0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan7 halaman

Berpikir Komputasional untuk Kelas IPAS

Dokumen ini menjelaskan tentang penerapan berpikir komputasional dalam pembelajaran untuk kelas 1 hingga 6, dengan fokus pada keterampilan seperti mengidentifikasi, membandingkan, memilih, memilah, mengelompokkan, dan mengurutkan objek konkret. Setiap fase memiliki tujuan pembelajaran yang berbeda, di mana peserta didik diharapkan dapat menyelesaikan masalah sehari-hari dengan cara yang sistematis dan logis. Selain itu, dokumen ini juga mencakup diskusi tentang istilah dan makna yang dipahami oleh anggota kelompok, serta pentingnya menggunakan perkakas dalam proses berpikir komputasional.

Diunggah oleh

inihariselasaa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan7 halaman

Berpikir Komputasional untuk Kelas IPAS

Dokumen ini menjelaskan tentang penerapan berpikir komputasional dalam pembelajaran untuk kelas 1 hingga 6, dengan fokus pada keterampilan seperti mengidentifikasi, membandingkan, memilih, memilah, mengelompokkan, dan mengurutkan objek konkret. Setiap fase memiliki tujuan pembelajaran yang berbeda, di mana peserta didik diharapkan dapat menyelesaikan masalah sehari-hari dengan cara yang sistematis dan logis. Selain itu, dokumen ini juga mencakup diskusi tentang istilah dan makna yang dipahami oleh anggota kelompok, serta pentingnya menggunakan perkakas dalam proses berpikir komputasional.

Diunggah oleh

inihariselasaa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Lembar Kerja Ruang Kolaborasi

1. Okta Fauzi Helmiyanto


2. Sheila Arumaisya Salsabilla
3. Viki Marniatin

Fase (A) Kelas 1 dan 2 Mapel IPAS

CP
Pada akhir fase A, peserta didik mampu menerapkan berpikir komputasional dalam
menyelesaikan persoalan sehari-hari yang dialami dengan mengidentifikasi,
membandingkan, memilih, memilah, mengelompokkan, dan mengurutkan objek konkrit.

Istilah dan makna dari kata-kata yang sudah disepakati oleh kelompok:
1. Komputasional
2. Mengidentifikasi
3. Membandingkan
4. Memilih
5. Memilah
6. Mengelompokan
7. Mengurutkan objek konkrit

Kata-kata yang dipahami sebagai makna yang berbeda oleh anggota kelompok. Diskusikan
lebih lanjut tentang perbedaan makna tersebut! Diskusikan juga dengan konsep pada saat
eksplorasi konsep!
1. Komputasional
Dalam kehidupan sehari-hari, kata "komputasional" sering dikaitkan dengan
komputer atau teknologi, namun dalam konteks berpikir komputasional, istilah ini
merujuk pada cara berpikir logis dan sistematis dalam menyelesaikan masalah.
Pendekatan ini melibatkan analisis pola, pemecahan masalah langkah demi
langkah, dan penggunaan strategi yang mirip dengan bagaimana komputer
memproses informasi. Dengan berpikir komputasional, seseorang dapat
menguraikan masalah kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil sehingga
lebih mudah untuk diselesaikan.
2. Mengidentifikasi
Mengidentifikasi berarti mengenali sesuatu berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya,
seperti membedakan satu objek dari objek lainnya. Sehingga, proses identifikasi
menjadi langkah awal dalam menyelesaikan masalah, di mana seseorang harus
mampu mengenali pola atau elemen kunci dari suatu persoalan. Dengan
keterampilan ini, peserta didik dapat memahami struktur permasalahan dan
menentukan pendekatan yang paling tepat untuk menyelesaikannya.
3. Membandingkan
Membandingkan merupakan aktivitas yang dilakukan untuk melihat persamaan dan
perbedaan dari dua atau lebih objek, konsep, atau situasi. Sehingga,
membandingkan menjadi penting dalam menentukan solusi terbaik dengan
meninjau berbagai alternatif. Misalnya, saat memilih metode yang paling efisien
dalam menyelesaikan suatu tugas, seseorang perlu membandingkan keuntungan dan
kelemahan dari setiap metode sebelum mengambil keputusan yang paling sesuai.
4. Memilih
Memilih berarti menentukan satu opsi dari beberapa pilihan yang tersedia
berdasarkan kriteria tertentu. Sehingga, memilih merupakan tahap yang
membutuhkan pemikiran analitis agar keputusan yang diambil benar-benar optimal.
Misalnya, ketika menyusun strategi dalam menyelesaikan tugas, seseorang harus
memilih metode yang paling efektif berdasarkan data atau informasi yang telah
dianalisis sebelumnya.
5. Memilah
Memilah adalah proses memisahkan sesuatu ke dalam kategori tertentu berdasarkan
kriteria yang telah ditentukan. Sehingga, memilah membantu seseorang menyusun
data atau informasi agar lebih terstruktur dan mudah dikelola. Misalnya, dalam
menyusun daftar barang berdasarkan jenisnya, seseorang dapat mengelompokkan
barang elektronik, pakaian, dan alat tulis secara terpisah sehingga lebih terorganisir.
6. Mengelompokkan
Mengelompokkan merupakan langkah lebih lanjut dari memilah, yaitu
menggabungkan objek atau konsep ke dalam kelompok yang memiliki kesamaan
tertentu. Sehingga, proses ini memungkinkan seseorang untuk memahami
hubungan antar objek dan menyederhanakan kompleksitas suatu masalah.
Tuliskan pemaknaan mengenai CP yang dibahas di kelompok, sesuai pemahaman bersama
seluruh anggota kelompok!

