0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
756 tayangan50 halaman

Manajemen Citra Merek Digital

Buku 'Brand Management in The Digital Era – Edisi Indonesia' karya Aditya Wardhana membahas konsep dan strategi manajemen merek dalam konteks digital, terdiri dari 12 bab yang mencakup berbagai aspek seperti identitas merek, kesadaran merek, citra merek, dan loyalitas merek. Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu dalam penyusunan buku ini dan berharap buku ini bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Buku ini diterbitkan oleh CV. Eureka Media Aksara pada Agustus 2024.

Diunggah oleh

balqis yudhi putri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
756 tayangan50 halaman

Manajemen Citra Merek Digital

Buku 'Brand Management in The Digital Era – Edisi Indonesia' karya Aditya Wardhana membahas konsep dan strategi manajemen merek dalam konteks digital, terdiri dari 12 bab yang mencakup berbagai aspek seperti identitas merek, kesadaran merek, citra merek, dan loyalitas merek. Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu dalam penyusunan buku ini dan berharap buku ini bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Buku ini diterbitkan oleh CV. Eureka Media Aksara pada Agustus 2024.

Diunggah oleh

balqis yudhi putri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

See discussions, stats, and author profiles for this publication at: [Link]

net/publication/383870042

BRAND IMAGE

Chapter · September 2024

CITATIONS READS

0 5,097

1 author:

Aditya Wardhana
Telkom University
632 PUBLICATIONS 1,178 CITATIONS

SEE PROFILE

All content following this page was uploaded by Aditya Wardhana on 09 September 2024.

The user has requested enhancement of the downloaded file.


BRAND MANAGEMENT IN THE DIGITAL
ERA – EDISI INDONESIA

Penulis :
Aditya Wardhana

PENERBIT CV. EUREKA MEDIA AKSARA

i
BRAND MANAGEMENT IN THE DIGITAL ERA –
EDISI INDONESIA

Penulis : Aditya Wardhana

Editor : Mahir Pradana, Ph.D

Desain Sampul : Eri Setiawan

Tata Letak : Salsabela Meiliana Wati

ISBN : 978-623-516-378-9

No. HKI : EC00202498536

Diterbitkan oleh : EUREKA MEDIA AKSARA, AGUSTUS 2024


ANGGOTA IKAPI JAWA TENGAH
NO. 225/JTE/2021

Redaksi :
Jalan Banjaran, Desa Banjaran RT 20 RW 10 Kecamatan Bojongsari
Kabupaten Purbalingga Telp. 0858-5343-1992
Surel: eurekamediaaksara@[Link]
Cetakan Pertama : 2024

All right reserved

Hak Cipta dilindungi undang-undang


Dilarang memperbanyak atau memindahkan sebagian atau seluruh
isi buku ini dalam bentuk apapun dan dengan cara apapun,
termasuk memfotokopi, merekam, atau dengan teknik perekaman
lainnya tanpa seizin tertulis dari penerbit

ii
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,


karena atas berkat dan rahmat-Nya, kami dapat menyelesaikan
buku ini. Penulisan buku merupakan buah karya dari pemikiran
penulis yang diberi judul “Brand Management in The Digital Era–
Edisi Indonesia”. Kami menyadari bahwa tanpa bantuan dan
bimbingan dari berbagai pihak sangatlah sulit bagi kami untuk
menyelesaikan karya ini. Oleh karena itu, kami mengucapkan
banyak terima kasih pada semua pihak yang telah membantu
penyusunan buku ini. Sehingga buku ini bisa hadir di hadapan
pembaca.
Sistematika buku yang berjudul “Brand Management in The
Digital Era– Edisi Indonesia” ini mengacu kepada konsep dan
pembahasan yang terkait, terdiri dari 12 bab yang dijelaskan secara
rinci dalam pembahasan pada setiap babnya.
Bab 1 Brand & Branding
Bab 2 Brand Management
Bab 3 Identitas Merek
Bab 4 Brand Awareness
Bab 5 Brand Image
Bab 6 Brand Positioning
Bab 7 Brand Trust
Bab 8 Brand Preference
Bab 9 Brand Choice
Bab 10 Brand Loyalty
Bab 11 Brand Strategy
Bab 12 Brand Equity

Penulis menyadari bahwa buku ini masih jauh dari


kesempurnaan. Oleh karena itu kritik dan saran yang membangun
sangat dibutuhkan guna penyempurnaan buku ini. Akhir kata kami
berharap Tuhan Yang Maha Esa berkenan membalas segala
kebaikan semua pihak yang telah membantu. Semoga buku ini akan
membawa manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

iii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .......................................................................... iii


DAFTAR ISI ..........................................................................................iv
DAFTAR GAMBAR .......................................................................... viii
BAB 1 BRAND & BRANDING ......................................................... 1
A. Pengertian Merek (Brand) dan Pencitraan Merek
(Branding) ............................................................................. 1
B. Pentingnya Merek ............................................................... 2
C. Perbedaan Antara Merek dan Produk ............................. 7
D. Fungsi Merek ..................................................................... 16
E. Pencitraan Merek (Branding) ........................................... 19
F. Elemen-elemen Kunci Merek .......................................... 30
G. Tantangan dan Peluang Pencitraan Merek.................... 33
H. Merek yang Kuat ............................................................... 41
DAFTAR PUSTAKA .............................................................. 47
BAB 2 BRAND MANAGEMENT ................................................... 55
A. Pengertian Manajemen Merek (Brand Management) ..... 55
B. Pentingnya Manajemen Merek ....................................... 66
C. Proses Manajemen Merek Strategis ................................ 70
D. Kesuksesan dan Kegagalan Manajemen Merek
Strategis .............................................................................. 76
E. Tingkatan Strategi Pencitraan Merek (Branding
Strategic Levels) ................................................................... 80
DAFTAR PUSTAKA ............................................................ 110
BAB 3 IDENTITAS MEREK .......................................................... 121
A. Pengertian Identitas Merek (Brand Identity) ................ 121
B. Hirarki Identitas Merek .................................................. 125
C. Elemen-Elemen Identitas Merek ................................... 128
D. Manfaat Identitas Merek yang Sukses ......................... 132
E. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Identitas
Merek ................................................................................ 136
F. Faktor-Faktor Dipengaruhi Identitas Merek ............... 141
G. Atribut Kunci Identitas Merek yang Sukses ............... 144
H. Jebakan Kegagalan Identitas Merek ............................. 149
DAFTAR PUSTAKA ............................................................ 154

iv
BAB 4 BRAND AWARENESS ....................................................... 165
A. Pengertian Kesadaran Merek (Brand Awareness) ......... 165
B. Pentingnya Kesadaran Merek (Brand Awareness)........ 166
C. Dimensi-dimensi Kesadaran Merek ............................. 166
D. Tingkatan Kesadaran Merek .......................................... 168
E. Pengukuran Kesadaran Merek ...................................... 170
F. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesadaran
Merek ................................................................................ 176
G. Konsekuensi dari Kesadaran Merek yang Tinggi ....... 178
DAFTAR PUSTAKA ............................................................. 180
BAB 5 BRAND IMAGE ................................................................... 186
A. Pengertian Citra Merek (Brand Image) .......................... 186
B. Pentingnya Citra Merek ................................................. 187
C. Komponen-komponen Citra Merek .............................. 187
D. Manfaat Citra Merek ....................................................... 188
E. Dimensi-dimensi Citra Merek ....................................... 189
F. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Citra Merek ........ 192
G. Faktor-faktor yang Dipengaruhi Citra Merek ............. 199
DAFTAR PUSTAKA ............................................................. 203
BAB 6 BRAND POSITIONING .................................................... 221
A. Pengertian Pemosisian Merek (Brand Positioning) ...... 221
B. Pentingnya Pemosisian Merek ...................................... 221
C. Dimensi-dimensi Pemosisian Merek ............................ 222
D. Metode Peta Posisi Merek .............................................. 226
E. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemosisian
Merek ................................................................................ 229
F. Faktor-faktor yang Dipengaruhi Ekuitas Merek ......... 234
DAFTAR PUSTAKA ............................................................. 237
BAB 7 BRAND TRUST ................................................................... 244
A. Pengertian Kepercayaan Merek (Brand Trust) ............. 244
B. Pentingnya Kepercayaan Merek ................................... 245
C. Komponen-komponen Kepercayaan Merek................ 245
D. Manfaat Kepercayaan Merek ......................................... 248
E. Dimensi-dimensi Kepercayaan Merek ......................... 248
F. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepercayaan
Merek ................................................................................ 253

v
G. Faktor-faktor yang Dipengaruhi Kepercayaan
Merek ................................................................................ 258
DAFTAR PUSTAKA ............................................................ 263
BAB 8 BRAND PREFERENCE ....................................................... 272
A. Pengertian Preferensi Merek (Brand Preference) .......... 272
B. Pentingnya Preferensi Merek ........................................ 272
C. Komponen-komponen Preferensi Merek .................... 273
D. Proses Preferensi Merek ................................................. 277
E. Dimensi-dimensi Preferensi Merek .............................. 279
F. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Preferensi
Merek ................................................................................ 282
G. Faktor-Faktor yang Dipengaruhi Preferensi Merek ... 285
DAFTAR PUSTAKA ............................................................ 290
BAB 9 BRAND CHOICE ................................................................ 306
A. Pengertian Pemilihan Merek (Brand Choice) ................ 306
B. Pentingnya Ekuitas Merek ............................................. 306
C. Komponen-komponen Ekuitas Merek ......................... 307
D. Dimensi-dimensi Ekuitas Merek ................................... 312
E. Proses Pemilihan Merek ................................................. 314
F. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ekuitas Merek.... 317
G. Faktor-faktor yang Dipengaruhi Ekuitas Merek ........ 320
DAFTAR PUSTAKA ............................................................ 325
BAB 10 BRAND LOYALTY ............................................................. 339
A. Pengertian Loyalitas Merek (Brand Loyalty) ................ 339
B. Pentingnya Loyalitas Merek .......................................... 340
C. Komponen-komponen Loyalitas Merek ...................... 340
D. Manfaat Loyalitas Merek ............................................... 343
E. Dimensi-dimensi Loyalitas Merek ................................ 343
F. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Loyalitas
Merek ................................................................................ 349
G. Faktor-faktor yang Dipengaruhi Loyalitas Merek ...... 353
DAFTAR PUSTAKA ............................................................ 356
BAB 11 BRAND STRATEGY .......................................................... 365
A. Pengertian Strategi Merek (Brand Strategy) ................. 365
B. Pentingnya Strategi Merek ............................................ 365
C. Komponen-komponen Strategi Merek ......................... 366

vi
D. Manfaat Strategi Merek .................................................. 369
E. Proses Strategi Merek ..................................................... 376
F. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Strategi Merek.... 384
G. Faktor-faktor yang Dipengaruhi Strategi Merek ........ 387
DAFTAR PUSTAKA ............................................................. 389
BAB 12 BRAND EQUITY ................................................................. 396
A. Pengertian Ekuitas Merek (Brand Equity) ..................... 396
B. Pentingnya Ekuitas Merek ............................................. 396
C. Komponen-komponen Ekuitas Merek ......................... 396
D. Manfaat Ekuitas Merek................................................... 399
E. Dimensi-dimensi Ekuitas Merek ................................... 405
F. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ekuitas Merek .... 408
G. Faktor-faktor yang Dipengaruhi Ekuitas Merek ......... 410
DAFTAR PUSTAKA ............................................................. 413
TENTANG PENULIS ........................................................................ 419

vii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Pentingnya Merek Bagi Konsumen ............................ 5


