REVIEW ARTIKEL SCOPUS
Nama : M. Amri Nugraha
NIM : C2C024033
Prodi : Magister Akuntansi
1. PROFIT/LABA
Judul Artikel The Analysis of Risk and Return Using Sharia Compliance
Assets Pricing Model with Profit-Sharing Approach
(Mudharabah) in Energy Sector Company in Indonesia
Scopus Journal of Risk and Financial Management/MDPI Swiss
Tema/Topik Penelitian Penelitian ini berfokus pada analisis hubungan antara risiko dan
return menggunakan Sharia Compliant Assets Pricing Model
(SCAPM) dengan pendekatan profit-sharing (mudharabah)
dalam perusahaan sektor energi di Indonesia.
Pentingnya Tema Tema penelitian ini penting karena penggunaan model CAPM
Penelitian konvensional dalam konteks investasi syariah mengandung
elemen riba (bunga), yang bertentangan dengan prinsip-prinsip
Islam. Oleh karena itu, penelitian ini mengeksplorasi alternatif
yang lebih sesuai dengan prinsip syariah.
Masalah Penelitian Masalah yang dihadapi adalah bagaimana mengintegrasikan
pendekatan syariah ke dalam model penetapan harga aset,
khususnya dalam konteks yang menggantikan suku bunga bebas
risiko dengan alternatif yang diperbolehkan seperti profit-
sharing.
Pertannyaan Apakah variable mudharabah dapat digunakan sebagai pengganti
Penelitian suku bunga bebas risiko dalam model SCAPM? Bagaimana
hubungan antara risiko dan return dalam konteks perusahaan
energi di Indonesia?
Fenomena Gap Fenomena gap yang terjadi adalah adanya perbedaan dalam
penerapan model CAPM konvensional di pasar keuangan
syariah, mengindikasikan perlunya model yang lebih sesuai
dengan prinsip-prinsip Islam.
Research Gap Research gap yang diidentifikasi adalah kurangnya penelitian
yang mengintegrasikan pendekatan mudharabah dalam analisis
risiko-return untuk saham di sektor energi dalam konteks
keuangan syariah di Indonesia.
Teori Yang Digunakan Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sharia
Compliant Assets Pricing Model (SCAPM) dan ARX-GARCH
model untuk analisis data.
Gambar Model Model penelitian dibangun dengan menggantikan komponen
Penelitian suku bunga bebas risiko (Rf) pada CAPM dengan return dari
mudharabah yang juga mempertimbangkan zakat.
Hipotesis Penelitian Hipotesis yang terdapat pada penelitian ini adalah terdapat
hubungan yang signifikan antara risiko dan return dengan
menggunakan model SCAPM yang didasarkan pada profit-
sharing mudharabah.
Metodologi Penelitian Metodologi yang digunakan mencakup analisis waktu deret
univariat menggunakan model ARX-GARCH untuk menguji
hubungan antara risiko dan return di perusahaan energi
Indonesia.
Hasil Penelitian Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan
antara risiko dan return di sektor tambang, dan saham
perusahaan tambang menunjukkan volatilitas lebih tinggi
dibandingkan dengan rata-rata pasar, serta keinginan investor
untuk berinvestasi.
Implikasi Penelitian Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa model SCAPM
dengan pendekatan mudharabah dapat membantu investor dalam
menentukan pilihan investasi yang sesuai dengan prinsip syariah
serta memberikan informasi tentang ekspektasi return yang lebih
realistis.
Future Research Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengkaji variasi
model SCAPM dengan pendekatan lain dan menguji aplikasi
model ini di sektor industri lainnya untuk memperluas
pemahaman mengenai keuangan syariah.
2. MODAL PERUSAHAAN
Judul Artikel Development and Measurement of Six Capitals in Automotive
Parts Manufacturing Companies in Indonesia and Malaysia
Scopus Journal IIETA Canada
Tema/Topik Penelitian Tema penelitian ini adalah pengembangan pengukuran enam
modal dalam proses penciptaan nilai perusahaan, dengan fokus
pada industri manufaktur suku cadang otomotif di Indonesia dan
Malaysia.
Pentingnya Tema Penelitian ini penting karena menjawab kebutuhan investor akan
Penelitian transparansi dan laporan berkelanjutan tentang aspek
lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Hal ini membantu
perusahaan untuk meningkatkan kinerja dan mengelola risiko,
sehingga dapat menciptakan nilai bagi pemegang saham dan
berkontribusi pada tujuan pembangunan berkelanjutan.
Masalah Penelitian Masalah utama yang dihadapi adalah bagaimana mengukur
enam jenis modal yang diperlukan dalam proses penciptaan nilai
perusahaan di sektor manufaktur suku cadang otomotif.
Pertannyaan 1. Bagaimana kapital alami dapat diukur untuk penciptaan
Penelitian nilai oleh perusahaan manufaktur suku cadang otomotif?
2. Bagaimana implementasi pengukuran enam modal
mendukung penciptaan nilai di perusahaan suku cadang
otomotif di Indonesia dan Malaysia?
Fenomena Gap Fenomena gap terlihat dari kurangnya standar dan pengukuran
yang jelas dalam bagaimana modal perusahaan dikelola dan
diukur, terutama dalam konteks keberlanjutan.
Research Gap Research gap adalah minimnya penelitian yang terdokumentasi
mengenai pengukuran sistematis terhadap enam jenis modal
dalam industri spesifik seperti otomotif, serta dampaknya
terhadap penciptaan nilai dan keberlanjutan.
