0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan11 halaman

Analisis Interaksi Perawat-Klien Jiwa

Dokumen ini adalah laporan analisis proses interaksi antara perawat dan pasien dengan halusinasi di RSJD Dr. Arif Zainuddin. Interaksi bertujuan untuk membina hubungan saling percaya dan membantu pasien mengatasi masalah halusinasi melalui komunikasi terapeutik. Proses ini melibatkan teknik komunikasi verbal dan non-verbal untuk menciptakan suasana nyaman dan mendukung pasien dalam berbagi pengalaman serta belajar cara mengatasi halusinasi.

Diunggah oleh

Paramitha Novia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan11 halaman

Analisis Interaksi Perawat-Klien Jiwa

Dokumen ini adalah laporan analisis proses interaksi antara perawat dan pasien dengan halusinasi di RSJD Dr. Arif Zainuddin. Interaksi bertujuan untuk membina hubungan saling percaya dan membantu pasien mengatasi masalah halusinasi melalui komunikasi terapeutik. Proses ini melibatkan teknik komunikasi verbal dan non-verbal untuk menciptakan suasana nyaman dan mendukung pasien dalam berbagi pengalaman serta belajar cara mengatasi halusinasi.

Diunggah oleh

Paramitha Novia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN ANALISIS PROSES INTERAKSI (API)

DENGAN HALUSINASI DI RUANG SUDAMALA


RSJD Dr. ARIF ZAINUDDIN PROVINSI JAWA TENGAH

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Praktik Profesi Ners Stase Keperawatan Jiwa
Dosen Pengampu : Mira Wahyu Kusumawati, [Link]., Ns., [Link]

Disusun Oleh :
RESITA DAMAYANTI
SN241190

PROGRAM STUDI PROFESI NERS PROGRAM PROFESI


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS KUSUMA HUSADA SURAKARTA
TAHUN AKADEMIK 2024/2025
ANALISIS PROSES INTERAKSI/API