Gambar 1.2 Pentingnya Merek Bagi Perusahaan ........................... 7
Gambar 1.3 Bentuk-bentuk Produk (Product Forms) .................... 12
Gambar 1.4 Tingkatan Makna Produk .......................................... 14
Gambar 1.5 Fungsi Merek ............................................................... 18
Gambar 1.6 Elemen-elemen Merek ................................................ 32
Gambar 1.7 Tantangan dan Peluang Pencitraan Merek
(Branding) ...................................................................... 40
Gambar 1.8 100 Merek Paling Berharga di Dunia pada Tahun
2024 ................................................................................ 42
Gambar 2.1 Manajemen Merek ....................................................... 65
Gambar 2.2 Pentingnya Manajemen Merek .................................. 69
Gambar 2.3 Proses Manajemen Merek Strategis .......................... 76
Gambar 2.4 Faktor Kunci Kesuksesan Manajemen Merek ......... 79
Gambar 2.5 Branding Strategic Levels .............................................. 81
Gambar 2.6 Evolusi Logo Starbucks .............................................. 83
Gambar 2.7 Brand Identity .............................................................. 88
Gambar 2.8 Brand Meaning .............................................................. 94
Gambar 2.9 Brand Response ............................................................ 100
Gambar 2.10 Brand Resonance .......................................................... 109
Gambar 3.1 Brand Hierarchy Levels ................................................ 123
Gambar 3.2 Coca Cola Brand Hierarchy Levels Using Kapferer
Model............................................................................ 125
Gambar 3.3 Brand Hierarchy Levels ................................................ 125
Gambar 3.4 Elements of Brand Identity .......................................... 131
Gambar 3.5 Benefits of Brand Identity ............................................ 135
Gambar 3.6 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Identitas
Merek .......................................................................... 141
Gambar 3.7 Faktor-faktor yang Dipengaruhi Identitas
Merek .......................................................................... 144
Gambar 3.8 Atribut Kunci Identitas Merek yang Sukses .......... 148
Gambar 3.9 Kegagalan Kodak ...................................................... 150
Gambar 3.10 Kegagalan BlackBerry ............................................... 150
Gambar 3.11 Kegagalan New Coke................................................ 151

viii
Gambar 3.12 Kegagalan Yahoo! ...................................................... 152
Gambar 3.13 Kegagalan Blockbuster ..............................................152
Gambar 3.14 Kampanye "Bottlegate" dari Dove ............................ 153
Gambar 4.1 Dimensions of Brand Awareness ..................................168
Gambar 4.2 Levels of Brand Awareness ...........................................170
Gambar 4.3 Measurement of Brand Awareness ............................... 175
Gambar 4.4 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kesadaran
Merek ...........................................................................178
Gambar 5.1 Brand Image Components ........................................188
Gambar 5.2 Brand Image Dimensions .........................................192
Gambar 5.3 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Citra
Merek ...........................................................................198
Gambar 6.1 Brand Positioning Dimensions ....................................226
Gambar 6.2 Brand Positioning Map ................................................ 228
Gambar 6.3 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemosisian
Merek ...........................................................................233
Gambar 6.4 Faktor-faktor yang Dipengaruhi Ekuitas
Merek ...........................................................................236
Gambar 7.1 Brand Trust Components .............................................247
Gambar 7.2 Brand Trust Dimensions ..............................................253
Gambar 7.3 Faktor-faktor yang Mempengaruhi
Kepercayaan Merek ................................................... 258
Gambar 7.4 Faktor-faktor yang Dipengaruhi Kepercayaan
Merek ...........................................................................262
Gambar 8.1 Brand Preference Components .....................................276
Gambar 8.2 Proses Pereferensi Merek ..........................................279
Gambar 8.3 Brand Preference Dimensions ......................................282
Gambar 8.4 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Preferensi
Merek ...........................................................................285
Gambar 8.5 Faktor-faktor yang Dipengaruhi Preferensi
Merek ...........................................................................289
Gambar 9.1 Brand Choice Components ...........................................311
Gambar 9.2 Brand Choice Dimensions ............................................314
Gambar 9.3 Brand Choice Process.................................................... 317
Gambar 9.4 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ekuitas
Merek ...........................................................................320

ix
Gambar 9.5 Faktor-faktor yang Dipengaruhi Pemilihan
Merek .......................................................................... 324
Gambar 10.1 Brand Loyalty Components .......................................... 342
Gambar 10.2 Brand Loyalty Dimensions .......................................... 345
Gambar 10.3 The Dimensions of Brand Loyalty ................................ 349
Gambar 10.4 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Loyalitas
Merek .......................................................................... 352
Gambar 10.5 Faktor-faktor yang Dipengaruhi Loyalitas
Merek .......................................................................... 355
Gambar 11.1 Brand Strategy Components ........................................ 369
Gambar 11.2 Manfaat Strategi Merek ............................................ 375
Gambar 11.3 Proses Strategi Merek................................................ 384
Gambar 11.4 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Strategi
Merek .......................................................................... 387
Gambar 11.5 Faktor-faktor yang Dipengaruhi Strategi
Merek .......................................................................... 388
Gambar 12.1 Brand Equity Components ........................................... 398
Gambar 12.2 Manfaat Ekuitas Merek ............................................. 404
Gambar 12.3 Brand Equity Dimensions ............................................ 407
Gambar 12.4 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ekuitas
Merek .......................................................................... 410
Gambar 12.5 Faktor-faktor yang Dipengaruhi Ekuitas Merek ... 412

x
BAB
BRAND

5 BRAND IMAGE
IMAGE

A. Pengertian Citra Merek (Brand Image)


Menurut Coaker (2021), Espíndola (2020), Arifin dan
Fachrodji (2015), Tharpe (2014), mengemukakan bahwa citra
merek (brand image) adalah persepsi terhadap merek yang
membentuk kepercayaan konsumen berdasarkan informasi dan
pengalaman konsumen di masa lalu yang menjadi preferensi
konsumen terhadap suatu merek. Kotler, Keller, Brady,
Goodman, Hansen (2019) dan Kotler dan Armstrong (2018)
menyatakan bahwa merek merupakan elemen utama yang
memebentuk hubungan emosional antara perusahaan dengan
pelanggannya dan bukan hanya sekedar nama, simbol, gambar
maupun identitas saja.
Citra merek adalah komponen penting dari strategi
pemasaran perusahaan secara keseluruhan, karena citra merek
mencerminkan persepsi dan keyakinan konsumen terhadap
suatu merek tertentu. Citra merek adalah sintesis dari semua
simbol yang digunakan oleh merek, yang pada akhirnya
memainkan peran penting dalam proses pengambilan
keputusan pelanggan (Stern et al., 2023; Gómez et al., 2022; Fu,
2022; Lestari et al., 2021; Fauzi et al., 2020; Chaudhuri et al., 2018;
Onkvisit et al., 2015; Lee et al., 2014; Latif, 2014; Schroeder, 2008;
Adidam, 2007; Nandan, 2005; Graeff, 1996).

186
B. Pentingnya Citra Merek
Mcpheron (2021) dan Wardhana, et al. (2021) menyatakan
bahwa konsumen akan melakukan pembelian ulang atas suatu
merek apabila konsumen memiliki citra yang positif terhadap
suatu merek, demikian pula sebaliknya. Menurut Caputo (2021),
Aaker (2020), Kotler, Keller, Brady, Goodman, Hansen (2019),
bahwa persepsi konsumen atas citra merek terbentuk dari
informasi yang terkait dengan merek atau berbagai jenis asosiasi
merek yang ada dalam benak konsumen.
Citra merek membangun kepercayaan dan citra positif
untuk produk dan perusahaan, yang dapat meningkatkan
loyalitas dan preferensi konsumen. Pelanggan merasa lebih
aman saat membeli produk dari perusahaan dengan citra
perusahaan yang baik, karena ini berfungsi sebagai pembeda
efektif yang dapat menentukan kesuksesan jangka panjang
Perusahaan. Lebih jauh lagi, meningkatkan citra perusahaan
dapat meningkatkan nilai keseluruhan dan pangsa pasar
perusahaan (Nguyen & Leblanc, 2023; Vitrika & Susila, 2022;
Lestari et al., 2021; Ha, 2021; Fauzi et al., 2020; Sinurat et al., 2020;
Yu & Liang, 2020; Surapto, 2020; Wang, 2018; Martínez &
Rodríguez, 2016; Feldman et al., 2014; Cretu & Brodie, 2009;
Moon, 2007; Flavián et al., 2005; Ghosh et al., 2005; Nandan, 2005;
Nguyen & LeBlanc, 2001; Nguyen & LeBlanc, 1998; Gray &
Smeltzer, 1987).

C. Komponen-komponen Citra Merek


Menurut Caputo (2021), Ezeuduji dan Mhlongo (2019),
Blokdyk (2020), citra merek terdiri dari tiga komponen, yaitu:
1. Citra perusahaan (corporate image) merupakan serangkaian
asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap perusahaan
seperti. popularitas, reputasi, jaringan perusahaan, serta
kredibilitas konsumennya.
2. Citra pemakai (user image) merupakan serangkaian asosiasi
yang dipersepsikan konsumen terhadap pengguna merek
tertentu seperti konsumen maupun pelanggan dari merek
tersebut, gaya hidup dari konsumen maupun pelanggan dari

187
merek tersebut, maupun status sosial dari konsumen
maupun pelanggan dari merek tersebut.
3. Citra produk (product image) merupakan serangkaian
asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap produk dari
merek tersebut seperti atribut produk, harga, manfaat
produk, harga diri ketika membeli produk, serta jaminan
produk.

