KELOMPOK 1 – MI2B
MANAJEMEN PROYEK SISTEM INFORMASI
DISUSUN OLEH :
NAMA NIM
ANNISA SALSABILA 2301092005
DESFANNI ZULYA 2301091005
FADHIL DZAKY ARHAB 2301092010
MUHAMMAD NAWAF AKBAR 2301092026
MUHAMMAD ZAKCY 2301092028
ZHAHIRA HERINA SYOFA 2301092035
POLITEKNIK NEGERI PADANG
TAHUN AJARAN 2025
TUGAS CHAPTER 4
Pertanyaan:
Cari sebuah contoh Project Integration Management, berikan penjelasan lengkap nya dan
kesimpulan nya!
Jawaban:
Pengertian Project Integration Management
Project Integration Management adalah proses mengoordinasikan semua aspek proyek, termasuk
perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan penutupan proyek. Ini adalah inti dari manajemen
proyek karena memastikan semua elemen proyek bekerja secara harmonis untuk mencapai tujuan
proyek.
Contoh Kasus: Pembangunan Gedung Perkantoran
Misalnya, sebuah perusahaan konstruksi ditugaskan untuk membangun gedung perkantoran 10
lantai. Berikut bagaimana Project Integration Management diterapkan:
1. Develop Project Charter (Membuat Piagam Proyek)
Aktivitas: Membuat dokumen resmi yang menyetujui proyek dan memberikan wewenang kepada
manajer proyek.
Contoh: Piagam proyek menyatakan tujuan proyek (membangun gedung perkantoran), anggaran
(Rp 200 miliar), dan tenggat waktu (2 tahun).
2. Develop Project Management Plan (Membuat Rencana Manajemen Proyek)
Aktivitas: Membuat rencana komprehensif yang mencakup semua aspek proyek.
Contoh: Rencana ini mencakup jadwal konstruksi, alokasi sumber daya, manajemen risiko, dan
rencana komunikasi.
3. Direct and Manage Project Work (Mengarahkan dan Mengelola Pekerjaan Proyek)
Aktivitas: Melaksanakan rencana proyek dan memastikan pekerjaan berjalan sesuai target.
Contoh: Tim konstruksi mulai membangun pondasi, memasang kerangka baja, dan menyelesaikan
lantai per lantai.
4. Manage Project Knowledge (Mengelola Pengetahuan Proyek)
Aktivitas: Memastikan pengetahuan dan pembelajaran selama proyek didokumentasikan dan
dibagikan.
Contoh: Tim mencatat pelajaran dari proyek sebelumnya, seperti cara menghemat material atau
mempercepat proses konstruksi.
5. Monitor and Control Project Work (Memantau dan Mengendalikan Pekerjaan Proyek)
Aktivitas: Memantau kemajuan proyek dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.
Contoh: Manajer proyek memantau apakah pembangunan sesuai jadwal dan anggaran. Jika ada
keterlambatan, mereka mengambil tindakan korektif.
6. Perform Integrated Change Control (Melakukan Pengendalian Perubahan Terintegrasi)
Aktivitas: Mengelola perubahan yang terjadi selama proyek.
Contoh: Jika ada permintaan tambahan dari klien (misal, menambah ruang meeting), tim
mengevaluasi dampaknya terhadap anggaran dan jadwal sebelum menyetujui.
7. Close Project or Phase (Menutup Proyek atau Tahapan)
Aktivitas: Menyelesaikan proyek atau fase secara resmi.
Contoh: Setelah gedung selesai, tim melakukan penyerahan proyek ke klien dan
mendokumentasikan semua pelajaran yang dipelajari.
Kesimpulan
Project Integration Management adalah kunci keberhasilan proyek karena memastikan semua
elemen proyek (waktu, biaya, kualitas, risiko, dll.) terintegrasi dengan baik. Dalam contoh
pembangunan gedung perkantoran, proses ini membantu tim untuk:
• Menjaga proyek tetap pada jalurnya.
• Mengelola perubahan dengan efektif.
• Memastikan proyek selesai sesuai tujuan, anggaran, dan waktu.
Tanpa integrasi yang baik, proyek bisa kacau, melebihi anggaran, atau tidak selesai tepat waktu.
Jadi, Project Integration Management adalah fondasi dari manajemen proyek yang sukses.