0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan5 halaman

Konsep Dasar IPS untuk SD/MI

Dokumen ini membahas konsep dasar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk tingkat SD/MI, termasuk definisi, sejarah perkembangan, tujuan, karakteristik, dan nilai-nilai dalam pembelajaran IPS. IPS diharapkan dapat membangun kesadaran sosial siswa melalui integrasi berbagai disiplin ilmu sosial. Selain itu, dokumen ini juga mencatat tantangan dalam pemahaman materi dan tujuan pembelajaran IPS.

Diunggah oleh

Mustofa kamaludin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan5 halaman

Konsep Dasar IPS untuk SD/MI

Dokumen ini membahas konsep dasar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk tingkat SD/MI, termasuk definisi, sejarah perkembangan, tujuan, karakteristik, dan nilai-nilai dalam pembelajaran IPS. IPS diharapkan dapat membangun kesadaran sosial siswa melalui integrasi berbagai disiplin ilmu sosial. Selain itu, dokumen ini juga mencatat tantangan dalam pemahaman materi dan tujuan pembelajaran IPS.

Diunggah oleh

Mustofa kamaludin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENDALAMAN MATERI

(Lembar Kerja Resume Modul)

A. Judul Modul : IPS


B. Kegiatan Belajar : KONSEP DASAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)
SD/MI (KB 1/2/3/4)

C. Refleksi

BUTIR
NO RESPON/JAWABAN
REFLEKSI

Definisi Ilmu
Pengetahuan Sosial Fase Diskursus
(IPS) Kuantitas
pengertian
IPS SD/MI
Kualitas
Fase Interaksi
Sejarah Relevansi
Perkembangan IPS Efektifitas
Kaderirasi

Fase Perkembangan

Konsep Tujuan IPS menurut Chapin & Messick


(Beberapa (dalam Ichas Lamri,2006)
1 istilah dan KONSEP Tujuan dan
definisi) di DASAR IPS fungsi IPS
SD/MI Tujuan pembelajaran IPS menurut
KB SD/MI Hasan (dalam Nana Supriatna, 2007)

Tujuan Pembelajaran IPS menurut


Karakteristik (Sapriya), 2009
IPS SD/MI
Nilai Ketuhanan

Nilai Filsafat
Mengembangkan nilai-nilai dalam
Pembelajaran IPS SD/MI Nilai Edukatif

