0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan16 halaman

Peran Pelatih dalam Tim Bola Voli

Dokumen ini membahas analisis tipe kepribadian, tugas, peran, dan kualifikasi seorang pelatih dalam olahraga bola voli. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman mahasiswa tentang bagaimana kepribadian dan kualifikasi pelatih memengaruhi keberhasilan dalam melatih atlet. Selain itu, dokumen ini juga menyajikan tantangan yang dihadapi pelatih serta kiat untuk sukses di bidang kepelatihan.

Diunggah oleh

Muhammad Alfajar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan16 halaman

Peran Pelatih dalam Tim Bola Voli

Dokumen ini membahas analisis tipe kepribadian, tugas, peran, dan kualifikasi seorang pelatih dalam olahraga bola voli. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman mahasiswa tentang bagaimana kepribadian dan kualifikasi pelatih memengaruhi keberhasilan dalam melatih atlet. Selain itu, dokumen ini juga menyajikan tantangan yang dihadapi pelatih serta kiat untuk sukses di bidang kepelatihan.

Diunggah oleh

Muhammad Alfajar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ANALISIS TIPE KEPRIBADIAN, TUGAS, PERAN, SERTA KUALIFIKASI

SEORANG PELATIH DALAM CABANG OLAHRAGA BOLA VOLI

Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah


Ilmu kepelatihan olahraga

Dosen Pengampu:
Siti maesaroh.,M.,Kes
Arfa Adha.,[Link]

Oleh:
Kelompok 2 Pjkr 22 B
Mohd. Asri Amrullah NIM 2205113720
Abdul Rahmat Hidayat NIM 2205114114
Nanang Suhendri NIM 2205110549
Muhammad Al Fajar NIM 2205135812
Disa zikirilla NIM 2205110553
Wida Hidaya NIM 2205110419
Yulia Yusari NIM 2205126071
Sadam Suhadi NIM 2205114161
Wan Khairul Fadli NIM 2205110545
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan
rahmatnya penyusun dapat menyelesaikan makalah ini tepat waktu tanpa ada halangan yang
berarti dan sesuai dengan harapan.
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada bapak Arfa Adha.,[Link] Dan ibu Siti
maesaroh.,M.,Kes sebagai dosen pengampu mata kuliah ilmu kepelatihan olahraga yang
telah membantu memberikan arahan dan pemahaman dalam penyusunan makalah ini.
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan
karena keterbatasan kami. Maka dari itu penyusun sangat mengharapkan kritik dan saran
untuk menyempurnakan makalah ini. Semoga apa yang ditulis dapat bermanfaat bagi semua
pihak yang membutuhkan.

Pekanbaru, 26 februari 2025

Kelompok 2

2
DAFTAR ISI
BAB I.........................................................................................................................................4

PENDAHULUAN........................................................................................................................4

1.1 Latar Belakang........................................................................................................4

1.2 Rumusan Masalah...................................................................................................5

1.3 Tujuan Penulisan.....................................................................................................6

1.4 kajian teori..............................................................................................................6

BAB II........................................................................................................................................8

PEMBAHASAN..........................................................................................................................8

1.5 identifikasi tipe kepribadian pelatih........................................................................8

1.6 tugas dan peran seorang pelatih.............................................................................9

1.7 kualifikasi pelatih..................................................................................................10

1.8 Tugas utama seorang pelatih................................................................................11

1.9 wawancara pelatih voli.........................................................................................12

BAB III.....................................................................................................................................15

PENUTUP................................................................................................................................15

1.10 Kesimpulan...........................................................................................................15

1.11 Saran.....................................................................................................................15

DAFTAR PUSTAKA..................................................................................................................16

