0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan13 halaman

Sistem Pengusiran Hama Padi IoT

Dokumen ini membahas pengembangan sistem informasi pengusiran hama berbasis Internet of Things untuk meningkatkan hasil panen padi di Indonesia. Sistem ini menggunakan metode fuzzy Sugeno dan naïve Bayes untuk memantau kondisi lahan dan mengendalikan hama secara real-time, dengan hasil pengujian menunjukkan akurasi yang tinggi dalam rekomendasi perawatan. Hasil pengujian menunjukkan efektivitas sistem dalam mendeteksi dan mengusir hama dengan probabilitas keberhasilan mencapai 67.8%.

Diunggah oleh

sari.wr2809
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan13 halaman

Sistem Pengusiran Hama Padi IoT

Dokumen ini membahas pengembangan sistem informasi pengusiran hama berbasis Internet of Things untuk meningkatkan hasil panen padi di Indonesia. Sistem ini menggunakan metode fuzzy Sugeno dan naïve Bayes untuk memantau kondisi lahan dan mengendalikan hama secara real-time, dengan hasil pengujian menunjukkan akurasi yang tinggi dalam rekomendasi perawatan. Hasil pengujian menunjukkan efektivitas sistem dalam mendeteksi dan mengusir hama dengan probabilitas keberhasilan mencapai 67.8%.

Diunggah oleh

sari.wr2809
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Portaldata.

org
Volume 2 (10), 2022

Sistem Informasi Pengusiran Hama Berbasis Internet Of


Things

Nadiya Safitri1), Lili Andraini2)


Teknik Komputer1,2)
nadiya@[Link]

Abstrak
Di negara agraris seperti Indonesia, pertanian merupakan bagian yang sangat penting dalam
kehidupan. Bagi sebagian besar petani, peningkatan produksi tanaman padi sangat penting. Namun
dalam proses budidaya padi ada kendala yang mempengaruhi penurunan hasil panen padi. human
error atau kelalaian petani dalam menangani padi itu sendiri dan serangan berbagai hama.
Penggunaan bahan kimia yang berlebihan dan penghilangan hama yang tidak tepat dapat
menyebabkan kondisi lahan yang semakin merugikan. Teknologi berperan membantu menyelsaikan
permasalah dan membangunan petani modern. Pemantauan menggunakan teknologi membantu
petani memaksimalkan hasil panen. Perawatan lahan pertanian dapat direkomendasikan berdasarkan
alat kelembaban dan pH tanah serta metode fuzzy sugeno dan naïve bayes dalam pengendalian hama
padi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem monitoring dan kontroling lahan pertanian,
pengusir hama serta melakukan pengiriman informasi kepada petani secara real time. Pengujian alat
pengusir hama dilakukan dua mekanisme di dalam dan di luar ruangan tujuan dari pengujian ini
untuk menentukan fungsionalitas alat. Hasil dari penjadwalan naïve bayes didapat probabilitas 67.8%
dengan skema pengusiran hama pukul 06.00 - 10.00 dan 14.00 - 17.00. Pemantauan lahan pertanian
dengan alat yang dirancang didapat error rate 2.89% dan akurasi dalam perekomendasian perawatan
lahan 87.5% dengan metode fuzzy sugeno.

Kata kunci: Fuzzy, Sugeno, Hama, Kelembapan, Naïve Bayes

1. PENDAHULUAN
Pangan merupakan kebutuhan pokok dari kehidupan manusia selain sandang dan papan.
Terdapat sejumlah komoditas tanaman penghasil pangan, salah satunya padi(Bangun et al.,
2018; Isnain et al., 2021; Samsugi et al., 2023; Samsugi, Neneng, et al., 2018; Samsugi & Wajiran,
2020). Padi (Oryza Sativa) menjadi komoditas pangan utama di Indonesia dan memegang
peranan penting dalam kegiatan ekonomi di Indonesia(Ahdan et al., 2019; Putra et al., 2019;
Sintaro et al., 2021; Wajiran et al., 2020). Dalam melakukan penanaman padi tersebut para
petani memiliki kendala yang dapat mempengaruhi penurunan hasil panen, baik segi kualitas
dan kuantitas(Agung et al., 2020; Hariadi et al., 2022; Electrical Load Forecasting Using
Customers Clustering and Smart Meters in Internet of Things, 2019; Persada Sembiring et
al., 2022; Samsugi et al., 2021). Penurunan kualitas disebabkan oleh beberapa faktor salah
satunya human error atau kesalahan petani dalam perawatan padi(Andraini, 2022; Andraini et
[Link] 1
[Link]
Volume 2 (10), 2022

