0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan9 halaman

Terapi Bermain Mewarnai untuk Anak RS

Dokumen ini adalah Satuan Acara Penyuluhan tentang terapi bermain untuk pasien anak di RSUP Dr. Sardjito, dengan fokus pada aktivitas mewarnai gambar. Tujuan dari terapi ini adalah untuk mendukung perkembangan motorik halus, kognitif, dan sosial anak selama masa perawatan. Metode yang digunakan meliputi persiapan, pembukaan, kegiatan, dan penutup, serta evaluasi untuk memastikan manfaat terapi bagi anak dan orang tua.

Diunggah oleh

wndyulianti23
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan9 halaman

Terapi Bermain Mewarnai untuk Anak RS

Dokumen ini adalah Satuan Acara Penyuluhan tentang terapi bermain untuk pasien anak di RSUP Dr. Sardjito, dengan fokus pada aktivitas mewarnai gambar. Tujuan dari terapi ini adalah untuk mendukung perkembangan motorik halus, kognitif, dan sosial anak selama masa perawatan. Metode yang digunakan meliputi persiapan, pembukaan, kegiatan, dan penutup, serta evaluasi untuk memastikan manfaat terapi bagi anak dan orang tua.

Diunggah oleh

wndyulianti23
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUAN

TERAPI BERMAIN PADA PASIEN AN.


DI BANGSAL CENDANA 4 RSUP DR SARDJITO

Disusun Oleh :

NURWANDA YULIANTI
3320224058
3D

PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
NOTOKUSUMO
YOGYAKARTA
2024

1
LEMBAR PERSETUJUAN

Satuan Acara Penyuluan terapi bermain di Bangsal Asoka Timur RSUP


DR SARDJITO Satuan Acara Penyuluan terapi bermain ini disusun untuk
memenuhi tugas individu Praktik Klinik Keperawatan Anak pada semester
V, pada :

Hari : Kamis
Tanggal : 21 November 2024
Tempat : Bangsal Asoka Timur RSUP Dr Sardjito

Praktikan

Pembimbing Lahan (CI) Pembimbing Akademik

(……………………..………….) (Fika Nur Indriasari, [Link]., Ns.,[Link])

2
SAP TERAPI BERMAIN

Topik : Terapi Bermain


Sub Topik : Mewarnai Gambar
Sasaran : An. E
Tempat : Bangsal Asoka Timur
Waktu : 30 Menit

A. TUJUAN
1. Tujuan Instruksional Umum :
Setelah diajak bermain, diharapkan anak dapat melanjutkan tumbuh
kembangnya, mengembangkan aktifitas dan kreatifitas melalui
pengalaman bermain dan beradaptasiefektif terhadap stress karena
penyakit dan dirawat

2. Tujuan Instruksional Khusus :

Setelah diajak bermain selama 35 menit, anak diharapkan :

a. Gerakan motorik halusnya lebih terarah

b. Berkembang kognitifnya

c. Dapat mewarnai gambar yang disukainya

d. Dapat bersosialisasi dan berkomunikasi dengan teman sebaya yang


dirawat diruang yang sama

e. Kejenuhan selama di rawat di RS berkurang

B. PERENCANAAN

1. Jenis Program Bermain Mewarnai gambar dengan


pensil warna/spidol/pantel padakertas bergambar yang
telah tersedia

3
2. Karakteristik bermain

a. Melatih motorik halus

b. Melatik kesabaran dan ketelitian

3. Karakteristik peserta

a. Jumlah peserta : 1 anak dan didampingi orang tua

b. Keadaan umum mulai membaik

c. Klien dapat duduk

d. Peserta kooperatif

4. Metode: Demontrasi

5. Alat-alat yang digunakan (Media)

a. Kertas gambar yang siap diwarnai

b. Alat untuk menggambar (Pensil warna/spidol/pastel)

C. STRATEGI PELAKSANAAN

1. Persiapan: 5 Menit

[Link]

ruangan

[Link] alat

[Link] peserta

2. Pembukaan: 5 Menit

a. Perkenalan dengan anak dan keluarga

b. Anak yang akan bermain saling berkenalan

c. Menjelaskan maksud dan tujuan

3. Kegiatan: 15 Menit

4
a. Anak diminta untuk memilih gambar yang ingin diwarnai yang sudah
tersedia

b. Kemudian anak dianjurkan untuk mewarnai gambar dengan warna


yang disukai.

4. Penutup: 5 Menit

a. Memberikan reward pada anak atas hasil karyanya

D. EVALUASI YANG DIHARAPKAN

a. Anak dapat mengembangkan motorik halus dengan menghasilkan


satu gambaryang diwarnai.

b. Anak dapat mengikuti kegiatan dengan baik

c. Anak merasa senang

d. Anak tidak takut lagi dengan perawat

e. Orang tua dapat mendampingi kegiatan anak sampai selesai

f. Orang tua mengungkapkan manfaat yang dirasakan dengan aktifitas


bermain

5
TINJAUAN TEORI

MEWARNAI

GAMBAR

A. Definisi

Bermain merupakan hal yang sangat dekat dengan dunia anak –


anak,dunia anak adalah dunia bermain, yakni dunia yang penuh
spontanitas danmenyenangkan, sesuatu yang dilakukan dengan
penuh semangat karenamerupakan hal yang menyenangkan.