3
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Olahraga merupakan sebuah kegiatan yang selalu dikerjakan setiap hari yang berupa
kegiatan fisik dan berkaitan dengan kesehatan. Olahraga juga upaya untuk menjaga
kebugaran jasmani seseorang agar tetap dalam kondisi yang prima. Baik pria ataupun wanita,
tua muda maupun anak-anak dapat melakukan aktivitas olahraga yang dapat dilakukan sesuai
dengan kondisi tubuh masing-masing individu. Olahraga dapat dilakukan didalam maupun
luar ruangan(Purbaningrum & Wulandari, 2021)
Dalam proses kepelatihan olahraga harus bisa berlatih dengan baik. Seseorang pelatih
perlu bisa memutuskan kondisi latihan yang dibutuhkan oleh para atlet. Untuk mengetahui
kondisi dan porsi latihan diperlukan pelatih yang berpengalaman dan mempunyai
pengetahuan yang luas. Jadi, seorang pelatih harus betulbetul ahli dalam bidangnya, jika tidak
ditangani dengan benar akhirnya dikhawatirkan seorang atlet mengalami kegagalan dalam
berprestasi, misalnya mengalami cidera dan gangguan penyakit lainnya. Latihan termasuk
sebuah kegiatan fisik yang dilaksanakan seorang atlet dalam memperoleh kebugaran fisik.
Berdasar pendapat Sukadiyanto (2005:1) mengungkapkan, bahwa dasar dari latihan adalah
sebuah tahapan untuk merubah sesuatu menjadi positif sekaligus menambah kualitas fisik dan
keahlian fungsional anggota tubuh serta kualitas psikis.
Berdasarkan pendapat A. Harsono (1988:102) mengungkapkan, bahwa yang
dimaksud dengan latihan dimaknai sebagai tahapan latihan dengan terstruktur dan
dilaksanakan secara rutin dan memiliki intensitas lebih banyak dalam setiap harinya.
Berdasarkan pendapat B. Harsono (2015:39) mengungkapkan, bahwa pelatihan bertujuan
untuk mendapatkan kemudahan dalam menguatkan keterampilan serta prestasi secara
maksimal.
Permainan bola voli di Indonesia merupakan salah satu cabang olahraga yang banyak
digemari masyarakat, karena dapat dilakukan oleh anak-anak hingga orang dewasa, baik laki-
laki maupun perempuan, serta dapat dimainkan di lapangan terbuka atau lapangan tertutup.
Selanjutnya olahraga bola voli tumbuh dan berkembang ke seluruh penjuru dunia sampai

4
Indonesia. Fakta membuktikan bahwa saat ini bola voli menduduki peringkat kedua pada
deretan olahraga-olahraga paling digemari, setelah sepak bola. Tak heran bila permainan
yang terutama menggunakan tangan ini dimainkan hampir semua kalangan dari masyarakat
pedesaan sampai perkotaan.
Seiring dengan pesatnya perkembangan olahraga bola voli di dunia dan di Indonesia,
maka yang perlu diperhatikan oleh pelatih dan pembina olahraga bola voli dalam
meningkatkan prestasi atlet secara maksimal adalah memberdayakan kemampuan fisik,
kemampuan teknik, taktik dan psikis atau mental. Tentang hal tersebut Harsono (1988: 100)
mengatakan bahwa: "Untuk membantu atlet meningkatkan keterampilan dan prestasinya
semaksimal mungkin, ada empat aspek yang perlu diperhatikan dan dilatih secara seksama
oleh atlet, yaitu Latihan fisik, teknik, taktik, dan mental." Maka, untuk dapat bermain bola
voli dengan baik, seorang pemain harus berlatih secara teratur, terencana dan harus
memperhatikan empat aspek latihan yang harus dikembangkan dan ditingkatkan dalam
kualitasnya, yaitu aspek fisik, teknik, taktik dan mental.
Atas dasar penjelasan di atas, maka pelatih bukan sekedar instruktur olahraga yang
memberitahukan kepada atlet tentang cara-cara untuk melakukan gerakan tertentu dalam
olahraga. Pelatih juga merupakan tokoh panutan, guru, pembimbing, pendidik, pemimpin
bahkan tak jarang menjadi tokoh model bagi atletnya. Dengan kata lain atlet cenderung untuk
meniru hal-hal yang dilakukan atau dikerjakan oleh pelatihnya.
Peran Pelatih sangatlah diperlukan karena baik tidaknya hasil latihan juga
dipengaruhi oleh perannya dan materi yang diberikan. Maka dari itu Peneliti tertarik
untuk meneliti mengenai tipe kepribadian, tugas, peran, serta kualifikasi seorang
pelatih dalam cabang olahraga tertentu. Proyek ini bertujuan untuk mengembangkan
pemahaman mahasiswa tentang bagaimana kepribadian dan kualifikasi pelatih
memengaruhi keberhasilan dalam melatih atlet.