al., n.d.; Andraini & Bella, 2022; Andraini & Ismail, 2022; Sintaro et al., 2022). Pemberian pupuk
yang berlebihan akan menurunkan kualitas tanah dan pencemaran lingkungan(Arrahman,
2021; Gunawan et al., 2020; Hafidhin et al., 2020; Ramdan & Utami, 2020; Samsugi, Mardiyansyah,
et al., 2020). Penurunan kuantitas padi terjadi karena adanya serangga dan hama padi yang
tidak terkontrol(Ahmad et al., 2018; Arrahman, 2022; Fachri et al., 2015; Silvia et al., 2016;
Zanofa et al., 2020). Dalam mengatasi penurunan kuantitas dan kualitas padi petani harus
mengeluarkan biaya dan tenaga. Pada proses pertumbuhan tanaman padi memerlukan
kondisi tanah dengan kandungan kadar pH dan kembaban tertentu agar dapat tumbuh dengan
baik(Nurdiansyah et al., 2020; Rahmanto et al., 2020, 2021; Utami & Rahmanto, 2021; Yulianti et
al., 2021). Padi memiliki kerentanan terhadap serangan hama, mulai waktu tanam hingga
panen(Bakri & Darwis, 2021; Genaldo et al., 2020; Nugrahanto et al., 2021; Samsugi, Yusuf, et al.,
2020; Valentin et al., 2020; Widodo et al., 2020).
Pemantauan kandungan mineral pada lahan pertanian yang masih manual serta pengendalian
hama pertanian menggunakan bahan kimia pestisida menimbulkan pencemaran tanah, serta
kurang efisien dalam pengerjaannya, dan berdampak pada kesehatan petani membuat alat
ukur monitoring tanah dengan pemanfaatan sensor pH, kelembaban, dan suhu, dengan nilai
error suhu 0.22%, kelembaban 1.58%, dan pH 2.68%(Anantama et al., 2020; Dita et al., 2021;
Kurniawan & Surahman, 2021; Pindrayana et al., 2018; Riski et al., 2021; Samsugi & Burlian, 2019).
Penggunaan sistem informasi dalam memantau tanaman cabai dan bawang merah secara
digital memberikan kemudahan bagi para petani(Rumalutur & Ohoiwutun, 2018; Samsugi, 2017;
Samsugi, Ardiansyah, et al., 2018; Selamet et al., 2022; Utama & Putri, 2018). Metode naïve bayes
digunakan untuk memberikan probabilitas fungsionalitas dari sensor pengusiran dan
kontroling hama padi dengan nilai akurasi 89.45%[9]. Metode fuzzy mempermudah
pembudi daya ikan tombro dalam memonitoring keadaan kolam tanpa melihat
langsung(Gumantan & Mahfud, 2020; Puspaningrum et al., 2020; A Sensor-Based Garbage Gas
Detection System, 2021; Suaidah, 2021). sirkulasi air dengan penerapan metode fuzzy yang
tepat pada tanaman hidroponik akan mempercepat pertumbuhan tanaman dan hasil yang
optimal(Jafar Adrian et al., 2022; Sembiring, 2022; Susanto et al., 2021; Utami Putri et al.,
2022). Metode fuzzy merupakan turunan dari artificial intelligence tentang kemampuan
manusia untuk berfikir secara logic(Isnain & Putra, 2023; Pasha, Megawaty, et al., 2023; Pasha,
Sucipto, et al., 2023; Purwayoga & Nurkholis, 2023). Metode fuzzy sugeno memiliki derajat
keanggotaan (µ[x]) dalam rentang 0 hingga 1 yang menunjukan sejauh mana suatu nilai
benar dan sejauh mana suatu nilai itu salah(Engineering et al., 2023; Informatika et al., 2023;
Isnain et al., 2023). Secara umum dalam logika fuzzy terdapat empat tahap, yaitu tahap basis
kaidah (rule base), Tahap inferensi, Tahap fuzzifikasi (fuzzification), lalu tahap defuzzifikasi
(defuzzification)(AS & Baihaqi, 2020; Effendi, 2009; Jamaaluddin & Sumarno, 2017; Wardany et
al., 2021; Wibowo et al., 2012).
Pada penelitian dilakukan pembuatan sistem yang dapat melakukan monitoring kadar pH
dan kelembapan tanah sawah, dan pengusir atau pengontrolan hama padi secara realtime
dengan metode naïve bayes serta memberikan rekomendasi perawatan lahan pertanian padi
menggunakan metode fuzzy sugiono untuk mendapatkan hasil panen yang optimal.

[Link] 2
[Link]
Volume 2 (10), 2022

2. METODOLOGI PENELITIAN
2.1. Research and Development (R&D)
Research and Development (R&D) dimana metode ini merupakan penggambaran dari
aktivitas yang dilakukan untuk menciptakan produk yang lebih baik. Dimulai dengan
pencarian potensi dan masalah, mengumpulkan informasi, desain produk, validasi desain,
uji coba produk dan perbaikan produk.

Gambar 1. Diagram Alir Penelitian.