Inisial klien : Nn. R


Umur :22 Tahun
Strategi Pelaksanan : SP 1
Status Interaksi Ke : Ke I (Fase Perkenalan)
Lingkungan : Di RSJD Dr. Arif Zainuddin Surakarta Jawa Tengah,
Saling duduk bersebelahan diruangan pasien, pasien
duduk di bed dan perawat duduk di sofa, suasana
tenang.
Deskripsi Klien : Pasien tampak menggunakan baju berwarna coklat
dan memakai rok panjang berwarna coklat tua,
kondisi tampak bersih, tidak bau badan dan
memakai jilbab.
Tujuan Interaksi : Dapat membina hubungan saling percaya antara
perawat dengan klien
Tanggal/Jam : 6 Maret 2025/ 11.00 WIB
Ruang : Sudamala
Komunikasi Verbal Teknik Komuikasi Analisa Berpusat Analisa Berpusat Rasional
Komunikasi Non Verbal Pada Perawat Pada Klien
Terapeutik
Perawat Jiwa
P : Selamat siang kak, bagaimana Giving broad P : Tersenyum, mata Perawat ingin Klien mau menerima Salam merupakan
kabarnya hari ini? Boleh kita opening memandang klien membuka sapaan perawat kalimat pembuka untuk
ngobrol sebentar percakapan dengan walaupun masih memulai suatu percakapan
klien nampak ragu karena sehingga dapat terjalin
K : Kabarnya baik, boleh dan berharap perawat orang baru di hubungan saling percaya
K: raut wajah datar,
dengan sapaan lingkungan nya
mata memandang
sederhana perawat
perawat
bisa diterima oleh
klien
P : Mau ngobrol dimana kak? Encourage P: mata Perawat melakukan Klien nampak ragu Penetapan kontrak tempat dan
Kira – kira kita bisa ngobrol description of memandang wajah kontrak tempat dan dan malu terhadap waktu akan membuat proses
berapa lama waktunya ? perception klien, sikap terbuka. waktu dengan klien. perawat, tidak mampu interaksi berjalan dengan baik.
membuat keputusan Tempat yang nyaman membuat
suasana percakapan menjadi
K : iya kak, 10 menit aja ya kak K: raut wajah datar,
nyaman sedangkan waktu yang
mata menatap
sudah disepakati dapat
perawat
membuat perawat dan klien
mengontrol alur pembicaraan
P : bagaimana kalau kita ngobrol Giving P: tersenyum, mata Perawat Klien merasa terbantu Pada pasien dengan gangguan
disini saja buk? broad memandang klien, mengarahkan klien dengan sikap perawat, jiwa terkadang mengalami
opening mempertahankan dalam membuat klien mulai terbuka gangguan dalam mengambil
sikap terbuka keputusan dalam terhadap perawat keputusan. Perawat harus
percakapan membantu klien dalam
K : boleh kak K: raut wajah datar, pengarahan agar klien dapat
memandang perawat menetapkan pilihannya
P : Kak, perkenalkan nama saya Encourage P: duduk berhadapan Perawat merasa Klien mengerti Memperkenalkan diri dapat
Resita Damayanti biasa dipanggil description dengan klien, harus menjelaskan tentang penjelasan menciptakan rasa percaya klien
Resita mahasiswa dari universitas of perception menjulurkan tangan, tentang dirinya, perawat. Klien merasa terhadap perawat. Penjelasan
kusuma husada surakarta yang tersenyum, mata berapa lama perawat hadir dalam tentang waktu dinas perawat
sedang praktek di RSJD [Link] memandang klien. keberadaannya dan lingkungan nya. dapat membuat klien mengerti
Zainuddin ini, nanti selama 3 selama berapa jam berapa lama perawat akan ada
minggu kita akan bertemu. Saya perhari nya. untuk klien
yang berjaga di sini dari jam 07030 –
K: duduk berhadapan
14.00 wib. Kalau boleh saya tau
dengan perawat,
nama kakak siapa?
menerima uluran
K : nama saya R kak tangan dari perawat
sambil tersenyum,
mata memandang
perawat
P : Kakak biasanya senang dipanggil Encourage P : memandang klien, Perawat ingin Klien mulai merasa Nama panggilan
dengan nama apa? description mempertahankan sikap menjalin hubungan senang dengan merupakan nama
of perception terbuka tubuh agak saling percaya dan keberadaan perawat. akrab klien sehingga
condong ke depan, merasa senang karena Klien mau menciptakan rasa
tangan tidak terlipat klien sudah mulai memberikan respon senang dan dihargai
K : Dipanggil R kak
memberika respon positif akan adanya
K : menatap perawat positif terhadap pengakuan atas
dengan kontak mata dirinya namanya.