1.2 Rumusan Masalah


a. Apa saja tugas, peran, tipe kepribadian serta kualifikasi seorang pelatih dalam cabang
olahraga bola voli?
b. Bagaimana tipe kepribadian yang ideal dalam cabang olahraga bola voli?
c. Apa saja tantangan yang sering dihadapi seorang pelatih dalam olahraga bola voli?

5
d. Apa saja kualifikasi dan kompetensi yang dibutuhkan dalam menjadi pelatih bola
voli?
e. Apa saja sertifikasi dan pengalaman yang diperlukan untuk menjadi pelatih
profesional?
f. Apa saja kiat kiat seorang pelatih agar sukses dibidang tersebut?

1.3 Tujuan Penulisan


a. Untuk mengetahui apa saja peran, tugas, tipe kepribadian serta kualifikasi seorang
pelatih.
b. Untuk memahami bagaiman tipe ideal pelatih dalam bola voli.
c. Untuk mengetahui apa saja tantangan, kualifikasi dan kompetensi yang dibutuhkan
untuk menjadi seorang pelatih.
d. Untuk mengetahui apa saja sertifikasi dan pengalaman yang diperlukan untuk
menjadi seorang pelatih.
e. Untuk mengetahui kiat kiat agar sukses menjadi seorang pelatih.

1.4 kajian teori


a. Kepribadian
Kepribadian merupakan kebiasaan, sikap, sifat yang di miliki seseorang yang
berkembang ketika seseorang berhubungan dengan orang lain, menurut (Koswara
2005: 35) menegaskan bahwa definisi kepribadian (personality) adalah suatu istilah
yang mengacu pada gambaran-gambaran sosial tertentu yang diterima oleh individu
dari kelompoknya atau masyarakat, kemudian individu tersebut diharapakan
bertingkah laku berdasarkan atau sesuai dengan gambaran sosial (peran) yang di
terimanya itu. Kepribadian juga sering diartikan atau dihubungkan dengan cirri
tertentu yang menonjol pada diri individu. Oleh karena itu, definisi kepribadian
menurut pengertian sehari-hari menunjuk pada bagaimana individu tampil atau
menimbulkan kesan bagi individu-individu lainnya.
Secara umum, kepribadian adalah corak tingkah laku sosial yang terdiri dari
corak kekuatan, dorongan, keinginan, opini, dan sikap yang melekat pada seseorang
jika berhubungan dengan orang lain atau menanggapi suatu keadaan. Istilah