Teori Yang Digunakan Penelitian ini menggunakan teori pelaporan berkelanjutan dan
model pengukuran modal terintegrasi, mengacu pada framework
dari International Integrated Reporting Council (IIRC).
Gambar Model Model penelitian menggambarkan hubungan antar enam jenis
Penelitian modal — keuangan, manusia, intelektual, sosial dan hubungan,
manufaktur, serta natural — dalam menciptakan nilai bagi
perusahaan.
Hipotesis Penelitian Hipotesis penelitian menyatakan bahwa pengukuran yang baik
dari enam modal dapat meningkatkan penciptaan nilai
perusahaan dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Metodologi Penelitian Metodologi yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan
studi kasus. Penelitian ini melibatkan wawancara mendalam
dengan tiga jenis informan: regulator, akademisi, dan praktisi di
bidang pelaporan keberlanjutan.
Hasil Penelitian Hasil penelitian menemukan bahwa pengukuran enam modal
yang diusulkan dapat digunakan sebagai acuan untuk
meningkatkan penciptaan nilai dalam perusahaan manufaktur
suku cadang otomotif, dengan masing-masing modal memiliki
indikator spesifik untuk pengukuran.
Implikasi Penelitian Implikasi penelitian adalah bahwa hasilnya dapat digunakan
oleh manajemen perusahaan untuk mengevaluasi dan mengelola
modal yang ada, serta meningkatkan kinerja keberlanjutan dan
nilai perusahaan secara keseluruhan.
Future Research Future research disarankan untuk mengeksplorasi penerapan
model ini di industri lain, serta melakukan studi longitudinal
untuk mengamati perkembangan dan dampak dari pengukuran
enam modal dalam jangka panjang.
3. KUALITAS LAPORAN
Judul Artikel The Impact Of The Corporate Risk Management Model On
The Quality Of Financial Reports In Jordanian Commercial
Banks
Scopus Journal of Applied Economics, Finance, and Accounting.
United States
Tema/Topik Penelitian Meneliti pengaruh model manajemen risiko terhadap dua
dimensi penting dari kualitas laporan keuangan: relevansi dan
representasi yang setia.
Pentingnya Tema Menyediakan wawasan tentang bagaimana manajemen
Penelitian risiko dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan,
yang penting untuk pengambilan keputusan oleh
berbagai pemangku kepentingan.
Membantu bank dalam mengurangi manipulasi laporan
keuangan dan meningkatkan kredibilitas serta
transparansi laporan..
Masalah Penelitian Apakah model manajemen risiko institusional mempengaruhi
kualitas laporan keuangan di bank komersial Yordania ?
Pertannyaan 1. Apa dampak model manajemen risiko terhadap
Penelitian karakteristik relevansi laporan keuangan di bank
komersial Yordania?
2. Apa dampak model manajemen risiko terhadap
karakteristik representasi yang setia dari laporan
keuangan di bank komersial Yordania?
3. Sejauh mana penerapan model Manajemen Risiko
Perusahaan (ERM) di bank komersial Yordania menurut
karyawan di departemen keuangan dan regulasi?
4. Seberapa tinggi kualitas laporan keuangan yang
umumnya ditunjukkan oleh bank komersial Yordania?
Fenomena Gap Terdapat kekurangan dalam pemahaman tentang bagaimana
manajemen risiko dapat secara langsung mempengaruhi kualitas
laporan keuangan di konteks bank komersial Yordania.
Research Gap Penelitian sebelumnya belum secara mendalam mengeksplorasi
hubungan antara model manajemen risiko dan kualitas laporan
keuangan di bank-bank di Yordania.
Teori Yang Digunakan Teori Sinyal: Menjelaskan bagaimana perusahaan berusaha
mengurangi asimetri informasi dengan menyediakan laporan
keuangan berkualitas tinggi.
Gambar Model Model penelitian mencakup dimensi-dimensi dari manajemen
Penelitian risiko seperti lingkungan internal, penetapan tujuan, identifikasi
peristiwa, penilaian risiko, respons risiko, kegiatan pengawasan,
evaluasi sistem pelaporan keuangan, dan pemantauan.
Hipotesis Penelitian 1. H0.1: Model manajemen risiko dan semua bagiannya
tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas
laporan keuangan di bank komersial Yordania.
2. H0.1.1: Tidak ada pengaruh signifikan dari model
manajemen risiko terhadap karakteristik relevansi
laporan keuangan.
3. H0.1.2: Tidak ada pengaruh signifikan dari model
manajemen risiko terhadap karakteristik representasi
yang setia dari laporan keuangan.
Metodologi Penelitian 1. Pendekatan penelitian deskriptif-deduktif (analitis)
dengan populasi penelitian terdiri dari 13 bank komersial
di Yordania.
2. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang
disebarkan kepada 234 karyawan di departemen
keuangan dan pengawasan.
Hasil Penelitian Model manajemen risiko memiliki pengaruh signifikan terhadap
kualitas laporan keuangan di bank-bank Yordania, dengan hasil
menunjukkan bahwa model ini dapat meningkatkan relevansi
dan representasi yang setia dari laporan keuangan.
Implikasi Penelitian Penelitian ini memberikan panduan bagi bank untuk
mengintegrasikan praktik manajemen risiko yang lebih baik
dalam strategi mereka, yang pada gilirannya dapat meningkatkan
kualitas laporan keuangan dan kepercayaan pemangku
kepentingan.
Future Research Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut yang
berfokus pada karakteristik yang lebih baik dari informasi
akuntansi dan cara-cara untuk mengoptimalkan utilitas serta
kualitas informasi akuntansi dalam praktik pelaporan keuangan.