Gambar 5.1 Brand Image Components


Sumber: Wardhana (2022)

D. Manfaat Citra Merek


Manfaat dari citra merek yang kuat sangat banyak.
Adapun manfaat citra merek bagi konsumen maupun
perusahaan menurut Caputo (2021), Foster (2016), Wardhana, et
al. (2021) sebagai berikut: 1) Citra merek yang positif akan
memungkinkan konsumen untuk melakukan pembelian
maupun pembelian ulang, dan 2) Citra merek yang positif akan

188
memungkinkan perusahaan untuk memperluas lini produk
baru disamping produk lama.
Citra merek yang mapan dapat membantu perusahaan
membedakan produk mereka, meningkatkan kemauan
konsumen untuk membayar harga premium, dan meningkatkan
kualitas persepsi dari produk yang ditawarkan. Selain itu, citra
merek memiliki efek positif pada loyalitas merek, karena
pelanggan cenderung lebih setia kepada merek yang mereka
persepsikan dengan baik. (Chauhan, 2023; Vitrika & Susila, 2022;
Kim et al., 2021; Surapto, 2020; Lenggono et al., 2019; Zahari et
al., 2018; Alkhawaldeh & Eneizan, 2018; Bondesson, 2012; Hyun
& Kim, 2011; Baek et al., 2010; Bondesson, 2010; Cretu & Brodie,
2009; Homer, 2008; Reich et al., 2005; Grewal et al., 2004;
Ailawadi & Keller, 2004; Erdem et al., 2002).

E. Dimensi-dimensi Citra Merek


Menurut Chernev (2020), Aaker (2020), Kotler, Keller,
Brady, Goodman, Hansen (2019), Aaker (2011), dimensi-dimensi
citra merek, yaitu:
1. Identitas merek (brand identity) merupakan karakteristik
merek seperti logo produk, logo perusahaan, kombinasi
warna, bentuk dan label kemasan, motto atau slogan, dan lain
sebagainya. Contohnya, Unilever Indonesia memiliki
identitas merek yang kuat dengan logo “U” yang khas,
kombinasi warna biru dan putih yang dominan, serta
berbagai slogan seperti Feel Good, Look Good yang konsisten
digunakan di berbagai produk mereka. Contoh lainya, Bank
Mandiri menggunakan logo berwarna kuning dan biru yang
melambangkan stabilitas dan kekuatan. Slogan mereka
"Terdepan, Terpercaya, Tumbuh bersama Anda" juga
membantu memperkuat identitas merek mereka sebagai
bank yang modern dan handal.
2. Personalitas merek (brand personality) merupakan
karakteristik khusus merek seperti karakter yang tegas,
kemurahan senyuman, kehangatan, rasa sayang, jiwa sosial,
dinamis, kreatif, kemandirian, dan lain sebagainya.

189
Contohnya, Unilever Indonesia menonjolkan jiwa sosial
melalui kampanye dan program keberlanjutan yang
melibatkan Masyarakat seperti merek Lifebuoy
mempromosikan kebersihan tangan yang tidak hanya
menunjukkan perhatian terhadap kesehatan konsumen
tetapi juga menunjukkan rasa sayang dan kehangatan
terhadap komunitas. Disamping itu, Unilever Indonesia
menonjolkan dinamis dan kreatif dengan memperbarui dan
memperkenalkan produk baru yang sesuai dengan tren pasar
seperti berbagai varian produk kecantikan dari Dove dan
Sunsilk yang mencerminkan sifat dinamis dan kreatif.
Contoh lainnya, Bank Mandiri, sebagai salah satu bank
terbesar di Indonesia, Bank Mandiri mencerminkan
kemandirian melalui fokus pada inovasi dan digitalisasi
layanan perbankan. Ketegasan tercermin dalam moto
"Terdepan, Terpercaya, Tumbuh bersama Anda," yang
memperkuat citra mereka sebagai institusi yang dapat
diandalkan dan berkomitmen pada pertumbuhan.
Disamping itu, menonjolkan profesionalisme dan
kepercayaan dengan warna dan identitas visual Bank
Mandiri yang dominan dengan biru mencerminkan karakter
profesionalisme dan kepercayaan, penting bagi sebuah bank
yang berusaha untuk terus menjadi pemimpin di sektor
keuangan.
3. Asosiasi merek (brand association) merupakan karakteristik
merek seperti: penawaran yang unik, aktivitas sponsorship,
tanggung jawab sosial perusahaan, simbol yang terkait
dengan suatu merek. Contohnya, Unilever Indonesia
memiliki berbagai program CSR melalui Unilever Indonesia
Foundation, yang mencakup upaya keberlanjutan,
kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Inisiatif ini
memperkuat asosiasi merek Unilever sebagai perusahaan
yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat.
Disamping itu, Unilever menggunakan logo berbentuk huruf
"U" dengan berbagai ikon kecil yang mewakili berbagai aspek
bisnisnya, seperti alam, kesehatan, dan kesejahteraan. Logo

190
ini secara langsung terkait dengan identitas merek Unilever
yang kuat dan luas. Contoh lainnya, Bank Mandiri
menawarkan produk perbankan yang unik seperti "Mandiri
Tabungan Rencana," yang dirancang khusus untuk
perencanaan masa depan, menciptakan asosiasi merek yang
berkaitan dengan perencanaan keuangan yang matang dan
terpercaya. Disamping itu, Bank Mandiri sering terlibat
dalam kegiatan sponsorship yang terkait dengan olahraga dan
pendidikan, seperti mendukung acara maraton atau
beasiswa. Bank Mandiri membangun asosiasi merek dengan
kesuksesan, kemandirian, dan kontribusi terhadap
perkembangan masyarakat.
4. Sikap dan perilaku merek (brand attitude and behavior)
yaitu interaksi antara merek dengan pelanggannya dalam
menawarkan nilai atau manfaat produk. Contohnya,
Unilever Indonesia dikenal karena sikap proaktif dalam
memastikan produk-produk yang mereka tawarkan seperti
Lifebuoy, Pepsodent, dan Dove memiliki manfaat kesehatan
dan kebersihan yang jelas. Melalui kampanye edukasi
kesehatan dan kebersihan, Unilever memperkuat interaksi
dengan pelanggan, menciptakan sikap merek yang peduli
dan bertanggung jawab terhadap kesejahteraan konsumen.
Di samping itu, Unilever sering mengadakan kampanye
edukasi, seperti kampanye cuci tangan Lifebuoy yang
membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang
pentingnya kebersihan tangan. Interaksi ini menunjukkan
komitmen Unilever untuk memberikan manfaat nyata
melalui produk mereka. Contoh lainnya, Bank Mandiri
menunjukkan sikap merek yang terpercaya dan berorientasi
pada solusi dengan menawarkan berbagai produk perbankan
yang memenuhi kebutuhan finansial masyarakat, seperti
layanan perbankan digital yang memudahkan transaksi.
Disamping itu, melalui platform seperti “Mandiri Online”,
Bank Mandiri memfasilitasi interaksi yang efisien dan cepat
dengan pelanggan. Kemudahan akses dan keamanan yang
ditawarkan memperkuat perilaku merek yang inovatif dan

191
responsif terhadap kebutuhan nasabah dalam dunia
perbankan modern.

Gambar 5.2 Brand Image Dimensions


Sumber: Wardhana (2022)

F. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Citra Merek


Citra merek (brand image) adalah aspek krusial dalam
pemasaran dan perilaku konsumen, karena membentuk
persepsi, sikap, dan keputusan pembelian. Faktor-faktor yang
mempengaruhi brand image bersifat multifaset dan telah menjadi
subjek penelitian yang luas. Faktor-faktor yang mempengaruhi
brand image bersifat multifaset dan saling bergantung.
Perusahaan harus fokus pada peningkatan kualitas produk,
meningkatkan efektivitas pemasaran mereka. (Chauhan, 2023;
Gong et al., 2023; Vitrika & Susila, 2022; Kim et al., 2021; Surapto,
2020; Lenggono et al., 2019; Alkhawaldeh & Eneizan, 2018;
Zahari et al., 2018; Latif et al., 2014; Mukherjee et al., 2012;
Hünecke & Gunkel, 2012; He & Li, 2010; Cretu & Brodie, 2009;
Homer, 2008; Reich et al., 2005). Beberapa faktor dapat
mempengaruhi citra merek yaitu:

192
1. Harga produk. Konsumen sering kali mengasosiasikan harga
yang lebih tinggi dengan kualitas yang lebih baik dan merek
yang lebih bergengsi, yang dapat berdampak positif pada
citra merek. Iklan juga memainkan peran signifikan dalam
membentuk brand image, karena dapat menciptakan dan
memperkuat persepsi tentang atribut, manfaat, dan posisi
merek tersebut. (Chauhan, 2023; Vitrika & Susila, 2022; Xu et
al., 2020; Surapto, 2020; Sumbly & Siraj, 2019; Zahari et al.,
2018; Ashtiani & Bahmanzadeh, 2017; Hyun & Kim, 2011;
Bondesson, 2010; Clark et al., 2009; Iwasaki et al., 2008;
Homer, 2008; Cretu & Brodie, 2007; Ayanwale et al., 2005;
Thomas et al., 1998; Caves & Greene, 1996; Wills & Mueller,
1989; Park et al., 1988; Woodside & Taylor, 1978). Contohnya,
Sari Roti, sebagai salah satu merek roti terkemuka di
Indonesia, menawarkan berbagai produk dengan harga yang
bervariasi. Harga yang kompetitif untuk produk sehari-hari
meningkatkan citra merek sebagai pilihan roti yang
terjangkau dan berkualitas. Di sisi lain, Sari Roti juga
meluncurkan varian premium dengan harga lebih tinggi
yang menargetkan segmen pasar yang menginginkan
kualitas lebih dan eksklusivitas, memperkuat citra merek
sebagai produk berkualitas tinggi. Contoh lainnya, Merek
sandal The Sandals memanfaatkan strategi harga untuk
memperkuat citra mereknya. Dengan menawarkan produk
pada harga premium, mereka membangun citra sebagai
merek yang elegan dan berkualitas tinggi. Penetapan harga
yang tinggi berfungsi sebagai indikator kualitas dan
eksklusivitas, yang menarik konsumen yang mencari produk
mewah dan berkualitas.
2. Kualitas produk. Persepsi konsumen terhadap keunggulan
dan diferensiasi produk dapat memiliki hubungan moderat
dengan niat pembelian mereka. Perusahaan harus fokus pada
peningkatan standar kualitas yang didorong oleh konsumen
dan meningkatkan kesadaran tentang dimensi kualitas
produk untuk memperkuat citra merek. (Moltó et al., 2023;
Quek et al., 2023; Vitrika & Susila, 2022; Supriyanto et al.,