6
kepribadian adalah konsep yang luas sehingga mungkin membuat definisi berlaku
untuk semua orang. Kepribadian merupakan latar belakang corak perilaku seseorang.
b. Tugas.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2014: 401) Tugas adalah suatu hal
yang wajib dikerjakan untuk dilakukan, tugas juga berarti pekerjaan yang menjadi
tanggung jawab seseorang untuk melakukan sesuatu pekerjaan, sedangkan definisi
tugas menurut para ahli, yaitu:
1. Menurut Drs. Soeharso dan Dra. Ana Retnoningsih (2004: 544) dalam Kamus
Besar Bahasa Indoesia, tugas adalah sesuatu yang wajib dikerjakan.
2. Menurut Drs. Komaruddin (2005: 477) dalam Kamus Ensiklopedia Manajemen,
tugas adalah suatu satuan kegiatan yang merupakan kewajiban khusus yang
dilaksanakan untuk mencapai tujuan.
c. Peran
Pengertian Peran menurut para ahli adalah aspek dinamis dari kedudukan
atau status. Menurut Kozier Barbara peran adalah seperangkat tingkah laku yang
diharapkan oleh orang lain terhadap seseorang sesuai kedudukannya dalam, suatu
system. Peran dipengaruhi oleh keadaan sosial baik dari dalam maupun dari luar dan
bersifat stabil. Peran adalah bentuk dari perilaku yang diharapkan dari seesorang
pada situasi sosial tertentu. Peran adalah deskripsi sosial tentang siapa kita dan kita
siapa.
d. Kualifikasi
Dalam kamus besar Bahasa Indonesia (2001), definisi kualifikasi adalah keahlian
yang diperlukan untuk melakukan sesuatu, atau menduduki jabatan tertentu. Jadi,
kualifikasi mendorong seseorang untuk memiliki suatu “keahlian atau kecakapan
khusus”.

7
BAB II
PEMBAHASAN
1.5 identifikasi tipe kepribadian pelatih
Menurut Harsono (1988:46) terdapat lima kategori tipe kepribadian pelatih
yang dominan, yaitu (1) pelatih yang otoriter, (2) pelatih yang baik hati,
(3)pelatih pemacu, (4) pelatih yang santai, (5) pelatih tipe bisnis. Antara lain sbb:
1. Authoritarian atau hard noice coach (pelatih yang otoriter).
Ciri-ciri pelatih yang otoriter :
 Berpegang teguh pada disiplin
 Menerapkan sistem hukuman.
 Ketat dalam rencana dan jadwal latihan.
 Bisa kejam dan sadis.
 Bukan pribadi yang hangat dan menyenangkan.
 Tidak senang punya asisten yang sama pribadinya dan akan sering
bentrok.
 Ciri yang sangat menonjol adalah orang yang sangat terorganisir
dengan baik.
2. Pelatih yang baik hati (Nice Guy Coach).
Ciri-cirinya adalah sbb :
 Senang memberi pujian.
 Sangat luwes dalam membuat rencana latihan, meskipun kadang
kadang tidak jelas sehingga dapat menimbulkan kesangsian atlet
kepada pelatih.
3. Pelatih pemacu (Intense atau Driven Coach).
Ciri-cirinya yaitu:
 Khawatir, gelisah kalau ada tugas yang belum selesai.
 Selalu mendramatisasi situasi, suka berteriak, menyerang wasit.
 Mempunyai informasi yang lengkap dan pengetahuan tentang segala
sesuatu tentang cabang olahraganya.
 Kekalahan dianggap sebagai malapetaka.

8
4. Pelatih yang santai (Easy Going Coach).
Ciri-ciri pelatih yang santai :
 Tidak serius dalam menangani tim.
 Tidak bisa menggugah semangat atlet.
 Tidak pernah membuat jadwal secara rinci.
 Dalam suasana panik ia tetap tenang.
 Pelatih tipe ini memberi kesan dingin.
5. Pelatih Tipe Bisnis (Business Life Coach).
Ciri-ciri pelatih Tipe Bisnis :
 Olahraga dianggap sebagai bisnis, oleh karena itu timnya terorganisir
dengan baik.
 Tekun mengikuti kemajuan & kemunduran atlet Mempertimbangkan
hal-hal secara mendetail, sebelum menerapkannya dalam latihan.
 Hubungan atlet seperti hubungan bisnis, karena itu tidak mudah
mendekatinya.
 Keras hati akan tetapi terbuka bagi gagasan-gagasan baru.
 Selalu menerapkan pada ketepatan waktu.
1.6 tugas dan peran seorang pelatih
A. Tugas pelatih
seorang pelatih : Sangat kompleks & luas sehingga pelatih harus memiliki
bekal yg cukup untuk menunjang tugas-tugas & peranannya (membimbing,
meningkatkan prestasi, merencanakan program latihan, mengevaluasi proses &
hasil latihan).
Tugas seorang pelatih, terbagi 2 yaitu :
1. Saat latihan & tanding
2. Saat di luar kegiatan latihan & tanding
 Saat Latihan atau tanding
1. Menyusun & melaksanakan rencana latihan
2. Menyusun & menciptakan model
3. Menyusun, membuat, menyediakan, mencari perlengkapan latihan

