0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan2 halaman

Ngobrol Keseharian di Sekolah

Dokumen ini menggambarkan interaksi antara guru dan murid di sekolah, di mana mereka menyebutkan nama-nama hewan dan menyanyi bersama. Selain itu, terdapat percakapan antara dua orang dewasa yang saling menanyakan kabar dan merindukan pertemuan. Keseluruhan isi dokumen menekankan pentingnya komunikasi dan kebersamaan dalam lingkungan sosial.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan2 halaman

Ngobrol Keseharian di Sekolah

Dokumen ini menggambarkan interaksi antara guru dan murid di sekolah, di mana mereka menyebutkan nama-nama hewan dan menyanyi bersama. Selain itu, terdapat percakapan antara dua orang dewasa yang saling menanyakan kabar dan merindukan pertemuan. Keseluruhan isi dokumen menekankan pentingnya komunikasi dan kebersamaan dalam lingkungan sosial.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Judul: "Ngobrol ing Sekolah"

Guru: "Sugeng enjing, bocah-bocah!"

Murid: "Sugeng enjing, Bu Guru!"

Guru: "Apa kabare kabeh?"

Murid: "Kabaripun sae, Bu!"

Guru: "Saiki ayo kita sinau. Sapa sing bisa nyebutke jenenge kewan siji?"

Budi: "Kucing, Bu Guru!"

Guru: "Apik banget, Budi. Sapa maneh sing duwe conto?"

Siti: "Pitik, Bu Guru!"

Guru: "Apik, Siti. Ayo, kita tepuk tangan kanggo Budi lan Siti."

Guru: "Saiki ayo padha nyanyi lagu 'Suwe Ora Jamu'. Sapa sing wis ngerti lagune?"

Murid: "kula ngertos, Bu Guru!"

Guru: "Apik, ayo kita nyanyi bareng-bareng!"

Murid: (Nyanyi lagu "Suwe Ora Jamu")

Pembicara A (Anak):
"Sugeng enjing, Pak/Bu, kados pundi kabaripun?"

Pembicara B (Orang Dewasa):


"Sugeng enjing. Alhamdulillah, kabar kula sae. Sampeyan piyambak kados pundi, le?"

Pembicara A:
"Alhamdulillah, kula ugi sae, Pak/Bu. Matur nuwun sanget."

Pembicara B:
"Saestu remen kula, yen sampeyan kabaripun sae. Sampun suwe menawi kita mboten kepanggih,
nggih?"
Pembicara A:
"Inggih, Pak/Bu. Kula ugi kangen kepanggih panjenengan. Panjenengan langkung sehat-sehat
kemawon."

Pembicara B:
"Matur nuwun, le. Sampeyan ugi mugi-mugi tansah pinaringan kesehatan lan rejeki sing
lancar."

Anda mungkin juga menyukai