KERANGKA ACUAN KEGIATAN
SIMULASI CODE BLUE
UPTD PUSKESMAS SONOKIDUL
TAHUN 2023
DINAS KESEHATAN KABUPATEN BLORA
UPTD PUSKESMAS SONOKIDUL
Jl. Raya Kunduran – Doplang Km. 6 Kode Pos. 58255
E-mail : pkmsonkidblora@[Link]
KERANGKA ACUAN KEGIATAN SIMULASI CODE RED
I. PENDAHULUAN
Semua orang mempunyai risiko terhadap potensi bencana dan kegawat daruratan,
sehingga penanganan bencana dan kegawat daruratan merupakan urusan semua pihak.
Oleh sebab itu, perlu dilakukan berbagi peran dan tanggung jawab (shared responsibility)
dalam peningkatan kesiapsiagaan. Secara umum, faktor utama banyaknya korban jiwa,
kerusakan, dan kerugian yang timbul akibat bencana dan kegawatdaruratan adalah masih
kurangnya pemahaman dan pengetahuan terhadap bencana dan pertolongan pertama
pada kegawatdaruratan. Hal ini mengakibatkan kesadaran, kewaspadaan, dan
kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana dan kegawatdaruratan masih sangat kurang.
Belajar dari pengalaman beberapa negara maju yang rawan bencana seperti Jepang,
Amerika Serikat, Jerman, Korea Selatan, dan beberapa negara di Eropa, bahwa secara
umum,kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan telah tumbuh serta berkembang melalui
pelatihan secara teratur Proses penyadaran tersebut berguna agar setiap orang dapat
memahami risiko, dan mampu mengelola ancaman dan, pada gilirannya, berkontribusi
dalam mendorong ketangguhan masyarakat dari ancaman bahaya bencana dan
kegawatdaruratan. Salah satu upaya mendasar untuk meningkatkan kewaspadaan dan
kesadaran menumbuhkan budaya siaga adalah melalui latihan kesiapsiagaan bencana dan
kegawatdaruratan.
II. LATAR BELAKANG
Puskesmas Sonokidul merupakan suatu fasilitas yang mempunyai risiko untuk terjadinya
bencana kebakaran, dikarenakan dalam penyelenggaraan pelayanan digunakan sarana
yang mudah terbakar, misalnya listrik untuk penerangan dan alat-alat elektrik (kulkas,
sterilisator dan lain-lain), api yang digunakan di sarana laboratorium. Disamping itu
puskesmas sebagai sarana pelayanan kesehatan yang menjadi tujuan dari masyarakat
untuk upaya preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif. Lokasi Puskesmas Sonokidul
yang berada di pinggir jalan raya sehingga memudahkan akses masayarakat dalam
memilih layanan. Dari hal-hal tersebut diatas menyebabkan puskesmas Sonokidul harus
senantiasa waspada terhadap adanya bencana kebakaran dan kegawatdaruratan Untuk
menjaga keselamatan petugas, pasien dan pengunjung yang ada di Puskesmas Sonokidul
diperlukan sistim kewaspadaan bencana terutama bencana kebakaran dan
kegawatdaruratan. Maka dari itu dirasa perlu dilakukan simulasi bencana kebakaran bagi
seluruh petugas di Puskesmas Sonokidul sebagai langkah kesiapsiagaan terhadap adanya
bencana kebakaran dan kegawatdaruratan.
III. TUJUAN
Tujuan Umum : untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh petugas di Puskesmas
Sonokidul dalam menghadapi bencana kebakaran dan kegawatdaruratan.
Tujuan khusus :
1. Meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam melaksanakan Standart
Operasional Prosedur (SOP) yang telah dibuat.
2. Mengkaji kemampuan sarana dan prasarana yang dimiliki dalam menghadapi
tanggap darurat bencana kebakaran dankegawatdaruratan.
3. Mengkaji kerja sama antar tim bencana kebakaran dan tim penanggulangan
kegawatdaruratan yang telah ditetapkan.
IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN
Kegiatan pokok :
1. Meningkatkan pengetahuan petugas tentang tanggap darurat bencanakebakaran
2. Melakukan latihan/simulasi tanggap darurat bencana kebakaran Rincian
Kegiatan
3. Memberikan informasi tentang penanggulangan bencana kebakaran
4. Menyampaikan pemaparan sistim penanggulangan bencana kebakaran
5. Memberikan informasi cara penggunaan APAR
6. Memberikan informasi tentang alur tanggap darurat bencana kebakaran
7. Simulasi tanggap darurat bencana kebakaran
V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
1. Pemaparan informasi dan tanya jawab tentang peran tim, pembagian tugas tim dan
alur tanggap darurat bencana kebakaran
2. Pemaparan informasi tentang cara penggunaan APAR dan simulasi
penggunaan APAR
3. Simulasi tanggap darurat bencana kebakaran
VI. SASARAN
Meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan seluruh petugas Puskesmas Sonokidul
dalam tanggap darurat bencana kebakaran
VII. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
Aula UPTD Puskesmas Sonokidul tanggal Oktober 2023
VIII. MONITORING EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN
1. Monitoring kegiatan dilakukan agar tidak terjadi penyimpangan terhadap
pelaksanaan kegiatan. Monitoring kegiatan dilakukan oleh penanggung jawab
program penanggulangan bencana kebakaran.
2. Evaluasi terhadap jadwal pelaksanaan kegiatan dilakukan satu minggu sebelum
pelaksanaan kegiatan, sehingga apabila terdapat kendala dalam pelaksanaannya
dapat segera dilakukan perubahan jadwal kegiatan. Evaluasi tersebut dilakukan oleh
penanggung jawab programpenanggulangan bencana kebakaran.
3. Pelaporan evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh penanggungjawab
penanggulangan bencana kebakaran dan dilaporkan kepada Ketua Tim MFK.
Pelaporan tersebut dilaporkan secara tertulis dalam bentuk format monitoring
pelaksanaan kegiatan.
IX. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN
1. Pencatatan kegiatan meliputi daftar hadir kegiatan ,materi kegiatan dan laporan
pelaksanaan kegiatan serta dokumentasi kegiatan.
2. Pelaporan kegiatan dilakukan oleh penanggung jawab penanggulangan bencana
kepada Ketua Tim MFK
3. Evaluasi pelaksanaan kegiatan simulasi bencana kebakaran dilakukan secara
tertulis setelah pelaksanaan kegiatan. Evaluasi pelaksanaan kegiatan meliputi:
a. Proses pelaksanaan kegiatan
b. Jumlah kehadiran peserta simulasi
c. Masalah yang timbul pada saat pelaksanaan kegiatan
PJ ADMEN PJ Program
Supartini, [Link] Ali Imron, SKM
NIP.19760607 200604 2 017 NIP.
Mengatahui,
Kepala UPTD Pusksmas Sonokidul
dr. Elsanita Happy Florita
NIP.19930119 201902 2 006