0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
62 tayangan18 halaman

Riset dan Inovasi di MAN 4 Bantul

Laporan ini menjelaskan kegiatan riset di Madrasah Aliyah Negeri 4 Bantul untuk tahun pelajaran 2023/2024, yang berfokus pada pengembangan kompetensi siswa melalui penelitian di bidang Sains, Teknologi, dan ilmu sosial. MAN 4 Bantul berkomitmen untuk menjadi madrasah riset yang menghasilkan lulusan yang mampu menghadapi tantangan zaman dengan inovasi dan solusi ilmiah. Selain itu, laporan ini mencatat berbagai prestasi yang diraih siswa dalam kompetisi riset tingkat nasional dan internasional.

Diunggah oleh

iqna
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
62 tayangan18 halaman

Riset dan Inovasi di MAN 4 Bantul

Laporan ini menjelaskan kegiatan riset di Madrasah Aliyah Negeri 4 Bantul untuk tahun pelajaran 2023/2024, yang berfokus pada pengembangan kompetensi siswa melalui penelitian di bidang Sains, Teknologi, dan ilmu sosial. MAN 4 Bantul berkomitmen untuk menjadi madrasah riset yang menghasilkan lulusan yang mampu menghadapi tantangan zaman dengan inovasi dan solusi ilmiah. Selain itu, laporan ini mencatat berbagai prestasi yang diraih siswa dalam kompetisi riset tingkat nasional dan internasional.

Diunggah oleh

iqna
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN

KEGIATAN RISET
MAN 4 BANTUL
TAHUN PELAJARAN 2023/2024

KEMENTERIAN AGAMA
MADRASAH ALIYAH NEGERI 4 BANTUL
2024
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Bantul yang terletak di Jalan


