ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN
Nama : Indah Rahmayani
NIM : 20123272
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam
Fase/ Kelas : E/ Kelas X SMA/SMK
ELEMEN CAPAIAN KOMPETENSI TUJUAN JP ALUR
PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN
Al-Qur’an Peserta didik 1. Membaca dan 1. Melalui metode 45x3 3
Hadits mampu menghafal Q.S. al- talaqqi Peserta siswa
menganalisis ayat Maidah/5: 48; dan dapat membaca dan
AlQur’an dan hadis Q.S. menghafal Q.S. al-
tentang perintah at-Taubah/9:105 Maidah/5: 48; dan
untuk berkompetisi dan hadis tentang Q.S. at-Taubah/9:105
dalam kebaikan dan etos kerja. dan hadis tentang
etos kerja serta 2. Menjelaskan kompetisi dalam
larangan pergaulan kandungan ayat QS. kebaikan dan etos
bebas dan zina; Al Maidah/5: 48; kerja dengan fasih
dapat membaca Al- dan QS. At dan lancar sesuai
Qur’an dengan Taubah/9: 105 dan kaidah tajwid dan
tartil, menghafal hadits tentang makharijul huruf.
dengan fasih dan kompetisi dalam 2. Melalui metode Peer
lancar ayat Al- kebaikan dan etos Teaching Siswa
Qur’an serta Hadis kerja Mampu Menjelaskan
tentang perintah 3. Menerapkan sikap kandungan ayat QS.
untuk berkompetisi berkompetisi dalam Al Maidah/5: 48; dan
dalam kebaikan dan kebaikan dan etos QS. At Taubah/9: 105
etos kerja serta kerja sesuai dengan tafsir
bahaya dari 4. Menganalisis dan hadist terkait.
pergaulan bebas keterkaitan. S. al- 3. Melalui Metode
dan zina; dapat Maidah/5: 48; dan Inquiry Siswa dapat
menyajikan konten Q.S. menerapkan sikap
dan paparan at-Taubah/9:105 berkompetisi dalam
tentang perintah dan hadis tentang kebaikan dan etos
untuk berkompetisi kompetisi dalam kerja
dalam kebaikan dan kebaikan dan etos 4. Melalui Metode
etos kerja serta kerja dengan Socratic Questioning
larangan pergaulan fenomena dan persaingan
bebas dan zina; kehidupan modern, global Menganalisis
meyakini bahwa seperti dunia kerja keterkaitan. S. al-
sikap kompetitif 5. Mengevaluasi Maidah/5: 48; dan
dalam kebaikan dan penerapan Q.S. at-Taubah/9:105
etos kerja serta fastabiqul khairat dan hadis tentang
menghindari dan etos kerja dalam kompetisi dalam
pergaulan bebas kehidupan kebaikan dan etos
dan perbuatan zina Menganalisis kerja dengan
adalah perintah keterkaitan. S. al- fenomena kehidupan
agama; dan Maidah/5: 48; dan modern
membiasakan sikap Q.S. 5. Melalui Metode Studi
kompetitif dalam at-Taubah/9:105 Kasus Siswa dapat
kebaikan dan etos dan hadis tentang Mengevaluasi
kerja serta kompetisi dalam penerapan fastabiqul
menghindari kebaikan dan etos khairat dan etos kerja
pergaulan bebas kerja dengan dalam kehidupan
dan perbuatan zina fenomena Menganalisis
dengan lebih kehidupan modern, keterkaitan. S. al-
berhati- hati dan seperti dunia kerja Maidah/5: 48; dan
menjaga pribadi dan Q.S. at-Taubah/9:105
kehormatan diri Masyarakat dan hadis tentang
6. Menyusun proyek kompetisi dalam
atau aksi nyata kebaikan dan etos
dalam menerapkan kerja dengan
nilai-nilai fastabiqul fenomena kehidupan
khairat dan etos modern, seperti
kerja di sekolah atau dunia kerja pribadi
lingkungan sekitar dan masyarakat
6. Melalui Metode
Experiential Learning
Siswa dapat
Menyusun proyek
atau aksi nyata dalam
menerapkan nilai-
nilai fastabiqul
khairat dan etos kerja
di sekolah atau
lingkungan sekitar
Aqidah Peserta didik 1. Membaca Q.S. An- 1. Melalui Metode 45x3 3
menganalisis makna Nisa/4: 136 dengan Talaqqi & Tadarus
syu‘ab alīmān tartil serta Siswa mampu
(cabang-cabang menghafalkan hadis membaca dan
iman), pengertian, terkait tentang iman menghafal Q.S. An-
dalil, macam dan dan cabang- Nisa/4: 136 serta
manfaatnya; cabangnya hadis tentang hakikat
mempresentasikan 2. Menjelaskan iman dengan tartil.