193
2021; Septiano & Sari, 2021; Kráľ & Jánošková, 2020;
Mawuntu & Aotama, 2020; Guru & Paulssen, 2020; Dilmperi
et al., 2017; Calvo-Porral & Lévy-Mangín, 2017; Akdeniz et al.,
2012; Kenyon & Sen, 2012; Cretu & Brodie, 2009; Homer, 2008;
Herrmann et al., 2007; Tsiotsou, 2005; Reich et al., 2005).
Contohnya, Mie Indomie dikenal dengan kualitas produk
yang konsisten dan rasa yang khas. Kualitas mi instan yang
tinggi, seperti kekuatan tekstur mi dan rasa kuah yang lezat,
memperkuat citra merek sebagai produk berkualitas tinggi
dan andal. Penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk
Indomie berkontribusi pada citra merek yang positif dan
keputusan pembelian yang lebih tinggi. Contoh lainnya,
Mister Donut di Indonesia juga menunjukkan bagaimana
kualitas produk mempengaruhi citra merek. Dengan produk
donat yang berkualitas tinggi dan variasi rasa yang menarik,
Mister Donut berhasil membangun citra merek sebagai
pilihan premium dalam kategori donat, yang pada gilirannya
meningkatkan loyalitas pelanggan.
3. Pengetahuan produk. Pengetahuan produk meliputi
informasi terkait produk, juga ditemukan memiliki
hubungan moderat dengan niat pembelian. Memberikan
informasi yang rinci dan akurat kepada konsumen tentang
produk dapat membantu membangun kepercayaan dan citra
merek yang positif. Pengetahuan produk mempengaruhi
citra merek dengan cara membentuk persepsi konsumen
terhadap kualitas, keandalan, dan manfaat suatu produk.
Semakin tinggi pengetahuan konsumen tentang produk,
semakin positif citra merek yang terbentuk di benak mereka.
Contohnya, sebagai merek air mineral terkemuka di
Indonesia, Aqua telah membangun pengetahuan produk
yang kuat di antara konsumennya. Konsumen memahami
bahwa Aqua adalah produk air mineral berkualitas tinggi,
bersih, dan aman untuk dikonsumsi. Pengetahuan ini
memperkuat citra Aqua sebagai merek yang dapat dipercaya
dan peduli terhadap kesehatan konsumennya. (Chauhan,
2023; Aliza & Khalid, 2023; Chauhan, 2023; Vitrika & Susila,

194
2022; Supriyanto et al., 2021; Ha, 2021; Kim et al., 2021; Aslam
& Farhat, 2020; Surapto, 2020; Pradita & Sitio, 2020; Susilo &
Ikhsan, 2020; Lenggono et al., 2019; Lin & Guo, 2017;
Thaichon & Quach, 2015; Sheikh et al., 2014; Khalili et al.,
2013; Ahmad & Butt, 2012). Contoh lainnya, Indomie,
produsen mi instan yang sangat terkenal. Citra merek
Indomie dipengaruhi oleh pengetahuan produk yang baik di
kalangan konsumen. Indomie sering memperkenalkan
varian rasa baru dan inovasi produk, yang meningkatkan
pengetahuan konsumen tentang produk mereka.
Pengetahuan ini membangun citra merek sebagai inovatif
dan adaptif terhadap selera konsumen. Konsumen Indonesia
mengetahui bahwa Indomie menawarkan mi instan dengan
rasa yang konsisten dan kualitas yang tinggi. Pengetahuan ini
memperkuat citra merek Indomie sebagai pilihan yang andal
dan berkualitas. elalui kampanye pemasaran yang edukatif
dan informatif, Indomie meningkatkan pemahaman
konsumen tentang produk mereka, yang membantu
membangun citra merek yang positif dan terpercaya.
4. Dukungan layanan purna jual adalah faktor lain yang dapat
mempengaruhi brand image. Konsumen yang menerima
layanan purna jual yang memuaskan cenderung merasa lebih
puas dan memiliki persepsi yang lebih positif terhadap
merek. Dukungan layanan purna jual seperti garansi,
perawatan berkala, dan kemudahan klaim, berperan penting
dalam membentuk citra merek. Layanan ini memberikan rasa
aman dan kepercayaan kepada konsumen bahwa merek
tersebut peduli pada kepuasan pelanggan setelah pembelian.
(Aliza & Khalid, 2023; Chauhan, 2023; Vitrika & Susila, 2022;
Supriyanto et al., 2021; Kim et al., 2021; Ha, 2021; Pradita &
Sitio, 2020; Susilo & Ikhsan, 2020; Aslam & Farhat, 2020;
Surapto, 2020; Lenggono et al., 2019; Lin & Guo, 2017;
Thaichon & Quach, 2015; Sheikh et al., 2014; Khalili et al.,
2013; Ahmad & Butt, 2012). Contohnya, Toyota memiliki
reputasi kuat di Indonesia karena layanan purna jual yang
andal dan luas, seperti jaringan bengkel resmi yang tersebar

195
di seluruh Indonesia dan kemudahan dalam mendapatkan
suku cadang asli. Hal ini memperkuat citra Toyota sebagai
merek yang dapat diandalkan dan berkualitas tinggi.
Layanan purna jual yang baik juga meningkatkan loyalitas
pelanggan dan mendorong pembelian ulang. Contoh lainnya,
Mitsubishi juga dikenal karena layanan purna jual yang
efektif, termasuk program perawatan berkala dan jaminan
suku cadang. Citra Mitsubishi sebagai merek yang peduli
pada konsumennya dipertegas dengan layanan ini, yang
membuat konsumen merasa yakin dan puas dengan produk
yang mereka beli.
5. Sikap utilitarian dan hedonis. Sikap utilitarian berfokus
pada fungsi dan kegunaan produk. (Chauhan, 2023; Vitrika
& Susila, 2022; Supriyanto et al., 2021; Xu et al., 2020; Surapto,
2020; Zahari et al., 2018; Kopalle et al., 2017; Akdeniz et al.,
2012; Bharadwaj et al., 2011; Tho & Nguyen, 2011; Hyun &
Kim, 2011; Grunwald & Hempelmann, 2010; Cretu & Brodie,
2009; Homer, 2008; Herrmann et al., 2007; Thakor & Katsanis,
1997; Allenby & Rossi, 1991; Hite et al., 1991). Contohnya,
Indomaret membangun citra mereknya berdasarkan aspek
utilitarian dengan menawarkan kemudahan, ketersediaan
barang, dan harga terjangkau. Konsumen memandang
Indomaret sebagai tempat yang praktis untuk kebutuhan
sehari-hari karena citra yang dibangun ini sangat fokus pada
efisiensi dan utilitas. Sebaliknya, sikap hedonis berfokus
pada kesenangan dan pengalaman emosional saat
menggunakan produk. (Chauhan, 2023; Vitrika & Susila,
2022; Supriyanto et al., 2021; Xu et al., 2020; Surapto, 2020;
Zahari et al., 2018; Kopalle et al., 2017; Akdeniz et al., 2012;
Bharadwaj et al., 2011; Tho & Nguyen, 2011; Hyun & Kim,
2011; Grunwald & Hempelmann, 2010; Cretu & Brodie, 2009;
Homer, 2008; Herrmann et al., 2007; Thakor & Katsanis, 1997;
Allenby & Rossi, 1991; Hite et al., 1991). Sociolla, sebuah e-
commerce yang menjual produk kecantikan, menggunakan
strategi ini. Mereka menciptakan pengalaman berbelanja
yang menyenangkan dengan menghadirkan produk

196
eksklusif, desain website yang menarik, dan sering
menawarkan diskon serta promosi. Hal tersebut membuat
konsumen melihat Sociolla sebagai merek yang bukan hanya
menyediakan produk kecantikan, tetapi juga memberikan
pengalaman berbelanja yang menyenangkan dan
memuaskan.
6. Citra perusahaan. Citra perusahaan adalah persepsi yang
terbentuk di benak konsumen mengenai reputasi, nilai, dan
etika suatu perusahaan. Citra ini sangat mempengaruhi citra
merek, yaitu bagaimana konsumen melihat produk atau
layanan yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut.
(Wardhana, 2022). Contohnya, PT Garuda Indonesia
mengalami penurunan citra perusahaan setelah terungkap
kasus penyelundupan yang melibatkan salah satu
eksekutifnya. Skandal ini tidak hanya merusak citra
perusahaan secara keseluruhan, tetapi juga mempengaruhi
citra merek Garuda Indonesia sebagai maskapai
penerbangan yang sebelumnya dikenal dengan kualitas
layanan tinggi dan keamanan. Akibatnya, loyalitas
pelanggan menurun, dan kepercayaan terhadap merek
Garuda Indonesia juga terdampak negative. Contoh lainnya,
PT Unilever Indonesia berhasil membangun citra perusahaan
yang kuat melalui komitmennya terhadap tanggung jawab
sosial dan keberlanjutan. Citra positif ini secara langsung
mempengaruhi citra merek-merek di bawah Unilever, seperti
Lifebuoy dan Dove, yang dikenal sebagai produk-produk
berkualitas dengan nilai-nilai yang mendukung kesehatan
dan kesejahteraan konsumen.

197
Gambar 5.3 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Citra Merek

198
G. Faktor-faktor yang Dipengaruhi Citra Merek
Citra merek mempengaruhi beberapa faktor penting
dalam bisnis dan pemasaran. Berikut adalah beberapa faktor
yang dipengaruhi oleh citra merek:
1. Persepsi Kualitas. Citra merek yang positif sering kali
dikaitkan dengan persepsi kualitas yang tinggi dari produk
atau layanan. Konsumen cenderung mempercayai bahwa
produk dengan citra merek yang baik memiliki kualitas yang
lebih baik. Contohnya, Merek Apple dikenal dengan citra
kualitas tinggi dan inovasi. Konsumen sering
mengasosiasikan produk Apple seperti iPhone dan MacBook
dengan kualitas premium, meskipun harga produk tersebut
lebih tinggi dibandingkan kompetitor. Citra merek ini
membuat konsumen merasa bahwa mereka mendapatkan
teknologi terbaik dan desain yang superior. Contoh lainnya,
Coca-Cola memiliki citra merek yang kuat dan konsisten di
seluruh dunia. Meskipun produk minuman ringan ini
memiliki banyak pesaing, citra merek Coca-Cola sebagai
minuman yang menyegarkan dan berkualitas tinggi
berkontribusi pada persepsi konsumen bahwa Coca-Cola
menawarkan rasa yang lebih enak dan lebih berkualitas.
Contoh lainnya, Di Indonesia, Gojek memiliki citra merek
yang kuat sebagai layanan transportasi dan pengantaran
yang andal. Citra ini membuat konsumen percaya bahwa
layanan yang mereka terima dari Gojek, termasuk kebersihan
dan kecepatan, adalah yang terbaik di kelasnya, meskipun
ada opsi lain yang lebih murah.
2. Loyalitas Pelanggan. Citra merek yang kuat dapat
meningkatkan loyalitas pelanggan. Konsumen yang merasa
terhubung secara emosional dengan merek cenderung tetap
setia dan merekomendasikan merek tersebut kepada orang
lain. Contohnya, Tokopedia memiliki citra merek yang kuat
sebagai platform e-commerce yang aman dan terpercaya di
Indonesia. Citra ini membuat pelanggan merasa nyaman
berbelanja dan sering kembali menggunakan platform ini
untuk kebutuhan mereka. Loyalitas pelanggan terhadap