Majapahit Pranti Banguntapan Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta
merupakan madrasah yang setara dengan Sekolah Menengah Atas
sebagai satuan kerja dari kantor dari Kantor Wilayah Kementerian
Agama Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap madrasah diharapkan
memiliki ciri khas dalam mendidik serta mengembangkan bakat dan
minat siswa, sehingga MAN 4 Bantul memilih untuk menjadi madrasah
riset. Hal itu didasari sebagai persiapan mempersiapkan SDM yang
sesuai dengan kebutuhan zaman.
Era globalisasi yang pada hakikatnya hanya ditopang oleh
kemajuan zaman dan pesatnya arus informasi memberikan wahana
yang sangat luas untuk melakukan perubahan. Bahkan pada konteks
ini perubahan merupakan hal yang mutlak dilakukan. Pilihan pada
zaman ini hanya ada dua; tetap berpangku tangan untuk kemudian
tergilas dan hancur atau terus melakukan pergerakan dengan
melakukan berbagai inovasi-inovasi berkelanjutan.
Bagi dunia pendidikan, pergerakan waktu yang sedemikian
kencang perlu diimbangi dengan mempersiapkan SDM tenaga
pendidik yang handal dan kompetitif. Tenaga pendidik yang mampu
merancang untuk mempersiapkan peserta didik jauh melompati
zaman. Tidak berpikir apa yang akan didapat anak didiknya sekarang,
tetapi jauh berorientasi ke masa depan. Kompetensi apa yang
diperlukan masyarakat di dunia luar sepuluh atau dua puluh tahun ke
depan itulah yang akan ia persiapkan.
Terkait hal di atas hal yang menarik perlu dikemukakan adalah
sudah siapkah dunia pendidikan kita untuk menyikapi persoalan di
atas? Apakah proses pembelajaran yang kita lakukan memang
berorierintasi ke masa depan? Setidaknya pertanyaan-pertanyaan di
atas dapat menjadi pondasi guna menyikapi realitas sosial yang kian
kencang berlari. Berangkat dari pemikiran di atas. Madrasah sebagai
salah satu institusi pendidikan dituntut tanggung jawabnya untuk
mengantisipasi persoalan tersebut. Jika selama ini, madrasah sudah
mampu menghasilkan lulusan dengan pemahaman dan kultur
keagamaan yang kuat maka efektasi masyarakat dewasa ini
mengharapkan lebih dari hal itu. Pada tataran ideal mereka
(masyarakat) menginginkan keseimbangan antara
pemahaman ilmu-ilmu keagamaan, penguasaan ilmu-ilmu
pengetahuan (sains) serta penyerapan ilmu teknologi.
Dengan demikian, sebagai bentuk apresiasi atas ekspektasi
masyarakat yang sedemikian, kementrian agama memunculkan
terobosan dengan memunculkan madrasah-madrasah berbasis riset.
Kehadiran madrasah ini sebagai bentuk kepedulian Kementrian Agama
terhadap tuntutan publik. Secara sederhana Madrasah Berbasis Riset
adalah madrasah yang berhasil mengembangkan tradisi akademik
berbasis riset dan menghasilkan temuan riset yang bermanfaat untuk
pengembangan khazanah IPTEK yang dilakukan oleh guru atau siswa
madrasah.
Pada tataran pelaksanaannya ada perbedaan mendasar antara
Madrasah Berbasis Riset dengan Madrasah Riset. Madrasah Berbasis
Riset adalah konsep pengembangan madrasah yang didasarkan pada
hasil riset, baik yang dikembangkan oleh madrasah ataupun lembaga
di luar madrasah. Pada madrasah Berbasis Riset ini, guru dan
pimpinan madrasah merupakan motor utama penggerak kegaiatan
penelitian dalam upaya pengembangan kualitas pendidikan di
madrasah. Sementara itu, pada madrasah riset, motor utama
penelitian terletak pada siswa, di mana siswa mengembangkan
keilmuannya melalui penelitian-penelitian sains dan teknologi
sederhana.
Dengannya baik konsep Madrasah Berbasis Riset maupun
Madrasah Riset, keduanya memiliki ruh yang sama, yaitu
membudayakan penelitian di lingkungan madrasah. Oleh karena itu
keduanya dapat berjalan seiring, selaras dan seimbang. Sekarang,
faktor terpenting dalam menciptakan Madrasah Berbasis Riset atau
Madrasah Riset adalah dengan mengembangkan kurikulum yang
berbasis riset, tentu di dalam komponen yang ada di dalamnya
meliputi visi, misi dan tujuan yang berorientasi pada penanamam
tradisi riset. Menyusun rencana strategis yang mengarah pada
penelitian-penelitian ilmiah. menyiapkan fasilitas, sarana dan
prasarana yang memadai serta menyiapkan tenaga pendidik yang
professional yang berkompeten di bidang riset.
Terpenting dari semua ini adalah adanya kemauan semua
pihak untuk menciptakan suasana madrasah yang selain bernuansa
religius juga bersemangat akademik. Semangat menghidupkan ruh
akademik sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan bermadrasah
seyogyanya merupakan sebuah keharusan.
Dalam hal ini MAN 4 Bantul lebih memilih sebagai madrasah
riset yang mendorong siswanya untuk mengembangkan keilmuanya di
bidang Sains, Teknologi dan ilmu sosial humaniora agar menghasilkan
penelitian-penelitian sederhana yang bermanfaat.

B. VISI DAN MISI


1. Visi
Terwujudnya peserta didik yang dapat mengembangkan
keilmuannya melalui penelitian-penelitian sederhana.
2. Misi
a. Memberdayakan peserta didik dalam menciptakan karya-karya
terbaik.
b. Memberikan manfaat nyata terhadap MAN 4 Bantul dan
masyarakat luas.

C. TUJUAN
1. Mengembangkan kemampuan peserta didik untuk berpikir ilmiah
yang kritis, kreatif, inovatif, metodis, dan konstruktif.
2. Mengkaji gejala-gejala ilmu pengetahuan teknologi dan
kemasyarakatan yang aktual dan kontemporer.
3. Menciptakan generasi muda yang handal bagi pengembangan
profesional keilmuan peserta didik.
4. Mengembangkan bakat dan minat serta mendorongnya untuk meraih
prestasi