makna syu‘ab al- pengertian, dalil, 2. Melalui Metode
īmān (cabang- dan macam-macam Diskusi Kelompok &
cabang iman), cabang iman Mind Mapping Siswa
pengertian, dalil, (syu’abul iman) mampu memahami
macam dan 3. Menerapkan nilai- dan menjelaskan
manfaatnya; nilai cabang iman konsep syu’abul iman
meyakini bahwa seperti sikap serta bagaimana
dalam iman disiplin, jujur, cabang iman
terdapat banyak tanggung jawab, diterapkan dalam
cabang-cabangnya; serta kebiasaan kehidupan sehari-
serta menerapkan amal shaleh hari.
beberapa sikap dan 4. Menganalisis 3. Melalui Metode
karakter sebagai pengaruh syu’abul Observasi & Refleksi
cerminan cabang iman terhadap Diri Siswa mampu
iman dalam perilaku individu mencontoh sikap
kehidupan. dan Masyarakat iman dalam perilaku
5. Mengevaluasi keseharian mereka di
praktik keimanan sekolah, keluarga,
masyarakat dan dan lingkungan
mengidentifikasi masyarakat.
tantangan 4. Melalui Metode Studi
6. Menyusun proyek Kasus & Socratic
atau aksi nyata Questioning Siswa
untuk membangun mampu
kebiasaan baik membandingkan
bagaimana
keberadaan cabang
iman dapat
membentuk perilaku
positif atau negatif
dalam masyarakat.
5. Melalui Metode
Debat Islami &
Analisis Fenomena
sosial Siswa mampu
menilai dan
mengkritisi
fenomena
kemerosotan moral
di masyarakat
berdasarkan konsep
iman yang benar.
6. Melalui Metode
Project-Based
Learning (PjBL) &
Portofolio Siswa
mampu membuat
kampanye, infografis,
atau video edukatif
tentang pentingnya
menerapkan syu’abul
iman dalam
kehidupan.
Ahlak Peserta didik 1. Membaca dan 1. Melalui Metode 45x3 3
menganalisis menghafal ayat Talaqqi & Tadarus
manfaat serta hadis terkait Siswa dapat
menghindari akhlak secara benar. menghafal dan
mażmūmah; 2. Menjelaskan isi membaca Q.S.
membuat karya kandungan Q.S. Luqman/31:16-19,
yang mengandung Luqman/31:16-19 Q.S. Al-Isra’/17:26-
konten manfaat dan hadis terkait 27, dan Q.S. Al-
menghindari sikap tentang keutamaan Furqan/25:67
mażmūmah; hidup sederhana. dengan tartil serta
meyakini bahwa 3. Menerapkan sikap hadis terkait tentang
akhlak mażmūmah tawadhu’, menghindari sifat
adalah larangan dan sederhana, dan berfoya-foya, riya’,
akhlak maḥmūdah tidak boros sum’ah, takabur, dan
adalah perintah 4. Menganalisis hasad
agama; serta hubungan antara 2. Melalui Metode
membiasakan diri sikap berlebih- Diskusi Kelompok &
untuk menghindari lebihan dan Mind Mapping Siswa
akhlak mażmūmah kesombongan dapat menjelaskan
dan menampilkan dengan dampaknya makna dan
akhlak maḥmūdah 5. Menilai dan kandungan ayat serta
dalam kehidupan mengkritisi gaya hadis tentang sikap
sehari-hari hidup masyarakat hidup sederhana dan
yang boros dan rendah hati
kurang tawadhu’ 3. Melalui Metode Role
6. Membuat karya Playing & Observasi
digital (quote atau Siswa dapat
poster) menerapkan gaya
hidup sederhana dan
menjauhi sifat riya’,
sum’ah, takabur, dan
hasad dalam
kehidupan sehari-
hari.
4. Melalui Metode Studi
Kasus & Socratic
Questioning Siswa
dapat menganalisis
dampak negatif dari
sifat berfoya-foya,
riya’, sum’ah, takabur,
dan hasad dalam
kehidupan sosial.