P : selama saya disini nanti kita sering Encourage P : memandang klien, Perawat merasa klien Klien merasa perawat Penjelasan tentang
ngobrol dengan seperti ini. Kita akan description tersenyum, perlu mengetahui hadir dalam tujuan keberadaan
berusaha menyelesaikan masalah yang of perception mempertahankan sikap tentang tujuan lingkungannya. Klien perawat membuat
kakak hadapi, jadi kalau kakak mau terbuka keberadaan perawat di merasa perawat dapat klien yakin bahwa
cerita dengan saya boleh yaaa. lingkungan klien membantunya perawat memang
hadir
K : Iyaa kak untuk membantunya
K : memandang
perawat, wajah
nampak antusias
P: dibawa kesini ingat tidak kak kenapa? Encourage P : memandang klien, Perawat mencoba Klien merasa perlu Pertanyaan terbuka
Yang bawa ke sini siapa ingat? description menekankan topik menggali penyebab menceritakan tindakan akan menghasilkan
of perception bahasan pada klien sebenarnya klien apa yang dilakukan data yang kualitatif
K : keluarga saya yang membawa karena menjalani rawat inap nya di rumah pada klien. hal ini
membuat klien
saya gelisah, teriak marah-marah kak.
K: mendengarkan menjawab dengan
Saya mendengar suara yang pertanyaan perawat banyak penjelasan
menyuruhnya untuk melukai tangannya lalu mengatakan
dengan pelan alasan
menggunakan benda tajam. Suara
klien di rawat, wajah
tersebut mengganggu saya. sedih, sesekali
menunduk
P : apakah kakak mencoba tindakan Encourage P : memandang klien Perawat berusaha Klien merasa tidak Tindakan yang pernah
lain supaya tidak mendengar suara description dengan empati, sikap mengevaluasi berdaya. Klien dilakukan oleh klien
suara tersebut? of perception terbuka dipertahankan tindakan yang membutuhkan jalan untuk menghentikan
dilakukan klien keluar bagi halusinasinya dapat
selain itu sebagai permasalahannya membantu perawat
bahan dasar dalam menyusun
K : Tidak kak K : menundukkan
dalam perencanaan rencana tindakan
kepala dan menjawab
tindakan keperawatan keperawatan sehingga
dengan suara pelan
yang akan dilakukan keberhasilan
pada klien dalam penyelesaian
masalah dapat
menjadi maksimal
P : baiklah Kak R Saya akan membantu Encourage P : memandang klien Perawat sudah Klien merasa perawat Melakukan kontrak
kakak untuk menghardik suara suara description dengan tersenyum, mendapatkan perma ada untuk terhadap topik
tersebut. Suara tersebut tidak ada kak, of perception mempertahankan sikap salahan klien, membantunya dalam selanjutnya dapat
suara itu palsu tidak nyata. Apakah terbuka. perawat melakukan mengatasi membantu perawat
kakak mau menceritakan suara tersebut kontrak topik masalahnya. Klien untuk proses interaksi
kepada saya? Nanti kita juga akan selanjunya dengan berharap masalah nya selanjutnya agar
belajar bagaimana caranya supaya pasien akan selesai interaksi yang kedua
suara itu tidak ada lagi. Bagaimana, tidak keluar dari topik
apakah kakak bersedia? yang seharusnya.
Dengan menyepakati
K : memandang perawat
topik
dengan penuh harap,
K : iya kak saya bersedia, saya mau tersebut perawat dan
tersenyum
menceritakan bagaimana saya klien samasama
mendengar suara suara itu memiliki hubungan
untuk interaksi
selanjutnya
P : Baik kak, sebelumnya kakak apakah Encourage P : tersenyum, Perawat merasa Klien menyerahkan Penetapan waktu
mendengar suara suara sebelumnya? description memandang klien senang karena klien keputusan kepada pada kontrak
of perception dengan penuh harapan merespon pertanyaan perawat. Klien selanjutnya
nya. percaya merupakan hal
kepada perawat yang penting dalam
K : Iya kak, kalau saya lagi sendiri atau ada K : memandang
komunikasi dengan
hal yang tidak enak dihati saya. Saya perawat dengan
klien gangguan jiwa
mendengar suara yang menyuruh saya kontak mata yang
melukai tangan saya menggunakan benda tegas
tajam itu membuat saya kaget. Suara tersebut
membuat saya gelisah, marah, bingung.
sehingga saya berbicara kacau dan mengikuti
suara tersebut.
P : Baik kak, seberapa sering suara itu Encourage P : tersenyum, Perawat membantu Klien merasa waktu Perawat
muncul? description memandang klien klien dalam tersebut cocok dengan menetapkan
of perception dengan antusias menetapkan dirinya. Klien merasa interaksi
mengidentifikasi dilibatkan [Link]
suara-suara tersebut oleh perawat perlu mengisi
K : suara tersebut tiba- tiba muncul saat saya K : gelisah saat
format pengkajian
sedang sendirian dan melamun. menceritakan itu
klien dan menulis
kepada perawat
rencana
keperawatan bagi
klien
P : Baik kak, jadi begini ya nanti saya akan Encourage P : tersenyum, Perawat membantu Klien merasa waktu Perawat
mengajarkan kakak bagaimana cara description memandang klien klien dalam tersebut cocok dengan menetapkan
mengontrol diri terhadap suara itu. Nanti ada of perception dengan antusias menetapkan dirinya. Klien merasa interaksi
4 cara yang pertama yaitu dengan cara mengidentifikasi dilibatkan oleh [Link]
menghardik suara tersebut, kedua minum suara-suara tersebut perawat perlu mengisi
obat secara teratur, yang ketiga bercakap- format pengkajian
cakap dengan teman dan yang terakhir klien dan menulis
melakukan aktivitas atau kegitan rencana
keperawatan bagi
K : tersenyum
K : ohh jadi begitu kak klien
dan antusias
untuk diajarkan
P: Bagaimana kalau kita belajar satu cara Encourage P : tersenyum, Perawat membantu Klien merasa waktu Perawat
dulu yaitu menghardik. Kakak tau caranya description memandang klien klien dalam tersebut cocok dengan menetapkan
menghardik? Jadi caranya kakak tutup of perception dengan antusias menetapkan dirinya. Klien merasa interaksi
telinga kemudian bilang pergi pergi kamu mengidentifikasi dilibatkan [Link]
suara palsu kamu tidak nyata jangan ganggu suara-suara tersebut oleh perawat perlu mengisi
saya, diulang-ulang sampai suara itu tidak format pengkajian
terdengar lagi. Coba kakak peragakan klien dan menulis
K : Pasien
rencana
tampak mengerti
keperawatan bagi
cara menghardik
K: pergi pergi kamu suara palsu kamu tidak klien
yang diajarkan
nyata jangan ganggu aku
oleh perawat
P: Bagus sekali kak, sudah bisa ya Encourage P : memandang klien Perawat merasa Klien merasa Penetapan waktu
memperagakannya. Bagaimana description of dan tersenyum senang karena klien dilibatkan pada kontrak
perasaannya setelah latihan tadi, kalau perception sudah mampu oleh perawat. Klien selanjutnya
suara itu muncul silahkan coba cara mengambil puas dapat merupakan hal
tersebut ya kak. keputusan mengambil keputusan yang penting dalam
tanpa bantuan sendiri dan merasa komunikasi dengan
K : klien tersenyum
K: Iya kak perawat. senang karena klien gangguan
lalu mengambil
perawat setuju dengan jiwa
keputusan
pilihannya