Dalam tahap perumusan masalah menentukan apa saja faktor yang mempengaruhi aspek-
aspek dalam pembuatan dan penyelesaian masalah yang terjadi. Perancangan perangkat
lunak dimulai dari tampilan aplikasi mobile yang akan menampilkan informasi terkait
kelembaban tanah dan ph. Fitur controlling perangkat keras dan perancangan fuzzy yang
akan digunakan untuk menentukan rekomendasi perawatan lahan pertanian berdasarkan
kelembaban dan pH tanah. Proses perangkaian komponen, melakukan sketch pada Arduino
IDE, membuat projek pada firebase realtime database. Tahap terakhir dalam diagram alir
penelitian yaitu evaluasi dimana pada proses ini dilakukan pengkajian terhadap solusi.

2.2. Diagram Skematik


Perancangan sistem yang digambarkan dalam bentuk diagram skematik dan permodelan
basis data (Gambar 2). Komponen yang digambarkan pada diagram skematik sistem terdiri
dari 3 komponen, yaitu perangkat keras, basis data dan perangkat lunak. Perangkat keras dan
lunak saling terhubung oleh basis data yang sama agar data yang ditampilkan pada perangkat
lunak adalah data yang terbaru berdasarkan hasil pengenalan yang dilakukan oleh perangkat
keras. Apabila terdeteksi ada hama sensor akan mulai menggerakkan motor servo A dan ada
hama yang terdeteksi Kembali dalam waktu cukup lama, maka arduino akan memulai
menggerakkan servo B dan menyalakan sensor ultrasonik A dan ultrasonik B. Ketika
terdeteksi ada hama, arduino yang terhubung ke nodemcu ESP8266 akan mengirim data
melalui jalur komunikasi UART yaitu RX dan TX. Nodemcu yang sudah terhubung ke
internet akan dikirimkan ke firebase realtime database.

[Link] 3
[Link]
Volume 2 (10), 2022

Gambar 2. Diagram Skematik

3.3. Perancangan dan Pengujian Sistem


Perancangan sistem kontrol dan monitoring hama berbasis aplikasi mobile. Aplikasi yang
dibuat memberikan informasi terkait kondisi lahan pertanian dan perawatan apa saja yang
harus dilakukan petani untuk membuat tanah tertap terjaga kesuburannya dengan
menggunkan metode fuzzy sugeno. Naïve bayes diterapkan pada alat untuk memberikan
probabilitas terhadap kontrol dan monitoring hama tanaman padi dengan beberapa skema
dari suatu kejadian, dengan cara menghitung peluang bersyarat serta penjadwalan alat secara
otomatis (Persamaan 1).

Ketetuan :
P(c|x) : Probabilitas masuknya karakteristik sampel c dengan syarat adanya x (Posterior
Probability).
P(x|c) : Probabilitas munculnya karakteristik sampel x dengan syarat adanya c (likelihood)
P(c) : Probabilitas munculnya sampel sebelum sampel tersebut masuk (Prior Probability)
P(x) : Probabilitas kemunculan karakteristik sampel secara menyeluruh (evidence)

Hasil pengujian alat untuk mengetahui peluang keberhasilan alat dalam melakukan
pendeteksian dan pengusiran hama burung yang telah dilakukan, dengan rincian sampel data
yang digunakan. Data yang digunakan, dapat menggunakan Persamaan 2.

Ketentuan :
BT : Bergerak Terbang
P(c|x) : P(“Bergerak Terbang” | PIR = HIGH)
P(x|c) : P(PIR = HIGH | “Bergerak Terbang”)
P(c) : P(“Bergerak Terbang”)
P(x) : P(PIR = HIGH)
[Link] 4
[Link]
Volume 2 (10), 2022

Hasil dari perhitungan Persamaan 2 akan dikali dengan 100% untuk mendapatkan
presentase peluang keberhasilan alat pada saat melakukan pendeteksian dan pengusiran
hama burung.

3. HASIL DAN PEMBAHASAN


Hasil Pengujian sistem dilakukan untuk mengetahui bagaimana keefektifan sistem
melakukan monitoring tanah dan pengusiran hama. Mengacu pada rancangan pengujian
yang telah ada, terdapat empat pengujian alat yang dilakukan yaitu pengujian pH,
kelembapan tanah, dan pengusiran hama tanaman padi[8].

3.1. Hasil Pengujian pH


Pengujian pH tanah dilakukan dengan cara membandingan nilai yang didapat oleh sensor
pH dan kelembapan tanah dengan alat pH dan kelembapan tanah tester yang sudah standar.
Data hasil pengujian diolah untuk mencari tahu presentase error yang didapat. presentase
error didapat dari nilai real dari hasil alat dikurangi nilai dari sensor yang dibuat dibagi
dengan nilai real (3).

Presentase error yang didapatkan dari pengujian alat adalah sebesar 3.16% untuk pH tanah
(Gambar 3) dan 2.62% kelembapan tanah (Gambar 4).

Gambar 3. Perbandingan sensor pH terhadap pH tanah tester

Gambar 4. Perbandingan sensor kelembaban terhadap kelembaban tester hasil pengujian


pada hama tanaman.

