari proposal rencana bisnis ini diharapkan dapat
memberikan manfaat bagi kemajuan perusahaan dalam meningkatkan perdagangan
umum dan jasa di Kota Semarang.
2
c. DPRD Adalah Lembaga Sebagai Lembaga
negara yang negara yang
merupakan wakil berwenang untuk
rakyat di daerah mengeluarkan PERDA
tersebut yang menyangkut
kepentingan
perusahaan, dalam hal
ini PERDA mengenai
Pembentukan Holding
Company PT Bhumi
Pandanaran Sejahtera
(Perseroda) Kota
Semarang, dan
Penyertaan Modal
Pemerintah Kota
Semarang Kepada
Holding Company PT
Bhumi Pandanaran
Sejahtera
(Perseroda).
d. BAPPEDA Merupakan badan Sebagi instansi yang
perencanaan berperan dalam
pembangunan di menentukan arah dan
daerah. rencana pembangunan
daerah, termasuk PT
Bhumi Pandanaran
Sejahtera
(Perseroda).
e. Camat/Lurah/Kepala Desa Adalah Kepala Sebagai kepala
(Kades) Pemerintahan di pemerintahan di
wilayah kecamatan, wilayah masing-
keluarahan, atau masing yang akan
pedesaan yang membantu Walikota
membantu dalam menjalankan
penyelenggaraan tugas serta
pemerintah di wilayah menyelenggarakan
masing-masing, kegiatan- kegiatan
berada di bawah dan pemerintahan lainnya.
bertanggung jawab
kepada Walikota.
f. Dewan Pengawas Adalah dewan yang Menjalankan fungsi
ditunjuk oleh Walikota pengawasan
untuk menjalankan perusahaan, serta
fungsi pengawasan di memberikan masukan
PT Bhumi Pandanaran kepada dewan direksi.
Sejahtera
g. Masyarakat Adalah masyarakat Sebagai konsumen.
yang
tinggal di Kota
Semarang
3
h. Vendor/supplier Adalah badan usaha Sebagai badan usaha
yang ditunjuk oleh PT yang menyediakan
Bhumi Pandanaran barang/jasa yang
Sejahtera (Perseroda) dibutuhkan PT Bhumi
sebagai mitra usaha Pandanaran Sejahtera
dalam pelaksanaan (Perseroda), sehingga
pekerjaan untuk ketetapan waktu
keperluan usaha. perdagangan umum
dan jasa tersebut akan
berpengaruh terhadap
kelancaran
pelaksanaan kegiatan
operasional dan
investasi perusahaan.
4
BAB II
PROFIL
2.1. Profil Wilayah Kota Semarang
2.1.1 Kota Semarang
Kota Semarang adalah ibukota Provinsi Jawa Tengah, Indonesia sekaligus kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia
sesudah Jakarta, Surabaya, Medan, dan Bandung. Sebagai salah satu kota paling berkembang di Pulau Jawa, Kota Semarang
mempunyai jumlah penduduk yang hampir mencapai 2 juta jiwa dan siang hari bisa mencapai 2,5 juta jiwa. Bahkan, Area Metropolitan
Kedungsapur (Kendal, Demak, Ungaran Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Purwodadi Kabupaten Grobogan) dengan
penduduk sekitar 6 juta jiwa, merupakan Wilayah Metropolis terpadat keempat, setelah Jabodetabek (Jakarta), Gerbangkertosusilo
(Surabaya), dan Bandung Raya. Kota Semarang dipimpin oleh wali kota Hendrar Prihadi, S.E, M.M dan wakil wali kota Ir. Hj.
Hevearita Gunaryanti Rahayu. Kota ini terletak sekitar 558 km sebelah timur Jakarta, atau 312 km sebelah barat Surabaya, atau 621
km sebalah barat daya Banjarmasin (via udara).
Gambar 2-1. Peta Wilayah Kota Semarang
5
2.1.2 Visi dan Misi Kota Semarang
Visi pembangunan daerah Kota Semarang Tahun 2016-2021 berdasarkan
visi Walikota dan Wakil Walikota Semarang terpilih adalah sebagai berikut.
Misi 1.
Mewujudkan Kehidupan Masyarakat yang Berbudaya dan Berkualitas
Pembangunan diprioritaskan pada peningkatan kualitas sumberdaya manusia
yang memiliki tingkat pendidikan dan derajat kesehatan yang tinggi serta
menjunjung tinggi budaya asri Kota Semarang.