D. EXISTING PHENOMENA/OBJECT
Program riset yang ada di MAN 4 Bantul ini untuk menjawab
tantangan zaman. Di mana perkembangan zaman semakin maju
sehingga dibutuhkan SDM yang memadai unutk menyambut masa itu.
Seiring berkembangnya dunia tekonologi semakin banyak masalah-
masalah yang hadir di masyarakat. hal itu membutuhkan solusi untuk
dipecahkan. MAN 4 Bantul mencoba hadir dengan pembimbingan
untuk para siswa agar menjadi peneliti yang nantinya dapat
memecahkan masalah dengan membuat sesuatu yang baru,
melakukan inovasi, dan membuktikan sesuatu secara ilmiah.
Jika siswa sudah menyatu dengan program riset secara tidak
langsung mereka akan peka dengan permasalahan-permasalahan di
sekitarnya. Solusi- solusi akan lahir dari ide dan gagasan mereka.
Mereka akan dapat langsung
berkontribusi untuk masyarakat dengan bidang yang mereka tekuni
yaitu pendidikan. Sehingga solusi-solusi yang lahir dapat
dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

E. MOTIVASI
Program riset dari MAN 4 Bantul dapat memotivasi madrasah
program riset lainnya. Madrasah penyelenggara program riset di
Indenesia masih belum banyak, sedangkan di Daerah Istimema
Yogyakarta sendiri hanya MAN 4 Bantul yang mendeklarasikan sebagai
madrasah riset. MAN 4 Bantul sebagai salah satu rujukan bagi
madrasah riset se Indonesia kerena mempunyai kurikulum khusus
program riset dengan memasukkan pelajaran ke dalam intrakurikuler.
Untuk menguatkan program riset, MAN 4 Bantul juga tetap
mengadakan kegiatan riset pada ektrakurikuler.
MAN 4 Bantul berkomitmen untuk mengembangkan bakat dan
minat anak didiknya. Sehingga pembimbingan intensif terus dilakukan.
Siswa didorong unutk mengikuti kompetisi agar meraka dalam
mendalami ilmu serta mendapatkan pengalaman. Dari pendampingan
dan dorongan yang masih banyak siswa MAN
4 Bantul meraih prestasi di bidang riset baik tingkat nasional maupun
internasional.
BAB II
LAPORAN KEGIATAN

A. PROGRAM RISET DI MAN 4 BANTUL


Penyelenggaaraan pendidikan yang baik harus memalui
perencanaan yang matang. Demikian kegiatan riset di MAN 4 Bantul
sudah melalui tahapan- tahapan sehingga terlahir suatu kegiatan yang
memiliki target masing-masing. Adapun kegiatan tersebut adalah :

Nama
No Pembina Waktu Target
Program
Program pengenalan riset
1 Reguler Guru MAN Satu minggu
serta memotivasi siswa
Riset 4 Bantul sekali
agar tertarik dengan riset
Program lanjutan untuk
UKM
2 Esensia Satu minggu pendalaman materi riset
Penelitia
l Riset sekali serta pemberian teori-
n UNY
teori
penelitian
Alumni Program persiapan
yang Aktif lomba tingkat nasional
3 Progres
di UKM Aksidenta yang diadakan oleh
if Riset
Penelitian l perguruan- perguruan
di UNY, tinggi di seluruh
UIN Indonesia
dan UGM
Program persiapan lomba
4 Intens Mahasisw tingkat Nasional yang
Aksidenta
if a UGM l mandatori sperti KIR-LIPI,
Riset MYRES, KoPSI, dan FIKSI
5 Akseleras Sekolah Program persiapan lomba
i Aksidenta
Robot Jogja tingkat Internasional
l
Riset

B. BIMBINGAN RISET
Dalam melakukan pembimbingan banyak cara yang telah
dikukan oleh pembina masing-masing program, di antaranya adalah:

1. Bimbingan di kelas
Pada umumnya pembimbingan dilakukan di dalam kelas
seperti kegiatan belajar mengajar. Siswa mendapatkan teori
kemudian dipraktekkan dan mengahsilkan sebuah karya.
2. Bimbingan di Laboratorium