Pengujian alat ketika melakukan pendeteksian dan pengusiran hama serangga khususnya
hama belalang dengan jumlah ± 10 ekor diletakkan pada sebuah kotak wadah dengan jarak

[Link] 5
[Link]
Volume 2 (10), 2022

peletakkan alat dengan hama belalang bervariasi yaitu ± 1 meter dan ± 2 meter dan dilakukan
selama ± 40 menit secara terus menerus (Tabel 1).
Pengujian 1 sampai 7 menunjukkan hasil hama belalang relatif bergerak walaupun sudah
terpapar gelombang ultrasonik, akan tetapi pada pengujian ke 8 sampai 10 didapatkan bahwa
hama belalang sudah relatif tidak bergerak. Berikut merupakan gambar yang menunjukkan
hama belalang sebelum dan sesudah dilakukan pengujian alat. Setelah dilakukan pengujian
selama ± 40 menit, dapat diketahui bahwa hama belalang mengalami perubahan pola reaksi
menjadi relatif tidak bergerak Gambar 5.

Tabel 1. Pengujian Hama Serangga

Gambar 5. Pengujian Hama Serangga terhadap sensor ultrasonic.

Gambar 6. Pengujian sensor terhadap hama burung.

Pengujian alat untuk pengusiran hama burung dilakukan dengan menggunakan satu ekor
burung sebagai sampel burung yang diletakkan pada sangkar burung dengan jarak
peletakkan alat dengan burung ± 2 meter (Gambar 6 dan Gambar 6). Tabel 2 merupakan

[Link] 6
[Link]
Volume 2 (10), 2022

sebagian data hasil pengujian alat ketika melakukan pendeteksian dan pengusiran hama
burung.

Tabel 2. Pengujian Hama Burung

Hasil penjadwalan kontroling alat dengan naïve bayes Sampel rincian data hasil pengujian
alat terhadap pengusiran burung bisa dimasukkan ke persamaan naïve bayes

Dari hasil pengolahan data hasil pengujian alat untuk melakukan pengusiran hama burung
didapatkan hasil presentase peluang keberhasilan alat sebesar 67.8% (4). Terdapat
permasalahan yang dapat diketahui dari pengujian yang telah dilakukan, yaitu pendeteksian
hama akan menjadi malfungsi. Penggunaan sensor PIR HC-SR501 harus dihindari dari
lingkungan yang banyak cahaya dan angin untuk menghindari adanya interferensi terhadap
nilai yang dibaca oleh sensor.
Dari batasan sensor tersebut, penulis memberikan alternatif solusi untuk melakukan
pengusiran hama secara berkala dengan penjadwalan pengaktifan pedeteksian hama
berdasarkan data aktivitas hama yang telah diolah dengan menggunakan algortima Naïve
Bayes. Hama padi seperti hama burung akan cenderung datang ke daerah persawahan pada
pagi hari yaitu sekitar pukul 06.00 – 10.00 dan sore hari pada pukul 14.00 – 18.00 ( Tabel
3).

Tabel 3. Data Training Aktivitas Hama


Untuk mendapatkan jadwal yang optimal dilakukan testing terhadap model yang sudah
dibentuk oleh naïve bayes dalam mengatasi permasalahan yang ada Tabel 4.

[Link] 7
[Link]
Volume 2 (10), 2022

Tabel 4. Data Testing

Didapatkan hasil perbandingan dari probabilitas masing-masing kelas dan dapat diketahui
bahwa probabilitas dari kelas P(Tidak Menyala) lebih tinggi dibandingkan probabilitas kelas
P(Menyala) dengan nilai 0.0016 dan 0.0010 untuk ketiga data testing yang ada. Maka alat
akan mati pada waktu yang terdapat pada data testing (Penjadwalan alat secara otomatis pada
siang hari akan dilakukan pada 06.00 – 10.00 dan sore hari pada pukul 14.00 – 17.00) dengan
masing-masing 40 menit.

3.2. Aplikasi Mobile Smart Farm


Metode pengujian yang digunakan pada pengujian fungsionalitas dan perangkat lunak
adalah metode black box testing. Hasil pengujian ini berupa pengimplementasian rancangan
perangkat lunak dan menghasilkan bahwa semua masukan yang dibutuhkan oleh sistem dan
memberikan keluaran yang benar.
Aplikasi smart farm untuk memonitoring dan pengusiran hama tanaman pada lahan
pertanian. Memberikan notifikasi secara real time kepada petani terkait kondisi lahan dan
serangan hama (Gambar 7).
Hasil perbandingan nilai fuzzy sugeno antara MATLAB dengan sistem dapat dilihat pada
Tabel 4.6. Untuk mencari persentase nilai error antara perhitungan nilai fuzzy aplikasi
dengan nilai fuzzy matlab menggunakan persamaan 5. Dengan nilai asli pada persamaan (3)
merupakan nilai fuzzy matlab[12], dan untuk nilai ukur merupakan nilai fuzzy.

