0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
33 tayangan7 halaman

Desain Balok Torsi pada Struktur Beton

Dokumen ini membahas perhitungan dan desain balok beton bertulang yang mengalami torsi, termasuk analisis gaya geser dan torsi yang diperlukan. Diperoleh bahwa tulangan geser dan torsi diperlukan berdasarkan perhitungan gaya dan dimensi penampang. Selain itu, dokumen ini juga menyajikan langkah-langkah untuk menentukan luas tulangan yang diperlukan untuk memenuhi spesifikasi desain.

Diunggah oleh

Azizah Jannah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
33 tayangan7 halaman

Desain Balok Torsi pada Struktur Beton

Dokumen ini membahas perhitungan dan desain balok beton bertulang yang mengalami torsi, termasuk analisis gaya geser dan torsi yang diperlukan. Diperoleh bahwa tulangan geser dan torsi diperlukan berdasarkan perhitungan gaya dan dimensi penampang. Selain itu, dokumen ini juga menyajikan langkah-langkah untuk menentukan luas tulangan yang diperlukan untuk memenuhi spesifikasi desain.

Diunggah oleh

Azizah Jannah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS 3

STRUKTUR BETON 1

TORSI
Diajukan untuk memenuhi tugas 3 Struktur Beton 1

Dosen :
Pujo Priyono, Ir., M.T.

Disusun Oleh :
Nur Jannah Azizah NIM 2110611039

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER
2023
Balok yang Menderita Torsi

Diketahui balok " spandrel " seperti tergambar pada denah berikut:

Kolom di F dan H dihilangkan untuk tempat pintu masuk dan


keluar
Balok CI dan EL dinamakan memikul torsi
kompabilitas
Ukuran semua balok : bw 300 mm
h 600 mm
Ukuran kolom sebelah luar
(eksterior) : bw 300 mm
h 400 mm
Ukuran kolom sebelah dalam
(interior) : bw 300 mm
h 300 mm
Betha 0,85

Mutu Beton
K225
F'c = 20 Mpa
Mutu U32
Fy = 400 Mpa

Mencari x1 dan y1
Øs = 10 mm
p = 25 mm
x1 = 240 mm
y1 = 540 mm
ph = 1560 mm
Gaya geser ultimit, Vu dan Tupada jarak d dari muka tumpuan pada
balok CI adalah :

Rf 174,92 kN
q 6,04 kN/m
L 4 m
d 500 mm 0,5 m
Tu 22,24 kN-m
Vu 108,6005 kN

bentang = 8 m
εc = 0,003

`
Jawab:

Catatan: Beban pelat dipikul oleh balok as 1,2,3,4 karena “one way slab” Bidang kritis untuk geser
berjarak d dari muka kolom = 550 mm atau (d+150) = 700 mm dari as kolom.

500

Menentukan Tu (“maksimum factored torsional moment”) untuk balok CI (karena Torsi kompabilitas)

Dimana :
h = 600 mm
bw = 300 mm
t = 120 mm
hw = 480 mm

Acp = 237600 mm2

Pcp = 2760 mm
Ø = 0,75

Tu,maks = 22868559 N-mm

= 22,87 kN-m (dipakai oleh penampang di C = di I)


Sehingga Tu=Tu, Maks 22,24 kN-m
a. Periksa apakah diperlukan tulangan geser dan tulangan torsi
(i) Tulangan geser diperlukan apabila Vu>0,5ØVc

Ø (Mu1) = 0,9
Ø = 0,75
bw = 300
d = 550
d' = 50
∅𝑉c = 92238 N

Vu = 108,6005 kN > 0,5 ∅Vc 46,12 kN --→butuh tulangan geser

(ii) Tulangan torsi diperlukan bila:

Tu = 22868559 > = 5694271 N-mm → OK, tulangan torsi dibutuhkan

b. Menentukan luas sengkang untuk memikul geser lentur

Gaya geser yang dipikul oleh beton;

Vc = 122984 N

Vu=Ø(Vc+Vs)

Ø = 0,75
Vu = 108,601 kN 108601 N

Vs = 21817 N N ( CEK!!! )

Vs,maks = 487016 N > Vs Ok!!!

Av = Vs = 0,09917 mm2 /mm ( 2 Penampang )


s fytd

Av = 0,05 mm2/mm
2s

Av = 0,21 mm2 / mm
s

Dan harus ≥ 0,35bw = 0,35 x 300 = 0,2625 mm2 / mm


fyt 400

sehingga gunakan Av = 0,09917 mm2 / mm (2 Penampang)


s

c. Desain Untuk Torsi

(i) Chek kemampuan dimensi penampang melintang:


Dan harus ≥ 0,35bw = 0,35 x 300 = 0,2625 mm2 / mm
fyt 400

sehingga gunakan Av = 0,09917 mm2 / mm (2 Penampang)


s

c. Desain Untuk Torsi

(i) Chek kemampuan dimensi penampang melintang:

108601 + 3,6E+10 ≤ 0,75 122984 + 2,95


165000 4,9E+10 165000

0,4332 + 0,54015 ≤ 2,8

0,97335 < 2,8 Oke…..!!!!!!!

(ii) Luas Tulangan Sengkang untuk memikul Torsi


Ao = 0,85
Aoh = 0.85*(x1.y1)
= 110160 mm2

θ = 45 °
fyt = 400 Mpa

At = 22868559
s 6,6E+07

At = 0,346 mm2/mm
s

(iii) Luas tulangan geser untuk torsi +geser lentur:

Avt = 0,69198 + 0,09917


s
= 0,791 mm2/mm

Coba sengkang tertutup Ø = 10 mm


Luas Avt = 157 mm2
Jarak sengkang , s = 198 mm

(iv) Check terhadap jarak sengkang maksimum


Smax = ph/8
= 195 mm
jadi ambil sengkang tertutup10D - 150

(v) Check luas sengkang tertutup minimum

Avt / Smin = 0.35*bw = 105


fyt 400
= 0,263 mm2/mm < 0,791 mm2/mm
Oke..!!!!

(vi) Luas tulangan memanjang ekstra untuk memikul torsi:


(vi) Luas tulangan memanjang ekstra untuk memikul torsi:

Al = 540 mm2

Al = 446283 - 539,744
400

= 576 mm2

Ambil Al terbesar = 576 mm2

Anda mungkin juga menyukai