6
Misi 2.
Mewujudkan Pemerintahan yang Semakin Handal untuk Meningkatkan
Pelayanan Publik Penyelenggaraan pemerintahan diprioritaskan pada
pelaksanaan otonomi daerah secara nyata, efektif, efisien dan akuntabeldengan
menerapkan prinsip- prinsiptata kelola pemerintahan yang baik (good
governance) sehingga mampu memberikan pelayanan yang prima kepada
masyarakat yang disertai dengan penegakan supremasi hukum dan hak asasi
manusia.
Misi 3.
Mewujudkan Kota Metropolitan yang Dinamis dan Berwawasan
Lingkungan Pembangunan diprioritaskan pada optimalisasi pemanfaatan tata
ruang dan peningkatan pembangunan infrastruktur wilayah yang terencana,
selaras, serasi, seimbang dan berkeadilan dengan tetap memperhatikan konsep
pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
Misi 4.
Memperkuat Ekonomi Kerakyatan Berbasis Keunggulan Lokal dan
Membangun Iklim Usaha yang Kondusif Pembangunan diprioritaskan pada
peningkatan kemampuan perekonomian daerah dengan struktur perekonomian
yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif yang berbasis pada potensi
ekonomi lokal, berorientasi pada ekonomi kerakyatan dansektor ekonomi basis
yang mempunyai daya saing baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional
serta meningkatkan investasi pada sektor industri besar untuk menyerap tenaga
kerja (Penanaman Modal Asing) yang didukung oleh keberadaan kawasan berikat,
kawasan industri dan pergudangan serta dibangunnya sentra - sentra industry kecil
dan rumah tangga.
7
Visi Perusahaan
Visi perusahaan adalah perusahaan yang unggul untuk menjadikan
Semarang Semakin Hebat.
Misi Perusahaan
Misi Perusahaan adalah sinergikan potensi yang ada dan selaraskan
dengan tujuan pengembangan Kota Semarang.
Tujuan Perusahaan
Tujuan Perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Pertumbuhan kontribusi PAD
2. Pertumbuhan usaha yang produktif
3. Proses bisnis dengan tata kelola yang baik
8
BAB III
PELUANG
9
BAB IV
ANALISA SWOT
4.1. Umum
Secara umum metodologi analisa SWOT dilakukan dengan mengkaji faktor-
faktor internal dan juga faktor-faktor eksternal. Pengkajian faktor-faktor internal
akan menghasilkan analisa mengenai Kekuatan (Strength) dan Kelemahan
(Weakness) PT Bhumi Pandanaran Sejahtera (Perseroda). Sedangkan analisa
faktor-faktor eksternal akan menghasilkan analisa mengenai Peluang
(Opportunity) dan Ancaman (Threat) PT Bhumi Pandanaran Sejahtera
(Perseroda).
Kekuatan (Strength)
1. Holding Company BUMD di Kota Semarang dengan 100% sahamnya ialah
saham milik Pemkot (Pemerintah Kota).
2. Dukungan kewaenangan serta pendanaan dari Pemkot (Pemerintah Kota).
3. Multi tasking & Fungsi (Penugasan & Bisnis).
4. Mendapatkan fasilitas 2 unit bisnis pendukung : Unit Percetakan dan Unit
Rumah Potong Hewan.
5. Sumber Daya Manusia dengan usia produktif.
Kelemahan (Weakness)
1. PT Bhumi Pandanaran Sejahtera sebagai Holding Company belum memiliki
bisnis dengan return yang positif.
2. Proses bisnis internal belum tersusun dengan baik.
3. Dokumen program kerja belum tersusun dengan baik.
4. Koordinasi antara Holding dan Unit kerja belum terjalin dengan baik. Strategi
bisnis tidak terinformasi dengan baik kepada semua lini pendukung
10
Ancaman (Threats)
1. Kinerja keuangan yang kurang menunjang diawal pembentukannya.
2. Proses bisnis internal yang belum sesuai dengan kaidah tata kelola yang baik
dan benar.
3. Holding Company bergantung pada keuangan Unit Kerja atau Unit usahanya.
4. Kemampuan organisasi dan sumber daya yang tidak dapat mengimbangi jenis
usaha yang dikembangkan.