(a) (b) (c) (d)


Gambar 7. Aplikasi smart farm
Gambar 7 Aplikasi smart farm. 6.a. Panduan Penggunaan applikasi. 6.b. Hasil monitoring
lahan pertanian. 6.c. Perekomendasian Tindakan terhadap lahan pertanian. 6.d. Notifikasi
pengguna.

[Link] 8
[Link]
Volume 2 (10), 2022

Proses pengujian fuzzy di aplikasi dengan fuzzy dengan MATLAB. Pengujian dilakukan ke
semua kondisi kelembapan dan pH tanah yang telah didapatkan. Pada pengujian didapatkan
nilai rata-rata selisih antara matlab dengan aplikasi 0.0625 dan nilai error 12.5% Tabel 5.

4. SIMPULAN
Aplikasi monitoring lahan pertanian dan pengusir hama berbasis Internet of Things didapat
hasil pengujian alat terkait pengusiran hama dengan 2 skema pengujian, dalam ruangan
dengan naïve bayes dengan presentase keberhasilan 67,8% dan diluar ruangan sebesar 0%.
Serta memiliki ke-efektifan sejauh 7 meter. Memberikan rekomendasi terkait keadaan lahan
pertanian dengan fuzzy berdasarkan kelembaban dan pH tanah. Pengujian fungsionalitas
fuzzy didapat nilai kesalahan 0,0625 untuk 20 kali percobaan dan 12,5% untuk nilai error.

Tabel 5. Pengujian fuzzy pada aplikasi mobile dan MATLAB.

REFERENSI
Agung, P., Iftikhor, A. Z., Damayanti, D., Bakri, M., & Alfarizi, M. (2020). Sistem Rumah Cerdas
Berbasis Internet of Things Dengan Mikrokontroler Nodemcu Dan Aplikasi Telegram. Jurnal
Teknik Dan Sistem Komputer, 1(1), 8–14.
Ahdan, S., Susanto, E. R., & Syambas, N. R. (2019). Proposed Design and Modeling of Smart
Energy Dashboard System by Implementing IoT (Internet of Things) Based on Mobile Device. 2019
IEEE 13th International Conference on Telecommunication Systems, Services, and Applications
(TSSA), 194–199.
Ahmad, I., Surahman, A., Pasaribu, F. O., & Febriansyah, A. (2018). Miniatur Rel Kereta Api
Cerdas Indonesia Berbasis Arduino. CIRCUIT: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro, 2(2).
Anantama, A., Apriyantina, A., Samsugi, S., & Rossi, F. (2020). Alat Pantau Jumlah Pemakaian
Daya Listrik Pada Alat Elektronik Berbasis Arduino UNO. Jurnal Teknologi Dan Sistem Tertanam,
1(1), 29–34.

[Link] 9
[Link]
Volume 2 (10), 2022

Andraini, L. (2022). Pengeimplementasian DevOps Pada Sistem Tertanam dengan ESP8266