199
Tokopedia terbentuk karena kepercayaan yang dibangun
dari citra merek yang positif. Contoh lainnya, Produk
skincare Scarlett Whitening di Indonesia dikenal dengan citra
merek yang baik berkat kualitas produknya yang konsisten
dan pelayanan pelanggan yang baik. Citra merek ini
berkontribusi pada loyalitas pelanggan yang tinggi, di mana
banyak konsumen yang terus membeli produk ini secara
berulang kali karena kepercayaan terhadap kualitas yang
ditawarkan. Contoh lainnya, Astra Motor memiliki citra
merek yang kuat di Indonesia sebagai penyedia layanan
otomotif yang terpercaya dan berkualitas. Citra merek yang
positif ini membuat pelanggan lebih cenderung untuk tetap
loyal dan memilih layanan Astra Motor untuk kebutuhan
kendaraan mereka, baik itu pembelian maupun perawatan.
3. Harga yang Dapat Diterima. Citra merek mempengaruhi
bagaimana konsumen menerima harga produk. Merek
dengan citra positif bisa mengenakan harga premium, karena
konsumen menganggap produk tersebut memiliki nilai
tambah. Contohnya, Citra merek Apple sebagai perusahaan
teknologi premium dan inovatif memungkinkan mereka
untuk menetapkan harga yang lebih tinggi untuk produk-
produk mereka, seperti iPhone dan MacBook. Konsumen
merasa bahwa produk Apple memberikan nilai lebih karena
citra merek yang kuat, sehingga mereka bersedia membayar
harga premium. Contoh lainnya, Louis Vuitton adalah
contoh dari merek fashion mewah yang memanfaatkan citra
mereknya untuk menetapkan harga yang tinggi. Citra merek
yang eksklusif dan prestisius membuat konsumen siap
membayar harga yang sangat tinggi untuk tas dan aksesori
dari Louis Vuitton. Merek ini telah berhasil menciptakan
persepsi bahwa produk mereka adalah simbol status dan
kualitas tinggi. Contoh lainnya, Tesla mengadopsi strategi
harga premium untuk mobil listriknya berkat citra merek
yang inovatif dan berfokus pada teknologi. Meskipun harga
Tesla lebih tinggi dibandingkan mobil listrik dari merek lain,

200
citra merek sebagai pelopor teknologi dan keberlanjutan
membuat konsumen bersedia membayar lebih.
4. Minat Beli Konsumen. Citra merek mempengaruhi minat
beli konsumen dengan cara membentuk persepsi dan asosiasi
yang kuat tentang produk atau layanan. Contohnya, Citra
merek Apple yang premium dan inovatif mempengaruhi
minat beli konsumen yang mencari produk berkualitas tinggi
dan teknologi terbaru. Konsumen sering kali tertarik untuk
membeli produk Apple karena asosiasi merek dengan status
sosial dan desain yang elegan. Contoh lainnya, Nike
menggunakan citra merek yang berfokus pada atletik dan
motivasi untuk menarik minat beli konsumen yang ingin
tampil lebih baik dalam olahraga. Kampanye seperti Just Do
It mengasosiasikan merek dengan semangat juang dan
pencapaian. Contoh lainnya, Citra merek Coca-Cola yang
positif dan ceria mempengaruhi minat beli dengan
mengasosiasikan produk dengan kebahagiaan dan kenangan
manis. Konsumen tertarik untuk membeli Coca-Cola karena
citra merek yang menyenangkan dan kemampuannya dalam
menciptakan pengalaman sosial yang positif.
5. Keputusan Pembelian. Citra merek yang positif dapat
mempengaruhi keputusan pembelian. Konsumen lebih
cenderung membeli produk dari merek yang memiliki citra
baik dibandingkan merek yang tidak dikenal atau memiliki
citra buruk. Contohnya, Citra merek Apple sebagai pelopor
teknologi dan desain premium mempengaruhi keputusan
pembelian konsumen. Meski produk Apple sering kali lebih
mahal dibandingkan pesaingnya, konsumen yang
menganggap merek ini sebagai simbol inovasi dan kualitas
tinggi lebih cenderung memilih produk Apple. Citra merek
Samsung sebagai teknologi canggih dengan harga yang lebih
terjangkau dibandingkan dengan Apple mempengaruhi
keputusan pembelian konsumen. Konsumen yang
menghargai inovasi dan nilai uang mungkin memilih
Samsung, sedangkan mereka yang mencari status sosial dan
kualitas premium mungkin memilih Apple Contoh lainnya,

201
penelitian menunjukkan bahwa citra merek Deenay dalam
industri fashion berkontribusi pada keputusan pembelian
kerudung oleh konsumen. Citra merek yang modis dan
berkualitas tinggi menarik pelanggan untuk memilih produk
mereka dibandingkan dengan merek lain. Contoh lainnya,
Dalam industri otomotif, citra merek Astra yang dikenal
dengan kualitas dan kehandalan produknya mempengaruhi
keputusan pembelian mobil. Konsumen yang melihat Astra
sebagai merek terpercaya lebih cenderung membeli
kendaraan dari perusahaan ini.
6. Asosiasi Merek. Citra merek menciptakan asosiasi yang
mempengaruhi bagaimana konsumen memandang merek
tersebut dalam konteks yang lebih luas, seperti kepercayaan,
inovasi, atau status sosial. Contohnya, Citra merek Nike
sebagai simbol kekuatan dan prestasi olahraga
mempengaruhi asosiasi merek di benak konsumen. Nike
dikenal dengan slogan Just Do It dan dukungan terhadap atlet
terkemuka, yang menciptakan asosiasi merek dengan
keberhasilan dan motivasi. Contoh lainnya, citra merek Coca-
Cola yang menyenangkan dan penuh keceriaan
mempengaruhi asosiasi merek dengan pengalaman sosial
yang positif. Coca-Cola sering kali dikaitkan dengan
kebersamaan dan momen bahagia berkat kampanye iklan
yang fokus pada aspek emosional. Contoh lainnya, Citra
merek Apple yang inovatif dan premium mempengaruhi
asosiasi merek dengan teknologi mutakhir dan desain elegan.
Konsumen mengasosiasikan produk Apple dengan kualitas
tinggi dan status sosial, berkat reputasi merek yang dibangun
melalui produk-produk ikonik dan iklan yang kuat.

202
DAFTAR PUSTAKA

Aaker, David A. (2020). Brand Portfolio Strategy: Creating Relevance,


Differentiation, Energy, Leverage, and Clarity. New York: Free
Press

Aaker, David A. (2011). Brand Relevance: Making Competitors


Irrelevant. Boston: Jossey-Bass

Abaluck, J., & Adams‐Prassl, A. (2021). What do Consumers


Consider Before They Choose? Identification from
Asymmetric Demand Responses. Oxford University Press,
136(3), 1611-1663. [Link]

Adidam, P T. (2007). Brand Identities: A Framework for Successful


Branding. SAGE Publishing, 11(2), 46-51.
[Link]

Adiwijaya, Michael., McGuinness, Erin., Cary, John C., Herjanto,


Halimin. (2021). The Centrality of Brand Awareness. Petra
International Journal of Business Studies, 4(2), 109-121

Ahmad, S., & Butt, M M. (2012). Can After Sale Service Generate
Brand Equity? Emerald Publishing Limited, 30(3), 307-323.
[Link]

Ailawadi, K L., & Keller, K L. (2004). Understanding Retail


Branding: Conceptual Insights and Research Priorities.
Elsevier BV, 80(4), 331-342.
[Link]

Akdeniz, B., Calantone, R J., & Voorhees, C M. (2012). Effectiveness


of Marketing Cues on Consumer Perceptions of Quality: The
Moderating Roles of Brand Reputation and Third‐Party
Information. Wiley, 30(1), 76-89.
[Link]

Aliza, W., & Khalid, J. (2023, May 30). The Influence of Product
Quality, Servicescape, Brand Image on Customer Satisfaction
at Seirock-Ya Ramen Mall Kelapa Gading. Formosa Journal of

203
Multidisciplinary Research, 2(5), 999-1012.
[Link]

Allenby, G M., & Rossi, P E. (1991, August 1). Quality Perceptions


and Asymmetric Switching Between Brands. Institute for
Operations Research and the Management Sciences, 10(3), 185-
204. [Link]

Alkhawaldeh, A M., & Eneizan, B. (2018). Factors Influencing Brand


Loyalty in Durable Goods Market. International Journal of
Academic Research in Business and Social Sciences, 8(1).
[Link]

Anselmsson, J., & Anders, N L. (2013). What Successful Branding


Looks Like: A Managerial Perspective. Emerald Publishing
Limited, 115(11), 1612-1627. [Link]
2012-0021

Ashtiani, P G., & Bahmanzadeh, F. (2017). Evaluate The


Effectiveness of Advertising on Customers' Willingness to
Buy (Case Study: Goldiran Products Customers). Faculty of
Business and Entrepreneurship, Belgrade, 118-129.
[Link]

Aslam, W., & Farhat, K. (2020). Impact of After-sales Service on


Consumer Behavioural Intentions. Inderscience Publishers,
14(1), 44-44. [Link]

Aulia, A R N., Gitasiswara., & Sudono, A. (2023). The Effect of Brand


Activation on Brand Awareness. Journal of Economics Review
(JOER), 3(1), 57-64. [Link]

Ayanwale, A B., Alimi, T., & Ayanbimipe, M A. (2005). The


Influence of Advertising on Consumer Brand Preference.
Journal of Social Sciences, 10(1), 9-16.
[Link]

Azizan, N S., Chik, H Z I., Fadzli, A M., & Ishar, N I M. (2023).