5. Melalui Metode
Debat Islami &
Refleksi Diri Siswa
dapat mengevaluasi
penerapan nilai
hidup sederhana
dalam kehidupan
pribadi dan
masyarakat
berdasarkan ajaran
Islam.
6. Melalui Metode
Project-Based
Learning (PjBL) &
Portofolio Siswa
dapat menyusun
proyek atau aksi
nyata tentang
kampanye hidup
sederhana dan
mempublikasikannya
di media sosial.
Fiqih Peserta didik 1. Menghafal dan 1. Melalui metode 45x3 3
mampu membaca ayat Talaqqi dan tadarus
menganalisis dengan tartil siswa dapat membaca
implementasi fikih 2. Memahami konsep dan menghafal Q.S. al-
mu‘āmalah dan al- asuransi, bank, dan Maidah/5:2 dengan
kulliyyāt al- koperasi syariah tartil dan memahami
khamsah (lima 3. Mengaplikasikan maknanya.
prinsip dasar prinsip ekonomi 2. Melalui metode
hukum Islam; syariah dalam ceramah dan diskusi
menyajikan paparan kehidupan siswa dapat
tentang fikih 4. Menganalisis menjelaskan konsep
mu‘āmalah dan al- perbedaan ekonomi dan peran Lembaga
kulliyyāt al- konvensional dan
keuangan syariah
khamsah meyakini ekonomi syariah
dalam perekonomian
bahwa ketentuan 5. Mengevaluasi
fikih mu‘āmalah dan dampak ekonomi umat.
al-kulliyyāt syariah terhadap 3. Melalui metode
alkhamsah adalah kesejahteraan umat inquiry learning
ajaran agama; serta 6. Mengembangkan Siswa mampu
menumbuhkan jiwa ide bisnis berbasis memberikan contoh
kewirausahaan, ekonomi Islam nyata penerapan
kepedulian, dan ekonomi syariah
kepekaan sosial dalam kehidupan
sehari-hari
4. Melalui metode
socratic Questioning
Siswa dapat
membandingkan dan
menilai kelebihan
ekonomi syariah
dibandingkan sistem
konvensional
5. Melalui metode studi
kasus Siswa dapat
menyusun strategi
pengembangan usaha
berbasis prinsip
syariah
6. Melalui metode
Experiential Learning
Siswa dapat membuat
proyek
kewirausahaan
berbasis ekonomi
Islam sebagai aksi
nyata
Sejarah Peserta didik 1. Membaca Q.S. Ali 1. Melalui metode 45x3 3
Peradaban mampu Imran/3: 16-20 Talaqqi & Tadarus
Islam menganalisis serta menghafalkan Siswa mampu
sejarah dan peran hadis membaca dan
tokoh ulama 2. Menjelaskan sejarah menghafal ayat serta
penyebar ajaran masuknya Islam ke hadis tentang
Islam di Indonesia; Indonesia perjuangan ulama
dapat membuat 3. Menerapkan nilai dengan tartil.
bagan timeline keteladanan ulama 2. Melalui Metode
sejarah tokoh ulama dalam kehidupan Diskusi Kelompok &
penyebar ajaran sehari-hari Mind Mapping Siswa
Islam di Indonesia 4. Menganalisis mampu memahami
dan pengaruh masuknya dan menjelaskan
memaparkannya; Islam terhadap berbagai teori
meyakini bahwa perubahan sosial masuknya Islam ke
perkembangan dan budaya Nusantara serta
peradaban di 5. Mengevaluasi cara peran Wali Songo dan
Indonesia adalah penyebaran Islam ulama lainnya.
sunatullah dan yang dilakukan 3. Melalui Metode
metode dakwah ulama Observasi & Refleksi
yang santun, 6. Menyusun proyek Diri Siswa mampu
moderat, bi al- atau aksi nyata mencontoh sikap
ḥikmah wa al- dalam meneladani hidup sederhana dan
mau‘iẓat al- peran ulama gigih dalam menuntut
ḥasanah adalah ilmu sebagai bentuk
perintah Allah Swt.; teladan dari ulama
membiasakan sikap penyebar Islam.
kesederhanaan dan 4. Melalui Metode Studi
kesungguhan Kasus & Socratic
mencari ilmu, tekun, Questioning Siswa
damai, serta mampu
semangat membandingkan
menghargai adat kondisi masyarakat
istiadat dan sebelum dan sesudah
perbedaan kedatangan Islam di
keyakinan orang Indonesia serta
lain. dampak peran ulama
dalam peradaban
Islam Nusantara.