5. Pemain atau kompetitor di bisnis yang ada.
11
BAB V
RENCANA PENGEMBANGAN PT BHUMI PANDANARAN
SEJAHTERA
3. Aspek Stakeholders :
• Meningkatan Reputasi (Positive Image);
• Meningkatkan Loyalitas & Kepercayaan Stakeholders;
• Menghasilkan produk bisnis yang berkualitas.
4. Aspek Keuangan :
• Laba yang berkesinambungan;
• Peningkatan Aset signifikan;
• Return Investasi yang memadai
12
BAB VI
RENCANA PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA
a. Holding Company
1. KSO BPS Moratel
- KSO BPS Moratelindo akan membangun pola kerjasama strategis dengan
pemerintah kota Semarang yang berlandaskan dasar hukum regulasi UU
23/2014, dengan target pendapatan bagi hasil sewa ducting per tahun.
- Proyek kerjasama penyediaan pelayanan publik infrastruktur pasif
Telekomonikasi di kota Semarang berupa Pembangunan, Pengoperasian,
dan Pengusahaan saluran kabel serat optik bawah tanah dan Menara
Mikroseluler / Microcell Pole (MCP) bersama (Shared Passive
Telecommunication Infrastructure).
- Usaha ini tanpa menggunakan dana yang bersumber dari APBD
Pemerintah Kota Semarang sehingga investasi tersebut murni 100%
dikeluarkan oleh PT Mora Telematika Indonesia selaku pemimpin KSO
BPS Moratelindo.
2. Videotron
Rencana kerja ini berfokus sebagai investasi jangka panjang, dimana
kita akan melakukan kerja sama dengan pihak lain, untuk pembangunan
videotron, dengan metode bagi hasil dari penyewa.
b. Unit Percetakan
1. Percetakan dan Offset
Rencana kerja ini berfokus pada pendapatan cetak naskah soal SD/SMP dan
cetak kebutuhan OPD.
2. Percetakan Digital (Retail)
Pendapatan cetak untuk melayani umum (retail) seperti; blangko, brosur, dan
lain-lain.
3. Produk Belanja Modal Sekolah
Pendapatan dari penjualan komputer dan mebelair sekolah-sekolah di kota
Semarang.
4. Produk ATK dan Alkes
Pendapatan dari penjualan Alat Tulis Kantor (ATK) dan Alat kesehatan di
berbagai OPD kota Semarang.
5. Bahan Pangan
- Untuk mendukung program pemerintah (Pak Rahman) dalam upaya
pengendalian inflasi (TPID). Pemenuhan kecukupan sembako (beras, gula,
minyak goreng, telur ayam, bawang merah dan bawang putih).
- Untuk mendukung program makan siang bergizi untuk anak sekolah
6. Menjalin Kerjasama dengan BUMD Pangan lainnya dalam rangka distribusi
13
bahan pangan atau bahan sembako.
c. Unit Rumah Pemotongan Hewan & Budidaya Hewan Potong (RPH & BHP)
1. Pelayanan Jasa Pemotongan yang meliputi:
- Pemotongan Sapi
- Pemotongan Babi
- Retribusi Sapi Lokal
- Retribusi Sapi BX
2. Penjualan Pupuk
3. Penjualan & Jasa Pemotongan Sapi Qurban
4. Penjualan Toko Daging RPH
5. Bahan Pangan
- Untuk mendukung program pemerintah (Pak Rahman) dalam upaya
pengendalian inflasi (TPID). Pemenuhan kecukupan daging sapi.
- Untuk mendukung program makan siang bergizi untuk anak sekolah
- Menjalin Kerjasama dengan BUMD Pangan lainnya dalam rangka distribusi
daging.