Strategies to Improve Brand Awareness Through Social
Media Marketing. Airlangga University, 16(2), 223-239.
[Link]

204
Baek, T H., Kim, J., & Yu, J. (2010). The Differential Roles of Brand
Credibility and Brand Prestige in Consumer Brand Choice.
Wiley, 27(7), 662-678. [Link]

Blokdyk, Gerardus. (2020). Brand Image a Complete Guide. Brendale,


Australia 5STARCooks

Bharadwaj, S G., Tuli, K R., & Bonfrer, A. (2011). The Impact of


Brand Quality on Shareholder Wealth. SAGE Publishing,
75(5), 88-104. [Link]

Bondesson, N. (2010). An Exploratory Investigation of The Elements


of B2B Brand Image and Its Relationship to Price Premium.
Elsevier BV, 39(8), 1269-1277.
[Link]

Bondesson, N. (2012). Brand Image Antecedents of Loyalty and


Price Premium in Business Markets. Sciedu Press, 1(1).
[Link]

Calvo-Porral, C., & Lévy-Mangín, J. (2017). Store Brands’ Purchase


Intention: Examining The Role of Perceived Quality. Elsevier
BV, 23(2), 90-95.
[Link]

Caputo, Antonella. (2021). Branding Notebook: How to Create Your


Brand Image. Singapore: Lulu Press, Inc

Caves, R E., & Greene, D P. (1996). Brands' Quality Levels, Prices,


and Advertising Outlays: Empirical Evidence on Signals and
Information Costs. Elsevier BV, 14(1), 29-52.
[Link]

Chauhan, J S. (2023, June 3). Brand Loyalty and Its Impact on Repeat
Purchase Behaviour of Customers: A Cross-Sectional Study
in the FMCG Context. Psychology and Education Journal, 55(1).
[Link]

Chaudhuri, A., Messina, P., Kokkula, S., Subramanian, A., Krishnan,


A., Gandhi, S., Magnani, A., & Kandaswamy, V. (2018). A
Smart System for Selection of Optimal Product Images in E-

205
Commerce. Cornell University.
[Link]

Chen, Y., & Lee, H. (2020). The Effects of Website Content and Trust
on Online Purchasing Intention of Agricultural Products.
Advances in Economics, Business and Management Research, 145,
361-367. [Link]

Chen, Y., Chang, T., Li, H., & Chen, Y. (2020). The Influence of Green
Brand Affect on Green Purchase Intentions: The Mediation
Effects of Green Brand Associations and Green Brand
Attitude. Multidisciplinary Digital Publishing Institute, 17(11),
4089-4089. [Link]

Chernev, Alexander. (2020). Strategic Brand Management. Chicago:


Cerebellum Press

Clark, R., Doraszelski, U., & Draganska, M. (2009). The Effect of


Advertising on Brand Awareness and Perceived Quality: An
Empirical Investigation Using Panel Data. Springer
Science+Business Media, 7(2), 207-236.
[Link]

Coaker, Willie. (2021). Branding With Images: The Ultimate Guide to


Grow Your Business with Images: How to Build a Strong Brand
Image. New York: Independently published

Cretu, A E., & Brodie, R J. (2007). The Influence of Brand Image and
Company Reputation Where Manufacturers Market to Small
Firms: A Customer Value Perspective. Elsevier BV, 36(2), 230-
240. [Link]

Cretu, A E., & Brodie, R J. (2009). Chapter 7 Brand image, corporate


reputation, and customer value. Emerald Publishing Limited,
263-387. [Link]
0964(2009)0000015011

Dilmperi, A., King, T., & Dennis, C. (2017). Toward a Framework for
Identifying Attitudes and Intentions to Music Acquisition
from Legal and Illegal Channels. Wiley, 34(4), 428-447.
[Link]

206
Dodds, W B., Monroe, K B., & Grewal, D. (2023). Effects of Price,
Brand, and Store Information on Buyers’ Product
Evaluations. Journal of Marketing Research, 28(3), 307-
319. [Link]

[Link]@[Link], R H H E S. (2023). How Brand Awareness


Relates to Market Outcome, Brand Equity and the Marketing Mix.
[Link]
0277-4_8

Erdem, T., Swait́, J., & Louviere, J J. (2002). The Impact of Brand
Credibility on Consumer Price Sensitivity. Elsevier BV, 19(1),
1-19. [Link]

Erdil, T S. (2015). Effects of Customer Brand Perceptions on Store


Image and Purchase Intention: An Application in Apparel
Clothing. Elsevier BV, 207, 196-205.
[Link]

Esch, F., Möll, T., Schmitt, B H., Elger, C E., Neuhaus, C., & Weber,
B. (2010). Brands on the Brain: Do Consumers Use Declarative
Information or Experienced Emotions to Evaluate Brands?
Elsevier BV, 22(1), 75-85.
[Link]

Espíndola, Jéssica Inthurn, (2020). Country Image and Brand Image:


The Effects "Country Image" and "Brand image" on Luxury
Products. Singapore: Sciencia Scripts

Ezeuduji, I.O dan Mhlongo P.S. (2019). Tourists’ Perceptions of a


Destination Brand Image: KwaZulu-Natal, South Africa.
African Journal of Hospitality, Tourism and Leisure. 8 (4), 1-11

Fauzi, R U A., Soyadı, B Y., & Soyadı, S Y. (2020). The Influence of


Religiosity, Profit Loss and Sharing And Corporate Image
Toward Consumer Intentions of Muamalat Bank Financing.
Yalova University, 6(2), 105-123.
[Link]

207
Fazal‐e‐Hasan, S M., Ahmadi, H., Mortimer, G., Lings, I., Kelly, L.,
& Kim, H J. (2019). Online Repurchasing: The Role of
Information Disclosure, Hope, and Goal Attainment. Wiley,
54(1), 198-226. [Link]

Feldman, P M., Bahamonde, R A., & Bellido, I V. (2014). A New


Approach for Measuring Corporate Reputation. Fundação
Getúlio Vargas, 54(1), 53-66. [Link]
759020140102

Flavián, C., Guinalíu, M., & Torres, E. (2005). The Influence of


Corporate Image on Consumer Trust. Emerald Publishing
Limited, 15(4), 447-470.
[Link]

Foster, B. (2016). Impact of Brand Image on Purchasing Decision on


Mineral Water Product “Amidis” (Case Study on Bintang
Trading Company). American Research Journal of Humanities
and Social Sciences. 2, 1-11

Fu, L. (2022). A Brand Image Design Service Model Using the Visual
Communication Technology under the Background of
Internationalization. Wiley, 2022, 1-9.
[Link]

Ghosh, B., Ahmed, Z U., Annavarjula, M., & Lie, C M. (2005).


Congruence of Brand Image and Corporate Image: An
International Business Perspective. Taylor & Francis, 9(4), 49-
72. [Link]

Gómez, M., Molina, A., Vijande, M L S., Molina-Collado, M V., &


Imhoff, B. (2022). The Role of Novel Instruments of Brand
Communication and Brand Image in Building Consumers’
Brand Preference and Intention to Visit Wineries. Springer
Science+Business Media, 42(15), 12711-12727.
[Link]

Gong, Y., Xiao, J., Tang, X., & Li, J. (2023). How Sustainable
Marketing Influences the Customer Engagement and
Sustainable Purchase Intention? The Moderating Role of

208
Corporate Social Responsibility. Frontiers Media, 14.
[Link]

Graeff, T R. (1996). Using Promotional Messages to Manage the


Effects of Brand and Self‐Image on Brand Evaluations.
Emerald Publishing Limited, 13(3), 4-18.
[Link]

Gray, E R., & Smeltzer, L R. (1987). Planning A Face-Lift:


Implementing A Corporate Image Program. Emerald
Publishing Limited, 8(1), 4-10.
[Link]

Grewal, D., Lévy, M., & Lehmann, D R. (2004). Retail Branding and
Customer Loyalty: An Overview. Elsevier BV, 80(4), ix-xii.
[Link]

Grunwald, G., & Hempelmann, B. (2010). Impacts of Reputation for


Quality on Perceptions of Company Responsibility and
Product-related Dangers in times of Product-recall and Public
Complaints Crises: Results from an Empirical Investigation.
Palgrave Macmillan, 13(4), 264-283.
[Link]

Guru, R R D., & Paulssen, M. (2020). Customers’ experienced


product quality: scale development and validation. Emerald
Publishing Limited, 54(4), 645-670.
[Link]

Ha, M T. (2021). Optimizing Green Brand Equity: The Integrated


Branding and Behavioral Perspectives. SAGE Publishing,
11(3), 215824402110360-215824402110360.
[Link]

He, H., & Li, Y. (2010). Key Service Drivers for High-tech Service
Brand Equity: The Mediating Role of Overall Service Quality
and Perceived Value. Taylor & Francis, 27(1-2), 77-99.
[Link]

209
Herrmann, A., Hüber, F., Shao, A T., & Bao, Y. (2007). Building
Brand Equity via Product Quality. Taylor & Francis, 18(5), 531-
544. [Link]

Hite, C F., Hite, R E., & Minor, T. (1991). Quality Uncertainty, Brand
reliance, and Dissipative Advertising. Springer
Science+Business Media, 19(2), 115-121.
[Link]

Homer, P M. (2008). Perceived Quality and Image: When All Is Not


“Rosy”. Elsevier BV, 61(7), 715-723.
[Link]

Huang, R., & Sarigöllü, E. (2012). How Brand Awareness Relates to


Market Outcome, Brand Equity, and The Marketing Mix.
Elsevier BV, 65(1), 92-99.
[Link]

Huang, R., & Sarigöllü, E. (2014). How Brand Awareness Relates to


Market Outcome, Brand Equity, and the Marketing Mix.
Springer International Publishing, 113-132.
[Link]

Hünecke, P., & Gunkel, M. (2012). The Influence of After-Sales


Service Determinants on Brand Loyalty Within the Premium
Automotive Industry: An Empirical Comparison of Three
Countries. Institute for Operations Research and the Management
Sciences, 4(4), 365-381.
[Link]

Hyun, S S., & Kim, W. (2011). Dimensions of Brand Equity in the


Chain Restaurant Industry. SAGE Publishing, 52(4), 429-437.
[Link]

Iwasaki, N., Kudo, Y., Tremblay, C H., & Tremblay, V J. (2008). The
Advertising–price Relationship: Theory and Evidence. Taylor
& Francis, 15(2), 149-167.
[Link]

210
Keller, K L. (2009). Building Strong Brands in A Modern Marketing
Communications Environment. Taylor & Francis, 15(2-3), 139-
155. [Link]

Keller, Kevin Lane., Swaminathan, Vanitha. (2019). Strategic Brand


Management: Building, Measuring, and Managing Brand Equity.
New York: Pearson

Kenyon, G N., & Sen, K C. (2012). A model for assessing consumer


perceptions of quality. Emerald Publishing Limited, 4(2), 175-
188. [Link]

Khalili, S., Rahchamani, A., & Abtahi, M S. (2013). Investigating The


Effects of Brand Experience, Trust, Perception Image and
Satisfaction on Creating Customer Loyalty: A Case Study of
Laptop Market. Growing Science, 2381-2386.
[Link]

Kim, S., Baek, W., Byon, K K., & Ju, S. (2021). Creating Shared Value
to Enhance Customer Loyalty: A Case of a Sporting Goods
Company in Korean Athletic Shoe Market. Multidisciplinary
Digital Publishing Institute, 13(13), 7031-7031.
[Link]

Kopalle, P K., Fisher, R J., Sud, B., & Antia, K D. (2017). The Effects
of Advertised Quality Emphasis and Objective Quality on
Sales. SAGE Publishing, 81(2), 114-126.
[Link]

Korgaonkar, P K., Bellenger, D N., & Smith, A E. (1986). Successful


Industrial Advertising Campaigns. Elsevier BV, 15(2), 123-128.
[Link]

Kotler, P., Armstrong, G. (2018). Principles of Marketing. New Delhi:


Pearson.