5. Melalui Metode Debat
Islami & Analisis Teks
Sejarah Siswa mampu
mengkritisi
perbedaan metode
dakwah yang
dilakukan ulama
dahulu dan sekarang
serta dampaknya bagi
perkembangan Islam.
6. Melalui Metode
Project-Based
Learning (PjBL) &
Portofolio Siswa
mampu membuat
bagan timeline
sejarah
perkembangan Islam
di Indonesia dan
karya digital/poster
tentang keteladanan
ulama.
Al-Qur’an Peserta didik 1. Mengetahui 1. Melalui metode 45x3 3
dan mampu pengertian ceramah dan
Hadits menganalisis ayat pergaulan bebas tanya jawab
AlQur’an dan hadis dan zina serta Siswa dapat
tentang perintah dasar hukumnya menyebutkan
untuk berkompetisi dalam Islam pengertian
dalam kebaikan dan 2. Memahami pergaulan
etos kerja serta dalil-dalil Al- bebas dan zina
larangan pergaulan Qur’an dan berdasarkan
bebas dan zina; Hadis tentang pandangan
dapat membaca Al- larangan Islam
Qur’an dengan pergaulan bebas 2. Melalui metode
tartil, menghafal dan zina Studi teks dalil,
dengan fasih dan 3. Menunjukkan diskusi
lancar ayat Al- sikap waspada kelompok kecil
Qur’an serta Hadis terhadap Siswa dapat
tentang perintah bahaya menjelaskan
untuk berkompetisi pergaulan bebas dalil QS. Al-Isra:
dalam kebaikan dan dan zina 32 dan hadis
etos kerja serta 4. Menganalisis terkait larangan
bahaya dari dampak negatif zina
pergaulan bebas pergaulan bebas 3. Melalui metode
dan zina; dapat dan zina Studi kasus,
menyajikan konten terhadap tanya jawab,
dan paparan kehidupan refleksi
tentang perintah sosial dan bersama Siswa
untuk berkompetisi pribadi dapat
dalam kebaikan dan 5. Mengevaluasi mengidentifika
etos kerja serta cara mencegah si contoh
larangan pergaulan pergaulan bebas perilaku
bebas dan zina; dan zina di pergaulan
meyakini bahwa lingkungan bebas dan
sikap kompetitif sekitar akibatnya
dalam kebaikan dan 6. Menciptakan dalam
etos kerja serta karya kreatif kehidupan
menghindari sebagai sehari-hari
pergaulan bebas kampanye 4. Melalui metode
dan perbuatan zina menjauhi Diskusi
adalah perintah pergaulan bebas kelompok,
agama; dan dan zina presentasi
membiasakan sikap Siswa dapat
kompetitif dalam menganalisis
kebaikan dan etos akibat zina
kerja serta terhadap diri
menghindari sendiri,
pergaulan bebas keluarga,
dan perbuatan zina masyarakat dan
dengan lebih bangsa
berhati- hati dan 5. Melalui metode
menjaga Debat,
kehormatan diri penilaian antar
kelompok,
forum terbuka
Siswa dapat
menilai
berbagai cara
mencegah
pergaulan
bebas dan
memilih yang
paling efektif
dalam menjaga
martabat
manusia
6. Melalui metode
Proyek kreatif
Siswa dapat
merancang
poster, video
pendek, atau
kampanye
digital untuk
mengajak
teman sebaya
menjauhi
pergaulan
bebas dan
menjaga
martabat
pribadi
Akidah Peserta didik 1. Menyusun 1. Melalui metode 43x3 3
menganalisis makna pemahaman ceramah Siswa
syu‘ab alīmān awal tentang dapat menyusun
(cabang-cabang cinta kepada peta konsep
iman), pengertian, Allah Swt., tentang makna