14
BAB VII
RENCANA PROGRAM KERJA JANGKA MENENGAH
RENCANA
TAHUN
PER UNIT
2025 2026 2027 2028 2029
1. Pelayanan Jasa 1. Pelayanan Jasa 1. Pelayanan Jasa 1. Pelayanan Jasa 1. Pelayanan Jasa
Pemotongan yang Pemotongan yang Pemotongan yang Pemotongan yang Pemotongan yang
meliputi: meliputi: meliputi: meliputi: meliputi:
Pemotongan Sapi Pemotongan Sapi Pemotongan Sapi Pemotongan Sapi Pemotongan Sapi
Pemotongan Babi Pemotongan Babi Pemotongan Babi Pemotongan Babi Pemotongan Babi
Retribusi Sapi Lokal Retribusi Sapi Lokal Retribusi Sapi Lokal Retribusi Sapi Lokal Retribusi Sapi Lokal
Retribusi Sapi BX Retribusi Sapi BX Retribusi Sapi BX Retribusi Sapi BX Retribusi Sapi BX
Penjualan Pupuk Penjualan Pupuk Penjualan Pupuk Penjualan Pupuk Penjualan Pupuk
2. Penjualan RPH- 2. Penjualan RPH- 2. Penjualan RPH- 2. Penjualan RPH- 2. Penjualan RPH-
Meatshop yang Meatshop yang Meatshop yang Meatshop yang Meatshop yang
meliputi: meliputi: meliputi: meliputi: meliputi:
Toko Sembako Toko Sembako Toko Sembako Toko Sembako Toko Sembako
Unit RPH
Program Pak Rahman Program Pak Rahman Program Pak Rahman Program Pak Rahman Program Pak Rahman
3. Program Qurban: 3. Program Qurban: 3. Program Qurban: 3. Program Qurban: 3. Program Qurban:
Penjualan Sapi Penjualan Sapi Penjualan Sapi Penjualan Sapi Penjualan Sapi
JasaPemotongan Sapi JasaPemotongan Sapi JasaPemotongan Sapi JasaPemotongan Sapi JasaPemotongan Sapi
Qurban Qurban Qurban Qurban Qurban
4. Renovasi RPH untuk
4. Penambahan alat 4. Penambahan alat 4. Penambahan alat 4. Penambahan alat
persyaratan NKV untuk modernisasi untuk modernisasi untuk modernisasi untuk modernisasi
RPH RPH RPH RPH
5. Pembuatan Cold 5. Penjualan dan 5. Penjualan dan 5. Penjualan dan 5. Penjualan dan
Storage untuk distribusi daging distribusi daging distribusi daging distribusi daging
penyimpanan daging
6. Pengadaan Mesin 6. Jasa Penggilingan 6. Jasa Penggilingan 6. Jasa Penggilingan 6. Jasa Penggilingan
16
giling bakso Bakso Bakso Bakso Bakso
17
b. Pasar Pangan Murah (PPM)
- Modifikasi 2 Mobil box khusus 50.000 000
c. Program Makan Siang Bergizi
- Tempat Makan 30.000.000
- Sendok & Garpu 1.062.500
- Perlengkapan Dapur 50.000.000
- Renovasi Dapur 500.000.000
- Rak Makan 10.000.000
- Instalasi Air 20.000.000
d. Supplier Pangan Program Nasional Makan Siang Bergizi [Link]
TOTAL [Link]
19
VIII
ANALISIS KEUANGAN
8.1. Tabel Penjualan Unit Percetakan Tahun 2025 hingga Tahun 2029
Proyeksi Perhitungan Pendapatan Unit RPH dan BHP dari Tahun 2025
hingga Tahun 2029 Unit RPH Rp. [Link]-. Seperti yang digambarkan
pada tabel berikut :
20
8.2. Tabel Penjualan Unit RPH & BHP Tahun 2025 hingga Tahun 2029
Pendapatan Jasa
Pemotongan 250.000.000 250.000.000 250.000.000 250.000.000 250.000.000 [Link]
Qurban
Jumlah
Pendapatan [Link] [Link] [Link] [Link] [Link] [Link]
Total Pendapatan Unit RPH & BHP pada Tahun 2025 - 2029 disampaikan seperti
berikut :
1. Pendapatan Jasa Unit RPH & BHP selama 5 tahun Rp [Link].-
2. Penjualan RPH - Meatshop selama 5 tahun Rp [Link].-
3. Penjualan Sapi Qurban selama 5 tahun Rp [Link].-
4. Pendapatan Jasa Pemotongan Qurban Tahun 2023-2026 Rp [Link],-
21
Proyeksi Perhitungan Laba Rugi dari Tahun 2025 hingga Tahun 2029
PT Bhumi Pandanaran Sejahtera (Perseroda) Rp. [Link],-. Seperti
yang digambarkan pada tabel berikut :
22
BAB IX
PENUTUP
23