9
4. Manajemen lat & pertandingan 5. Mengembangkan prestasi atlet 6.
Membentuk Sifat & kepribadian atlet
7. Mengembangkan fungsi kognisi atlet (IQ, EQ, CQ, AQ, SQ)
8. Mengevaluasi keterampilan atlet
B. peran pelatih
 Peran pelatih secara keseluruhan
o Pelatih sebagai perencana (planner)
o Pelatih sebagai seorang pemimpin (leader)
o Pelatih sebagai teman
o Pelatih sebagai orang yang mau belajar (learner)
o Pelatih sebagai seorang realist
o Pelatih sebagai guru
 Peran pelatih saat latihan :
1. Sbg fasilitator latihan
2. Sbg pembentuk & pengembang kinerja atlet
3. Sbg evaluator
 Peran pelatih saat atlet sedang tanding :
1. Sbg ahli dlm taktik & strategi
2. Sbg psikolog
3. Sbg pengamat

1.7 kualifikasi pelatih


Pelatih yang berkualitas ialah pelatih yang memiliki ilmupengetahuan
metodologi pelatihan olahraga yang mumpuni dan syarat pengalaman di cabang
olahraga yang dilatihkannya serta memiliki kepribadianyang menawan sebagai
seorang pelatih. Untuk menyempurnakan kemampuanmelatihnya, seorang pelatih
sangat perlu masukan dari berbagai disiplin ilmudanpelatih adalah pemeran
utamanya. Disiplin ilmu pendukung tersebut menurut Bompa (1999) seperti yang
terlihat di gambar 2 dibawah ini.

10
Berikut adalah kualifikasi atau persyaratan yang harus dipenuhi unutk menjadi
pelatih:
 Pelatih yang kemampuannya berasal dari pengalamannya sebagai atlet
berprestasi top (pengalaman sebagai atlet)
 Pelatih yang kemampuannya berasal dari proses pendidikan yang
memadai (Pendidikan)

1.8 Tugas utama seorang pelatih


Tugas utama pelatih adalah membimbing dan membantu mengungkapkan
potensi yang dimiliki oleh atlet, sehingga dapat mandiri danprofesional sebagai
peran utama yang mengaktualisasikan akumulasi hasil latihanke dalam kancah
pertandingan atau perlombaan (Sukadiyanto, 2011). Selainitumasih banyak tugas
lain yang harus dikerjakan pelatih, antara lain :
1. Merencanakan, menyusun, melaksanakan, dan mengevaluasi proses
berlatih-melatih
2. Mencari dan memilih bibit-bibit olahragawan berbakat
3. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan
4. Mengorganisir dan mengelola proses latihan
5. Memimpin dalam pertandingan (perlombaan), dll.