Mewarnai gambar merupakan terapi permainan yang kreatif untuk


mengurangi stres dan kecemasan serta meningkatkan komunikasi pada
anak. Salah satu kegiatan bermain yang dapat dan aman dilakukan
dirumahsakit adalah mewarnai, kegiatan mewarnai melibatkan
beberapa organtubuh seperti otak, tangan, mata, anggota gerak serta daya
fikir anak dilatih.

B. Manfaat

a. Memberikan kesempatan pada anak untuk bebas berekspresi dan sangat


terapeutik(sebagai permainan penyembuh / Therapeutic Play)

b. Melakukan kegiatan bergambar berarti anak dapat mengekspresikan


“feelingnya” atau memberikan pada anak suatu cara untuk
berkomunikasi, tanpa menggunakan kata.

c. Sebagai terapi kognitif, pada saat anak menghadapi kecemasan karena


proses hospitalisasi, karena pada keadaan cemas dan stres, kognitifnya
tidak akurat dan negativ

d. Mewarnai gambar dapat memberikan peluang untuk meningkatkan


ekspresi emosional anak, termasuk pelepasan yang aman dari rasa marah
dan benci.

e. Digunakan sebagai terapi permainan kreatif yang merupakan metode


6
penyuluhan kesehatan untuk merubah perilaku anak selama dirawat di
rumah sakit

C. Faktor yang Mempengaruhi Akivitas Bermain

1. Tahap perkemabangan, tiap tahap mempunyai potensi/ keterbatasan

2. Status kesehatan anak sakit : perkembangan psikomotor kognitif terganggu

3. Jenis kelamin

4. Lingkungan : lokasi, negara, kultur

5. Alat permainan anak senang dapat menggunakan

6. Intelegensia dan status sosial ekonomi

D. Tahap Perkambangan Bermain

1. Tahap eksplorasi : Merupakan tahapan menggali dengan melihat cara


bermain

2. Tahap permainan : Setelah tahu cara bermain, anak mulai masuk


dalam tahappermainan

3. Tahap bermain sungguhan : Anak sudah ikut dalam permainan

4. Tahap melamun : Merupakan tahap terakhir anak membayangkan


permainanberikutnya

E. Prinsip Bermain di Rumah Sakit

1. Tidak banyak energi, singkat dan sederhana

2. Tidak mengganggu jadwal kegiatan keperawatan dan medis

3. Tidak ada kontra indikasi dengan kondisi penyakit pasien

4. Permainan harus sesuai dengan tahap tumbuh kembang pasien

5. Jenis permainan disesuaikan dengan kesenangan anak

7
6. Permaian melibatkan orang tua untuk melancarkan melibatkan orang tua

F. Hambatan yang Mungkin Muncul

1. Pasien tidak kooperatif atau tidak antusias terhadap permainan

2. Adanya jadwal kegiatan pemeriksaan terhadap pasien pada waktu yang


bersamaan

G. Antisipasi Hambatan

1. Libatkan orang tua dalam proses terapi bermain

2. Jika anak tidak kooperatif, ajak anak bermain secara perlahan-lahan

3. Perawat lebih aktif dalam memfokuskan pasien terhadap permainan

4. Kolaborasi jadwal kegiatan pemeriksaan pasien dengan tenaga kesehatan


lainnya (Hartono, 2017)

8
DAFTAR PUSTAKA

Hartono, S. H. (2017). 6 Cara Mengajarkan Prasekolah Mengenal Pola


Maka Sehat. [Link]
prasekolah- mengenal-pola-makan-sehat?page=all diakses Oktober 2019
Mulyasa, H. E. (2012). Manajemen PAUD. PT. Remaja Rosdakarya Offset.
Bandung.
Suryanti. (2011). Pengaruh Terapi Bermain Mewarnai dan Origami Terhadap
Tingkat Kecemasan Sebagai Efek Hospitalisasi Pada Anak Usia Pra Sekolah
di RSUD dr. R. Goetheng Tarunadibrata Purbalingga. Jurnal Kesehatan
Samodra Ilmu
Soetjiningsih. 2018. Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC
Suryanti,Sodikun, Mustiah. 2018 Pengaruh Terapi Bermain Mewarnai
Dan rigami Terhadap Tingkat Kecemasan Sebagai Efek Hospitalisasi
Pada Anak Usia Pra Sekolah Di Rsud Dr. R. Goetheng
Tarunadibrata Purbalingga.
Wong, Donna L. 2019. Pedoman Klinis Keperawatan Pediatrik. Jakarta: EGC

Anda mungkin juga menyukai