Menggunakan Mekanisme Over The Air. 2(4), 1–10.
Andraini, L., & Bella, C. (2022). Pengelolaan Surat Menyurat Dengan Sistem Informasi ( Studi
Kasus : Kelurahan Gunung Terang ). Jurnal Portal Data, 2(1), 1–11.
[Link]
Andraini, L., Indonesia, U. T., Lampung, B., Indonesia, U. T., Lampung, B., Surahman, A.,
Indonesia, U. T., & Lampung, B. (n.d.). Design And Implementation Of 02244 TDS Meter Gravity
Sensor And 4502C pH Sensor On Hydroponic.
Andraini, L., & Ismail, I. (2022). KARYA MESUJI. 3(1), 123–131.
Arrahman, R. (2021). Automatic Gate Based on Arduino Microcontroller Uno R3. Jurnal Robotik,
1(1), 61–66.
Arrahman, R. (2022). Rancang Bangun Pintu Gerbang Otomatis Menggunakan Arduino Uno R3.
Jurnal Portal Data, 2(2), 1–14. [Link]
AS, N. R., & Baihaqi, I. (2020). Studi Inspeksi Kelayakan Instalasi Dan Instrumen Tenaga Listrik.
SINUSOIDA, 22(2), 21–33.
Bakri, M., & Darwis, D. (2021). PENGUKUR TINGGI BADAN DIGITAL ULTRASONIK
BERBASIS ARDUINO DENGAN LCD DAN OUTPUT. 2, 1–14.
Bangun, R., Monitoring, S., Gunung, A., Krakatau, A., & Iot, B. (2018). Rancang Bangun Sistem
Monitoring Aktivitas Gunung Anak Krakatau Berbasis IoT. 31(1), 14–22.
Dita, P. E. S., al Fahrezi, A., Prasetyawan, P., & Amarudin, A. (2021). Sistem Keamanan Pintu
Menggunakan Sensor Sidik Jari Berbasis Mikrokontroller Arduino UNO R3. Jurnal Teknik Dan
Sistem Komputer, 2(1), 121–135.
Effendi, H. (2009). Aplikasi Logika Fuzzy Untuk Peramalan Beban Listrik Jangka. Teknik Elektro,
XII(1), 52–58.
Engineering, S., Fatmawati, L., Priandika, A. T., Putra, A. D., Technology, I., Indonesia, U. T.,
Indonesia, U. T., & Indonesia, U. T. (2023). C. 1(1), 1–5.
Fachri, M. R., Sara, I. D., & Away, Y. (2015). Pemantauan Parameter Panel Surya Berbasis Arduino
secara Real Time. Jurnal Rekayasa Elektrika, 11(4), 123. [Link]
Genaldo, R., Septyawan, T., Surahman, A., & Prasetyawan, P. (2020). Sistem Keamanan Pada
Ruangan Pribadi Menggunakan Mikrokontroler Arduino dan SMS Gateway. Jurnal Teknik Dan
Sistem Komputer, 1(2), 13–19.
Gumantan, A., & Mahfud, I. (2020). Pengembangan Alat Tes Pengukuran Kelincahan Mengunakan
Sensor Infrared. In Jendela Olahraga (Vol. 5, Issue 2). Universitas PGRI Semarang.
Gunawan, I. K. W., Nurkholis, A., & Sucipto, A. (2020). Sistem monitoring kelembaban gabah padi
berbasis Arduino. Jurnal Teknik Dan Sistem Komputer, 1(1), 1–7.
Hafidhin, M. I., Saputra, A., Ramanto, Y., & Samsugi, S. (2020). Alat Penjemuran Ikan Asin
Berbasis Mikrokontroler Arduino UNO. Jurnal Teknik Dan Sistem Komputer, 1(2), 26–33.
Hariadi, E., Anistyasari, Y., Zuhrie, M. S., & Putra, R. E. (2022). Mesin Oven Pengering Cerdas
Berbasis Internet of Things (IoT). Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET),
2(1), 18–23. [Link]
Electrical Load Forecasting Using Customers Clustering and Smart Meters in Internet of Things,
9th International Symposium on Telecommunication: With Emphasis on Information and
Communication Technology, IST 2018 113 (2019). [Link]
Informatika, S., Teknik, F., & Indonesia, U. T. (2023). Pelatihan Penerapan Logika Informatika
Sebagai Dasar Algoritma Pemograman di SMKN 7 Bandarlampung. 1(3), 156–161.

[Link] 10
[Link]
Volume 2 (10), 2022

Isnain, A. R., Adrian, Q. J., & Putra, A. D. (2023). Digital Printing Training for Design at Students
of SMK Budi Karya Natar. 1(3), 137–141.
Isnain, A. R., & Putra, A. D. (2023). Pengenalan Teknologi Metaverse Untuk Siswa SMK Budi
Karya Natar. 1(3), 132–136.
Isnain, A. R., Sintaro, S., & Ariany, F. (2021). Penerapan Auto Pump Hand Sanitizer Berbasis Iot.
2(2), 63–71.
Jafar Adrian, Q., Putri, N. U., Jayadi, A., Sembiring, J. P., Sudana, I. W., Darmawan, O. A., Nugroho,
F. A., & Ardiantoro, N. F. (2022). Pengenalan Aplikasi Canva Kepada Siswa/Siswi Smkn 1 Tanjung
Sari, Lampung Selatan. Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS),
3(2), 187. [Link]
Jamaaluddin, J., & Sumarno, S. (2017). Perencanaan Sistem Pentanahan Tenaga Listrik Terintegrasi
Pada Bangunan. JEEE-U (Journal of Electrical and Electronic Engineering-UMSIDA), 1(1), 29–33.
[Link]
Kurniawan, F., & Surahman, A. (2021). SISTEM KEAMANAN PADA PERLINTASAN KERETA
API MENGUNAKAN SENSOR INFRARED BERBASIS MIKROKONTROLLER ARDUINO
UNO. Jurnal Teknologi Dan Sistem Tertanam, 2(1), 7–12.
Nugrahanto, I., Sungkono, S., & Khairuddin, M. (2021). SOLAR CELL OTOMATIS DENGAN
PENGATURAN DUAL AXIS TRACKING SYSTEM MENGGUNAKAN ARDUINO UNO. 10(1), 11–
16.
Nurdiansyah, M., Sinurat, E. C., Bakri, M., & Ahmad, I. (2020). Sistem Kendali Rotasi Matahari
Pada Panel Surya Berbasis Arduino UNO. Jurnal Teknik Dan Sistem Komputer, 1(2), 7–12.
Pasha, D., Megawaty, D. A., & Kuncoro, I. R. (2023). Pelatihan Pembuatan Game Edukasi Di SMA
Negeri 1 Sumberejo. 1(3), 115–121.
Pasha, D., Sucipto, A., & Nurkholis, A. (2023). Pelatihan Desain Grafis untuk Meningkatkan
Kompetensi Siswa SMKN 1 Padang Cermin. 1(3), 122–125.
Persada Sembiring, J., Jayadi, A., Putri, N. U., Sari, T. D. R., Sudana, I. W., Darmawan, O. A.,
Nugroho, F. A., & Ardiantoro, N. F. (2022). PELATIHAN INTERNET OF THINGS (IoT) BAGI
SISWA/SISWI SMKN 1 SUKADANA, LAMPUNG TIMUR. Journal of Social Sciences and
Technology for Community Service (JSSTCS), 3(2), 181. [Link]
Pindrayana, K., Borman, R. I., Prasetyo, B., & Samsugi, S. (2018). Prototipe Pemandu Parkir Mobil
Dengan Output Suara Manusia Mengunakan Mikrokontroler Arduino Uno. CIRCUIT: Jurnal Ilmiah
Pendidikan Teknik Elektro, 2(2).
Purwayoga, V., & Nurkholis, A. (2023). INFORMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN R DAN
SHINY. 17, 183–190.
Puspaningrum, A. S., Firdaus, F., Ahmad, I., & Anggono, H. (2020). Perancangan Alat Deteksi
Kebocoran Gas Pada Perangkat Mobile Android Dengan Sensor Mq-2. Jurnal Teknologi Dan Sistem
Tertanam, 1(1), 1–10.
Putra, A., Indra, A., & Afriyastuti, H. (2019). PROTOTIPE SISTEM IRIGASI OTOMATIS
BERBASIS PANEL SURYA MENGGUNAKAN METODE PID DENGAN SISTEM MONITORING
IoT. Universitas Bengkulu.
Rahmanto, Y., Burlian, A., & Samsugi, S. (2021). SISTEM KENDALI OTOMATIS PADA
AKUAPONIK BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO R3. Jurnal Teknologi Dan
Sistem Tertanam, 2(1), 1–6.