P : Baik kak, selanjutnya apakah kakak R Encourage P : tersenyum, Perawat membantu Klien merasa waktu Perawat
bersedia untuk diajarkan cara mengontrol description of memandang klien klien dalam tersebut cocok dengan menetapkan
halusinasi dengan cara yang lain ? perception dengan antusias menetapkan jadwal dirinya. Klien merasa interaksi
selanjutnya dilibatkan
selanjutnya.
oleh
K : Mau kak perawat perawat perlu
K : Pasien tampak mengisi format
mengangguk pengkajian klien
dan menulis
rencana
keperawatan bagi
klien
P : Baik kak. Besok kita akan ngobrol Encourage P : memegang pundak Perawat Klien merasa Melakukan kontrak
ngobrol lagi ya diruangan ini tentang cara description of klien, memandang melakukan dilibatkan terhadap klien
mengontrol halusinasi dengan cara yang lain perception klien dan tersenyum penguatan terhadap oleh perawat. Klien merupakan hal
yaitu dengan rutin minum obat dan cara kontrak baik puas dapat yang penting
yang benar dalam minum obat. Apakah kontrak waktu, mengambil keputusan dalam
kakak masih ngobrol dengan saya? tempat dan topik. sendiri dan merasa berkomunikasi
Perawat senang senang karena dengan klien
K : tersenyum klien setuju dengan perawat setuju dengan gangguan jiwa.
K : iya kak mau
dan memandang kontrak yang telah pilihannya
kepada perawat
dibuat
P : baiklah kak, hari ini sampai disini dulu Encourage P : memandang klien, Perawat mengakhiri Klien mau mengakhiri Salam penutup
ya. terima kasih sudah mau ngobrol dengan description of tersenyum, interaksi hari ini. interaksi hari ini, merupakan akhir
saya. Nanti kita ngobrol-ngobrol lagi ya kak. perception menjulurkan tangan Perawat merasa merasa senang karena fase yang harus
senang karena ada yang dilakukan untuk
interaksi berjalan mendengarkan dan mencegah ketidak
dengan lancar berceritas percayaan klien
K : iya, sama-sama kak K: tersenyum,
masalahnya. kepada perawat
memandang perawat
dan menerima juluran
tangan perawat

Anda mungkin juga menyukai