PRAKTIK LAPANGAN TERPADU
SATUAN ACARA PENYULUHAN
TENTANG DIABETES MELITUS (DM) DI DESA WAWAI
KEC. BATANG ALAI SELATAN KAB. HULU SUNGAI TENGAH
DISUSUN OLEH:
MUHAMMAD ABDILLAH
NIM 11409717012
YAYASAN WAHANA BHAKTI KARYA HUSADA
AKADEMI KEPERAWATAN KESDAM VI/ TANJUNGPURA
TA. 2019/2020
SATUAN ACARA PENYULUHAN
Bidang studi : Praktek Lapangan Terpadu
Sasaran : Masyarakat
Tempat : Desa Wawai
Hari/Tanggal : Selasa / 10 Desember 2019
Pukul : 16.00 Wita s.d selesai
A. Tujuan Instruksional Umum
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan tentang diabetes melitus pada
keluarga, diharapkan keluarga dapat memahami diabetes melitus.
B. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan tentang diabetes melitus
diharapkan keluarga dapat :
1. Pengertian Diabetes melitus
2. Penyebab Diabetes melitus
3. Tanda dan gejala Diabetes melitus
4. Akibat atau komplikasi Diabetes melitus
C. Sasaran
Masyarakat
D. Materi
1. Pengertian Diabetes Melitus
2. Etiologi
3. Tanda Gejala
4. Resiko tinggi DM
5. Komplikasi
6. Penatalaksana
E. Metode
Ceramah, diskusi dan Tanya jawab
1. Diskusi
2. Tanya jawab
F. Media
Leaflet
G. Proses Kegiatan
No Kegiatan Penyuluh Peserta
1 Pembukaan 1. Memberi salam dan 1. Menjawab salam
5 menit kontrak waktu 2. Mendengarkan
2. Menjelaskan tujuan, dan
manfaat materi yang memperhatikan
akan disampaikan
2 Kegiatan inti 1. Menjelaskan materi 1. Menyimak semua
20 menit penyuluhan mengenai materi yang
Pengertian Diabetes disampaikan
Melitus
2. Tanda Gejala
3. Resiko tinggi DM
4. Komplikasi.
3 Penutup 1. Mengevaluasi 1. Menjawab
5 menit pengetahuan tentang pertanyaan
materi yang sudah 2. Mendengarkan
dijelaskan dengan 3. Menjawab salam
memberikan pertanyaan
2. Menyimpulkan materi
yang telah dijelaskan
3. Menutup pertemuan dan
memberi salam
H. Kriteria Evaluasi
1. Struktur
a) Persiapan Media
Media yang akan digunakan dalam penyuluhan semuanya
lengkap dan siap digunakan, media yang digunakan adalah
Leaflet
b) Persiapan Materi
Materi yang diberikan dalam penyuluhan sudah disiapkan
dan akan ditampilkan dalam bentuk Leaflet yang berisi
gambar dan tulisan
c) Undangan/klien dan keluarga
2. Proses Penyuluhan
a) Kegiatan penyuluhan yang akan diberikan diharapkan
berjalan lancar dan sasaran memahami tentang
penyuluhan yang diberikan
b) Dalam proses penyuluhan yang diharapkan terjadi
interaksi antara penyuluh dan sasaran
c) Peserta diharapkan memperhatikan materi yang diberikan
d) Sasaran diharapkan kehadirannya 80% dan tidak ada yang
meninggalkan tempat saat penyuluhan berlangsung.
3. Hasil Penyuluhan
a) Jangka Pendek
1) Diharapakan 80% sasaran memahami
2) Sasaran memahami tentang Diabetes Melitus
b) Jangka Panjang
Meningkatkan pengetahuan Masyarakat mengenai
Diabetes Melitus
MATERI PENYULUHAN
A. Pengertian Diabetes Melitus
Adalah suatu penyakit kronik yang komplek disertai berbagai kelainan
metabolik akibat gangguan hormonal, yang menimbulkan berbagai
komplikasi kronik pada mata, ginjal, saraf dan pembuluh darah disertai
lesi pada membran basalis dalam pemeriksaan dengan membran
elektron. (Arief, 2011)
B. B. Etiologi
Insulin Dependent Diabetes Melitus ( IDDM ) atau Diabetes Melitus
Tergantung Insulin ( DMTI ) disebabkan oleh destruksi sel B pulau
langerhans akibat proses autoimun. Sedangkan Non Insulin Dependent
Diabetes Mellitus ( NIDDM ) atau Diabetes Melitus Tidak Tergantung
Insulin ( DMTTI ) disebabkan kegagalan relatif sel B dan resistensi insulin.
Resistensi insulin adalah turunnya kemampuan insulin untuk merangsang
pengambilan glukosa oleh jaringan perifer dan untuk menghambat
produksi glukosa oleh hati. Sel B tidak mampu mengimbangi resistensi
insulin ini sepenuhnya, artinya terjadi defesiensi relatif insulin.
Ketidakmampuan ini terlihat dari berkurangnya sekresi insulin pada
rangsangan glukosa, maupun pada rangsangan glukosa bersama bahan
perangsang sekresi insulin lain. Berarti sel B pankreas mengalami
desensitisasi terhadap glukosa.
C. Tanda dan Gejala
Gejala sering baru timbul beberapa bulan atau beberapa tahun sesudah
mengindap penyakit ini.
Gejala yang sering muncul adalah :
1. Sering buang air kecil terutama pada malam hari
2. Gatal – gatal terutama pada alat kelamin bagian luar.
3. Kesemutan dan kram.
4. Cepat merasa lapar dan kehausan.
5. Gairah sex menurun.
6. Cepat merasa lelah dan mengantuk.
7. BB menurun, nafsu makan bertambah.
8. Penglihatan kabur.
9. Mudah timbul abses dan kesembuhan yang lama.
D. Resiko tinggi DM
1. Riwayat keluarga DM
2. Kegemukan
3. Kurang gerak (berolah raga)
4. Hipertensi
F. Komplikasi
1. Kardiovaskuler : hipertensi, infak miokard
2. Mata : retinopati, katarak
3. Syaraf : neuropati
4. Paru – paru : TBC
5. Kulit : gangren, ulkus.
6. Hati : sirosis hepatis.
G. Penatalaksanaan
Dalam jangka pendek penatalaksanaan DM bertujuan untuk
menghilangkan keluhan atau gejala DM. Sedangkan tujuan jangka
panjangnya adalah untuk mencegah komplikasi. Tujuan tersebut
dilaksanakan dengan cara menormalkan kadar glukosa, lipid dan insulin.
Untuk mempermudah tercapainya tujuan tersebut kegiatan dilaksanakan
dalam bentuk pengelolaan pasien secara holistik dan mengajarkan
kegiatan mandiri.
Kerangka utama penatalaksanaan DM yaitu perencanaan :
1. Makanan ( diet )
2. Latihan jasmani.
3. Obat – obatan
4. Pemantauan
5. Pendidikan Kesehatan
DAFTAR PUSTAKA
Depkes RI. (2011). Modul Pedoman Kader PHC. Magelang: Bapelkes Salaman
Magelang
Mansjoer, Arief. 2012. Kapita Selekta Kedokteran. EGC: Jakarta