[Link] 11
[Link]
Volume 2 (10), 2022

Rahmanto, Y., Rifaini, A., Samsugi, S., & Riskiono, S. D. (2020). Sistem Monitoring pH Air Pada
Aquaponik Menggunakan Mikrokontroler Arduino UNO. Jurnal Teknologi Dan Sistem Tertanam,
1(1), 23–28.
Ramdan, S. D., & Utami, N. (2020). Pengembangan Koper Pintar Berbasis Arduino. Journal ICTEE,
1(1), 4–8. [Link]
Riski, M., Alawiyah, A., Bakri, M., & Putri, N. U. (2021). Alat Penjaga Kestabilan Suhu Pada
Tumbuhan Jamur Tiram Putih Menggunakan Arduino UNO R3. Jurnal Teknik Dan Sistem
Komputer, 2(1), 67–79.
Rumalutur, S., & Ohoiwutun, J. (2018). Sistem Kendali Otomatis Panel Penerangan Luar
Menggunakan Timer Theben Sul 181 H Dan Arduino Uno R3. Electro Luceat, 4(2), 43–51.
[Link]
Samsugi, S. (2017). Internet of Things (iot): Sistem Kendali jarak jauh berbasis Arduino dan Modul
wifi Esp8266. ReTII.
Samsugi, S., Ardiansyah, A., & Kastutara, D. (2018). Arduino dan Modul Wifi ESP8266 sebagai
Media Kendali Jarak Jauh dengan antarmuka Berbasis Android. Jurnal Teknoinfo, 12(1), 23–27.
Samsugi, S., & Burlian, A. (2019). Sistem penjadwalan pompa air otomatis pada aquaponik
menggunakan mikrokontrol Arduino UNO R3. PROSIDING SEMNASTEK 2019, 1(1).
Samsugi, S., Ismail, I., Tohir, A., & Rojat, M. R. (2023). Workshop Pembuatan Kode Program
Mobil RC Berbasis IoT. 1(3), 162–167.
Samsugi, S., Mardiyansyah, Z., & Nurkholis, A. (2020). Sistem Pengontrol Irigasi Otomatis
Menggunakan Mikrokontroler Arduino UNO. Jurnal Teknologi Dan Sistem Tertanam, 1(1), 17–22.
Samsugi, S., Neneng, N., & Aditama, B. (2018). IoT: kendali dan otomatisasi si parmin (studi kasus
peternak Desa Galih Lunik Lampung Selatan).
Samsugi, S., Nurkholis, A., Permatasari, B., Candra, A., & Prasetyo, A. B. (2021). Internet of Things
Untuk Peningkatan Pengetahuan Teknologi Bagi Siswa. Journal of Technology and Social for
Community Service (JTSCS), 2(2), 174.
Samsugi, S., & Wajiran, W. (2020). IOT: Emergency Button Sebagai Pengaman Untuk Menghindari
Perampasan Sepeda Motor. Jurnal Teknoinfo, 14(2), 99–105.
Samsugi, S., Yusuf, A. I., & Trisnawati, F. (2020). Sistem Pengaman Pintu Otomatis Dengan
Mikrokontroler Arduino Dan Module Rf Remote. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali Dan Listrik,
1(1), 1–6. [Link]
A Sensor-based Garbage Gas Detection System, 1347 (2021) (testimony of Junaidy B. Sanger,
Lanny Sitanayah, & Imam Ahmad). [Link]
Selamet, S., Rahmat Dedi, G., Adhie, T., & Agung Tri, P. (2022). Penerapan Penjadwalan Pakan
Ikan Hias Molly Menggunakan Mikrokontroler Arduino UNO dan Sensor RTC DS3231. Jtst, 3(2),
44–51.
Sembiring, J. P. (2022). PENERAPAN APLIKASI WEB UNTUK ADMINSTRASI DI DESA
SIDOSARI LAMPUNG SELATAN. Journal of Social Sciences and Technology for Community
Service (JSSTCS), 3(1), 70. [Link]
Silvia, A. F., Haritman, E., & Muladi, Y. (2016). Rancang Bangun Akses Kontrol Pintu Gerbang
Berbasis Arduino Dan Android. Electrans, 13(1), 1–10.
Sintaro, S., Surahman, A., Andraini, L., & Ismail, I. (2022). Implementasi Motor Driver Vnh2Sp30
Pada Mobil Remote Control Dengan Kendali Telepon Genggam Pintar. Jtst, 3(1), 9–16.
Sintaro, S., Surahman, A., & Pranata, C. A. (2021). Sistem Pengontrol Cahaya Pada Lampu Tubular
Daylight Berbasis Iot. Jurnal Teknologi Dan Sistem Tertanam, 2(1), 28–35.

