0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan2 halaman

Prosedur Code Blue RSIA Santo Yusuf

Dokumen ini menjelaskan prosedur Code Blue di RSIA Santo Yusuf, yang merupakan sinyal untuk tindakan resusitasi segera pada pasien dengan henti jantung atau henti napas. Tujuannya adalah untuk menyelamatkan pasien dan meningkatkan respons tim medis terhadap situasi darurat. Prosedur mencakup persiapan alat, pengumuman kondisi darurat, dan penanganan oleh tim Code Blue dalam waktu kurang dari 5 menit.

Diunggah oleh

lasequekernig
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan2 halaman

Prosedur Code Blue RSIA Santo Yusuf

Dokumen ini menjelaskan prosedur Code Blue di RSIA Santo Yusuf, yang merupakan sinyal untuk tindakan resusitasi segera pada pasien dengan henti jantung atau henti napas. Tujuannya adalah untuk menyelamatkan pasien dan meningkatkan respons tim medis terhadap situasi darurat. Prosedur mencakup persiapan alat, pengumuman kondisi darurat, dan penanganan oleh tim Code Blue dalam waktu kurang dari 5 menit.

Diunggah oleh

lasequekernig
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SPO CODE BLUE

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


RUMAH SAKIT IBU & ANAK
SANTO YUSUF 01/IGD/095 - 1/2
Ditetapkan oleh :
Direktur
STANDAR Tanggal terbit :
OPERASIONAL 22/12/2021
PROSEDUR
dr. F. X. Indra Setiadi, MARS
PENGERTIAN 1. Code Blue adalah suatu kode/isyarat/sinyal yang
mengindikasikan adanya suatu kegawat daruratan khususnya henti
jantung dan henti napas yang memerlukan tindakan resusitasi
segera, kecuali pasien sudah dinyatakan DNR, yang harus segera
direspon oleh Tim Medis Reaksi Cepat Code Blue.
2. Petugas Code Blue adalah tim yang memiliki kewenangan
dan tugas memberikan pertolongan segera pada pasien, staf dan
semua orang yang berada di lingkungan rumah sakit yang dicurigai
mengalami kegawatdaruratan sebelum dan saat henti napas dan
atau henti jantung
TUJUAN 1. Untuk penyelamatan pasien dan mengurangi angka kejadian
morbiditas di RSIA Santo Yusuf.
2. Meningkatkan respon tim RS terhadap kecurigaan
kejadian henti napas dan atau henti jantung di RSIA Santo Yusuf.
KEBIJAKAN Surat Kebijakan Direktur No. 22/RSIA-Dir/SK/IV/2021 Tentang
Kebijakan Khusus Instalasi Gawat Darurat
PROSEDUR A. Persiapan Alat
1. Alat pelindung diri : masker, handscoon .
2. Trolley emergency yang berisi : ET, Oropharingeal airway ,
laringoskop, ambubag, suction, spatel, infus, papan
resusitasi, de shock lengkap, tabung oksigen portabel.
B. Prosedur
1. Penemu pertama yang menemukan pasien henti jantung
meneriakkan "Code Blue" 2(tiga) kali berturut-turut dan
langsung melakukan RJP.
2. Perawat di nurse station terdekat atau karyawan lain yang
terdekat yang mendengar/melihat menghubungi front office
di ekstension '888' dengan menyebutkan lokasi kejadian,
jenis kelamin korban.
3. Petugas front office yang menerima telepon segera
menghubungi mengaktifkan paging rumah sakit untuk
mengumumkan kondisi darurat Code Blue sebanyak 2 kali.
SPO CODE BLUE

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


RUMAH SAKIT IBU & ANAK
SANTO YUSUF 01/IGD/095 - 2/2
Ditetapkan oleh :
Direktur
STANDAR Tanggal terbit :
OPERASIONAL 22/12/2021
PROSEDUR
dr. F. X. Indra Setiadi, MARS

4. Petugas IGD yang menerima informasi kejadian CODE


BLUE dari paging rumah sakit.
5. Petugas Code Blue mendatangi lokasi kejadian dalam waktu
kurang dari 5 menit. Petugas Code Blue, terdiri dari :
a. Dokter jaga IGD/Dokter ruangan yang bertugas saat itu;
b. Perawat yang bertugas sebagai Tim Code Blue pada
shift jaga saat itu.
6. Penanganan dan tanggungjawab pasien diambil alih
oleh petugas Code Blue.
7. Setelah melakukan penanganan diputuskan untuk
penanganan selanjutnya di IGD/HCU/Rumah Sakit lain atau
pasien dinyatakan meninggal.
UNIT TERKAIT 1. Rawat Inap
2. Instalasi Gawat Darurat
3. Rawat Jalan

Disiapkan oleh : Diperiksa oleh : Disetujui oleh :

Nama dr. FX. Indra Setiadi, dr. Wilko William


dr. Kent Wiranata
MARS
Jabatan Ketua Komite
Ketua Code Blue Direktur
Mutu

Tanda tangan

Anda mungkin juga menyukai