Fahriansyah.S.
Sos
Rengat, 21 Mei PENGETAHUAN
Hp : 0812 7652
421
PRILAKU API
[Link]@[Link]
API ?
KEBAKARAN?
METODE
PEMADAMAN UNSUR
TUJUAN
PENJALARAN
KLASIFIKASI PANAS
KEBAKARAN
1. I.F.S.T.A. (HAL. 3)
ESSENTIALS OF FIRE FIGHTING
Api adalah suatu reaksi rantai kimia yang
dikenal sebagai pembakaran.
2. DAVID T. GOLD (FIRE BRIGADE TRAINING
MANUAL) HAL. 11
Api / pembakaran adalah suatu proses oksidasi
cepat yang umumnya menghasilkan panas dan
nyala.
Kebakaran
Api
ARSON
Didalam udara ada bermacam-macam unsur
antara lain oksigen. Pembakaran dpt terjadi
bila kadar oksigen dlm udara min: 16%.
Kimia, listrik, Mekanik, Nuklir, Matahari
BAHAN BAKAR
Bahan bakar adalah semua benda yang
dapat mendukung terjadinya pembakaran.
Benda padat dan cair dibutuhkan panas
pendahuluan untuk mengubah seluruh
atau sebagian darinya, ke bentuk gas agar
dapat mendukung terjadinya pembakaran.
KARATERISTIK BAHAN TERHADAP
PERKEMBANGAN API
OKSIGEN
PANAS
Energi Panas Listrik/Elektrik
Energi Panas Mekanik
Gesekan Kompresi
Energi Panas Kimia
Panas Pembakaran Pemanasan Spontan
Tanpa Sumber Panas
( Penyalaan ) Eksternal
Energi Panas Kimia
Panas Akibat Panas Larutan
Dekomposisi Larutan Zat dalam Cairan
(Bakteri pada Senyawa
Organik)
Unggun
Kompos atau Asam-H2O
Lap yang
direndam
Minyak
ENERGI PANAS NUKLIR DAN MATAHARI
OXYGEN
FUEL
CHEMICAL
CHAIN
REACTION
HEAT
Pemindahan panas Radiasi
Pemindahan panas konduksi
Pemindahan panas konveksi
KONVEKSI (Convection)
Perambatan Panas Melalui Gelombang Udara
(Pergerakan Udara Panas Naik Keatas)
PENYALAAN LANGSUNG
(Direct Flame Contack)
Metode Perpindahan Panas Langsung Pada Benda
Kelasifikasi Kebakaran
Menurut Permenaker No. 04 Tahun 1980.
1. Kelas A (Benda Padat selain Logam)
2. Kelas B (Bahan Cair dan Gas)
3. Kelas C (Listrik Yg Bertegangan)
4. Kelas D (Logam; Magnesium, Titanium,
Lithium, Calcium, Zinc)
NFPA (National Fire Protection Assosiation 10 )
Permen PU. 26 Tahun 2008 dan SNI
180/2021
1. Kelas A (Benda Padat selain Logam)
2. Kelas B (Bahan Cair dan Gas)
3. Kelas C (Listrik Yg Bertegangan)
4. Kelas D (Logam; Magnesium, Titanium,
Lithium, Calcium, Zinc)
5. Kelas E ( bahan radio aktif )
6. Kelas K ( bahan masakan ) lemak dan
minyak masakan
KEBAKARAN / API KELAS A
Bahan – bahan mudah terbakar antara lain:
• Kayu
• Kertas
• Karet
• Plastik
Metode Pemadaman;
• Pendinginan dengan Air
• Pemadaman dengan Air atau Busa Kelas A
KEBAKARAN / API KELAS B
Bahan – bahan mudah terbakar antara lain:
• Cair.
• Gemuk.
• Gas.
Metode Pemadaman;
• Penghabatan terhadap reaksi rantai Kimia.
• Penutupan / pelapisan.
• Pemindahan bahan bakar.
• Penurunan temperatur
KEBAKARAN / API KELAS C
Bahan – bahan bertenaga Listrik
Metode Pemadaman;
• Gunakan alat pemadam yang Non Konduksi.
• Putuskan arus listriknya dan padamkan seperti Api
Kelas A atau Api Kelas B.
KEBAKARAN / API KELAS D
Bahan – bahan Logam Mudah Terbakar
• Magnesium
• Titanium
• Zirconium
• Pottasium
Metode Pemadaman;
• Gunakan Alat pemadam yang non konduksi
Putuskan arus listriknya dan padamkan seperti Api Kelas
A atau Api Kelas B.
METODE PEMADAMAN
fase kebakaran
1.200 ℃
< 300 ℃
ROLLOVER
• Uap dan gas yang sangat panas menyala
• Kobaran Muka api melintas di langit - langita
POTENSI ROLLOVER
• Kebakaran / Api Nyala bebas.
• Asap dan gas yang sangat panas berkumpul
dipermukaan langit – langit.
FLASHOVER
• Penyalaan Simultan terhadap semua benda yang mudah
menyala di dalam ruangan.
• Tingkat Panas yang tinggi dari lantai hingga langit – langit.
POTENSI FLASHOVER
• Meningkatnya panas.
• Pemanasan isi ruangan mencapai temperatur
penyalaan.
TAHAP PANAS-MENYURUT
(Hot-smoldering phase)
BACK DRAF
Masuknya oksigen menyebabkan kobaran api disertai
Ledakan dan api kembali ketahan keadaan mantap
POTENSI BACK DRAF
• Gumpalan asap yang keluardari bangunan
• Asap yang keluar melalui bukaan kecil terdengar
mendesing
• Asap hitam pekat bercampur warna kuning kelabu
• Terjadi penyalaan kecil.
• Pada saat ruangan di buka terjadi aliran udara serentak
masuk kedalam dan terjadi ledakan
`
REFERENSI
“ Selamat Bertugas “