Pada akhir fase A, peserta didik diharapkan mampu menerapkan berpikir komputasional
dalam kehidupan sehari-hari. Ini berarti mereka dapat menggunakan keterampilan seperti
mengidentifikasi, membandingkan, memilih, memilah, mengelompokkan, dan
mengurutkan objek konkret untuk memecahkan masalah dengan lebih efektif.
Dengan memahami konsep-konsep ini, peserta didik dapat mengembangkan keterampilan
berpikir sistematis dan logis sejak dini. Mereka akan lebih mudah mengenali pola,
membuat keputusan yang lebih baik, serta menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih
efisien.

Fase (B) Kelas 3 dan 4 Mapel IPAS

CP
Pada akhir fase B, peserta didik mampu menerapkan berpikir komputasional dalam
menyelesaikan persoalan sehari-hari dengan membandingkan, memilih, memilah, menyusun,
mengelompokkan, dan mengurutkan himpunan data kecil hasil abstraksi benda konkrit
menggunakan berbagai cara untuk menghasilkan beberapa solusi dengan memanfaatkan
perkakas yang disediakan

Istilah dan makna dari kata-kata yang sudah disepakati oleh kelompok:
1. Abstraksi, proses menghilangkan elemen yang tidak relevan atau
mengutamakan elemen yang lebih penting.
2. Himpunan, Kumpulan benda-benda atau objek yang mempunyai ciri yang
sama dan didefinisikan dengan jelas.
3. Menyusun, mengatur dengan cara menumpuk, menata atau menaruh secara
berlapis-lapis.
4. Mengurutkan, merangkai objek atau sesuatu sesuai dengan kriteria yang
ditentukan.
5. Memilih, menentukan sesuatu yang dianggap sesuai dengan kesukaan.

Kata-kata yang dipahami sebagai makna yang berbeda oleh anggota kelompok. Diskusikan
lebih lanjut tentang perbedaan makna tersebut! Diskusikan juga dengan konsep pada saat
eksplorasi konsep!
1. Membandingkan
Pemahaman 1: Menunjukkan persamaan dan perbedaan antara dua atau lebih hal.
Pemahaman 2: Menilai mana yang lebih baik atau lebih unggul diantara beberapa hal
Kesimpulan : Dalam konteks pembelajaran, membandingkan berarti mengidentifikasi
persamaan dan perbedaan suatu objek atau konsep tanpa harus menentukan mana yang
lebih baik.
2. Mengelompokkan
Pemahaman 1: Menyatukan beberapa benda atau konsep berdasarkan kesamaan
tertentu.
Pemahaman 2: Membagi sesuatu kedalam kelompok-kelompok tertentu
berdasarkan kriteria yang ditentukan.
Kesimpulan : Mengelompokkan adalah Menyusun benda atau konsep kedalam
kelompok berdasarkan kesamaan karakteristik tertentu.

3. Memilah
Pemahaman 1: Memisahkan objek berdasarkan kategori yang telah ditentukan
sebelumnya.
Pemahamn 2: Menentukan mana yang sesuai atau tidak sesuai dalam suatu kategori.
Kesimpulan : Memilah adalah memisahkan atau menyaring objek berdasarkan kriteria
tertentu, sering kali untuk menentukan mana yang lebih relevan atau sesuai.