11
1.9 wawancara pelatih voli
 Tema wawancara:
peran dan tugas utama pelatih dalam cabang olahraga bola voli,
Identifikasi tantangan yang sering dihadapi oleh pelatih serta Kualifikasi
dan Kompetensi yang Dibutuhkan.
 Pukul: 11:00 WIB.
 Tempat: Rektorat.
 Pewawancara: Kelompok 2 kepelatihan olahraga.
 Narasumber: Levki, [Link].,[Link]
 Jabatan narasumber: Koordinator informasi dan Humas UNRI
 Jabatan olahraga:
1. Wakil BIMPRES PBVSI Provinsi Riau
2. Ketua MAVI (Mantan atlet voli Indonesia)
3. Lisensi C-nasional
4. Peringkat 3 kejuaraan nasional bola voli mahasiswa pada tahun
2011.
5. Peringkat 4 POMNAS Yogyakarta 2011.
6. Peringkat 6 POMNAS Makassar 2013.
7. Peringkat 6 POMNAS Jakarta 2019.
 Tujuan wawancara: mengembangkan pemahaman mahasiswa tentang
bagaimana kepribadian dan kualifikasi pelatih memengaruhi
keberhasilan dalam melatih atlet.
 Hasil wawancara:
Dengan 3 butir pertanyaan sbb:
1. Apa peran dan tugas utama seorang pelatih dalam melatih bola voli?
 Menurut narasumber kami, beberapa Peran pelatih paling utama
yakni Mengajarkan dan Mendidik Kedisiplinan Pada Atlet, Bisa
Memilah, Menyesuaikan dan memanej Kemampuan Tubuh dan
Penyesuaian Postur tubuh Individu Tiap atlet yg Dibinanya. “Masing
masing orang mempunyai kemampuan yg berbeda, kita ajar 1 hal yg
sama ke 2 orang, maka daya tangkap dan pemahaman nya berbeda
pula ada yg cepat dan ada yg lambat” Ujarnya.

12
 Beliau menyebut juga “Peran pelatih juga tak lepas dari Sebagai
penyedia informasi Tambahan dari Pelatih Spesialis Lain.” Seperti
Berkoordinasi dan saling tukar informasi ke Spesialis Pelatih Fisik
yg lebih mendalami tentang kebugaran fisik manusia, Maka
didapatkan lah pelatih yg betul-betul bisa merekomendasikan
Latihan yg tepat Secara Khusus Pada Bagian kondisifisik maupun
secara umum(Jadwal, Komposisi, Repetisi, DLL) untuk atlet nya.

 Sebagai Kepala Strategi dalam sebuah permainan dan harus memiliki


Analisa yg kuat terhadap Tim nya sendiri dan Kemampuan lawan
lawan yg akan di hadap nya kedepan.

2. Apa saja tantangan yang harus dihadapi sebagai seorang pelatih dalam
melatih bola voli?
 Postur tubuh atlet : Seorang pelatih Voli Harus bisa menimbang
dan merekomenasi untuk masalah Penyesuaiaan di dalam tim.
“Terkadang ada Anggota tim yg posturnya Rendah tapi semangat
Latihan, dan Tenaganya Lumayan Baik Tentu hal ini menjadi
pertimbangan pelatih untuk memainkan atlet tersebut, terutama paa
set-set terakhir yg sudah sangat melelahkan.” Ujarnya

 Psikologis : Tekadang ada atlet yg merasa Dirinya sudah tidak perlu


Latihan terlalu keras karena memiliki Postur tubuh yg
menguntungkan. Tentunya dalam pertandingan harapan pelatih
terhadap kondisi fisik atlet Itu harus Bisa Tetap Kuat, dan daya tahan
tubuh yg baik hingga akhir pertandingan. “Oleh karena itu
rekomendasi metode untuk Memperbaiki Sikologi atlet tersebuat
adalah Pendekatan Personal/individual.”Ujarnya

 Merekomendasikan penempatan posisi game spesialis untuk


pemula : Para atlet pemula biasa nya Sangat sulit dalam penepatan
diri di posisi game nya. sehingga peran pelatih dalam penyesuaian
ini akan Akan sangat sulit, dikarenakan pelatih harus meluangkan
waktunya untuk membuat Teknik Analisa atlet nya. Sehingga pelatih
dan atlet dapat mengetahui kecocokan posisi yg harus di tepati atlet

13
3. Apa kualifikasi dan kompetensi agar bisa menjadi seorang pelatih?
 Mempunyai Daya Analisa, Rekomendasi, Kecepatan mengatasi
masalah terhadap Taktik , strategi , Psikologi, karakter, Kualitas,
Kondisi fisik dan emosi yg dimiliki atlet dan tim Untuk persiapan
Game kedepannya.
 Sudah memahami kelebihan dan kekurangan dari dalam dirinya,
sehingga bisa menyesuaikan diri terhadap cabang olahraga yg cocok
terhadap dirinya.
 Harus bisa Berkomunikasi atau menyampaikan dgn Baik, tepat dan
benar kepada atlet didikannya. “Karena terkadang atlet tidak bisa
menjadi pelkatih karena daya kemampuan komunikasi nya yg buruk,
walau permainan nya semasa atlet sangat baik” ujarnya.