Sesekali siswa diajak untuk belajar di laboratorium. Selain


untuk meramu dan melakukan pengamatan siswa juga dikenalkan
dengan laboratorium. Laboraorium yang pernah dikunjungi sebagai
berikut:
a. Laboratorium UGM
b. Laboratorium UNY
c. Laboratorium UIN

3. Bimbingan lapangan
Salah satu untuk mendapatkan hasil laporan penelitian
adalah dengan datang ke lokasi. Sehingga beberapa kali siswa MAN
4 Bantul mendatangi lokasi untuk mendapatkan data. Adapun
bimbingan ke lokasi penelitian yang pernah dilakukan sebagai
berikut:

No Kegiatan Nama Siswa Lokasi Kompetisi


1 Pengamatan Yasinta Islamaya Sinatria Farm LKTIN
Naurah Zauzanit Kaliuran Peternaka
S Fadhila Umma g n Unibraw
Sleman
2 Pengamatan Lina Nuraini 78 Fram LKTIN
Arrahma Zaki Godean Peternaka
Avivah Dwi Sleman n Unibraw
3 Mengambil Syahdina Nur CF Gunung KoPSI
an sampel Naurah Zauzanit Merapi
tanah S Adolf Puja Kaliuran
merapi Winata g
Sleman
4 Wawancara Arrahma Zaki A Muntilan KoPSI dan
(Pernikaha Lina Nuraini Magelan Myres
n g
Tembakau
)
5 Wawancar Syahdina Nur CF Baureno KoPSI
a dan Naurah Zauzanit Bojonegoro
penyebar S Jawa Timur
an
angket
C. PRESTASI RISET TAHUN 2023/2024
Pada tahun pelajaran 2023/2024 banyak prestasi yang diraih
oleh siswa MAN 4 Bantul khususnya di bidang penelitian, yaitu :

No Nama Siswa Rangking Nama Kegiatan Tingkat

1 Mulisa K W Juara 2 LKTI Nasional Nasional


Arma Nuga P Universitas
Salwa Syahira Brawijaya 2023

2 Nailil Juara 1 LKTI OWWI ITDA 2023 Nasional


Khilma
Septiana R
Erfiyani

3 Mulisa K W Juara 2 LKTI OWWI ITDA 2023 Nasional


Salwa Syahira
F Indri
Puspitasari

4 Mulisa K W Juara 2 LKIR Nasional Pelita Fair Nasional


Salwa Syahira Universitas Tidar
F Indri Magelang 2023
Puspitasari

5 Nailil Khilma Juara 1 LKTI Nasional Nasional


Septiana R Komunikasi Universitas
Karima Negeri Malang 2023
Fahima

6 Salwa Juara 2 LKTI Nasional Lustrum Nasional


Syahira Bioteknologi Universitas
Jazkia Diponegoro 2023
Fauziah
Mulisa K W

7 Fadhila Medali International Young Internasional


Ririh Nimas Perun Investors Award 2023
Dwika Atika g gu
Lutfiyati
Azizi M
Septiana R
8 Alifta Fitria Juara 2 LKTI Nasional SEDATIF Nasional
Rahmawati Universitas
Jazkia Muhammadiyah
Fauziah Sumatera Barat 2023
Fadhila Fitri

9 Faras Nabila Juara 3 Lomba Karya Tulis Nasional


Z Mulisa K W Ilmiah Nasional BIOTIK
Prodi Biologi UIN Sunan
Kalijaga

10 Mulisa K W Juara 1 LKTI PAKAR (Pertanian Nasional


Najwa Arifatun Berkarya) Universitan
Z Faras Nabila Negeri Makasar 2023
Z

11 Mulisa K W Juara LKTI UNP Tahun 2023 Nasional


Bila 2
Khasanah
Fajar
Sholehah

12 Devia Amira Juara LKTI Injection Institut International


Khomsatun N 1 Teknologi Sepuluh
R November 2024

13 Mulisa K W Juara 1 LKTI Nasional MAN Nasional


Bila Batam Tahun 2024
Khasanah
Fajar
Sholehah

14 Bila Juara LKTI Nasional Marine Nasional


Khasanah 1 Paper Politeknik
Haikal Perkapalan Negeri
Barraq Surabaya Tahun 2024
15 Karima Juara LKTI Nasional Marine Nasional
Fahama Nisa 2 Paper Politeknik
Ul Zahro Perkapalan Negeri
Indry Puspita Surabaya Tahun 2024
S