dalil, macam dan khauf, raja’, cinta kepada
manfaatnya; dan tawakal Allah Swt., khauf,
mempresentasikan 2. Menjelaskan raja’, dan tawakal
makna syu‘ab al- nilai-nilai 2. Melalui metode
īmān (cabang- dasar dari Diskusi kelompok
cabang iman), khauf, raja’, Siswa dapat
pengertian, dalil, dan tawakal menjelaskan
macam dan dalam ajaran makna dan
manfaatnya; Islam perbedaan antara
meyakini bahwa 3. Menerapkan khauf, raja’, dan
dalam iman nilai-nilai tawakal melalui
terdapat banyak keimanan cerita pendek
cabang-cabangnya; dalam atau dialog
serta menerapkan kehidupan imajinatif
beberapa sikap dan sehari-hari 3. Melalui metode
karakter sebagai 4. Menghubungk Penugasan
cerminan cabang an nilai-nilai individu Siswa
iman dalam spiritual dapat membuat
kehidupan. dengan kisah daftar tindakan
keteladanan konkret yang
tokoh Islam mencerminkan
5. Menilai sikap cinta kepada
manusia dalam Allah dan sikap
menghadapi tawakal dalam
ujian hidup kehidupan
berdasarkan remaja
nilai khauf, 4. Melalui metode
raja’, dan Analisis teks
tawakal kisah Siswa dapat
6. Mengkomunik menganalisis
asikan sikap khauf, raja’,
pemahaman dan tawakal
nilai-nilai dalam kisah para
keimanan Nabi atau sahabat
secara tertulis 5. Melalui metode
Studi kasus Siswa
dapat
membandingkan
dua sikap
berbeda (pasrah
tanpa usaha vs
tawakal) dan
menilai mana
yang sesuai
dengan ajaran
Islam
6. Melalui metode
penugasan
tertulis Siswa
dapat menyusun
ringkasan materi
atau kesimpulan
pribadi dalam
bentuk tulisan
terstruktur
(paragraf)
tentang makna
cinta kepada
Allah, khauf, raja’,
dan tawakal
Ahlak Peserta didik 1. Memahami 1. Siswa dapat 43x3 3
menganalisis konsep akhlak menyebutkan
manfaat madzmumah pengertian
menghindari akhlak dan akhlak akhlak
mażmūmah; mahmudah madzmumah
membuat karya 2. Mengidentifikas dan akhlak
yang mengandung i jenis-jenis mahmudah.
konten manfaat akhlak 2. Siswa dapat
menghindari sikap madzmumah menjelaskan
mażmūmah; dan mahmudah perbedaan
meyakini bahwa 3. Menelaah antara akhlak
akhlak mażmūmah dampak negatif madzmumah
adalah larangan dan dari akhlak dan akhlak
akhlak maḥmūdah madzmumah mahmudah.
adalah perintah terhadap diri 3. Siswa dapat
agama; serta dan lingkungan mengaitkan
membiasakan diri 4. Menganalisis contoh perilaku
untuk menghindari pentingnya madzmumah
akhlak mażmūmah membiasakan dalam
dan menampilkan akhlak kehidupan
akhlak maḥmūdah mahmudah sehari-hari.
dalam kehidupan 5. Menyusun 4. Siswa dapat
sehari-hari rencana pribadi menganalisis
untuk akibat dari
menghindari membiasakan
akhlak atau
madzmumah meninggalkan
dan akhlak
membiasakan madzmumah
akhlak dan mahmudah
mahmudah dalam
6. Membiasakan kehidupan
diri melakukan sosial.
akhlak 5. Siswa dapat
mahmudah membuat
dalam refleksi diri dan
kehidupan menilai
sehari-hari perilaku
pribadi terkait
akhlak
madzmumah
dan
mahmudah.
6. Siswa dapat
merancang dan
melaksanakan
proyek
pembiasaan
akhlak
mahmudah di
lingkungan
sekolah/masya
rakat.