Nilai Teoritis
Sejarah Perkembangan IPS Nilai Praktis
1. Definisi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
 Merupakan suatu program pendidikan yang mengintegrasikan dan
mensederhanakan konsep ilmu-ilmu sosial yang tepat dan berguna untuk
tujuan pendidikan, diperuntukkan sebagai pembelajaran pada tingkat
persekolahan (Sapriya, 2009).
 IPS merupakan bidang kajian yang memadukan sejumlah konsep penting
dan tertentu dari ilmu-ilmu sosial, seperti Sosiologi, Sejarah, Geografi,
Ekonomi, Antropologi, Politik, Hukum, Budaya, dan Agama serta ilmu
lainnya (Trianto, 2010)
 Melalui IPS, siswa diharapkan memperoleh pengetahuan dan wawasan
tentang konsep-konsep dasar ilmu sosial yang telah disederhanakan,
sehingga secara kognitif, afektif, dan psikomotrik dapat membangun
kesadaran dan kepekaaan terhadap permasalahan sosial di kehidupannya
2. Sejarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)pada Kurikulum
di Indonesia
Sejarah perkembangan IPS dapat kita bagi ke dalam tiga fase:
a. Fase Diskursus,
 Istilah yang digunakan dalam bidang ini adalah social studies yang
kemudian istilah tersebut juga digunakan menjadi nama sebuah
lembaga yang bernama Committee of Social Studies (CSS) pada tahun
1913
 Pada rentang tahun 1940 sd 1960an, ada dua gerakan terhadap visi
social studies, yang pertama adalah gerakan mengintegrasikan disiplin
ilmu sosial dan yang kedua gerakan untuk bertahan pada masing-
masing disiplin ilmu sosial.
 Tahun 1955 terobosan besar dilakukan oleh Maurice Hunt dan
Lawrence Metcalft yang berusaha mengintegrasikan antara citizenship
education dan social studies education
 Tahun 1960an, muncul gerakan akademis yang memunculkan istilah
the new social studies
 Tahun 1994, para Dewan National Council for The Social Studies
(NCSS) menerbitkan sebuah dokumen yang bernama Expextations of
Excellence: Curriculum Standar for the Social Studies, yang kemudian
menjadi dasar perkembangan social studies di USA khususnya sampai
sekarang
b. Fase Interaksi, Program Rencana Pembangunan Lima Tahun
(Repelita) I tahun 1969-1974 tim ahli dalam rumusan Pendidikan
Nasional menemukan 5 problem :
1. Kuantitas (terkait dengan permasalahan perluasan dan
pemerataan kesempatan semua warga untuk mendapatkan akses
Pendidikan dan belajar)
2. Kualitas (permasalahan pada mutu lulusan dan bagaimana
meningkatkannya)
3. Relevansi (adanya keselarasan antara sistem pada Pendidikan
dengan kebutuhan pada pembangunan)
4. Efektifitas (bagaima sistem pendidikan dan efisiensi penggunaan
sumber daya dan dana, agar kuantitas, kualitas, dan relevansi bisa
berjalan dan tercapai)
5. Kaderirasi (Pembinaan generasi muda dalam rangka menyiapkan
tenaga produktif bagi kepentingan pembangunan nasional)
3. Fase Perkembangan
 Pada kurikulum1975 konsep Pendidikan IPS menampilkan 4 profil yaitu:
1. Pendidikan IPS Khusus, Pendidikan Moral Pancasila (PMP)
menggantikan mata pelajaran Kewargaan Negara Pendidikan
2. IPS terpadu untuk tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah
3. Pendidikan IPS untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMA)
sebagai konfederasi Sejarah, Geografi, dan Ekonomi Koperasi.
4. Pendidikan IPS untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)
4. Tujuan Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial
 Tujuan lain IPS menurut Chapin & Messick (dalam Ichas Lamri,
2006) dapat diidentifikasi sbb :
a. Membina pengetahuan siswa tentang pengalaman manusia dalam
kehidupan bermasyarakat
b. Menolong siswa untuk mengembangkan ketrampilan (skill) untuk
mencari dan mengolah atau memproses informasi
c. Menolong siswa untuk mengembangkan nilai atau sikap
(value) demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat
d. Menyediakan kesempatan kepada siswa untuk mengambil bagian
atau berperan serta dalam kehidupan sosial
 Etin Solihatin & Raharjo (2011) menyatakan IPS bertujuan untuk
mendidik dan memberi bekal kemampuan dasar pada siswa untuk
mengembangkan diri sesuai dengan bakat, minat, kemampuan dan
lingkungannya, serta sebagai bekal bagi siswa untuk melanjutkan
pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi”.
 Hasan (dalam Nana Supriatna, 2007) tujuan pembelajaran IPS dapat
dikelompokkan ke dalam tiga kategori, yaitu:
a. Pengembangan kemampuan intelektual siswa
b. Pengembangan kemampuan dan rasa tanggung jawab
c. Serta pengembangan diri siswa sebagai pribadi
 IPS memiliki tujuan agar peserta didik memiliki kemampuan
(Sapriya, 2009) sbb :
1. Mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan
masyarakat dan lingkungannya
2. Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis, rasa
ingin tahu, inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam
kehidupan sosial
3. Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial
kemanusiaan
4. Memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerjasama, dan
berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk, di tingkat lokal,
nasional, maupun global
 Tujuan mata pelajaran IPS ditetapkan sebagai berikut:
1. Mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan
masyarakat dan lingkungannya
2. Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis, rasa
ingin tahu, inkuri, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam
kehidupan sosial
3. Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan
kemanusiaan
4. Memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerjasama dan
berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk, di tingkat lokal,
nasional dan global (Sapriya, 2009).
5. Karakteristik Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial
 IPS memiliki beberapa karakteristik sbb :
a. Perpaduan dari konsep ilmu-ilmu sosial yang disederhanakan
b. IPS berusaha untuk mengkonversi teori, konsep, dengan fakta atau
sebaliknya
c. IPS menggunakan pendekatan interdisipliner (multidisipliner)
dengan pembelajaran terpadu
d. Model inquiry dan discovery diutamakan untuk membantu peran
siswa agar mampu berpikir kritis, rasional, dan analitik
e. IPS menekankan kepada penghayatan nilai-nilai kemanusiaan
f. Menggunakan seluruh taksonomi pembelajaran
g. Berusaha menyajikan sedekat mungkin dengan permasalahan sosial
di sekitar kehidupan siswa (Sapriya, 2009)
h. Kompetensi Dasar IPS SD/MI berasal dari struktur keilmuan
Geografi, Sejarah, Ekonomi, Sosiologi, Antroplogi, dan Politik
i. Kompentesi Dasar IPS dapat menyangkut peristiwa dan perubahan
kehidupan masyarakat
6. Nilai-nilai dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial
a. Nilai Ketuhanan, posisi manusia sebagai MahklukNya dan sebagai insan
sosial, menjadikan IPS pada kurikulum Indonesia special, sehingga dalam
setiap konten materi, terdapat integrasi dengan nilai- nilai Ketuhanan.
b. Nilai Filsafat, pembelajaran IPS dapat membawa siswa ke pada
tingkat berpikir logis dan kritis dalam melihat seluruh fenomena sosial
yang mereka hadapi
c. Nilai Edukatif, perubahan perilaku siswa menjadi lebih baik, dimulai dari
aspek kognitif, menjadi afektif, dan berakhir di psikomotorik. Melalui
pembelajaran IPS, pengetahuan, perasaaan, kesadaran, penghayatan,
sikap, kepedulian dan tanggung jawab sosial menjadi nilai yang
ditekankan sebagai karaktertis manusia sosial.
d. Nilai Teoritis, pembelajaran IPS tidak hanya menyampaikan fakta dan
data, tapi konsep dan teori-teori ilmu sosial menjadi pisau dalam
menganalisis fakta dan data tersebut sehingga dapat digeneralisai dan
diambil sebuah kesimpulan.
e. Nilai Praktis, apa saja yang menjadi keterampilan sosial siswa yang
dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Daftar materi 1. Pada sejarah perkembangan IPS yakni fase interaksi terdapat 5 problem
pada KB dimana masing-masing problem penjelasannya kurang jelas.
2
yang sulit 2. Dengan berbagai macam tujuan pembelajaran IPS inti pokok dari
dipahami pembelajaran tidak dijelaskan.
1. Nilai dalam pembelajaran IPS salah satunya adalah berkaitan dengan
kehidupan masyarakat dimana masih sering terjadi miskonsepsi dengan
Daftar materi pembelajaran PKN yang sama-sama berkaitan dengan kehidupan
yang sering bermasyarakat.
mengalami 2. “Pada tingkat Pendidikan Dasar, materi yang disajikan dalam mata
3
miskonsepsi pelajaran IPS lebih menuntut kepada dimensi pedagogik dan psikologis
dalam serta kemampuan berpikir siswa secara holistik untuk menjadikan mereka
pembelajaran sebagai warga negara yang baik” sedangkan materi IPS anak-anak MI
sudah mencakup materi ASEAN dimana tidak berkaitan dengan tjuan
tersebut.

Anda mungkin juga menyukai