ASAS DAN METODE PERANCANGAN
ARSITEKTUR 2
KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN
MALL
MAULANA IBRAHIM A
E1B120044
JURUSAN ARSITEKTUR
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS HALU OLEO
2021
KONSEP PERENCANAAN Mall merupakan sekelompok kesatuan pusat perdagangan yang dibangun
DAN PERANCANGAN dan didirikan pada sebuah lokasi yang direncanakan, dikembangkan,
dimulai dan diatur menjadi sebuah kesatuan operasi (operation unit),
berhubungan dengan lokasi, ukuran tipe toko, dan area perbelanjaan
MALL dari unit tersebut
(Urban Land Institute, Shopping Centre Development Handbook).
Mall merupakan bentuk usaha perdagangan
individual yang dilakukan secara bersama
melalui penyatuan modal dengan tujuan
efektivitas komersial
(Beddington, Design For Shopping Centre).
Mall diartikan sebagai suatu area pergerakan
(linier) pada suatu area pusat bisnis kota
(central city business area) yang lebih diorientasikan
bagi pejalan kaki. Berbentuk pedestrian dengan
Definisi Mall kombinasi plaza dan ruang-ruang interaksional
(Rubenstein, 1978).
Pengertian mall atau arti mall secara arsitektural
merupakan suatu ruang rekreasi dan pusat perbelanjaan
yang terdiri dari kompleks pertokoan dimana terjadi
kegiatan jual beli maupun pertukaran barang dan jasa
serta sebagai tempat berkumpul dan berekreasi.
Klasifikasi Mall Green Building
- Strip mall ( shopping plaza ) adalah mall yang memiliki sifat
Bangunan hijau (Green Building) adalah bangunan
terbuka dengan tatanan unit retail yang sejajar dan
yang berkelanjutan mengarah pada struktur dan
dihubungkan oleh pedestrian yang ada ditengahnya.
pemakaian proses yang bertanggung jawab lingkungan
dan hemat sumber daya sepanjang siklus hidup bangunan
- Shopping mall merupakan pusat perbelanjaan tertutup yang
tersebut, mulai dari pemilihan tempat sampai desain,
memiliki unit retail yang pada dasarnya disewakan.
konstruksi, perawatan, renovasi, dan peruntuhan.
KONSEP PERENCANAAN Tujuan
DAN PERANCANGAN - Merancang suatu bangunan yang memiliki
fungsi sebagai pusat perbelanjaan yang
efisien, efektif dan fleksibel
MALL - Menghasilkan suatu bangunan yang memiliki
bentuk dinamis dengan mempertahankan
karakter dari setiap fungsi bangunan
Latar Belakang
Gaya hidup masyarakat kota Kendari
yang terus meningkat dalam Who ?
hal perbelanjaan.
Masyarakat kota Kendari
Where ?
Why ? kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Sebagai sarana perbelanjaan
yang nyaman Arsitektur Kontekstual
Menurut Budi Sukada (1993), kontekstual merupakan
suatu situasi yang tidak memungkinkan sebuah obyek
ada di suatu tempat tanpa mengindahkan obyek-obyek
yang sudah ada di tempat itu terlebih dahulu. Dengan
demikian, perancangan kontektual memusatkan perhatian
terutama pada karakteristik obyek-obyek yang sudah
ada ketimbang pada obyek yang akan dibuat.