Fiqih Peserta didik 1. Memahami 1. Siswa dapat 45x3 3
mampu pengertian al- menjelaskan
menganalisis Kulliyatu al- pengertian al-Kulliyatu
implementasi fikih Khamsah al-Khamsah secara
mu‘āmalah dan al- 2. Mengidentifika benar
kulliyyāt al- si lima prinsip2. Siswa dapat
khamsah (lima al-Kulliyatu al- mengidentifikasi lima
prinsip dasar Khamsah prinsip pokok al-
hukum Islam; 3. Menganalisis Kulliyatu al-Khamsah
menyajikan paparan pentingnya al- (hifz al-din, al-nafs,
tentang fikih Kulliyatu al- al-‘aql, al-nasl, dan al-
mu‘āmalah dan al- Khamsah mal)
kulliyyāt al- dalam 3. Siswa dapat
khamsah meyakini kehidupan menganalisis relevansi
bahwa ketentuan sehari-hari dan pentingnya
fikih mu‘āmalah dan 4. Mengaplikasik menjaga lima prinsip
al-kulliyyāt an prinsip- pokok tersebut dalam
alkhamsah adalah prinsip kehidupan sosial dan
ajaran agama; serta tersebut dalam pribadi
menumbuhkan jiwa konteks 4. Siswa dapat
kewirausahaan, kekinian mengimplementasikan
kepedulian, dan 5. Mengevaluasi al-Kulliyatu al-
kepekaan sosial dampak Khamsah dalam
penerapan berbagai aspek
atau kehidupan: di rumah,
pelanggaran sekolah, masyarakat,
terhadap al- dan media digital
Kulliyatu al- 5. Siswa dapat
Khamsah mengevaluasi dampak
positif penerapan dan
dampak negatif
pelanggaran terhadap
prinsip-prinsip pokok
dalam kehidupan
masyarakat modern
Sejarah Peserta didik 1. Mengidentifika 1. Siswa dapat 43x3 3
Peradaban mampu si tokoh ulama menyebutkan
Islam menganalisis (Wali Songo) nama-nama
sejarah dan peran dan wilayah Wali Songo dan
tokoh ulama persebaran wilayah
penyebar ajaran dakwahnya. dakwahnya.
Islam di Indonesia; 2. Menjelaskan 2. Siswa dapat
dapat membuat metode menjelaskan
bagan timeline dakwah Islam metode dakwah
sejarah tokoh ulama yang santun yang digunakan
penyebar ajaran dan damai oleh para Wali
Islam di Indonesia serta Songo dalam
dan penggunaan menyebarkan
memaparkannya; media budaya Islam.
meyakini bahwa lokal. 3. Siswa dapat
perkembangan 3. Menunjukkan menerapkan
peradaban di sikap moderat nilai-nilai
Indonesia adalah dan nilai dakwah Wali
sunatullah dan keislaman Songo dalam
metode dakwah dalam kehidupan
yang santun, kehidupan sehari-hari
moderat, bi al- sosial. (toleransi,
ḥikmah wa al- 4. Menganalisis kasih sayang,
mau‘iẓat al- pendekatan kreatif, damai).
ḥasanah adalah kultural dan 4. Siswa dapat
perintah Allah Swt.; strategi adaptif menganalisis
membiasakan sikap yang strategi dakwah
kesederhanaan dan digunakan Wali Songo
kesungguhan dalam dakwah yang
mencari ilmu, tekun, Islam. disesuaikan
damai, serta 5. Mengevaluasi dengan kondisi
semangat keberhasilan sosial dan
menghargai adat dakwah Islam budaya
istiadat dan melalui masyarakat
perbedaan pendekatan Jawa.
keyakinan orang budaya 5. Siswa dapat
lain. dibanding mengevaluasi
metode efektivitas
koersif. metode dakwah
6. Mengembangk Wali Songo
an kreativitas dalam
dalam penyebaran
menyampaika Islam secara
n pesan damai dan
dakwah cepat di tanah
dengan Jawa.
pendekatan 6. Siswa dapat
damai dan merancang
kontekstual. kampanye atau
media dakwah
kreatif yang
terinspirasi
dari
pendekatan
Wali Songo
untuk konteks
masyarakat
saat ini.
Nama Mahasiswa Pekalongan, maret 2025
Kepala Madrasah
Indah Rahmayani
NIM. 20123272
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN
Nama : Indah Rahmayani
NIM : 20123272
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam
Islam Fase/kelas : F/Kelas XI SMA/SMK
ELEME CAPAIAN KOMPETENSI TUJUAN JP ALU
N PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN R
Al- Peserta didik dapat 1. Menghafal 1. Melalui metode 45x 3
Qur’an menganalisis Al-Qur’an Q.S. talaqqi siswa 3
dan dan Hadis tentang berfikir Al-‘Alaq/96:1– dapat
Hadits kritis, ilmu pengetahuan 5 dan Hadis menghafal ayat
dan teknologi, toleransi, tentang Q.S.
memelihara kehidupan pentingnya Al-‘Alaq/96:1–
manusia, musibah, ujian, ilmu 5 dan hadis
cinta tanah air dan 2. Memahami isi yang
moderasi beragama; dan makna memotivasi
mempresentasikan pesan- ayat serta hadis berpikir kritis
pesan Al-Qur’an dan 3. Menunjukkan dan mencari
Hadits tentang pentingnya contoh sikap ilmu
berfikir kritis (critical cinta ilmu dan 2. Melalui metode
thinking), ilmu berpikir kritis Diskusi
pengetahuan dan 4. Menganalisis kelompok,
teknologi, toleransi, hubungan tafsir ayat dan
memelihara kehidupan antara iman, hadis siswa
manusia, musibah, ujian, ilmu, dan dapat
cinta tanah air dan akhlak Menjelaskan
moderasi beragama; 5. Menyusun makna
membiasakan membaca argumen kandungan Q.S.