Kotler, P., & Pfoertsch, W. (2007). Being Known or Being One of


Many: The Need for Brand Management for Business‐to‐
Business (B2B) Companies. Emerald Publishing Limited, 22(6),
357-362. [Link]

211
Kotler, P.T., Keller, K.L., Brady, M., Goodman, M., Hansen, T.
(2019). Marketing Management. Singapore: Pearson Education.

Kozielski, R., Dziekoński, M., & Pogorzelski, J. (2017). Marketing


Communication Ratios. Mastering Market Analytics, Emerald
Publishing Limited, Leeds, 201-311.
[Link]

Kráľ, P., & Jánošková, K. (2020). Consumer Perception of Global


Branded Products Wuality. EDP Sciences, 74, 01018-01018.
[Link]

Kripesh, A S., Prabhu, H M., & Sriram, K. (2020). An Empirical Study


on The Effect of Product Information and Perceived
Usefulness on Purchase Intention During Online Shopping in
India. Inderscience Publishers, 21(4), 509-509.
[Link]

Latif, W B. (2014). Antecedents, Moderators and Outcomes of Brand


Image: A Conceptual Framework. Mediterranean Center of
Social and Educational Research. Mediterranean Journal of
Social Sciences, 5(23), 221.
[Link]

Latif, W B., Islam, M A., Noor, I B M., Saaban, S B., & Halim, A A.
(2014). Antecedents of Brand Image: A Case of a Developing
Country. Asian Social Science, 10(19), 1-10.
[Link]

Lee, J., James, J., & Kim, Y. (2014). A Reconceptualization of Brand


Image. Sciedu Press, 5(4), 1-11.
[Link]

Lenggono, A., Syah, T Y R., & Negoro, D. (2019). The Relationship


of Brand Communication, Brand Image, and Brand Trust to
Brand Loyalty of Samsung Cellular Phone Product. Russian
Journal of Agricultural and Socio-Economic Sciences, 88(4), 138-
143. [Link]

212
Lerman, Scott. (2013). Building Better Brands: A Comprehensive
Guide to Brand Strategy and Identity Development.
Cambridge: How Books

Lestari, E R., Septifani, R., & Nisak, K. (2021). Green Awareness and
Green Purchase Intention: The Moderating Role of Corporate
Image. IOP Publishing, 924(1), 012051-012051.
[Link]

Liao, C., Lin, H., Luo, M M., & Chea, S. (2023). Factors Influencing
Online Shoppers' Repurchase Intentions: The Roles of Satisfaction
and Regret.
[Link]
20616304165

Lin, J., & Guo, A. (2017). Analysis of Factors Affecting Consumers’


Brand Trust Under Different Purchasing Behaviors. Springer
Nature, 235-243. [Link]
2_21

Markopoulos, P., Aron, R., & Ungar, L. (2016). Product Information


Websites: Are They Good for Consumers? Taylor & Francis,
33(3), 624-651.
[Link]

Martínez, P., & Rodríguez, I R. (2016). Corporate Image and


Reputation as Drivers of Customer Loyalty. Palgrave
Macmillan, 19(2), 166-178. [Link]

Mawuntu, P S T., & Aotama, R C. (2020). Micro Business


Development Strategy to opmize Locations Culinary Toursim
Area. Jurnal Entrepreneur Dan Entrepreneurship, 8(2), 6-15.
[Link]

Mcpheron, Abbey. (2021). Growing Your Business: Brand Image and


The Secrets to Success: How to Use Images to Grow Influence. New
York: Independently published

Moisescu, Ovidiu I., Allen, Brad. (2010). The Relationship between


The Dimensions of Brand Loyalty: An Empirical
Investigation Among Romanian Urban Consumers.

213
Management & Marketing Challenges for Knowledge
Society, 5(4), 83-98

Moltó, M C C., Izquierdo, D F., Bolognesi, C., & Fernández‐Segovia,


I. (2023). Intrinsic and Extrinsic Attributes That Influence
Choice of Meat and Meat Products: Techniques Used in Ttheir
Identification. Springer Science+Business Media, 249(10), 2485-
2514. [Link]

Moon, J. (2007). Corporate Image Effects on Consumers’ Evaluation


of Brand Trust and Brand Affect. Taylor & Francis, 17(3), 21-
37. [Link]

Mukherjee, A., Shamdasani, P N., & Limbu, Y B. (2012). Determinants


of Brand Equity in Business-to-Consumer Services. Netherlands:
RELX Group. [Link]

Murphy, K R., & Silva, R V D. (2017 1). Factors that Contribute to


Brand Affinity. Netherlands: RELX Group.
[Link]

Nandan, S. (2005). An Exploration of The Brand Identity–brand


Image Linkage: A Communications Perspective. Palgrave
Macmillan, 12(4), 264-278.
[Link]

Nguyen, N., & LeBlanc, G. (1998). The Mediating Role of Corporate


Image on Customers’ Retention Decisions: An Investigation
in Financial Services. Emerald Publishing Limited, 16(2), 52-65.
[Link]

Nguyen, N., & LeBlanc, G. (2001). Corporate Image and Corporate


Reputation in Customers’ Retention Decisions in Services.
Elsevier BV, 8(4), 227-236. [Link]
6989(00)00029-1

Nguyen, N., & Leblanc, G. (2023). Corporate Image and Corporate


Reputation in Customers` Retention Decisions in Services.
[Link]
98900000291

214
O’Cass, A., & Lim, K. (2002). The Influence of Brand Associations on
Brand Preference and Purchase Intention. Taylor & Francis,
14(2-3), 41-71. [Link]

Onkvisit, S., Shaw, J J., & Sussman, G. (2015). Image as A Strategic


Tool for Service Marketers. Springer International Publishing,
677-677. [Link]

Parameswaran, Ambi M.G., Jacob, Isaac C., Keller, Kevin Lane.,


Swaminathan, Vanitha. (2020). Strategic Brand Management.
New Yok: Pearson Education

Park, C W., Roth, M S., & Jacques, P F. (1988). Evaluating The Effects
of Advertising and Sales Promotion Campaigns. Elsevier BV,
17(2), 129-140. [Link]
6

Pradita, S O., & Sitio, A. (2020). The Impact of Brand Image and
Service Quality on Buying Decisioins and Its Implication on
Consumer Satisfaction (Case Study at PT IMI). Dinasti
International Journal of Digital Business Management, 1(3), 394-
408. [Link]

Permana, D. (2019). Recognizing the Islamic Banking Consumer


Behaviour from the Perspective of Product Knowledge,
Brand Awareness and Attitude. Journal of Marketing and
Consumer Research, 61, 16-22.
[Link]

Puspaningrum, A. (2020). Measuring Brand Equity: The Perspective


of Stabucks’ Customers. Brawijaya University, 18(4), 825-833.
[Link]

Putrajaya, N., Widiartanto, W., & Nugraha, H S. (2023). Advertising


and Wom Effect Towards Consumer Buying Decision Process
on Janji Jiwa Coffee in Jakarta. Business Economic,
Communication, and Social Sciences Journal (BECOSS), 5(1), 35-
46. [Link]

215
Quek, A., Sang., & Eze, U C. (2023). Assessing Key Factors in
Consumers’ Evaluation of Product and Service Quality.
International Journal of Innovation and Learning, 11(4), 415-435.
[Link]

Rajagopal, A. (2019). Exploring Behavioral Branding: Managing


Convergence of Brand Attributes and Vogue. Emerald
Publishing Limited, 22(3), 344-364.
[Link]

Rajavi, K., Kushwaha, T., & Steenkamp, J E. (2019). In Brands We


Trust? A Multicategory, Multicountry Investigation of
Sensitivity of Consumers’ Trust in Brands to Marketing-Mix
Activities. Oxford University Press, 46(4), 651-670.
[Link]

Reich, A Z., McCleary, K W., Tepanon, Y., & Weaver, P A. (2005).


The Impact of Product and Service Quality on Brand Loyalty.
Taylor & Francis, 8(3), 35-53.
[Link]

Rossiter, J. R. (2014). Branding Explained: Defining and Measuring


Brand Awareness and Brand Attitude. Journal of Brand
Management, 21(7-8), 533-540

Safinatunnajah, A N., Pujiyanto, P., & Sudarmanto, J A. (2021).


Designing Granoolars Brand Promotion with Social Media
Mix Approach as A Brand Awareness Strategy. State
University of Malang, 1(7), 857-874.
[Link]

Santini, F D O., Ladeira, W J., Sampaio, C H., & Pinto, D C. (2018).


The brand experience extended model: a meta-analysis.
Palgrave Macmillan, 25(6), 519-535.
[Link]

Schroeder, J E. (2008). Brand Culture: Trade Marks, Marketing and


Consumption. Cambridge University Press, 161-176.
[Link]

216
Septiano, R., & Sari, L. (2021). Determinatio of Consumer Value and
Purchase Decisions: Analysisi of Product Quality, Location,
and Promotion. Dinasti International Journal of Digital Business
Management, 2(3), 482-498.
[Link]

Sheikh, M A F., Sheikh, M A F., Rizwan, M., & Maqsood, Q. (2014.