Tuliskan pemaknaan mengenai CP yang dibahas di kelompok, sesuai pemahaman bersama


seluruh anggota kelompok!

Peserta didik diharapkan mampu menerapkan berpikir komputasional dalam kehidupan


sehari hari. Mereka akan belajar untuk membandingkan, memilih, memilah, menyusun,
mengelompokkan, dan mengurutkan informasi yang diperoleh dari benda konkret.
Peserta didik tidak hanya mengelola data secara acak, tetapi juga menggunakan
berbagai strategi untuk menyusun dan mengorganisasikan informasi dengan lebih
sistematis. Dengan demikian, mereka dapat menemukan berbagai solusi untuk
menyelesaikan suatu permasalahan. Selain itu, mereka juga belajar memanfaatkan
perkakas atau alat bantu yang tersedia agar proses penyelesaian masalah lebih efisien.
Dengan keterampilan ini, peserta didik akan terbiasa berpikir logis dan sistematis dalam
menghadapi tantangan sehari-hari, seperti mengelompokkan barang berdasarkan
kategori, menyusun langkah-langkah dalam suatu tugas, atau memilah informasi yang
penting dan relevan.

Fase (C) Kelas 5 dan 6 Mapel IPAS

CP
Pada akhir fase C, peserta didik mampu menerapkan berpikir komputasional dalam
menyelesaikan persoalan sehari-hari dengan membandingkan, menyusun,
mengelompokkan, dan mengurutkan himpunan data hasil abstraksi benda konkrit
yang lebih banyak dan kompleks dengan menggunakan berbagai cara untuk
menghasilkan lebih banyak alternatif solusi yang mengintegrasikan berpikir
komputasional dalam memanfaatkan perkakas yang digunakannya

Istilah dan makna dari kata-kata yang sudah disepakati oleh kelompok:
1. Mengelompokkan, Menyatukan benda atau data berdasarkan kesamaan tertentu
(warna, bentuk, ukuran, dll.).
2. Abstraksi, Menyederhanakan informasi dari benda konkret menjadi bentuk data
yang lebih mudah dipahami.
3. Himpunan Data, Sekumpulan informasi yang dikumpulkan untuk dianalisis dan
diolah lebih lanjut.
4. Alternatif Solusi, Berbagai cara yang dapat digunakan untuk menyelesaikan suatu
masalah.
5. Perkakas, Alat bantu yang digunakan untuk mengorganisir dan mengolah
informasi, seperti tabel, grafik, atau bagan.

Kata-kata yang dipahami sebagai makna yang berbeda oleh anggota kelompok. Diskusikan
lebih lanjut tentang perbedaan makna tersebut! Diskusikan juga dengan konsep pada saat
eksplorasi konsep!

1. Abstraksi
Pemahaman 1: abstraksi sebagai sesuatu yang bersifat imajinatif atau tidak nyata.
Pemahaman 2 : menyederhanakan informasi dari benda konkret menjadi data yang
lebih terstruktur
Kesimpulan : Abstraksi dalam Computational Thinking berarti menyederhanakan
informasi dari benda konkret menjadi data yang lebih terstruktur, misalnya
mengubah daftar hewan di kebun binatang menjadi tabel yang berisi jenis makanan
dan habitatnya.

2. Perkakas
Pemahaman 1: perkakas sebagai alat fisik seperti gunting atau penggaris.
Pemahaman 2 : alat bantu dalam mengorganisir data
Kesimpulan : Perkakas dalam konteks CT berarti alat bantu dalam mengorganisir
data, seperti tabel, diagram, atau grafik sederhana untuk membantu proses berpikir
komputasional.
3. Alternatif Solusi
Pemahaman 1 : alternatif solusi hanya sebatas memilih satu cara terbaik dalam
menyelesaikan masalah
Pemahaman 2 : mencoba berbagai kemungkinan cara dalam menyelesaikan suatu
persoalan
Kesimpulan : Alternatif solusi dalam CT berarti mencoba berbagai kemungkinan
cara dalam menyelesaikan suatu persoalan dan menilai mana yang paling efektif.
Tuliskan pemaknaan mengenai CP yang dibahas di kelompok, sesuai pemahaman bersama
seluruh anggota kelompok!

Peserta didik diharapkan mampu menerapkan berpikir komputasional dalam


kehidupan sehari hari. Mereka akan belajar untuk bekerja dengan data yang lebih
kompleks, menghasilkan lebih banyak alternatif solusi, dan menggunakan
perkakas yang lebih canggih dalam berpikir komputasional.

Anda mungkin juga menyukai