Assalamualaikum Wr.
Wb Author is licensed under CC
Pertama-tama dan yang utama, mari kita panjatkan puji syukur kita kepada Allah SWT. Yang
telah menciptakan manusia dengan sempurna dan sebaik-baiknya ciptaan.
Sholwat dan salam kita haturkan untuk baginda tercinta Nabi Muhammad saw. Dengannya
kita mengenal Islam secara kafffah.
Saya berdiri disini dengan kekuatan Allahurrohman, akan membawakan tema
“ Mencintai Nabi Muhammad saw”
Para juri yang saya hormati & teman-teman yang saya cintai
Disini semua, siapa yang kenal dengan NabI Muhammad?
Siapa yang sangat rindu kepada Nabi Muhammad?
Siapa yang Cinta kepada Rosululloh?
Saya sangat yakin semuanya sangat cinta kepada Rosululloh, bukan hanya kita kaum
muslimimin yang sangat mengaguminya , bahkan non muslimpun sangat mengaguminya.
Contohnya, Gustav Well yang merupakan orientalis jerman mengatakan dalam bukunya, “ History of
Islamic Peoples”, bahwa Nabi Muhammad adalah contoh yang sangat cemerlang bagi umatnya.
Tapi cinta itu para hadirin perlu pembuktian. Siapa yang dianugerahi cinta, maka bersyukurlah!
Karena apa?
“Cinta itu anugerah
Maka berbahagialah
Kita pasti sengsara
Jika tak punya cinta”
Kita akan sengsara jika tidak mencintai Rosululloh, sengsara di dunia, sengsara di alam kubur
juga sengsara di akhirat nanti. Na’udzubillah min dzalika.
Lalu. Apa yang harus kita lakukan agar kita mempunyai cinta dan kelak Bersama Rosululloh saw di
surga Firdaus, surge tertinggi?
Coba kita dengarkan lantunan al-Qur’an, surat Al-Ahzab ayat 56 yang agung ini.
َط َّل َأ
ُعوُذ ِبال ِه ِمَن الَّش ْي اِن الَّر ِج يِم
ّٰل
ِبْس ِم ال ِه الَّر ْح ٰمِن الَّر ِح ْيِم
الَّنِبِّۗي ِّۗي ٰٓيَاُّيَها اَّلِذْيَن ٰاَمُنْوا َصُّلْوا َعَلْيِه َو َس ِّل ُم ْوا
َمَكَتٗه ُيَصُّلْوَن َعَلى ٰۤلٰۤل
َوِٕى ِاَّن الّٰلَه َوَم
٥٦ َتْس ِلْيًما
“Sesungguhnya Allah dan malaikatnya bersholawat Cinta kepada nabi (Muhammad). Wahai orang-
orang yang beriman. Bersholawatlah dan ucapkan keselamatan kepada Nabi Muhmaadsaw”
Ternyata kuncinya adalah, sering-seringlah dan perbanyak sholawat kepada Nabi Muhmmad.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
َأْوَلى الَّناِس ِبى َيْوَم اْلِقَياَمِة َأْكَثُر ُهْم َعَلَّى َصَالًة
“Orang yang paling dekat denganku di hari kiamat nanti adalah orang yang paling banyak
bershalawat kepadaku”. (HR. Tirmidzi)
Tidak diragukan lagi, jika kita ingin Allah hadirkan cinta untuk Nabi Muhammad dan kelak
tinggal di dalam surge firdaus, perbanyaklah bersholawat kepadanya, dan juga kerjalan sunnah-
sunnah Rosululloh yang pernah dilakukannya.
Hadirin sekalian, sunnah apa yang pernah kita kerjakan?Puasa senin kamis?Sholat dzuha? Sholat
tahajjud? Atao hanya tidur saja dan main game?
Semoga Allah memberikan kekuatan kepada kita menjadi “Ahlu Sholawat”, orang yang senantiasa
lisannya selalu bersholawat kepada Raosululloh saw, dan kita ditakdirkan bisa berziarah ke makam
Rosululloh di Mesjid Nabawi Aamiiin Ya Allah Ya Robbal’aalamiiin.
Qalbi fil Madinah
wajadas sakina
qala ya nabina
asalamu alaik
Qalbi fil Madinah
wajadas sakina
Muhammad nabina
asalamu alaik
Saya tutup Pidato ini dengan pantun yng indah ini,
‘Si tupai pandai melompat
Dia cerdik mengambil tomat
Sungguh mulia Nabi Muhammad
Mari bersholawar agar dapat syafa’at
Wassalamu’alailkum Wr. Wab.