The Role of Brand and Company Image in Building Brand
Loyalty through Service Quality and Brand Trust. Journal of
Sociological Research, 5(1), 365-376.
[Link]

Severi, E., & Ling, K C. (2013). The Mediating Effects of Brand


Association, Brand Loyalty, Brand Image and Perceived
Quality on Brand Equity. Canadian Center of Science and
Education, 9(3). [Link]

Shojaee, S., & Azman, A. (2013). An Evaluation of Factors Affecting


Brand Awareness in the Context of Social Media in Malaysia.
Canadian Center of Science and Education, 9(17).
[Link]

Sinurat, A., Damanik, E O P., Munthe, R N., Sriwiyanti, E., &


Martina, S. (2020). Influence of Investment Decisions,
Corporate Social Responsibility and Company Growth in
Companies Manufacturing of the Sub-Sector of Consumption
Goods Registered in Indonesia Stock Exchange Year 2017-
2019. Budapest International Research and Critics Institute-
Journal (BIRCI-Journal), 3(4), 3421-3432.
[Link]

Spotts, H E., & Weinberger, M G. (2010). Marketplace Footprints:


Connecting Marketing Communication and Corporate
Brands. Emerald Publishing Limited, 44(5), 591-609.
[Link]

Stern, B B., Zinkhan, G M., & Jaju, A. (2023). Marketing Images:


Construct Definition, Measurement Issues, and Theory
Development. Marketing Theory, 1(2), 201-
224. [Link]

217
Sullivan, Y W., & Kim, D J. (2023). Assessing The Effects of Consumers'
Product Evaluations and Trust on Repurchase Intention in e-
Commerce Environments.
[Link]
01217305352

Sumbly, Y., & Siraj, S. (2019). A Conceptual Framework of Brand


Experience for Luxury Brands. Journal of Management Research
and Analysis, 6(1), 60-64.
[Link]

Supriyanto, A., Sutrisna, S., & Listen, G. (2021). The Relation of


Price, Product Quality And Brand Image To Customer
Loyalty In Manufacturing Companies. ECo-Fin, 3(3), 380-387.
[Link]

Surapto, D. (2020). The Impact of Brand Trust, Brand Loyalty, Brand


Image on Service Quality. Advances in Economics, Business
and Management Research, 143, 162-167.
[Link]

Susilo, A., & Ikhsan, R B. (2020). After-sales Service to Increase


Customer Satisfaction: Application of Importance
Performance Analysis Method. Journal of Business Studies and
Management Review3(2), 1-7.
[Link]

Suresh, S., Mohanan, P., & Naresh, G. (2012). Brand Success


Redefined: An Analysis of the Interrelationships Among
Various Brand Dimensions. David Publishing Company, 2(1).
[Link]

Thaichon, P., & Quach, T N. (2015). From Marketing


Communications to Brand Management: Factors Influencing
Relationship Quality and Customer Retention. Taylor &
Francis, 14(3), 197-219.
[Link]

218
Thakor, M V., & Katsanis, L P. (1997). A Model of Brand and
Country Effects on Quality Dimensions. Taylor & Francis, 9(3),
79-100. [Link]

Tharpe, Contrecia. (2014). Branding Blocks: A Guide For Developing a


Brand and Image For Success. Antioch, USA: Dolce Beletto

Tho, N D., & Nguyen, T. (2011). An Examination of Selected


Marketing Mix Elements and Brand Relationship Quality in
Transition Economies: Evidence from Vietnam. Taylor &
Francis, 10(1), 43-56.
[Link]

Thomas, L A., Shane, S., & Weigelt, K. (1998). An empirical


examination of advertising as a signal of product quality.
Elsevier BV, 37(4), 415-430. [Link]
2681(98)00118-8

Tsiotsou, R H. (2005). The Role of Perceived Product Quality and


Overall Satisfaction on Purchase Intentions. Wiley, 30(2), 207-
217. [Link]

Vishesh. (2020). Customer Decision-Making Process and The Effect


of Marketing on The Final Purchase Decision. Journal of
Management Research and Analysis, 5(3), 304-311.
[Link]

Vitrika, A., & Susila, I. (2022). The Influence of Product Quality,


Brand Image, and After Sales Service Support on the
Purchase Decision of Matic Scooter in Surakarta Mediated by
Attitude. Atlantis Press.
[Link]

Wang, C. (2018). Corporate Social Responsibility on Customer


Behaviour: The Mediating Role of Corporate Image and
Customer Satisfaction. Taylor & Francis, 31(7-8), 742-760.
[Link]

219
Wardhana, Aditya., et al. (2024). Branding Strategy di Era Digital.
Bandung: Media Sains Indonesia

Wardhana, Aditya., et al. (2022). Brand Marketing: The Art of


Branding. Bandung: Media Sains Indonesia

Wills, R L., & Mueller, W F. (1989). Brand Pricing and Advertising.


Wiley, 56(2), 383-383. [Link]

Woodside, A G., & Taylor, J L. (1978). Consumer Purchase


Intentions and Perceptions of Product Quality and National
Advertising. Taylor & Francis, 7(1), 48-51.
[Link]

Wu, W., Thi, Y., Nguyen, P., Anridho, N., & VU, M. (2020). An
Integrated Framework of Customer-based Brand Equity and
Theory of Planned Behavior: A Meta-analysis Approach.
Korean Distribution Science Association, 7(8), 371-381.
[Link]

Xu, F., Bai, Y., & Li, S. (2020). Examining The Antecedents of Brand
Engagement of Tourists Based on the Theory of Value Co-
Creation. Multidisciplinary Digital Publishing Institute, 12(5),
1958-1958. [Link]

Yu, S., & Liang, W. (2020). Exploring the Determinants of Strategic


Corporate Social Responsibility: An Empirical Examination.
Multidisciplinary Digital Publishing Institute, 12(6), 2368-2368.
[Link]

Zahari, N A N B., Ahamat, A., & Ali, M S S. (2018). The Effects of


Brand Image in Purchasing of Online Marketing Among
University Students. Inderscience Publishers, 9(3/4), 390-390.
[Link]

220
TENTANG PENULIS

Dr (Cand). Aditya Wardhana, S.E., [Link].,


M.M.
Penulis merupakan dosen tetap di
Universitas Telkom. Menyelesaikan studi
Sarjana Ekonomi di Universitas Padjadjaran
tahun 1997 sebagai wisudawan terbaik.
Kemudian, penulis menyelesaikan studi
Magister Sains di Universitas Padjadjaran
tahun 2003 dan menyelesaikan studi
Magister Manajemen di Universitas Pasundan tahun 2012 sebagai
wisudawan terbaik. Saat ini penulis sebagai kandidat Doktor Ilmu
Manajemen Konsentrasi Pemasaran di Universitas Pasundan.
Penulis memiliki pengalaman praktisi pemasaran di Citibank NA
serta sebagai konsultan di berbagai BUMN seperti PT Surveyor
Indonesia, PT Badan Klasifikasi Kapal Indonesia, PT Pertamina, PT
BNI 46, PTPN VIII Jawa Barat, PT Biofarma, serta pada Kementerian
Koordinator Perekonomian RI, dan Kementerian Perhubungan.
Penulis aktif menulis lebih dari 500 buku dalam bidang manajemen
dan bisnis serta memiliki Sertifikasi Penulis Buku Non-Fiksi dari
Badan Sertifikasi Nasional Profesi (BSNP) RI. Penulis meraih
penghargaan sebagai dosen dengan kinerja penelitian terbaik se-
Jawa Barat dan Banten dari LLDIKTI Wilayah IV pada tahun 2022.

419
420
View publication stats

Common questions

Didukung oleh AI

Corporate image plays a crucial role in affecting consumer loyalty, as seen in the case of Garuda Indonesia. The airline's reputation took a hit due to a smuggling scandal involving an executive, which damaged its image concerning quality service and safety. The negative shift in corporate image eroded customer trust, leading to diminished loyalty. This case highlights how a tarnished corporate image can severely impact consumer perceptions and loyalty, emphasizing the need for companies to maintain positive reputations to preserve customer relationships .

Aqua's strong product knowledge significantly contributes to a positive brand image by ensuring consumers are well-informed about the product's quality and safety. This knowledge positions Aqua as a trusted provider of clean and high-quality mineral water, reinforcing its image as a reliable and superior brand. As consumers perceive Aqua as a knowledgeable company that consistently delivers on its quality promise, their confidence grows, enhancing the brand's reputable image in the market .

Brands like Sociolla can enhance the hedonistic aspects of their consumer experience by creating an engaging and pleasurable shopping environment. This can involve offering exclusive product collections, maintaining an aesthetically pleasing and user-friendly online interface, and providing enticing offers such as discounts and promotions. Crafting an emotional connection through tailored content and experiences also plays a key role in reinforcing hedonic brand perception, thus appealing to consumers seeking enjoyment and satisfaction from their shopping experience .

The Sandals employs a premium pricing strategy to communicate high quality and exclusivity, effectively targeting consumer segments that value luxury and status. By setting prices at a higher level, The Sandals positions itself as an elegant and high-end brand. This pricing acts as a quality indicator for consumers, attracting those who associate higher costs with superior products and brand prestige. As a result, The Sandals reinforces its brand perception as offering exceptional quality and targets affluent buyers who prioritize luxury .

Indomaret's utilitarian brand strategy, which emphasizes ease of access, product availability, and affordability, significantly impacts consumer perception by positioning it as a convenient and practical choice for daily needs. Customers recognize Indomaret as an efficient and utilitarian retailer, which meets their everyday demands seamlessly. This strategic focus on utility strengthens consumer loyalty and perception, aligning the brand with convenience and value in the consumer's mind .

According to recent studies, a company's CSR initiatives can significantly enhance consumer purchase intentions by improving corporate image and building brand trust. The integration of CSR within a company's operations not only reflects ethically responsible behavior but also resonates positively with consumers who value sustainability and corporate accountability. This appeal can drive customer preferences and increase the likelihood of purchase, as consumers often support brands that align with their own values and ethical considerations .

Bank Mandiri maintains a trustworthy and innovative brand image by offering tailored financial solutions and embracing digital banking services. Products like the "Mandiri Tabungan Rencana" cater to future financial planning needs, establishing trust and reliability. Furthermore, by facilitating quick and secure transactions through platforms such as "Mandiri Online," the bank showcases its innovation and responsiveness to modern banking demands. This blend of reliability and modernity strengthens its brand image as a dependable and forward-thinking financial institution .

Brand loyalty is closely tied to the perceived quality of Unilever's products, as consistent product quality fosters trust and satisfaction, which are key drivers of loyalty. Unilever's reputation for producing high-quality products such as Pepsodent and Dove underpins consumer confidence and enhances loyalty. When consumers regularly experience the promised benefits and quality, their trust in the brand solidifies, making them more likely to continue choosing Unilever's products over competitors. This relationship underscores the importance of maintaining product quality to sustain consumer loyalty .

Unilever's commitment to health and cleanliness enhances its brand image by demonstrating a proactive approach towards consumer welfare and public health. Through campaigns like Lifebuoy's handwashing initiative, Unilever not only raises health awareness but also builds a caring and responsible brand identity. This active engagement in educational campaigns reinforces Unilever's image as a company that prioritizes the health and hygiene of its consumers, thus positively impacting consumer perception and brand loyalty .

Sari Roti utilizes varied pricing strategies to reinforce its brand positioning. By offering competitively priced daily products, it positions itself as an affordable, quality choice for everyday consumers. Meanwhile, its premium line caters to those seeking exclusivity and superior quality, enhancing the brand's image as both accessible and premium, depending on the product line. These strategies effectively differentiate Sari Roti in the market, appealing to diverse consumer segments while reinforcing its brand stature .

Anda mungkin juga menyukai