16 Devia Amira Juara LKTI Nasional TIOS Teknik Nasional


Khomsatun N 1 Industri Universitas Atma
R Grady Jaya 2024
Althafarros

17 Bila Khasanah Meda Medali Perunggu Pesan Nasional


Farras Nabila Z li Tred FIKSI#1 Kanwil
Perun Kemenag DIY 2024
ggu

18 Bila Khasanah Juara Lomba Essay Nasional Nasional


3 Universitas Alma Ata
Yogyakarta 2024
BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Pilihan MAN 4 Bantul untuk menjadi madrasah riset sangat
tepat. Hal itu dilihat dari proses pembinaan yang dapat dikatakan
berhasil. Program yang berupa Reguler Riset, Esensial Riset, Progresif
Riset, Intensif Riset, dan Akselerasi Riset juga menjadi strategi MAN 4
Bantul dalam memberikan layanan bimbingan kepada siswa sesuai
dengan kemampuannya.
Hasilnya dapat dilihat dari prestasi siswa MAN 4 Bantul di
bidang riset selama tahun pelajaran 2023/2024. Mereka dapat meraih
2 penghargaan Internasional dan 16 di tingkat Nasional. Hal itu sudah
menunjukkan bahwa kegiatan riset di MAN 4 Bantul dapat dikatakan
berhasil.

B. SARAN
Pembimbingan riset di MAN 4 Bantul yang masuk interkurukuler
baru diperuntukkan siswa kelas 10 saja. Tentu hal itu membuat
pembimbingan belum maksimal. Siswa yang memiliki motivasi lebih
akan mengejar di kegiatan ekstrkurikuler dan bagi siswa yang
tertariknya pada level biasa saja akan berhenti di kelas 10. Jika
melihat MAN 4 Bantul adalah madrasah bertipologi riset, maka
seharusnya semua siswa juga dapat bimbingan yang intensif agar
lulusannya memiliki kemampuan seperti ciri khas madrasahnya.

Bantul, 11 September 2024


Wakabid. Kesiswaan Kepala Bengkel Riset

Dwi Mulyono,
Mpu Tabah C. A., [Link]., [Link]
[Link]
Mengetahui
Kepala MAN 4
Bantul
Mucharom,
[Link]., M.S.I.
FOTO KEGIATAN PENDAMPINGAN

No Foto kegiatan Keterangan


1

Siswa mengikuti
pelajaran riset di
kelas

Pendampingan
riset dilakukan
oleh mahasiswa
UNY dari UKM
Penelitian

Alumni mendampingi
siswa MAN 4 Bantul
dalam
mempersipakan
lomba

Kepala Sekolah Robot


Jogja Dampingi siswa
yang akan maju ke
final lomba
FOTO KEGIATAN LAPANGAN

No Foto kegiatan Keterangan


1

Siswa tinjau daerah


yang mengandung
nikel di Gunung
Merapi

Siswa Manembayo
melakuka wawancara
denganpengurus
takmir masjid di
Bojonegoro Jawa
Timur

Siswa memerika
tanaman di lahan
yang ada nikelnya di
Gunung Merapi

Siswa bertemu
dengan tokoh desa
terkait kebudayaan
pernikahan tembakau
FOTO PRESTASI
No Foto kegiatan Keterangan
1

Farras dkk meraih


juara 2 LKTI Nasional
Pelita Fair UNTIDAR
Tahun 2024

Indry Puspita
dkk meraih
juara harapan 2
LKTI Nasional
Pelita Fair
UNTIDAR
Tahun 2024

Devia dan
Khomsatun meraih
juara 1 LKTI
Nasional Teknik
Fisika Institut
Teknologi Sepuluh
November
Surabaya Tahun
2024

Farras dan Mulisa


meraih juara 3
LKTI Nasional
Prodi Kimia
Universitas Negeri
Yogyakarta Tahun
2024

Anda mungkin juga menyukai