14
BAB III
PENUTUP

1.10 Kesimpulan
Pelatih memiliki peran yang sangat krusial dalam olahraga bola voli, baik di tingkat
amatir maupun profesional. Mereka bukan hanya bertanggung jawab untuk mengajarkan
teknik dasar dan strategi permainan, tetapi juga berperan dalam mengembangkan mentalitas
dan keterampilan tim.
pelatih bertindak sebagai pendidik, motivator, dan pengarah. Mereka harus mampu
mengenali potensi tiap pemain dan mengoptimalkan kekuatan individu untuk mencapai
kinerja tim yang maksimal. Dalam konteks pengembangan pemain, pelatih juga harus
memperhatikan aspek psikologis, membantu pemain mengatasi tekanan dan membangun
kepercayaan diri.
Selain itu, pelatih berperan penting dalam merancang program latihan yang efektif
dan menyesuaikannya dengan kebutuhan tim. Dengan membangun komunikasi yang baik dan
lingkungan yang positif, pelatih dapat menciptakan ikatan yang kuat antar pemain,
mendukung kerjasama tim, dan mengembangkan semangat juang.
Dengan demikian, keberhasilan dalam olahraga bola voli sangat dipengaruhi oleh
kualitas kepemimpinan pelatih, yang tidak hanya fokus pada kemenangan, tetapi juga pada
pengembangan karakter dan keterampilan pemain.

1.11 Saran
3.1.1 Untuk pelatih
a. Pahami Karakter Pemain: Setiap pemain memiliki kepribadian dan gaya
belajar yang berbeda. Luangkan waktu untuk mengenali kekuatan dan kelemahan
individu, serta cara terbaik untuk berkomunikasi dengan mereka.
b. Buat Program Latihan Variatif: Campurkan berbagai jenis latihan untuk
menjaga semangat tim. Kombinasi antara latihan teknik, taktik, dan fisik akan
membantu pemain tetap termotivasi dan berkembang secara menyeluruh

15
c. Evaluasi dan Berikan Umpan Balik Secara Berkala: Lakukan evaluasi rutin
mengenai performa tim dan individual. Umpan balik yang konstruktif akan
memberikan wawasan bagi pemain untuk memperbaiki diri.
d. Tetap Update dengan Tren dan Teknik Terbaru: Selalu belajar dan mengikuti
perkembangan terbaru dalam strategi dan teknik latihan bola voli. Ini dapat
melalui seminar, lokakarya, atau literatur olahraga.

3.1.2 Bagi Peneliti


a. Lebih cermat lagi dalam mengutip referensi.
b. Kerja sama dan kekompakan harus ditingkatkan lagi.
c. Kurangi malas-malasan dan hal yang tidak berguna.

DAFTAR PUSTAKA

Agung Sugiarto(Volume 4, Nomor 2, Juni 2020 SINERGITAS) sinergitas pelatih dengan


atlet dalam upaya meraih prestasi puncak.
Purbaningrum, A., & Wulandari, F,.Y (2021) peran pelatih dalam membentuk karakter atlet.
Maya rosiana (2005) Pengaruh Teman Sebaya dan Perhatian Orang Tua terhadap.
Kepribadian anak.
Yudi Fika Ismanto, (2013) Dampak Gaya Kepemimpinan Pelatih Terhadap Perilaku Sosial
Cabang Olahraga Bola Voli Universitas Pendidikan Indonesia | [Link] |
[Link] 32
Universitas Pendidikan Indonesia, Sucipto tugas dan peran pelatih
Ds yosardinov · 2017 peran
AP Saraswati · 2013

16

Anda mungkin juga menyukai