[Link] 12
[Link]
Volume 2 (10), 2022

Suaidah, S. (2021). Teknologi Pengendali Perangkat Elektronik Menggunakan Sensor Suara. Jurnal
Teknologi Dan Sistem Tertanam, 02(02).
[Link]
Susanto, T., Setiawan, M. B., Jayadi, A., Rossi, F., Hamdhi, A., & Sembiring, J. P. (2021).
Application of Unmanned Aircraft PID Control System for Roll, Pitch and Yaw Stability on Fixed
Wings. 2021 International Conference on Computer Science, Information Technology, and
Electrical Engineering (ICOMITEE), 186–190.
Utama, S., & Putri, N. U. (2018). Implementasi Sensor Light Dependent Resistor (LDR) Dan LM35
Pada Prototipe Atap Otomatis Berbasis Arduino. CIRCUIT: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik
Elektro, 2(2).
Utami Putri, N., Persada Sembiring, J., Jayadi, A., Jafar Adrian, Q., & Sudana, I. W. (2022).
Pelatihan Doorlock Bagi Siswa/Siswi Mas Baitussalam Miftahul Jannah Lampung Tengah. Journal
of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS), 3(2), 198.
[Link]
Utami, Y. T., & Rahmanto, Y. (2021). Rancang Bangun Sistem Pintu Parkir Otomatis Berbasis
Arduino Dan Rfid. Jtst, 02(02), 25–35.
Valentin, R. D., Diwangkara, B., Jupriyadi, J., & Riskiono, S. D. (2020). Alat Uji Kadar Air Pada
Buah Kakao Kering Berbasis Mikrokontroler Arduino. Jurnal Teknik Dan Sistem Komputer, 1(1),
28–33.
Wajiran, W., Riskiono, S. D., Prasetyawan, P., & Iqbal, M. (2020). Desain Iot Untuk Smart
Kumbung Thinkspeak Dan Nodemcu. POSITIF: Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi, 6(2), 97–
103.
Wardany, K., Pamungkas, M. P., Sari, R. P., & Mariana, E. (2021). Sosialisasi Dasar Teknik Instalasi
Listrik Rumah Tangga di Kelurahan Kecamatan Trimurjo. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of
Community Service), 3(2), 41–48. [Link]
Wibowo, H., Mulyadi, Y., & Abdullah, A. G. (2012). Peramalan BPeramalan Beban Listrik Jangka
Pendek Terklasifikasi Berbasis Metode Autoregressive Integrated Moving Averageban Listrik
Jangka Pendek Terklasifikasi Berbasis Metode Autoregressive Integrated Moving Average.
Electrans, 11(2), 44–50.
Widodo, T., Irawan, B., Prastowo, A. T., & Surahman, A. (2020). Sistem Sirkulasi Air Pada Teknik
Budidaya Bioflok Menggunakan Mikrokontroler Arduino Uno R3. Jurnal Teknik Dan Sistem
Komputer, 1(2), 1–6.
Yulianti, T., Samsugi, S. S., Nugroho, A., Anggono, H., Nugroho, P. A., & Anggono, H. (2021).
Rancang Bangun Pengusir Hama Babi Menggunakan Arduino dengan Sensor Gerak. Jtst, 02(1), 21–
27.
Zanofa, A. P., Arrahman, R., Bakri, M., & Budiman, A. (2020). Pintu Gerbang Otomatis Berbasis
Mikrokontroler Arduino UNO R3. Jurnal Teknik Dan Sistem Komputer, 1(1), 22–27.

[Link] 13

Anda mungkin juga menyukai