Al-Qur’an dengan tentang Al-‘Alaq dan
meyakini bahwa berfiki pentingnya hadis secara
rkritis, ilmu pengetahuan berpikir kritis kontekstual
dan teknologi,toleransi, dalam Islam 3. Melalui metode
memelihara kehidupan 6. Merancang Studi kasus
manusia,musibah, ujian, karya kreatif siswa dapat
cinta tanah air dan untuk Menerapkan
moderasi beragama adalah menumbuhkan nilai-nilai dari
ajaran agama; semangat iptek ayat dan hadis
membiasakan sikap rasa islami dalam
ingin tahu, berfikir kritis, kehidupan
kreatif,dan adaptif nyata
terhadap perkembangan 4. Melalui metode
ilmu pengetahuan, dan debat siswa
teknologi, toleransi, dapat
pedulisosial, cinta damai, Menganalisis
semangat kebangsaan, dan keterkaitan
tanggung berpikir kritis
jawab,sabar ,tabah ,pantan dan semangat
g menyerah, tawakal, dan mencari ilmu
selalu berprasangka baik dengan
kepada Allah Swt. dalam keimanan
menghadapi ujian dan 5. Melalui metode
musibah, cinta tanah air, Presentasi
dan kelompok,
moderasi dalam beragama debat ilmiah
siswa dapat
Mengevaluasi
peran ilmu dan
berpikir kritis
dalam sejarah
peradaban
Islam
6. Melalui metode
Project based
learning siswa
dapat Membuat
proyek
(esai/video)
tentang
pentingnya ilmu
dalam Islam
Akidah Peserta didik menganalisis 1. Mengetahui 1. Melalui metode 45x 3
cabang-cabang iman, dalil-dalil Ceramah 3
keterkaitan antara iman, akidah terkait reflektif siswa
Islam danihsan, serta perilaku dapat
dasar-dasar, tujuan dan beriman Mengidentifika
manfaat ilmu kalam; 2. Memahami si dalil tentang
mempresentasikan tentang konsep iman pentingnya
cabang-cabang iman, yang menepati janji,
dasar-dasar, tujuan diaktualisasika syukur,
danmanfaat ilmu kalam; n dalam menjaga lisan,
meyakini bahwa perilaku mulia dan menutupi
cabangcabang iman, 3. Menunjukkan aib
keterkaitan antara iman, sikap beriman 2. siswa dapat
Islamdan ihsan, serta melalui Menjelaskan
dasar-dasar, tujuan perilaku terpuji hubungan
danmanfaat ilmu kalam 4. Menganalisis antara akidah
adalah ajaran agama; dampak dan akhlak
membiasakan sikap negatif dari dalam perilaku
tanggung jawab, tidak sehari-hari
memenuhi janji, mengamalkan 3. Melalui metode
menyukuri nikmat, nilai iman Roleplay siswa
memelihara lisan, 5. Menilai dapat Memberi
menutup aib orang tindakan contoh konkret
lain,jujur, peduli sosial, berdasarkan penerapan nilai
ramah, konsisten, cinta prinsip iman dalam
damai, rasa ingin tahu dan keimanan kehidupan
pembelajar sepanjang hay 6. Menyusun 4. Melalui metode
at rencana Diskusi studi
pribadi untuk kasus siswa
meningkatkan dapat
kualitas Menganalisis
keimanan konsekuensi
dalam sosial jika tidak
kehidupan menjaga lisan,
sosial tidak menepati
janji, dll.
5. Melalui metode
Refleksi diri
siswa dapat
Mengevaluasi
tindakan
berdasarkan
ukuran iman
dan akhlak
Islami
6. Melalui metode
Projek dakwah
digital siswa
dapat
Merancang
kampanye
dakwah/materi
ajakan untuk
menerapkan
nilai iman